Fariha Azzahra (12010117410032)
Helmi Sakdiyah (12010117410007)
Hengky Fathur Rizki (12010117410006)
Hermawan Guntoro (12010117410005)
SUPPLY
CHAIN
MANAGEMENT
(MANAJEMEN RANTAI PASOKAN)
PENDAHULUANPENDAHULUAN
• Untuk menyediakan produk yang murah,
berkualitas dan cepat, tidak cukup hanya dengan
melakukan perbaikan di lingkungan internal
perusahaan saja.
• Dibutuhkan peran serta supplier, perusahaan
transportasi dan jaringan distributor.
• Kesadaran akan adanya produk yang murah, cepat
dan berkualitas inilah yang melahirkan konsep
baru yaitu Supply Chain Management (SCM)
SUPPLY CHAINSUPPLY CHAIN
• Supply Chain adalah jaringan perusahaan-
perusahaan yang secara bersama-sama bekerja
untuk menciptakan dan menghantarkan suatu
produk ke tangan pemakai akhir.
• Perusahaan - perusahaan tersebut termasuk
supplier, pabrik, distributor, toko atau ritel,
serta perusahaan pendukung seperti jasa
logistik.
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Manajemen kegiatan yang terkait pengadaan material
dan jasa, mengubah barang setengah jadi dan produk
akhir serta mengantarkannya melalui sistem distribusi
(Jay Heizer & Barry Render)
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
SUPPLY CHAINSUPPLY CHAIN MANAGEMENTMANAGEMENT
Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam
supply chain yaitu aliran material, informasi dan
keuangan.
SUPPLY CHAINSUPPLY CHAIN MANAGEMENTMANAGEMENT
TUJUANTUJUAN SUPPLY CHAINSUPPLY CHAIN
• Memaksimalkan keseluruhan nilai
Supply Chain Surplus
= Customer Value – Supply Chain Cost
PERTIMBANGAN MEMILIH
RANTAI PASOKAN
1. Keputusan Beli / Buat
Pilihan untuk memproduksi barang atau jasa secara
internal atau membelinya dari luar.
2. Pengalihdayaan
Mengalihkan kegiatan perusahaan yang dilakukan
secara internal ke pemasok eksternal.
STRATEGI 6 SUMBER RANTAI PASOKAN
BANYAK PEMASOK
Dengan strategi banyak pemasok, pemasok menanggapi
permintaan dan spesifikasi permintaan penawaran,
dengan pesanan yang umumnya akan jatuh ke pihak
yang memberikan penawaran rendah.
SEDIKIT PEMASOK
• Strategi yang memiliki sedikit pemasok
mengimplikasikan bahwa daripada mencari atribut
jangka pendek, seperti biaya rendah, pembeli lebih
ingin menjalin hubungan jangka panjang dengan
pemasok yang setia.
• Stategi ini juga mendorong pemasok – pemasok
tersebut untuk memberikan inovasi desain dan
keahlian teknologi.
INTEGRASI VERTIKAL
Integrasi vertikal mengembangkan kemampuan untk
memproduksi barang atau jasa yang sebelumnya dibeli
atau membeli perusahaan pemasok atau distributor.
Integrasi vertikal dapat mengambil bentuk integrasi
maju atau mundur.
VENTURA BERSAMA
perusahaan dapat memilih beberapa bentuk kolaborasi
formal. Perusahaan dapat ikut serta dalam kloaborasi
untuk memingkatkan kecakapan produk baru atau
keahlian tegnologi mereka. Tujuanya untuk
mengamankan pasokan atau mengurangi biaya.
JARINGAN KEIRETSU
Perusahaan yang mengandalkan beragam hubungan
pemasok untuk menyediakan jasa atas permintaan yang
diinginkan. Juga dikenal sebagai korporasi berongga
atau perusahaan jaringan.
MEMBANGUN BASIS PERSEDIAN
Langkah – Langkah Memilih Pemasok
ETIKA MANAJEMEN RANTAI PASOKAN
MANAJEMEN LOGISTIK
Kegiatan pembelian dengan berbagai kegiatan
pengiriman, pergudangaan dan persediaan untuk
membentuk sistem logistik yang bertujuan memperoleh
efisiensi operasi melalui integrasi seluruh kegiatan
akuisisi bahan baku pemindahan dan penyimpanan.
MANAJEMEN LOGISTIK
A. Sistem Pengiriman
- Truk
- Kereta Api
- Udara
- Air
- Pipa
B. Logistik Pihak Ketiga
Pengalihdayaan logistik pada pihak ketiga
MANAJEMEN DISTRIBUSI
Manajemen rantai pasokan yang memfokuskan
pada arus keluar dari produk akhir dengan
menawarkan 3 kriteria :
1. Respon cepat
2. Pilihan produk
3. Layanan
KESIMPULANKESIMPULAN
• Supply Chain Management adalah integrasi aktivitas kerja
sama antar perusahaan dalam pengadaan bahan dan
pelayanan, pengubahan menjadi barang setengah jadi dan
produk akhir, serta pengiriman ke pelanggan.
• Pelaku bisnis lebih mudah menciptakan produk – produk yang
ekonomis, berkualitas dan cepat.
• Proses pengolahan produk dari perencanaan, pemproduksi
sampai pendistribusian menjadi terstruktur dan terkoordinir
dengan baik.
• SCM dapat memaksimalkan keunggulan kompetitif dan
manfaat dari rantai pasokan bagi konsumen akhir.

Supply Chain Management PPT

  • 1.
    Fariha Azzahra (12010117410032) HelmiSakdiyah (12010117410007) Hengky Fathur Rizki (12010117410006) Hermawan Guntoro (12010117410005) SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (MANAJEMEN RANTAI PASOKAN)
  • 2.
    PENDAHULUANPENDAHULUAN • Untuk menyediakanproduk yang murah, berkualitas dan cepat, tidak cukup hanya dengan melakukan perbaikan di lingkungan internal perusahaan saja. • Dibutuhkan peran serta supplier, perusahaan transportasi dan jaringan distributor. • Kesadaran akan adanya produk yang murah, cepat dan berkualitas inilah yang melahirkan konsep baru yaitu Supply Chain Management (SCM)
  • 3.
    SUPPLY CHAINSUPPLY CHAIN •Supply Chain adalah jaringan perusahaan- perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. • Perusahaan - perusahaan tersebut termasuk supplier, pabrik, distributor, toko atau ritel, serta perusahaan pendukung seperti jasa logistik.
  • 4.
    SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Manajemenkegiatan yang terkait pengadaan material dan jasa, mengubah barang setengah jadi dan produk akhir serta mengantarkannya melalui sistem distribusi (Jay Heizer & Barry Render)
  • 5.
  • 6.
    SUPPLY CHAINSUPPLY CHAINMANAGEMENTMANAGEMENT Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam supply chain yaitu aliran material, informasi dan keuangan.
  • 7.
    SUPPLY CHAINSUPPLY CHAINMANAGEMENTMANAGEMENT
  • 8.
    TUJUANTUJUAN SUPPLY CHAINSUPPLYCHAIN • Memaksimalkan keseluruhan nilai Supply Chain Surplus = Customer Value – Supply Chain Cost
  • 9.
    PERTIMBANGAN MEMILIH RANTAI PASOKAN 1.Keputusan Beli / Buat Pilihan untuk memproduksi barang atau jasa secara internal atau membelinya dari luar. 2. Pengalihdayaan Mengalihkan kegiatan perusahaan yang dilakukan secara internal ke pemasok eksternal.
  • 10.
    STRATEGI 6 SUMBERRANTAI PASOKAN
  • 11.
    BANYAK PEMASOK Dengan strategibanyak pemasok, pemasok menanggapi permintaan dan spesifikasi permintaan penawaran, dengan pesanan yang umumnya akan jatuh ke pihak yang memberikan penawaran rendah.
  • 12.
    SEDIKIT PEMASOK • Strategiyang memiliki sedikit pemasok mengimplikasikan bahwa daripada mencari atribut jangka pendek, seperti biaya rendah, pembeli lebih ingin menjalin hubungan jangka panjang dengan pemasok yang setia. • Stategi ini juga mendorong pemasok – pemasok tersebut untuk memberikan inovasi desain dan keahlian teknologi.
  • 13.
    INTEGRASI VERTIKAL Integrasi vertikalmengembangkan kemampuan untk memproduksi barang atau jasa yang sebelumnya dibeli atau membeli perusahaan pemasok atau distributor. Integrasi vertikal dapat mengambil bentuk integrasi maju atau mundur.
  • 14.
    VENTURA BERSAMA perusahaan dapatmemilih beberapa bentuk kolaborasi formal. Perusahaan dapat ikut serta dalam kloaborasi untuk memingkatkan kecakapan produk baru atau keahlian tegnologi mereka. Tujuanya untuk mengamankan pasokan atau mengurangi biaya.
  • 15.
    JARINGAN KEIRETSU Perusahaan yangmengandalkan beragam hubungan pemasok untuk menyediakan jasa atas permintaan yang diinginkan. Juga dikenal sebagai korporasi berongga atau perusahaan jaringan.
  • 16.
    MEMBANGUN BASIS PERSEDIAN Langkah– Langkah Memilih Pemasok
  • 17.
  • 18.
    MANAJEMEN LOGISTIK Kegiatan pembeliandengan berbagai kegiatan pengiriman, pergudangaan dan persediaan untuk membentuk sistem logistik yang bertujuan memperoleh efisiensi operasi melalui integrasi seluruh kegiatan akuisisi bahan baku pemindahan dan penyimpanan.
  • 19.
    MANAJEMEN LOGISTIK A. SistemPengiriman - Truk - Kereta Api - Udara - Air - Pipa B. Logistik Pihak Ketiga Pengalihdayaan logistik pada pihak ketiga
  • 20.
    MANAJEMEN DISTRIBUSI Manajemen rantaipasokan yang memfokuskan pada arus keluar dari produk akhir dengan menawarkan 3 kriteria : 1. Respon cepat 2. Pilihan produk 3. Layanan
  • 21.
    KESIMPULANKESIMPULAN • Supply ChainManagement adalah integrasi aktivitas kerja sama antar perusahaan dalam pengadaan bahan dan pelayanan, pengubahan menjadi barang setengah jadi dan produk akhir, serta pengiriman ke pelanggan. • Pelaku bisnis lebih mudah menciptakan produk – produk yang ekonomis, berkualitas dan cepat. • Proses pengolahan produk dari perencanaan, pemproduksi sampai pendistribusian menjadi terstruktur dan terkoordinir dengan baik. • SCM dapat memaksimalkan keunggulan kompetitif dan manfaat dari rantai pasokan bagi konsumen akhir.