Your SlideShare is downloading. ×
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Menerapkan Prinsip Profesional Kerja
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Menerapkan Prinsip Profesional Kerja

26,417

Published on

Published in: Education
5 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
26,417
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
538
Comments
5
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Menerapkan Prinsip Profesionalisme Kerja Disusun Oleh: Norlady Pasaribu www.ladysnezky.blogspot.com
  • 2. Seorang profesional adalah seseorang yang menawarkan jasa atau layanansesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya dan menerima gaji sebagai upah atas jasanya. Orang tersebut jugamerupakan anggota suatu entitas atauorganisasi yang didirikan seusai denganhukum di sebuah negara atau wilayah.
  • 3. Meskipun begitu, seringkali seseorang yang merupakan ahli dalam suatu bidang juga disebut "profesional" dalam bidangnya meskipun bukan merupakan anggota sebuah entitas yang didirikandengan sah. Sebagai contoh, dalam dunia olahragaterdapat olahragawan profesional yang merupakan kebalikan dari olahragawan amatir yang bukan berpartisipasi dalam sebuah turnamen/kompetisi demi uang.
  • 4. Jansen Sinamo, Sang Bapak Etos sekaligus Penulis 8 ETOS KERJAPROFESIONAL: Navigator Anda Menuju Sukses, mengatakan dalam buku barunya tersebut bahwamanusia itu pada dasarnyaadalah Pencari Kesuksesan.
  • 5. 8 Etos KerjaProfesional
  • 6. Kerja adalah RahmatBekerja Tulus Penuh Syukur
  • 7. Kita dapat menyediakan sandang- pangan untuk keluarga kita dengan gaji yang kita dapatkanKita diberi kesempatan untuk bisa bergaul lebih luas serta meningkatkan kualitas diri ke tingkat yang lebih tinggi hinggakita bisa tumbuh dan berkembang
  • 8. Kita bisa memaksimalkan talenta kita saat bekerjaKita bisa mendapatkan pengakuan dan identitasdiri dari masyarakat dan komunitas. Untuk itutidak ada salahnya melakuakn pelatihan SDM tujuannya untuk meningkatkan etos kerja
  • 9. Kerja adalah Amanah Bekerja Benar danPenuh Tanggung Jawab
  • 10. Amanah melahirkan sebuah sikap tanggung jawab, dengan demikian maka tanggung jawab harus ditunaikan dengan baik dan benar bukan hanya sekedar formalitas. Rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang didelegasikan kepada kita akan menumbuhkankehendak kuat untuk melakasanakan tugas dengan benar sesuai job description untuk mencapai target yang ditetapkan.
  • 11. Kerja adalah PanggilanBekerja Tuntas Penuh Integritas
  • 12. Dalam konteks pekerjaan, panggilanumum ini memiliki arti bahwa apa saja yang kita kerjakan hendaknya memenuhi tuntutan profesi. Agar panggilan dapat diselesaikan hingga tuntas maka diperlukan integritas yang kuat karena dengan memegang teguh integritas maka kita dapatbekerja dengan sepenuh hati, segenap pikiran, segenap tenaga kita secara total, utuh dan menyeluruh.
  • 13. Kerja adalah Aktualisasi Bekerja Keras Penuh Semangat
  • 14. Aktualisasi adalah kekuatan yang kita pakai untuk mengubah potensi menjadirealisasi. Itu membutuhkan pelatihan. Adayang menyebutnya pelatihan etos kerja.
  • 15. Ada tiga cara mudah untuk meningkatkan etos kerja keras, yaitu:
  • 16. Kembangkanlah visi sebagai ilham untuk bekerja keras. Kerja keras merupakan ongkos untuk mengembangkan diri kita.Kerja keras itu baik, menyehatkan dan menguatkan diri kita.
  • 17. Kerja adalah Ibadah Bekerja SeriusPenuh Kecintaan
  • 18. Segala pekerjaan yang diberikan Tuhan kepada kita harus kita syukuri dan lakukan dengan sepenuh hati. Tidak ada tipe atau jenispekerjaan yang lebih baik dan lebih rendah dariyang lain karena semua pekerjaan adalah sama di mata Tuhan jika kita mengerjakannyadengan serius dan penuh kecintaan. Etos kerja bukan hanya dilihat manusia, Tuhan Maha Mengetahui
  • 19. Kerja adalah SeniBekerja Cerdas Penuh Kreatifitas
  • 20. Bekerja keras itu perlu, namun bekerja dengan cerdas sangat dibutuhkan. Kecerdasan disini maksudnya adalah menggunakan strategi dan taktik dengan pintar untuk mengembangkan diri, memanfaatkan waktu bekerja agartetap efektif dan efesien, melihat danmemanfaatkan peluang kerja yang ada, melahirkan karya dan buah pikiran yang inovatif dan kreatif. Pelatihan etos kerja bisa berdampak positif.
  • 21. Kerja adalah Kehormatan Bekerja TekunPenuh Keunggulan
  • 22. Kehormatan diri bisa kita dapatkan dengan bekerja. Melalui pekerjaan, maka kita dihormati dan dipercaya untukmemangku suatu posisi tertentu dan mengerjakan tugas yangdiberikan kepada kita termasuksegala kompetensi diri yang kita miliki, kemampuan dan kesempatan dalam hidup
  • 23. Kerja adalah Pelayanan Bekerja Paripurna Dengan Penuh Kerendahan Hati
  • 24. Tahukah Anda kalau ternyata hasil yangkita lakukan dalam bekerja bisa menjadimasukan untuk orang lain dan begitu pulasebaliknya. Sehingga dari proses tersebut kita telah memberikan kontribusi kepada orang lain agar mereka bisa hidup dan beraktivitas dengan lebih mudah
  • 25. Etos Kerja Jepang
  • 26. 1. Bersikap Benar danBertanggungjawab2. Berani dan Kesatria3. Murah Hati dan Mencintai4. Bersikap Santun danHormat5. Bersikap Tulus danSungguh-sungguh6. Menjaga Martabat dan
  • 27. Ada 4 bagian kualitas yang saling berhubungan untuk bekerja profesional.Empat bagian tersebut adalah:
  • 28. SQ (Spiritual Quotient)EQ (Emotional Quotient)AQ (Adversity Quotient)FQ (Financial Quotient)
  • 29. PrinsipPofesionalisme Kerja
  • 30. Kejujuran KedisiplinanTanggung Jawab Kebersamaan Moralitas
  • 31. Etos Kerja Korea Selatan
  • 32. 1. Kerja keras2. Disiplin3. Berhemat4. Menabung5. Mengutamakan pendidikan
  • 33. Etos Kerja Jerman
  • 34. 1. Bertindak Rasional2. Berdisiplin Tinggi3. Bekerja Keras4. Berorientasi SuksesMaterial5. Tidak MengumbarKesenangan6. Hemat dan Bersahaja7. Menabung dan

×