• Model Atom Dalton (Setiap unsur terdiri atas partikel yang
sudah tak terbagi)
• Model atom Thompson (Atom terdiri dari materi
bermuatan positif dan elektron-elektron yang tersebar
didalamnya bagaikan kismis dalam roti kismis)
• Model atom Rutherford (Atom terdiri dari inti yang pejal
dan bermuatan positif serta elektron-elektron yang
beredar mengitarinya pada lintasan yang jauh, sehingga
sebagian besar dari atom adalah ruang hampa)
• Model atom Neils Bohr (Elektron beredar mengelilingi inti
pada lintasan-lintasan tertentu bagaikan planet yang
mengitari matahari. Lintasan itu disebut juga kulit atom)
• Teori atom Kuantum (Elektron beredar mengelilingi inti
pada lintasan-lintasan tertentu namun posisi elektron tidak
dapat ditentukan)
SUSUNAN ATOM
Isotop
Atom-atom dari unsur yang sama dapat mempunyai massa yang
berbeda. Fenomena ini disebut isotop. Isotop terjadi karena perbedaan
jumlah neutron dalam inti atom.
Isobar
Atom dari unsur berbeda (nomor atom beda), tetapi mempunyai
nomor massa yang sama, disebut isobar.
Isoton
Atom dari unsur berbeda (nomor atom beda), tetapi jumlah
neutron sama disebut isoton.
Susunan ion
Atom dapat kehilangan elektron atau mendapat elektron
tambahan. Atom yang kehilangan elektron akan menjadi ion positif,
sedangkan atom yang mendapat elektron tambahan akan menjadi ion
negatif.
MASSA ATOM DAN MASSA ATOM RELATIF
Massa rata-rata 1 atom unsur X=Ar unsur X × 1sma
Dengan kata lain, massa atom Relatif suatu unsur merupakan
massa rata-rata dari 1 atom unsur itu dalam satuan sma.
KONFIGURASI ELEKTRON
• Menulis konfigurasi electron
Persebaran elektron dalam kulit-kulit atom disebut
konfigurasi elektron. Jumlah maksimum elektron pada setiap
kulit atom memenuhi rumus 2n2 (n=nomor kulit)
• Elektron Valensi
Elektron valensi adalah elektron yang dapat
digunakan untuk membentuk ikatan kimia. Untuk unsur-
unsur golongan utama, elektron valensinya adalah elektron
yang terdapat pada kulit terluar
Unsur Transisi dan Transisi Dalam
Unsur Transisi
Unsur-unsur yang terletak pada golongan-golongan B,
yaitu golongan IIIB hingga IIB (golongan 3 sampai 12) disebut
unsure transisi atau peralihan.
Unsur Transisi Dalam
Dua baris unsure yang ditempatkan di bagian bawah
Tabel Periodik disebut unsure transisi dalam, yaitu terdiri dari:
• Lantanida, yang beranggotakan nomor atom 57-70 (14
unsur). Ke-14 unsur ini mempunyai sifat yang mirip dengan
Lantanium (La), sehingga dissebut Lantanoida atau
Lantanida)
• Aktinida, yang beranggotakan nomor atom 89-102 (14
unsur). Ke -14 unsur ini sangat mirip dengan actinium,
sehingga disebut aktinoida atau aktinida.
Pengelompokan atas Logam dan Nonlogam
Pengelompokkan unsure yang pertama dilakukan oleh Lavoisier yang mengelompokkan
unsur ke dalam logam dan non logam. Pada waktu itu baru sekitar 20 jenis unsure yang
sudah dikenal, jadi pengelompokan atas logam dan nonlogam masih sangat sederhana.
Triade Dobereiner
Mengemukakan bahwa massa atom relative stronsium sangat dekat dengan massa rata-
rata dari dua unsure lain yang mirip dengan stronsium, yaitu kalsium dan barium.
Dobereiner juga menemukan beberapa kelompok unsure lain mempunyai gejala seperti
itu. Oleh karena itu, Dobereiner mengambil kesimpulan bahwa unsure-unsur dapat
dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsure yang disebutnya triade.
Hukum Oktaf Newlands
A R. Newlands mengumumkan penemuannyayang disebut dengan hokum oktaf.
Newlands menyusun unsure berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Ternyata
unsure yang berselisih 1 oktaf (unsure ke-1 dan ke-8, unsure ke-2 dan ke-9, dan
seterusnya) menunjukan kemiripan sifat. Hukum ini hanya berlaku untuk un sur-unsur
ringan, kira-kira sampai dengan kalsium (Ar=40)
PERKEMBANGAN DASAR
PENGELOMPOKAN UNSUR
Sistem Periodik Mandeleev
Menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur
merupakan fungsi periodic dari massa atomrelatifnya.
Artinya, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan
massa atom relatifnya maka sifat tertentu akan berulang
secara periodic. Mendeleev menempatkan unsure-unsur
yang yang mempunyai kemiripan sifat dalam satu jalur
vertical, yang disebut golongan. Lajur-lajur horizontal,
yaitu lajur tempat unsure-unsur disusun berdasarkan
kenaikan massa atom relatifnya, sisebut periode.
Sistem Periodik Modern dari Henry G. Moseley
Pada awal abad 20, setelah penemuan nomor
atom, Henry Moseley menunjukkan bahwa urut-urutan
unsure dalam sistem periodic Mandeleev sesuai dengan
kenaikan nomor atommnya
SIFAT-SIFAT PERIODIK
UNSUR
Jari-jari Atom adalah jarak dari inti
hingga kulit electron terluar
Jari-jari Ion
Ion (tunggal) dapat terbentuk dari
atom netralnya karena pelepasan atau
penyerapan electron. Ion positif
mempunyai jari-jari atom yang lebih kecil,
sedangkan ion negative mempunyai jari-
jari yang lebih besar
Ada dua aturan bagi atom-atom dalam
berkaitan agar susunan elektronnya menjadi
seperti gas mulia sebagai berikut :
• Aturan oktet, yang berarti jumlah elektron
terluarnya 8.
• Aturan duplet, yang berarti jumlah elektron
terluarnya 2.
Unsur-unsur logam memiliki kecenderungan
melepaskan elektron untuk membentuk
konfigurasi seperti gas mulia, sebaliknya unsur-
unsur non logam memiliki kecendrungan untuk
menerima elektron. Dalam usaha menstabilkan
diri inilah maka timbul ikatan antar atom.
Ikatan ion kemungkinan besar dapat terjadi
antara unsur yang mempunyai potensial ionisasi kecil
dengan unsur yang mempunyai afinitas elektron besar.
Unsur yang mempunyai potensial ionisasi kecil
merupakan unsur logam, sedangkan unsur yang
mempunyai potensial ionisasi besar merupakan unsur
non logam. Dengan demikian, ikatan ion terjadi antara
unsur logam dengan unsur non logam. Senyawa yang
terbentuk antara atom-atom yang terkait satu dengan
yang lainnya dengan ikatan ion dinamakan senyawa ion.
Sifat senyawa ion :
o Senyawa ion mempunyai sifat sebagai berikut :
o Keras dan rapuh
o Titik lebur dan titik didihnya tinggi
o Larut dalam air
o Larutannya dapat menghantarkan arus listrik.
IKATAN KOVALEN
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena penggunaan
bersama pasangan elektron oleh dua atom yang berkaitan. Ikatan kovalen
biasanya terjadi antara atom nonlogam dengan atom nonlogam.
• Ikatan kovalen tunggal
Ikatan kovalen tunggal terjadi pada senyawa seperti hidrogen (H2),
asam klorida (HCl), metana (CH4), air (H2O), dan lain-lain
• Ikatan Kovaen Rangkap Dua
Ikatan kovalen rangkap adalah ikatan kovalen yang mempunyai
ikatan tak jenuh karena ikatan antara atomnya lebih dari satu.
• Ikatan kovalen rangkap tiga
Contoh senyawa yang didalamnya mengandung ikatan kovalen
rangkap tiga adalah molekul Nitrogen (N2)
• Ikatan kovalen koordinasi
Ikatan kovalen terjadi apabila electron yang digunakan untuk
berkaitan masing-masing berasal dari kedua atom yang berikatan,
sedangkan ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang terjadi apabila
electron ikatan hanya berasal dari salah satu atom yang berkaitan.
Ppt struktur atom spu ikatan kimia
Ppt struktur atom spu ikatan kimia

Ppt struktur atom spu ikatan kimia

  • 3.
    • Model AtomDalton (Setiap unsur terdiri atas partikel yang sudah tak terbagi) • Model atom Thompson (Atom terdiri dari materi bermuatan positif dan elektron-elektron yang tersebar didalamnya bagaikan kismis dalam roti kismis) • Model atom Rutherford (Atom terdiri dari inti yang pejal dan bermuatan positif serta elektron-elektron yang beredar mengitarinya pada lintasan yang jauh, sehingga sebagian besar dari atom adalah ruang hampa) • Model atom Neils Bohr (Elektron beredar mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu bagaikan planet yang mengitari matahari. Lintasan itu disebut juga kulit atom) • Teori atom Kuantum (Elektron beredar mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu namun posisi elektron tidak dapat ditentukan)
  • 4.
  • 6.
    Isotop Atom-atom dari unsuryang sama dapat mempunyai massa yang berbeda. Fenomena ini disebut isotop. Isotop terjadi karena perbedaan jumlah neutron dalam inti atom. Isobar Atom dari unsur berbeda (nomor atom beda), tetapi mempunyai nomor massa yang sama, disebut isobar. Isoton Atom dari unsur berbeda (nomor atom beda), tetapi jumlah neutron sama disebut isoton. Susunan ion Atom dapat kehilangan elektron atau mendapat elektron tambahan. Atom yang kehilangan elektron akan menjadi ion positif, sedangkan atom yang mendapat elektron tambahan akan menjadi ion negatif.
  • 7.
    MASSA ATOM DANMASSA ATOM RELATIF Massa rata-rata 1 atom unsur X=Ar unsur X × 1sma Dengan kata lain, massa atom Relatif suatu unsur merupakan massa rata-rata dari 1 atom unsur itu dalam satuan sma. KONFIGURASI ELEKTRON • Menulis konfigurasi electron Persebaran elektron dalam kulit-kulit atom disebut konfigurasi elektron. Jumlah maksimum elektron pada setiap kulit atom memenuhi rumus 2n2 (n=nomor kulit) • Elektron Valensi Elektron valensi adalah elektron yang dapat digunakan untuk membentuk ikatan kimia. Untuk unsur- unsur golongan utama, elektron valensinya adalah elektron yang terdapat pada kulit terluar
  • 10.
    Unsur Transisi danTransisi Dalam Unsur Transisi Unsur-unsur yang terletak pada golongan-golongan B, yaitu golongan IIIB hingga IIB (golongan 3 sampai 12) disebut unsure transisi atau peralihan. Unsur Transisi Dalam Dua baris unsure yang ditempatkan di bagian bawah Tabel Periodik disebut unsure transisi dalam, yaitu terdiri dari: • Lantanida, yang beranggotakan nomor atom 57-70 (14 unsur). Ke-14 unsur ini mempunyai sifat yang mirip dengan Lantanium (La), sehingga dissebut Lantanoida atau Lantanida) • Aktinida, yang beranggotakan nomor atom 89-102 (14 unsur). Ke -14 unsur ini sangat mirip dengan actinium, sehingga disebut aktinoida atau aktinida.
  • 12.
    Pengelompokan atas Logamdan Nonlogam Pengelompokkan unsure yang pertama dilakukan oleh Lavoisier yang mengelompokkan unsur ke dalam logam dan non logam. Pada waktu itu baru sekitar 20 jenis unsure yang sudah dikenal, jadi pengelompokan atas logam dan nonlogam masih sangat sederhana. Triade Dobereiner Mengemukakan bahwa massa atom relative stronsium sangat dekat dengan massa rata- rata dari dua unsure lain yang mirip dengan stronsium, yaitu kalsium dan barium. Dobereiner juga menemukan beberapa kelompok unsure lain mempunyai gejala seperti itu. Oleh karena itu, Dobereiner mengambil kesimpulan bahwa unsure-unsur dapat dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsure yang disebutnya triade. Hukum Oktaf Newlands A R. Newlands mengumumkan penemuannyayang disebut dengan hokum oktaf. Newlands menyusun unsure berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Ternyata unsure yang berselisih 1 oktaf (unsure ke-1 dan ke-8, unsure ke-2 dan ke-9, dan seterusnya) menunjukan kemiripan sifat. Hukum ini hanya berlaku untuk un sur-unsur ringan, kira-kira sampai dengan kalsium (Ar=40) PERKEMBANGAN DASAR PENGELOMPOKAN UNSUR
  • 13.
    Sistem Periodik Mandeleev Menyimpulkanbahwa sifat-sifat unsur merupakan fungsi periodic dari massa atomrelatifnya. Artinya, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya maka sifat tertentu akan berulang secara periodic. Mendeleev menempatkan unsure-unsur yang yang mempunyai kemiripan sifat dalam satu jalur vertical, yang disebut golongan. Lajur-lajur horizontal, yaitu lajur tempat unsure-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya, sisebut periode. Sistem Periodik Modern dari Henry G. Moseley Pada awal abad 20, setelah penemuan nomor atom, Henry Moseley menunjukkan bahwa urut-urutan unsure dalam sistem periodic Mandeleev sesuai dengan kenaikan nomor atommnya
  • 14.
    SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR Jari-jari Atomadalah jarak dari inti hingga kulit electron terluar Jari-jari Ion Ion (tunggal) dapat terbentuk dari atom netralnya karena pelepasan atau penyerapan electron. Ion positif mempunyai jari-jari atom yang lebih kecil, sedangkan ion negative mempunyai jari- jari yang lebih besar
  • 20.
    Ada dua aturanbagi atom-atom dalam berkaitan agar susunan elektronnya menjadi seperti gas mulia sebagai berikut : • Aturan oktet, yang berarti jumlah elektron terluarnya 8. • Aturan duplet, yang berarti jumlah elektron terluarnya 2. Unsur-unsur logam memiliki kecenderungan melepaskan elektron untuk membentuk konfigurasi seperti gas mulia, sebaliknya unsur- unsur non logam memiliki kecendrungan untuk menerima elektron. Dalam usaha menstabilkan diri inilah maka timbul ikatan antar atom.
  • 22.
    Ikatan ion kemungkinanbesar dapat terjadi antara unsur yang mempunyai potensial ionisasi kecil dengan unsur yang mempunyai afinitas elektron besar. Unsur yang mempunyai potensial ionisasi kecil merupakan unsur logam, sedangkan unsur yang mempunyai potensial ionisasi besar merupakan unsur non logam. Dengan demikian, ikatan ion terjadi antara unsur logam dengan unsur non logam. Senyawa yang terbentuk antara atom-atom yang terkait satu dengan yang lainnya dengan ikatan ion dinamakan senyawa ion. Sifat senyawa ion : o Senyawa ion mempunyai sifat sebagai berikut : o Keras dan rapuh o Titik lebur dan titik didihnya tinggi o Larut dalam air o Larutannya dapat menghantarkan arus listrik.
  • 23.
    IKATAN KOVALEN Ikatan kovalenadalah ikatan yang terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron oleh dua atom yang berkaitan. Ikatan kovalen biasanya terjadi antara atom nonlogam dengan atom nonlogam. • Ikatan kovalen tunggal Ikatan kovalen tunggal terjadi pada senyawa seperti hidrogen (H2), asam klorida (HCl), metana (CH4), air (H2O), dan lain-lain • Ikatan Kovaen Rangkap Dua Ikatan kovalen rangkap adalah ikatan kovalen yang mempunyai ikatan tak jenuh karena ikatan antara atomnya lebih dari satu. • Ikatan kovalen rangkap tiga Contoh senyawa yang didalamnya mengandung ikatan kovalen rangkap tiga adalah molekul Nitrogen (N2) • Ikatan kovalen koordinasi Ikatan kovalen terjadi apabila electron yang digunakan untuk berkaitan masing-masing berasal dari kedua atom yang berikatan, sedangkan ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang terjadi apabila electron ikatan hanya berasal dari salah satu atom yang berkaitan.