SlideShare a Scribd company logo
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 1 of 9
UJIAN SEMESTER GANJIL TAHUN 2015/2016
FILSAFAT DAN SEJARAH MATEMATIKA
PRORAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA
FKIP UNSRI
Dosen Penguji : Prof. Dr. H. Fuad Abd. Rachman, MPd.
Dr. Somakim, MPd.
NAMA : LENI MAIMUNA
NIM : 06022681519019
Soal:
1. Bahasa dan matematika dikatakan sebagai sarana berpikir ilmiah.
Coba Anda jelaskan maksudnya!
Jawab :
Untuk melakukan kegiatan ilmiah secara baik diperlukan sarana berpikir.
Tersedianya sarana tersebut memungkinkan dilakukannya penelaahan
ilmiah secara teratur dan cermat. Sarana ilmiah pada dasarnya merupakan
alat yang membantu kegiatan ilmiah dalam berbagai langkah yang harus
ditempuhnya. Pada langkah tertentu biasanya diperlukan sarana yang
tertentu pula. Untuk dapat melakukan kegiatan berpikir ilmiah dengan
baik maka diperlukan sarana yang berupa bahasa, logika, matematika,
dan statistika. Bahasa merupakan alat komunikasi verbal yang dipakai
dalam seluruh proses berpikir ilmiah dan untuk menyampaikan jalan
pikiran tersebut kepada orang lain. Namun bahasa verbal mempunyai
beberapa kekurangan yaitu penggunaan bahasa dalam berpikir belum
tentu memperoleh kesimpulan yang benar. Untuk memperoleh
kesimpulan yang benar digunakanlah bahasa matematika, dimana
matematika itu sendiri adalah bahasa yang melambangkan serangkaian
makna dari pernyataan yang ingin kita sampaikan. Di dalam matematika
terdapat runtutan langkah berupa aturan yang membangun pola yang
saling berkaitan dan berkesinambungan, dimana simbol-simbol
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 2 of 9
matematika yang bersifat artifisial dapat diartikan sebagai sebuah makna
melalui bahasa sehingga menjadi ekonomis dan jelas. Dari runtutan
langkah inilah dapat dirunut dan dilatih berpikir ilmiah, sehingga
matematika sebagai sarana berpikir ilmiah.
2. Ilmu mempunyai tiga aspek yaitu : ontologis, epitemologis, dan
aksiologis. Coba Anda jelaskan dan beri contoh masing-masing aspek!
Jawab :
Ontologis adalah teori tentang objek yang dikaji. Dalam hal ini
mempelajari tentang objek yang ditelaah ilmu. Hal ini berarti tiap ilmu
harus mempunyai objek penelaahan yang jelas. Karena diversivikasi ilmu
terjadi atas dasar spesifikasi objek telaahannya maka tiap disiplin ilmu
mempunyai landasan ontologi yang berbeda. Contoh : Ilmu Biologi.
Secara ontologis, maka objek yang dikaji adalah makhluk hidup. Seperti
apa makhluk hidup itu ? Bagaimana wujud hakiki makhluk hidup ?
Kemudian aspek-aspek keilmuan yang terdapat pada ontologi, yaitu :
metodis maksudnya menggunakan cara ilmiah sistematis, maksudnya
saling berkaitan satu sama lain secara teratur dalam suatu keseluruhan
koheren, maksudnya unsur-unsurnya tidak boleh menjadi uraian yang
bertentangan rasional, maksudnya harus berdasarkan kaidah berpikir yang
benar komprehensif, maksudnya logis radikal, maksudnya diuraikan
sampai ke akar persoalannya universal.
Epistemologis adalah cara yang digunakan untuk mengkaji atau menelaah
sehingga diperolehnya ilmu tersebut. Secara umum, metode ilmiah pada
dasarnya untuk semua disiplin ilmu yaitu berupa proses kegiatan induksi-
deduksi-verivikasi. Contoh : Ilmu Biologi. Secara epistemologis,
Bagaimana proses yang memungkinkan penelaahan tentang makhluk
hidup ? Bagaimana prosedurnya ? Hal-hal apa yang harus diperhatikan
agar kita mendapatkannya ? Cara, teknik, atau sarana apa yang membantu
kita dalam mendapatkan pengetahuan tentang makhluk hidup ?
Aksiologis adalah teori tentang nilai, yakni berhubungan dengan
penggunaan ilmu tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia.
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 3 of 9
Untuk apa ilmu itu dipergunakan ? Apa manfaatnya ? Bagaimana kaitan
antara cara penggunaan tersebut dan kaidah-kaidah moral ? Bagaimana
penentuan objek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral ?
Contoh : Ilmu Biologi. Secara aksiologis, ilmu biologi digunakan untuk
mempelajari struktur tubuh makhluk hidup, dengan tujuan dapat
mengkalsifikasikannya sehingga mudah dikenali ciri-cirinya.
3. Ilmu berkembang atas perpaduan antara pemikiran rasional (deduktif)
dan pengamatan empiris (induktif). Jelaskan maksudnya dan beri contoh!
Jawab :
Pemikiran rasional (deduktif) adalah berpikir dari umum ke khusus atau
dari aturan ada ke masing-masing individu.
 Contoh : Ada seorang anak naik angkot tertera tulisan jauh dekat Rp.
4000,;- Artinya anak tersebut harus menyediakan uang Rp. 4000,-.
Kalau dia masih bertanya, berapa ? berarti anak itu tidak berfikir
deduktif.
Pengamatan empiris (induktif) adalah membuat suatu kesimpulan dari
hal khusus ke umum.
 Contoh Saya pergi bekerja pukul 07.30 wib, tiba dikantor pukul 08.20
wib (ternyata saya terlambat 20 menit). Besok saya masih berangkat
pukul 07.30 wib, masih juga terlambat. Supaya tidak terlambat,
beberapa hari kemudian saya berangkat pukul 07.00 wib. Antara
pemikirian rasional (deduktif) dan pengamatan empiris (induktif)
saling mendukung dan memerlukan untuk perkembangan ilmu.
Adakalanya masalah ditelaah secara deduktif dan adakalanya ditelaah
secara induktif.
4. Ilmu bersifat relatif dan tentatif. Maksudnya? Jelaskan dan beri contoh!
Jawab :
Ilmu bersifat relatif maksudnya tidak mutlak atau bisa berubah sesuai
dengan perkembangan ilmu.
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 4 of 9
Contoh:
 Atom berdasarkan teori Dalton, Atom adalah partikel yang paling
kecil tetapi kenyataannya ada yang lebih kecil dari atom yaitu
neutron atau proton, maka gugurlah teori Dalton.
 Dulu pusat alam semesta adalah bumi, matahari mengelilingi bumi
(geosentris). Setelah ditemukannya teropong (tekhnologi) ternyata
sebaliknya (Heliosentris) maka gugurlah teori geosentris.
Ilmu bersifat tentatif maksudnya tetap dipertahankan sampai ada yang
membantahnya atau ditemukannya ilmu yang baru.
Contoh : Berdasarkan teori heliosentris bumi mengelilingi matahari.
Sampai sekarang belum ada teori yang membantah teori tersebut.
5. Coba Anda jelaskan teori seleksi alam menurut Darwin! Menurut
Darwin, apakah memang manusia itu berasal dari kera? Jelaskan
pendapat Anda! Menurut Anda, apakah ada kemungkinan di masa
mendatang, manusia masih mengalami evolusi fisik/biologis sesuai
dengan teori Darwin?. Jelaskan dengan mengkaitkannya dengan
kaidah-kaidah agama!
Jawab :
Darwin mengemukakan bahwa seleksi alam merupakan agen utama
penyebab terjadinya evolusi. Darwin (dan Wallace) menyimpulkan
seleksi dari prinsip yang dikemukakan oleh Malthus bahwa setiap
populasi cendrung bertambah jumlahnya seperti deret ukur, dan sebagai
akibatnya cepat atau lambat akan terjadi perbenturan antar anggota dalam
pemanfaatan sumber daya khususnya bila ketersediaannya terbatas.
Hanya sebagian, seringkali merupakan bagian kecil, dari keturunannya
bertahan hidup: sementara besar lainnya tereliminasi.
Darwin berpendapat bahwa manusia berasal dari kera. Nenek moyang
manusia adalah kera yang berevolusi menjadi manusia modern seperti
sekarang ini.
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 5 of 9
Darwin menganggap bahwa leluhur semua organisme adalah satu, yang
kemudian berkembang memencar berdasarkan garis keturunan masing2.
Ini mungkin juga masih banyak yang protes, tetapi ucapan ini hanya
sebagian kecil dari isi teori evolusi. Teori evolusi kebanyakan mencoba
menjelaskan adaptasi hewan akibat seleksi alam, hewan yang mampu
beradaptasi akan terus hidup dan yang tidak akan punah, serta organisme
akan melakukan revolusi sistem tubuh akibat adaptasi ini.
Teori Darwin tidak sekalipun menyinggung asal-usul kehidupan,
melainkan proses evolusi setelah kehidupan dimulai. Teori evolusi
hanyalah teori, bisa saja salah, namun kesalahan satu atau lebih
pemahaman tidak berarti seluruh teorinya dapat dianggap salah.
“Sikap kita terhadap keyakinan Darwin mengenai sifat kebetulan dan
materialistic asal-usul kehidupan yang terkandung dalam teori itu sudah
jelas. Kita menolaknya. Tidak demikian halnya dengan kesimpulan utama
teori ini mengenai sifat-sifat evolusioner kehidupan. Karena betapapun
demikian, tetap saja Tuhan bisa dipercayai sebagai Dzat di balik semua
gerakan evolusi itu…”. Tentang prinsip survival of the littest, kita harus
mengambil hikmahnya, karena hal itu sesuai dengan kenyataan sehari-
hari dan didukung oleh tidak bertentangan dengan kandungan Alqur’an.
Diambil dari dari dua sisi yaitu aspek teologis dan sisi etis.
6. Manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah! Coba Anda
jelaskan maksudnya jika ditinjau dari teori keilmuan!
Jawab :
Allah pertama sekali menciptakan Manusia dari tanah yaitu nabi Adam as.
Sehingga dikatakan manusia itu berasal dari tanah. Dan pada saat
meninggal manusia dikubur atau dikembalikan lagi ke tanah. Walau tidak
dikubur pastilah akan mengendap ke dalam tanah atau jatuh ke tanah.
Ditinjau dari segi keilmuan : Berasal dari tanah artinya unsur tanah adalah
salah satu unsur utama terpenting dalam kehidupan yang merupakan
pondasi, media kehidupan untuk tumbuh dan berkembang, Hal ini sejalan
dengan, dengan hipotesis Cairns-Smith yang menyatakan bahwa di dalam
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 6 of 9
kisi-kisi mineral tanah liat berbentuk lempeng berlapis yang rusak karena
terjadi patahan terdapat gaya-gaya fisik yang membuat mineral liat itu
bekerja sebagai katalisator bahan kehidupan seperti RNA dan DNA, dan
bahan-bahan pembentuk gen lainnya. Gen-gen inilah bentuk kehidupan
yang paling sederhana dan kemudian membuat suatu selubung hingga
terjadi inti sel yang mirip bakteri dan selanjutnya. Fakta ini menunjukkan
mengapa diwahyukan bahwa manusia diciptakan dari tanah liat dan air,
karena air juga adalah medium untuk dapat bereaksinya karbon, hidrogen,
dan nitrogen menjadi asam-asam amino primitif seperti telah dibuktikan
dapat terjadi dengan bantuan bunga api listrik oleh Miller. Akibatnya ia
menemukan berbagai kemungkinan peranan mineral liat sebagai
katalisator munculnya zat-zat kimia penunjang kehidupan di bumi ini.
Akan kembali ke tanah artinya apabilah jasad kita kuburkan ke tanah
maka akan gampang terurai yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh tanah
untuk keseimbangan dan kesuburan. Hal ini juga sejalan dengan temuan
Cairns-Smith tersebut, maka ketika manusia mati dan dikubur, maka zat-
zat penyusun tubuhnya akan menyatu kembali dengan zat-zat yang berada
di tanah, yang pada intinya zat-zat tersebut sama. Sesuatu hal yang sama
tentunya akan mudah menyatu dengan tanpa perbedaan.
7. Coba Anda jelaskan tiga fungsi dari ilmu dan beri contoh masing-
masing!
Jawab :
Ada tiga fungsi ilmu, yaitu menjelaskan, meramalkan dan
mengendalikan.
a. Fungsi Ilmu “menjelaskan (eksplanatif)”, maksudnya adalah ilmu
berupaya menjabarkan suatu objek kajiannya menurut unsur-unsur yang
menyusun objek tersebut dengan benar dan sesuai tempatnya,
menjabarkan bagaimana proses terjadinya sesuatu menurut bidang ilmu
tersebut dan menerangkan gejala-gejala dari suatu peristiwa sesuai
dengan bidang ilmu tersebut. Contoh: Peristiwa gerhana bulan yang
sebelumnya dianggap sebagai peristiwa mistik, sekarang sudah menjadi
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 7 of 9
peristiwa/fenomena alam biasa. Hal ini dikarenakan semakin
berkembangnya ilmu astronomi yang menjelaskan bahwa gerhana bulan
terjadi ketika posisi bumi berada di tengah antara matahari dan bulan
(mataharibumi-bulan dalam satu garis). Dengan demikian, sinar matahari
tertutup oleh bumi, dan bulan tidak mendapatkan cahaya untuk
dipantulkannya ke bumi.
b. Fungsi ilmu “meramalkan/prediktif”, maksudnya bahwa dengan ilmu
seseorang dapat menggunakan pola pikirnya untuk memprediksikan
sebab dan akibat sesuatu yang di ciptakannya. Contoh: Sebelumnya
peristiwa bencana alam seperti gempa bumi, tsunami banjir dan lain
sebagainya tidak dapat diketahui dengan pasti kapan bencana itu akan
terjadi. Namun sekarang dengan adanya ilmu, maka manusia sudah
mampu memprediksi terjadinya bencana alam tersebut.
c. Fungsi ilmu “mengendalikan/control”, maksudnya dengan ilmu kita
dapat mengantisipasi suatu peristiwa, ataupun membatasi bagian-bagian
yang mungkin mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Dalam fungsi
ini ilmuwan selain mampu membuat ramalan berdasarkan penjelasan
gejala, juga dapat membuat kontrol terhadap masalah yang terjadi.
Contoh: Para ilmuwan memberikan berbagai cara/solusi untuk mengatasi
global warming, misalnya dengan penanaman hutan kembali,
pengurangan emisi gas, penggunaan produk yang ramah lingkungan, dan
sebagainya.
8. Coba Anda berikan suatu argumentasi yang dapat membuktikan bahwa
ilmu tidak bertentangan dengan agama! Apakah perbedaan antara ilmu
dan agama?
Jawab :
Ilmu dan agama tidak bertentangan dan tidak perlu dipertentangkan
karena agama dan ilmu sangatlah saling berkaitan. Jika ilmu tidak
ditopang oleh agama maka semua ilmu tidak akan membawa
kemaslahatan bagi umat. Pengetahuan dan kebenaran agama yang
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 8 of 9
berisikan kepercayaan dan nilai – nilai dalam kehidupan, dapat dijadikan
sumber dalam menentukan tujuan dan pandangan hidup manusia, dan
sampai kepada prilaku manusia itu sendiri. Ilmu membantu
menyampaikan lebih lanjut ajaran agama kepada manusia. Sebaliknya
agama dapat memberi jawaban terhadap problem yang tidak dapat
dijawab oleh ilmu pengetahuan. Ilmu bertujuan untuk mendapatkan
kebenaran, salah satu cara untuk menemukan suatu kebenaran adalah
melalui agama. Jadi ilmu dan agama keduaduanya bertujuan untuk
mendapatkan kebenaran dan saling membantu. Apabila masing-masing
tahu tempat, ruang lingkup, dan tugas sendiri-sendiri maka tidak akan
ada pertentangan di antaranya. Ilmu bertujuan untuk mendapatkan
kebenaran, walaupun kebenarannya bersifat relatif dan tentatif, namun
pada akhirnya akan menuju kepada kebenaran hakiki. Salah satu cara
untuk menemukan kebenaran yakni melalui agama. Sehingga antara ilmu
dan agama bertujuan untuk mendapatkan kebenaran.
Perbedaan antara ilmu dan agama :
A G A M A I L M U
1. Mutlak
2. Sepanjang masa
3. Bermula dari keyakinan
4. Diperdalam melalui ilmu
5. Tidak bisa dibantah
1. Relatif, tentatif
2. Tidak sepanjang masa
3. Bermula dari keraguan
4. Memperkuat keyakinan agama
5. Bisa diperdebatkan
9. Ilmu mempunyai keterbatasan-keterbatasan. Sebutkan keterbatasan
ilmu. Apakah ilmu hitam (black magic) termasuk dalam bidang ilmu?
Jelaskan!
Jawab :
Keterbatasan ilmu adalah :
a. Terbatas pada daya pikir manusia. Hal-hal yang tidak masuk akal
bukan bidang kajian ilmu.
b. Terbatas pada kemampuan penginderaan manusia. Hal-hal yang
tidak bisa diamati bukan bidang kajian ilmu. Ilmu hitam tidak
UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 9 of 9
termasuk bidang ilmu, karena ilmu hitam tidak dapat diamati dan
dibuktikan kebenarannya secara ilmiah
10. Apakah perbedaan yang mendasar antara ilmu-ilmu kealaman dan ilmu-
ilmu sosial? Apa sebab ilmu kealaman disebut juga sebagai ilmu
eksakta? Jelaskan jawaban Anda dengan memberikan beberapa contoh!
Jawab :
Ilmu – ilmu kealaman Ilmu – ilmu sosial
 Eksak
 Keakuratannya tinggi
 Apa adanya
 Perkembangannya pesat
 Menghasilkan teknologi
 Non Eksak
 Keakuratannya rendah
 Tidak apa adanya
 Jalan ditempat
 Memanfaatkan teknologis
Ilmu kealaman disebut juga ilmu eksakta karena ilmu kealaman bersifat pasti :
Contoh :
 Benda yang dilemparkan ke atas akan jatuh lagi ke bawah karena
pengaruh gravitasi bumi.
 Pada cuaca yang dingin, orang akan cenderung sering buang air kecil.

More Related Content

What's hot

Makalah filsafat umum
Makalah filsafat umumMakalah filsafat umum
Makalah filsafat umum
Ayah Abeeb
 
filsafat ilmu
filsafat ilmufilsafat ilmu
filsafat ilmu
Afaaf AlHawariyah
 
Filsafat Ilmu
Filsafat IlmuFilsafat Ilmu
Kumpulan soal soal filsafat ilmu
Kumpulan soal   soal filsafat ilmuKumpulan soal   soal filsafat ilmu
Kumpulan soal soal filsafat ilmu
oktavianidiann
 
Modul ilmu-alamiah-dasar2
Modul ilmu-alamiah-dasar2Modul ilmu-alamiah-dasar2
Modul ilmu-alamiah-dasar2Haris Armstrong
 
Artikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan Deduksi
Artikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan DeduksiArtikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan Deduksi
Artikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan Deduksi
Nasruddin Asnah
 
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
YuliaKartika6
 
Resume filsafat ilmu
Resume filsafat ilmuResume filsafat ilmu
Resume filsafat ilmu
UCy Rukmana
 
Materi Ilmu Alamiah Dasar
Materi Ilmu Alamiah DasarMateri Ilmu Alamiah Dasar
Materi Ilmu Alamiah Dasar
Nela II
 
Filsafat ilmu 1
Filsafat ilmu 1Filsafat ilmu 1
Filsafat ilmu 1
putri eneliz
 
Makalah filsafat ilmu tugas 1
Makalah filsafat ilmu tugas 1Makalah filsafat ilmu tugas 1
Makalah filsafat ilmu tugas 1
Fandi Fandi
 
Objek kajian filsafat pendidikan
Objek kajian filsafat pendidikanObjek kajian filsafat pendidikan
Objek kajian filsafat pendidikan
Sam Bimbo
 
Makalah Pengertian Filsafat
Makalah Pengertian FilsafatMakalah Pengertian Filsafat
Makalah Pengertian Filsafat
sayid bukhari
 
Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)
Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)
Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)Rusmin Unisa
 
Aksiologi Sains
Aksiologi SainsAksiologi Sains
Aksiologi Sains
Abdul Aziz
 
Ciri-ciri Sains
Ciri-ciri SainsCiri-ciri Sains
Ciri-ciri Sains
Muhibbudin Kamal
 
hubungan ilmu & filsafat
hubungan ilmu & filsafathubungan ilmu & filsafat
hubungan ilmu & filsafat
rizkieriyanto
 
Dimensi kajian filsafat ilmu
Dimensi kajian filsafat ilmuDimensi kajian filsafat ilmu
Dimensi kajian filsafat ilmu
M fazrul
 

What's hot (20)

Makalah filsafat umum
Makalah filsafat umumMakalah filsafat umum
Makalah filsafat umum
 
filsafat ilmu
filsafat ilmufilsafat ilmu
filsafat ilmu
 
Filsafat Ilmu
Filsafat IlmuFilsafat Ilmu
Filsafat Ilmu
 
Filsafat ilmu-prof-dr-ahmad-tafsir
Filsafat ilmu-prof-dr-ahmad-tafsirFilsafat ilmu-prof-dr-ahmad-tafsir
Filsafat ilmu-prof-dr-ahmad-tafsir
 
Kumpulan soal soal filsafat ilmu
Kumpulan soal   soal filsafat ilmuKumpulan soal   soal filsafat ilmu
Kumpulan soal soal filsafat ilmu
 
Modul ilmu-alamiah-dasar2
Modul ilmu-alamiah-dasar2Modul ilmu-alamiah-dasar2
Modul ilmu-alamiah-dasar2
 
Artikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan Deduksi
Artikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan DeduksiArtikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan Deduksi
Artikel Filsafat Ilmu dan Logika Metode Induksi dan Deduksi
 
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
Tanya Jawab Materi Pengantar Filsafat Ilmu Dari Sudut Pandang Ontologi, Epist...
 
Resume filsafat ilmu
Resume filsafat ilmuResume filsafat ilmu
Resume filsafat ilmu
 
Materi Ilmu Alamiah Dasar
Materi Ilmu Alamiah DasarMateri Ilmu Alamiah Dasar
Materi Ilmu Alamiah Dasar
 
Filsafat ilmu 1
Filsafat ilmu 1Filsafat ilmu 1
Filsafat ilmu 1
 
Makalah filsafat ilmu tugas 1
Makalah filsafat ilmu tugas 1Makalah filsafat ilmu tugas 1
Makalah filsafat ilmu tugas 1
 
Objek kajian filsafat pendidikan
Objek kajian filsafat pendidikanObjek kajian filsafat pendidikan
Objek kajian filsafat pendidikan
 
Makalah Pengertian Filsafat
Makalah Pengertian FilsafatMakalah Pengertian Filsafat
Makalah Pengertian Filsafat
 
Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)
Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)
Tugas makalah filsafat sains ( pa mustamin)
 
Aksiologi Sains
Aksiologi SainsAksiologi Sains
Aksiologi Sains
 
Ciri-ciri Sains
Ciri-ciri SainsCiri-ciri Sains
Ciri-ciri Sains
 
Filsafat ilmu
Filsafat ilmuFilsafat ilmu
Filsafat ilmu
 
hubungan ilmu & filsafat
hubungan ilmu & filsafathubungan ilmu & filsafat
hubungan ilmu & filsafat
 
Dimensi kajian filsafat ilmu
Dimensi kajian filsafat ilmuDimensi kajian filsafat ilmu
Dimensi kajian filsafat ilmu
 

Viewers also liked

Uas flsafat
Uas flsafatUas flsafat
Uas flsafat
windarti aja
 
Ppt Matematika dan Ilmu
Ppt Matematika dan IlmuPpt Matematika dan Ilmu
Ppt Matematika dan Ilmu
Reny Wahyuni
 
Filsafat matematika hirarki matematika unik
Filsafat matematika hirarki matematika unikFilsafat matematika hirarki matematika unik
Filsafat matematika hirarki matematika unik
tetty khairani
 
Permulaan Matematika Deduktif
Permulaan Matematika DeduktifPermulaan Matematika Deduktif
Permulaan Matematika Deduktif
monalisa manan
 
Sejarah Lahirnya Pancasila
Sejarah Lahirnya PancasilaSejarah Lahirnya Pancasila
Sejarah Lahirnya PancasilaDwi Ayu
 
Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)
Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)
Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)
Mu'amar ad darory
 
Makalah logika matematika filsafat sains
Makalah logika matematika filsafat sainsMakalah logika matematika filsafat sains
Makalah logika matematika filsafat sains
rukmono budi utomo
 

Viewers also liked (7)

Uas flsafat
Uas flsafatUas flsafat
Uas flsafat
 
Ppt Matematika dan Ilmu
Ppt Matematika dan IlmuPpt Matematika dan Ilmu
Ppt Matematika dan Ilmu
 
Filsafat matematika hirarki matematika unik
Filsafat matematika hirarki matematika unikFilsafat matematika hirarki matematika unik
Filsafat matematika hirarki matematika unik
 
Permulaan Matematika Deduktif
Permulaan Matematika DeduktifPermulaan Matematika Deduktif
Permulaan Matematika Deduktif
 
Sejarah Lahirnya Pancasila
Sejarah Lahirnya PancasilaSejarah Lahirnya Pancasila
Sejarah Lahirnya Pancasila
 
Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)
Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)
Filsafat fkm-2-sejarah-filsafat (1)
 
Makalah logika matematika filsafat sains
Makalah logika matematika filsafat sainsMakalah logika matematika filsafat sains
Makalah logika matematika filsafat sains
 

Similar to UAS FILSAFAT 2015

Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
Septian Muna Barakati
 
FILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docx
FILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docxFILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docx
FILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docx
LisdaPuspaawaliaj1
 
Makalah filsafat ilmu inda
Makalah filsafat ilmu indaMakalah filsafat ilmu inda
Makalah filsafat ilmu inda
Ferdy Tohopi
 
Tugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok Febriyanti
Tugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok FebriyantiTugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok Febriyanti
Tugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok Febriyanti
FebriyantiDwiningrum
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
Warnet Raha
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
Warnet Raha
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
Septian Muna Barakati
 
Makalah Filsafat
Makalah FilsafatMakalah Filsafat
Makalah Filsafat
PPS Universitas Sriwijaya
 
Filosofi ilmu dalam 3 kajian
Filosofi ilmu dalam 3 kajianFilosofi ilmu dalam 3 kajian
Filosofi ilmu dalam 3 kajianSigit Kindarto
 
Cabang Filsafat Pendidikan
Cabang Filsafat PendidikanCabang Filsafat Pendidikan
Cabang Filsafat Pendidikan
Annisa Fauzia
 
Cabang
CabangCabang
Tugas Filsafat Ilmu
Tugas Filsafat IlmuTugas Filsafat Ilmu
Tugas Filsafat Ilmu
KristinaMala
 
tugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.S
tugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.Stugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.S
tugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.S
mitamitadwisetyani
 
Ontologi epistemologi dan_aksiologi_ilmu
Ontologi epistemologi dan_aksiologi_ilmuOntologi epistemologi dan_aksiologi_ilmu
Ontologi epistemologi dan_aksiologi_ilmu
ecaishak
 
Hubungan antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan
Hubungan  antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan  Hubungan  antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan
Hubungan antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan
Yamanto Isa
 
Filsafat Ilmu : Ontologi
Filsafat Ilmu : OntologiFilsafat Ilmu : Ontologi
Filsafat Ilmu : OntologiHosyatul Aliyah
 
Makalah pancasila sebagai filsafat
Makalah pancasila sebagai filsafatMakalah pancasila sebagai filsafat
Makalah pancasila sebagai filsafat
Dea_tita
 
Soaljawab filsafat
Soaljawab filsafatSoaljawab filsafat
Soaljawab filsafat
NovritaLeedya
 

Similar to UAS FILSAFAT 2015 (20)

Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
 
FILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docx
FILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docxFILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docx
FILSAFAT ILMU DALAM KEHIDUAPAN MANUSIA.docx
 
Makalah filsafat ilmu inda
Makalah filsafat ilmu indaMakalah filsafat ilmu inda
Makalah filsafat ilmu inda
 
Tugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok Febriyanti
Tugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok FebriyantiTugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok Febriyanti
Tugas Pengantar Filsafat ilmu kelompok Febriyanti
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
 
Makalah filsafat 4 (2)
Makalah filsafat 4 (2)Makalah filsafat 4 (2)
Makalah filsafat 4 (2)
 
Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4Makalah filsafat 4
Makalah filsafat 4
 
Makalah Filsafat
Makalah FilsafatMakalah Filsafat
Makalah Filsafat
 
Filosofi ilmu dalam 3 kajian
Filosofi ilmu dalam 3 kajianFilosofi ilmu dalam 3 kajian
Filosofi ilmu dalam 3 kajian
 
Cabang Filsafat Pendidikan
Cabang Filsafat PendidikanCabang Filsafat Pendidikan
Cabang Filsafat Pendidikan
 
Cabang
CabangCabang
Cabang
 
Tugas Filsafat Ilmu
Tugas Filsafat IlmuTugas Filsafat Ilmu
Tugas Filsafat Ilmu
 
tugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.S
tugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.Stugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.S
tugas filsafat ilmu Dr. Sigit Sardjono, M.S
 
Ontologi epistemologi dan_aksiologi_ilmu
Ontologi epistemologi dan_aksiologi_ilmuOntologi epistemologi dan_aksiologi_ilmu
Ontologi epistemologi dan_aksiologi_ilmu
 
Hubungan antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan
Hubungan  antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan  Hubungan  antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan
Hubungan antara Filsafat, Manusia dan Pendidikan
 
Filsafat Ilmu : Ontologi
Filsafat Ilmu : OntologiFilsafat Ilmu : Ontologi
Filsafat Ilmu : Ontologi
 
Makalah pancasila sebagai filsafat
Makalah pancasila sebagai filsafatMakalah pancasila sebagai filsafat
Makalah pancasila sebagai filsafat
 
Soaljawab filsafat
Soaljawab filsafatSoaljawab filsafat
Soaljawab filsafat
 

More from PPS Universitas Sriwijaya

6 aksiologi pengetahuan
6 aksiologi pengetahuan6 aksiologi pengetahuan
6 aksiologi pengetahuan
PPS Universitas Sriwijaya
 
5 sarana berpikir ilmiah
5 sarana berpikir ilmiah5 sarana berpikir ilmiah
5 sarana berpikir ilmiah
PPS Universitas Sriwijaya
 
4 epistemologi
4 epistemologi4 epistemologi
3 ontologi pengetahuan
3 ontologi pengetahuan3 ontologi pengetahuan
3 ontologi pengetahuan
PPS Universitas Sriwijaya
 
2 dasar dasar pengetahuan
2 dasar dasar pengetahuan2 dasar dasar pengetahuan
2 dasar dasar pengetahuan
PPS Universitas Sriwijaya
 
Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)
Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)
Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)
PPS Universitas Sriwijaya
 
Makalah Problematika Pendidikan di Indonesia
Makalah Problematika Pendidikan di IndonesiaMakalah Problematika Pendidikan di Indonesia
Makalah Problematika Pendidikan di Indonesia
PPS Universitas Sriwijaya
 
Pendidikan
PendidikanPendidikan

More from PPS Universitas Sriwijaya (8)

6 aksiologi pengetahuan
6 aksiologi pengetahuan6 aksiologi pengetahuan
6 aksiologi pengetahuan
 
5 sarana berpikir ilmiah
5 sarana berpikir ilmiah5 sarana berpikir ilmiah
5 sarana berpikir ilmiah
 
4 epistemologi
4 epistemologi4 epistemologi
4 epistemologi
 
3 ontologi pengetahuan
3 ontologi pengetahuan3 ontologi pengetahuan
3 ontologi pengetahuan
 
2 dasar dasar pengetahuan
2 dasar dasar pengetahuan2 dasar dasar pengetahuan
2 dasar dasar pengetahuan
 
Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)
Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)
Tugas ICT (Power Point Pembelajaran Matematika)
 
Makalah Problematika Pendidikan di Indonesia
Makalah Problematika Pendidikan di IndonesiaMakalah Problematika Pendidikan di Indonesia
Makalah Problematika Pendidikan di Indonesia
 
Pendidikan
PendidikanPendidikan
Pendidikan
 

Recently uploaded

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdfTugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Thahir9
 
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
Arumdwikinasih
 
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptxRPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
YongYongYong1
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
Kanaidi ken
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdfDemonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
d2spdpnd9185
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
nurfaridah271
 
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
tsuroyya38
 
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata anginMedia Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
margagurifma2023
 
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdfKelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
JALANJALANKENYANG
 
Modul Ajar Statistika Data Fase F kelas
Modul Ajar Statistika Data Fase F  kelasModul Ajar Statistika Data Fase F  kelas
Modul Ajar Statistika Data Fase F kelas
ananda238570
 
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
HengkiRisman
 
Novel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptx
Novel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptxNovel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptx
Novel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptx
NirmalaJane
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
SABDA
 
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIANSINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
NanieIbrahim
 
MODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdf
MODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdfMODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdf
MODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdf
YuristaAndriyani1
 
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptxPemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
ssuser4dafea
 
Tokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdf
Tokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdfTokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdf
Tokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdf
Mutia Rini Siregar
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
SriKuntjoro1
 

Recently uploaded (20)

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdfTugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
 
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
 
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptxRPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
 
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdfDemonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
 
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
 
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata anginMedia Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
 
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdfKelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
 
Modul Ajar Statistika Data Fase F kelas
Modul Ajar Statistika Data Fase F  kelasModul Ajar Statistika Data Fase F  kelas
Modul Ajar Statistika Data Fase F kelas
 
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
 
Novel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptx
Novel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptxNovel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptx
Novel - PERISTIWA YANG MEMBERIKAN TELADAN.pptx
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
 
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIANSINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
 
MODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdf
MODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdfMODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdf
MODUL P5 FASE B KELAS 4 MEMBUAT COBRICK.pdf
 
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptxPemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
 
Tokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdf
Tokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdfTokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdf
Tokoh Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.pdf
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
 

UAS FILSAFAT 2015

  • 1. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 1 of 9 UJIAN SEMESTER GANJIL TAHUN 2015/2016 FILSAFAT DAN SEJARAH MATEMATIKA PRORAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNSRI Dosen Penguji : Prof. Dr. H. Fuad Abd. Rachman, MPd. Dr. Somakim, MPd. NAMA : LENI MAIMUNA NIM : 06022681519019 Soal: 1. Bahasa dan matematika dikatakan sebagai sarana berpikir ilmiah. Coba Anda jelaskan maksudnya! Jawab : Untuk melakukan kegiatan ilmiah secara baik diperlukan sarana berpikir. Tersedianya sarana tersebut memungkinkan dilakukannya penelaahan ilmiah secara teratur dan cermat. Sarana ilmiah pada dasarnya merupakan alat yang membantu kegiatan ilmiah dalam berbagai langkah yang harus ditempuhnya. Pada langkah tertentu biasanya diperlukan sarana yang tertentu pula. Untuk dapat melakukan kegiatan berpikir ilmiah dengan baik maka diperlukan sarana yang berupa bahasa, logika, matematika, dan statistika. Bahasa merupakan alat komunikasi verbal yang dipakai dalam seluruh proses berpikir ilmiah dan untuk menyampaikan jalan pikiran tersebut kepada orang lain. Namun bahasa verbal mempunyai beberapa kekurangan yaitu penggunaan bahasa dalam berpikir belum tentu memperoleh kesimpulan yang benar. Untuk memperoleh kesimpulan yang benar digunakanlah bahasa matematika, dimana matematika itu sendiri adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin kita sampaikan. Di dalam matematika terdapat runtutan langkah berupa aturan yang membangun pola yang saling berkaitan dan berkesinambungan, dimana simbol-simbol
  • 2. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 2 of 9 matematika yang bersifat artifisial dapat diartikan sebagai sebuah makna melalui bahasa sehingga menjadi ekonomis dan jelas. Dari runtutan langkah inilah dapat dirunut dan dilatih berpikir ilmiah, sehingga matematika sebagai sarana berpikir ilmiah. 2. Ilmu mempunyai tiga aspek yaitu : ontologis, epitemologis, dan aksiologis. Coba Anda jelaskan dan beri contoh masing-masing aspek! Jawab : Ontologis adalah teori tentang objek yang dikaji. Dalam hal ini mempelajari tentang objek yang ditelaah ilmu. Hal ini berarti tiap ilmu harus mempunyai objek penelaahan yang jelas. Karena diversivikasi ilmu terjadi atas dasar spesifikasi objek telaahannya maka tiap disiplin ilmu mempunyai landasan ontologi yang berbeda. Contoh : Ilmu Biologi. Secara ontologis, maka objek yang dikaji adalah makhluk hidup. Seperti apa makhluk hidup itu ? Bagaimana wujud hakiki makhluk hidup ? Kemudian aspek-aspek keilmuan yang terdapat pada ontologi, yaitu : metodis maksudnya menggunakan cara ilmiah sistematis, maksudnya saling berkaitan satu sama lain secara teratur dalam suatu keseluruhan koheren, maksudnya unsur-unsurnya tidak boleh menjadi uraian yang bertentangan rasional, maksudnya harus berdasarkan kaidah berpikir yang benar komprehensif, maksudnya logis radikal, maksudnya diuraikan sampai ke akar persoalannya universal. Epistemologis adalah cara yang digunakan untuk mengkaji atau menelaah sehingga diperolehnya ilmu tersebut. Secara umum, metode ilmiah pada dasarnya untuk semua disiplin ilmu yaitu berupa proses kegiatan induksi- deduksi-verivikasi. Contoh : Ilmu Biologi. Secara epistemologis, Bagaimana proses yang memungkinkan penelaahan tentang makhluk hidup ? Bagaimana prosedurnya ? Hal-hal apa yang harus diperhatikan agar kita mendapatkannya ? Cara, teknik, atau sarana apa yang membantu kita dalam mendapatkan pengetahuan tentang makhluk hidup ? Aksiologis adalah teori tentang nilai, yakni berhubungan dengan penggunaan ilmu tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia.
  • 3. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 3 of 9 Untuk apa ilmu itu dipergunakan ? Apa manfaatnya ? Bagaimana kaitan antara cara penggunaan tersebut dan kaidah-kaidah moral ? Bagaimana penentuan objek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral ? Contoh : Ilmu Biologi. Secara aksiologis, ilmu biologi digunakan untuk mempelajari struktur tubuh makhluk hidup, dengan tujuan dapat mengkalsifikasikannya sehingga mudah dikenali ciri-cirinya. 3. Ilmu berkembang atas perpaduan antara pemikiran rasional (deduktif) dan pengamatan empiris (induktif). Jelaskan maksudnya dan beri contoh! Jawab : Pemikiran rasional (deduktif) adalah berpikir dari umum ke khusus atau dari aturan ada ke masing-masing individu.  Contoh : Ada seorang anak naik angkot tertera tulisan jauh dekat Rp. 4000,;- Artinya anak tersebut harus menyediakan uang Rp. 4000,-. Kalau dia masih bertanya, berapa ? berarti anak itu tidak berfikir deduktif. Pengamatan empiris (induktif) adalah membuat suatu kesimpulan dari hal khusus ke umum.  Contoh Saya pergi bekerja pukul 07.30 wib, tiba dikantor pukul 08.20 wib (ternyata saya terlambat 20 menit). Besok saya masih berangkat pukul 07.30 wib, masih juga terlambat. Supaya tidak terlambat, beberapa hari kemudian saya berangkat pukul 07.00 wib. Antara pemikirian rasional (deduktif) dan pengamatan empiris (induktif) saling mendukung dan memerlukan untuk perkembangan ilmu. Adakalanya masalah ditelaah secara deduktif dan adakalanya ditelaah secara induktif. 4. Ilmu bersifat relatif dan tentatif. Maksudnya? Jelaskan dan beri contoh! Jawab : Ilmu bersifat relatif maksudnya tidak mutlak atau bisa berubah sesuai dengan perkembangan ilmu.
  • 4. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 4 of 9 Contoh:  Atom berdasarkan teori Dalton, Atom adalah partikel yang paling kecil tetapi kenyataannya ada yang lebih kecil dari atom yaitu neutron atau proton, maka gugurlah teori Dalton.  Dulu pusat alam semesta adalah bumi, matahari mengelilingi bumi (geosentris). Setelah ditemukannya teropong (tekhnologi) ternyata sebaliknya (Heliosentris) maka gugurlah teori geosentris. Ilmu bersifat tentatif maksudnya tetap dipertahankan sampai ada yang membantahnya atau ditemukannya ilmu yang baru. Contoh : Berdasarkan teori heliosentris bumi mengelilingi matahari. Sampai sekarang belum ada teori yang membantah teori tersebut. 5. Coba Anda jelaskan teori seleksi alam menurut Darwin! Menurut Darwin, apakah memang manusia itu berasal dari kera? Jelaskan pendapat Anda! Menurut Anda, apakah ada kemungkinan di masa mendatang, manusia masih mengalami evolusi fisik/biologis sesuai dengan teori Darwin?. Jelaskan dengan mengkaitkannya dengan kaidah-kaidah agama! Jawab : Darwin mengemukakan bahwa seleksi alam merupakan agen utama penyebab terjadinya evolusi. Darwin (dan Wallace) menyimpulkan seleksi dari prinsip yang dikemukakan oleh Malthus bahwa setiap populasi cendrung bertambah jumlahnya seperti deret ukur, dan sebagai akibatnya cepat atau lambat akan terjadi perbenturan antar anggota dalam pemanfaatan sumber daya khususnya bila ketersediaannya terbatas. Hanya sebagian, seringkali merupakan bagian kecil, dari keturunannya bertahan hidup: sementara besar lainnya tereliminasi. Darwin berpendapat bahwa manusia berasal dari kera. Nenek moyang manusia adalah kera yang berevolusi menjadi manusia modern seperti sekarang ini.
  • 5. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 5 of 9 Darwin menganggap bahwa leluhur semua organisme adalah satu, yang kemudian berkembang memencar berdasarkan garis keturunan masing2. Ini mungkin juga masih banyak yang protes, tetapi ucapan ini hanya sebagian kecil dari isi teori evolusi. Teori evolusi kebanyakan mencoba menjelaskan adaptasi hewan akibat seleksi alam, hewan yang mampu beradaptasi akan terus hidup dan yang tidak akan punah, serta organisme akan melakukan revolusi sistem tubuh akibat adaptasi ini. Teori Darwin tidak sekalipun menyinggung asal-usul kehidupan, melainkan proses evolusi setelah kehidupan dimulai. Teori evolusi hanyalah teori, bisa saja salah, namun kesalahan satu atau lebih pemahaman tidak berarti seluruh teorinya dapat dianggap salah. “Sikap kita terhadap keyakinan Darwin mengenai sifat kebetulan dan materialistic asal-usul kehidupan yang terkandung dalam teori itu sudah jelas. Kita menolaknya. Tidak demikian halnya dengan kesimpulan utama teori ini mengenai sifat-sifat evolusioner kehidupan. Karena betapapun demikian, tetap saja Tuhan bisa dipercayai sebagai Dzat di balik semua gerakan evolusi itu…”. Tentang prinsip survival of the littest, kita harus mengambil hikmahnya, karena hal itu sesuai dengan kenyataan sehari- hari dan didukung oleh tidak bertentangan dengan kandungan Alqur’an. Diambil dari dari dua sisi yaitu aspek teologis dan sisi etis. 6. Manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah! Coba Anda jelaskan maksudnya jika ditinjau dari teori keilmuan! Jawab : Allah pertama sekali menciptakan Manusia dari tanah yaitu nabi Adam as. Sehingga dikatakan manusia itu berasal dari tanah. Dan pada saat meninggal manusia dikubur atau dikembalikan lagi ke tanah. Walau tidak dikubur pastilah akan mengendap ke dalam tanah atau jatuh ke tanah. Ditinjau dari segi keilmuan : Berasal dari tanah artinya unsur tanah adalah salah satu unsur utama terpenting dalam kehidupan yang merupakan pondasi, media kehidupan untuk tumbuh dan berkembang, Hal ini sejalan dengan, dengan hipotesis Cairns-Smith yang menyatakan bahwa di dalam
  • 6. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 6 of 9 kisi-kisi mineral tanah liat berbentuk lempeng berlapis yang rusak karena terjadi patahan terdapat gaya-gaya fisik yang membuat mineral liat itu bekerja sebagai katalisator bahan kehidupan seperti RNA dan DNA, dan bahan-bahan pembentuk gen lainnya. Gen-gen inilah bentuk kehidupan yang paling sederhana dan kemudian membuat suatu selubung hingga terjadi inti sel yang mirip bakteri dan selanjutnya. Fakta ini menunjukkan mengapa diwahyukan bahwa manusia diciptakan dari tanah liat dan air, karena air juga adalah medium untuk dapat bereaksinya karbon, hidrogen, dan nitrogen menjadi asam-asam amino primitif seperti telah dibuktikan dapat terjadi dengan bantuan bunga api listrik oleh Miller. Akibatnya ia menemukan berbagai kemungkinan peranan mineral liat sebagai katalisator munculnya zat-zat kimia penunjang kehidupan di bumi ini. Akan kembali ke tanah artinya apabilah jasad kita kuburkan ke tanah maka akan gampang terurai yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh tanah untuk keseimbangan dan kesuburan. Hal ini juga sejalan dengan temuan Cairns-Smith tersebut, maka ketika manusia mati dan dikubur, maka zat- zat penyusun tubuhnya akan menyatu kembali dengan zat-zat yang berada di tanah, yang pada intinya zat-zat tersebut sama. Sesuatu hal yang sama tentunya akan mudah menyatu dengan tanpa perbedaan. 7. Coba Anda jelaskan tiga fungsi dari ilmu dan beri contoh masing- masing! Jawab : Ada tiga fungsi ilmu, yaitu menjelaskan, meramalkan dan mengendalikan. a. Fungsi Ilmu “menjelaskan (eksplanatif)”, maksudnya adalah ilmu berupaya menjabarkan suatu objek kajiannya menurut unsur-unsur yang menyusun objek tersebut dengan benar dan sesuai tempatnya, menjabarkan bagaimana proses terjadinya sesuatu menurut bidang ilmu tersebut dan menerangkan gejala-gejala dari suatu peristiwa sesuai dengan bidang ilmu tersebut. Contoh: Peristiwa gerhana bulan yang sebelumnya dianggap sebagai peristiwa mistik, sekarang sudah menjadi
  • 7. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 7 of 9 peristiwa/fenomena alam biasa. Hal ini dikarenakan semakin berkembangnya ilmu astronomi yang menjelaskan bahwa gerhana bulan terjadi ketika posisi bumi berada di tengah antara matahari dan bulan (mataharibumi-bulan dalam satu garis). Dengan demikian, sinar matahari tertutup oleh bumi, dan bulan tidak mendapatkan cahaya untuk dipantulkannya ke bumi. b. Fungsi ilmu “meramalkan/prediktif”, maksudnya bahwa dengan ilmu seseorang dapat menggunakan pola pikirnya untuk memprediksikan sebab dan akibat sesuatu yang di ciptakannya. Contoh: Sebelumnya peristiwa bencana alam seperti gempa bumi, tsunami banjir dan lain sebagainya tidak dapat diketahui dengan pasti kapan bencana itu akan terjadi. Namun sekarang dengan adanya ilmu, maka manusia sudah mampu memprediksi terjadinya bencana alam tersebut. c. Fungsi ilmu “mengendalikan/control”, maksudnya dengan ilmu kita dapat mengantisipasi suatu peristiwa, ataupun membatasi bagian-bagian yang mungkin mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Dalam fungsi ini ilmuwan selain mampu membuat ramalan berdasarkan penjelasan gejala, juga dapat membuat kontrol terhadap masalah yang terjadi. Contoh: Para ilmuwan memberikan berbagai cara/solusi untuk mengatasi global warming, misalnya dengan penanaman hutan kembali, pengurangan emisi gas, penggunaan produk yang ramah lingkungan, dan sebagainya. 8. Coba Anda berikan suatu argumentasi yang dapat membuktikan bahwa ilmu tidak bertentangan dengan agama! Apakah perbedaan antara ilmu dan agama? Jawab : Ilmu dan agama tidak bertentangan dan tidak perlu dipertentangkan karena agama dan ilmu sangatlah saling berkaitan. Jika ilmu tidak ditopang oleh agama maka semua ilmu tidak akan membawa kemaslahatan bagi umat. Pengetahuan dan kebenaran agama yang
  • 8. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 8 of 9 berisikan kepercayaan dan nilai – nilai dalam kehidupan, dapat dijadikan sumber dalam menentukan tujuan dan pandangan hidup manusia, dan sampai kepada prilaku manusia itu sendiri. Ilmu membantu menyampaikan lebih lanjut ajaran agama kepada manusia. Sebaliknya agama dapat memberi jawaban terhadap problem yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan. Ilmu bertujuan untuk mendapatkan kebenaran, salah satu cara untuk menemukan suatu kebenaran adalah melalui agama. Jadi ilmu dan agama keduaduanya bertujuan untuk mendapatkan kebenaran dan saling membantu. Apabila masing-masing tahu tempat, ruang lingkup, dan tugas sendiri-sendiri maka tidak akan ada pertentangan di antaranya. Ilmu bertujuan untuk mendapatkan kebenaran, walaupun kebenarannya bersifat relatif dan tentatif, namun pada akhirnya akan menuju kepada kebenaran hakiki. Salah satu cara untuk menemukan kebenaran yakni melalui agama. Sehingga antara ilmu dan agama bertujuan untuk mendapatkan kebenaran. Perbedaan antara ilmu dan agama : A G A M A I L M U 1. Mutlak 2. Sepanjang masa 3. Bermula dari keyakinan 4. Diperdalam melalui ilmu 5. Tidak bisa dibantah 1. Relatif, tentatif 2. Tidak sepanjang masa 3. Bermula dari keraguan 4. Memperkuat keyakinan agama 5. Bisa diperdebatkan 9. Ilmu mempunyai keterbatasan-keterbatasan. Sebutkan keterbatasan ilmu. Apakah ilmu hitam (black magic) termasuk dalam bidang ilmu? Jelaskan! Jawab : Keterbatasan ilmu adalah : a. Terbatas pada daya pikir manusia. Hal-hal yang tidak masuk akal bukan bidang kajian ilmu. b. Terbatas pada kemampuan penginderaan manusia. Hal-hal yang tidak bisa diamati bukan bidang kajian ilmu. Ilmu hitam tidak
  • 9. UAS Filsafat dan Sejarah Matematika : Leni Maimuna (06022681519019) Page 9 of 9 termasuk bidang ilmu, karena ilmu hitam tidak dapat diamati dan dibuktikan kebenarannya secara ilmiah 10. Apakah perbedaan yang mendasar antara ilmu-ilmu kealaman dan ilmu- ilmu sosial? Apa sebab ilmu kealaman disebut juga sebagai ilmu eksakta? Jelaskan jawaban Anda dengan memberikan beberapa contoh! Jawab : Ilmu – ilmu kealaman Ilmu – ilmu sosial  Eksak  Keakuratannya tinggi  Apa adanya  Perkembangannya pesat  Menghasilkan teknologi  Non Eksak  Keakuratannya rendah  Tidak apa adanya  Jalan ditempat  Memanfaatkan teknologis Ilmu kealaman disebut juga ilmu eksakta karena ilmu kealaman bersifat pasti : Contoh :  Benda yang dilemparkan ke atas akan jatuh lagi ke bawah karena pengaruh gravitasi bumi.  Pada cuaca yang dingin, orang akan cenderung sering buang air kecil.