SlideShare a Scribd company logo
1 of 21
Download to read offline
SISTEM PERIODIK UNSUR
SISTEM PERIODIK
MENDELEEV/PENDEK
A. Hukum Oktaf Newlands
• Dikemukakan oleh John Newlands (Inggris).
• Unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan
massa atom relatifnya (Ar).
• Unsur ke-8 memiliki sifat kimia mirip dengan unsur
pertama; unsur ke-9 memiliki sifat yang mirip
dengan unsur ke-2 dst.
• Sifat-sifat unsur yang ditemukan berkala atau
periodik setelah 8 unsur disebut Hukum Oktaf.
LANJUTAN
Hukum Oktaf
H Li Be B C N o
F Na Mg Al Si P S
Cl K Ca Cr Ti Mn Fe
Berdasarkan Daftar Oktaf Newlands di atas;
unsur H, F dan Cl mempunyai kemiripan sifat.
LANJUTAN
B. Sistem Periodik Mendeleev
• Dua ahli kimia, Lothar Meyer (Jerman) dan
Dmitri Ivanovich Mendeleev (Rusia)
berdasarkan pada prinsip dari Newlands,
melakukan penggolongan unsur.
• Lothar Meyer lebih mengutamakan sifat-sifat
kimia unsur sedangkan Mendeleev lebih
mengutamakan kenaikan massa atom.
Lanjutan
• Menurut Mendeleev : sifat-sifat unsur adalah
fungsi periodik dari massa atom relatifnya. Artinya :
jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa
atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang
secara periodik.
• Unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat serupa
ditempatkan pada satu lajur tegak, disebut
Golongan.
• Sedangkan lajur horizontal, untuk unsur-unsur
berdasarkan pada kenaikan massa atom relatifnya
dan disebut Periode.
Keunggulan Sistem Periodik Mendeleev
• Sistem Periodik Mendeleev menyediakan beberapa
tempat kosong untuk unsur- unsur yang belum
ditemukan. Sifat unsur-unsur tersebut dapat
diramalkan berdasarkan kemiripan sifat unsur-
unsur dalam golongan yang sama.
• Sistem Periodik Mendeleev meramalkan sifat-sifat
unsur yang belum diketahui. Pada perkembangan
selanjutnya, beberapa unsur yang ditemukan
ternyata cocok dengan prediksi Mendeleev.
• Sistem Periodik Mendeleev menyediakan satu
kolom yang kosong pada group VIII. Kolom ini yang
pada perkembangannya berisi unsur-unsur gas
mulia
Kelemahan Sistem Periodik Mendeleev
• Adanya unsur-unsur yang tidak mempunyai
kesamaan sifat dimasukkan dalam satu golongan,
misalnya Cu dan Ag ditempatkan dengan unsur Li,
Na, K, Rb dan Cs.
• Adanya penempatan unsur-unsur yang tidak sesuai
dengan kenaikan massa atom. Sebagai contoh,
unsur Iodin (I-127) mempunyai massa atom yang
lebih keci dibandingkan unsur Telurium (Te-128).
Namun dari sifatnya, Mendeleev terpaksa harus
mendahulukan unsur Telurium dulu baru unsur
Iodin.
Sistem Periodik Modern (Sistem
Periodik Panjang)
• Dikemukakan oleh Henry G Moseley, yang
berpendapat bahwa sifat-sifat unsur merupakan
fungsi periodik dari nomor atomnya.
• Artinya : sifat dasar suatu unsur ditentukan oleh
nomor atomnya bukan oleh massa atom relatifnya
(Ar).
A. PERIODE DAN GOLONGAN DALAM
SPU MODERN
1. Periode
 Adalah lajur-lajur horizontal pada tabel periodik.
 SPU Modern terdiri atas 7 periode. Tiap-tiap
periode menyatakan jumlah/banyaknya kulit
atom unsur-unsur yang menempati periode-
periode tersebut.
 Jadi: Nomor Periode = Jumlah Kulit Atom
Jumlah unsur pada setiap periode :
Periode Jumlah Unsur Nomor Atom ( Z )
1 2 1 – 2
2 8 3 – 10
3 8 11 – 18
4 18 19 – 36
5 18 37 – 54
6 32 55 – 86
7 32 87 – 118
Lanjutan
• Periode 1, 2 dan 3 disebut periode pendek karena
berisi relatif sedikit unsur
• Periode 4 dan seterusnya disebut periode panjang
• Periode 7 disebut periode belum lengkap karena belum
sampai ke golongan VIII A.
• Untuk mengetahui nomor periode suatu unsur
berdasarkan nomor atomnya, Anda hanya perlu
mengetahui nomor atom unsur yang memulai setiap
periode
Unsur-unsur yang memiliki 1 kulit (kulit K saja) terletak
pada periode 1 (baris 1), unsur-unsur yang memiliki 2
kulit (kulit K dan L) terletak pada periode ke-2 dst.
Lanjutan
2. Golongan
• Sistem periodik terdiri atas 18 kolom vertikal yang
disebut golongan
• Unsur-unsur yang mempunyai elektron valensi
sama ditempatkan pada golongan yang sama.
• Untuk unsur-unsur golongan A sesuai dengan
letaknya dalam sistem periodik :
Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi
Unsur-unsur golongan A mempunyai nama lain yaitu :
Golongan Nama
Khusus
Unsur-unsur Golongan
IA 1 Alkali Li, Na, K, Rb, Cs, dan Fr
IIA 2 Alkali Tanah Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra
IIIA 13 Boron B, Al, Ga, In, dan Tl
IVA 14 Karbon C, Si, Ge, Sn, dan Pb
VA 15 Nitrogen N, P, As, Sb, dan Bi
VIA 16 Oksigen O, S, Se, Te, dan Po
VIIA 17 Halogen F, Cl, Br, I, dan At
VIIIA 18 Gas Mulia He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn
Lanjutan
3. Golongan Lantanida dan Aktinida
• Deret lantanida sebenarnya terdapat pada periode
ke-6 dan golongan IIIB, antara nomor 56 sampai 71
• Deret Aktinida sebenarnya terdapat pada periode
ke-7 dan golongan IIIB, antara nomor 89 sampai 103
Sifat Periodik Unsur
• Sifat periodik adalah sifat yang berubah secara
beraturan sesuai dengan kenaikan nomor Atom,
yaitu dari kiri kekanan dalam satu periode atau dari
kiri kekanan dalam satu golongan.
1. Jari-jari Atom

Lanjutan
• Semakin besar nomor atom unsur-unsur segolongan,
semakin banyak pula jumlah kulit elektronnya,
sehingga semakin besar pula jari-jari atomnya.
Jadi : dalam satu golongan (dari atas ke bawah),
jari-jari atomnya semakin besar.
• Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), nomor
atomnya bertambah yang berarti semakin
bertambahnya muatan inti, sedangkan jumlah kulit
elektronnya tetap sehingga menyebabkan semakin
kecilnya jari-jari atom.
Jadi : dalam satu periode (dari kiri ke kanan), jari-
jari atomnya semakin kecil.
Lanjutan
2. Afinitas Elektron
 Afinitas elektron ialah energi yang
dibebaskan atau yang diserap apabila suatu
atom menerima elektron.
Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari
semakin kecil dan gaya tarik inti terhadap elektron
semakin besar, maka afinitas elektron semakin
besar.
Pada satu golongan dari atas ke bawah, jari-jari
atom makin besar, sehingga gaya tarik inti terhadap
elektron makin kecil, maka afinitas elektron
semakin kecil.
Lanjutan
3. Energi Ionisasi
Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron
dari suatu atom di namakan energi ionisasi
Unsur-unsur yang segolongan : energi ionisasi
makin ke bawah makin kecil karena gaya tarik inti
makin lemah
Unsur-unsur yan seperiode : energi ionisai pada
umumnya makin ke kanan makin besar, karena
makin ke kanan gaya tarik inti makin kuat.
Lanjutan
4. Keelektronegatifan
 Kelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom
untuk menarik elektron dari atom lain
 Faktor yang mempengaruhi keelektronegatifan
adalah gaya tarik dari inti terhadap elektron dan
jari-jari atom.
Unsur-unsur yang segolongan : keelektronegatifan
makin ke bawah makin kecil, karena gaya taik-
menarik inti makin lemah
Unsur-unsur yang seperiode : keelektronegatifan
makin kekanan makin besar
Kesimpulan
• Dalam satu golongan dari atas ke bawah
1.Afinitas elektron semakin kecil
2.Jari-jari atom semakin besar
3.Energi ionisasi semakin kecil
4.Elektronegativitas semakin kecil
• Dalam satu perioda dari kiri ke kanan
1.Jari-jari atom semakin kecil
2. Afinitas elektron semakin besar
3. Energi ionisasi semakin besar
4. Elektronegativitas semakin besar

More Related Content

Similar to Sistem Periodik Unsur

Atom unsur
Atom unsurAtom unsur
Atom unsurgradyg
 
Bab3 sistem periodik unsur
Bab3 sistem periodik unsur Bab3 sistem periodik unsur
Bab3 sistem periodik unsur Taofik Dinata
 
Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^
Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^
Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^Syifa Dhila
 
Materi tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik docMateri tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik docMIMI HERMAN
 
Materi tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik docMateri tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik docMIMI HERMAN
 
Materi bab3sem10809
Materi bab3sem10809Materi bab3sem10809
Materi bab3sem10809khaikhui
 
Perkembangan sistem periodik unsur
Perkembangan sistem periodik unsurPerkembangan sistem periodik unsur
Perkembangan sistem periodik unsurEka Silalahi
 
Sistem Periodik Unsur : BIlangan Kuantum
Sistem Periodik Unsur : BIlangan KuantumSistem Periodik Unsur : BIlangan Kuantum
Sistem Periodik Unsur : BIlangan KuantumNovianti Astri
 
Chemistry Presentation (group 1)
Chemistry Presentation (group 1)Chemistry Presentation (group 1)
Chemistry Presentation (group 1)username154
 
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptxSISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptxKakaChems
 
Minggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptx
Minggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptxMinggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptx
Minggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptxMuthiaNurFadhilah
 
1. sistem periodik & struktur atom
1. sistem periodik & struktur atom1. sistem periodik & struktur atom
1. sistem periodik & struktur atomIsnandaNuriskasari1
 
ppt perkembangan spu revisi.pptx
ppt perkembangan spu revisi.pptxppt perkembangan spu revisi.pptx
ppt perkembangan spu revisi.pptxIkeNurkhomah
 
Sistem periodik unsur
Sistem periodik unsurSistem periodik unsur
Sistem periodik unsurzulham zulham
 

Similar to Sistem Periodik Unsur (20)

Sistem Periodik Unsur
Sistem Periodik UnsurSistem Periodik Unsur
Sistem Periodik Unsur
 
Atom unsur
Atom unsurAtom unsur
Atom unsur
 
Resume spu
Resume spuResume spu
Resume spu
 
Tokoh-Tokoh dalam SPU
Tokoh-Tokoh dalam SPUTokoh-Tokoh dalam SPU
Tokoh-Tokoh dalam SPU
 
Bab3 sistem periodik unsur
Bab3 sistem periodik unsur Bab3 sistem periodik unsur
Bab3 sistem periodik unsur
 
Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^
Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^
Sistem Periodik Unsur(X SCI A/Smandabdl) by syifadhila^^
 
P.point pembelajaran elektronik siti
P.point pembelajaran elektronik sitiP.point pembelajaran elektronik siti
P.point pembelajaran elektronik siti
 
Materi tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik docMateri tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik doc
 
Sistem periodik indah
Sistem periodik  indahSistem periodik  indah
Sistem periodik indah
 
Materi tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik docMateri tabel sistem periodik doc
Materi tabel sistem periodik doc
 
Materi bab3sem10809
Materi bab3sem10809Materi bab3sem10809
Materi bab3sem10809
 
Perkembangan sistem periodik unsur
Perkembangan sistem periodik unsurPerkembangan sistem periodik unsur
Perkembangan sistem periodik unsur
 
Sistem Periodik Unsur : BIlangan Kuantum
Sistem Periodik Unsur : BIlangan KuantumSistem Periodik Unsur : BIlangan Kuantum
Sistem Periodik Unsur : BIlangan Kuantum
 
Chemistry Presentation (group 1)
Chemistry Presentation (group 1)Chemistry Presentation (group 1)
Chemistry Presentation (group 1)
 
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptxSISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
 
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptxSISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
SISTEM_PERIODIK_UNSUR.pptx
 
Minggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptx
Minggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptxMinggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptx
Minggu 2_Materi Tabel Periodik Unsur.pptx
 
1. sistem periodik & struktur atom
1. sistem periodik & struktur atom1. sistem periodik & struktur atom
1. sistem periodik & struktur atom
 
ppt perkembangan spu revisi.pptx
ppt perkembangan spu revisi.pptxppt perkembangan spu revisi.pptx
ppt perkembangan spu revisi.pptx
 
Sistem periodik unsur
Sistem periodik unsurSistem periodik unsur
Sistem periodik unsur
 

More from NovInda1

subject pronounce introduction lecture.ppt
subject pronounce introduction lecture.pptsubject pronounce introduction lecture.ppt
subject pronounce introduction lecture.pptNovInda1
 
Clauses_Phrases lecture definition, example etc.ppt
Clauses_Phrases lecture definition, example etc.pptClauses_Phrases lecture definition, example etc.ppt
Clauses_Phrases lecture definition, example etc.pptNovInda1
 
introduction.pdf
introduction.pdfintroduction.pdf
introduction.pdfNovInda1
 
4182196.ppt
4182196.ppt4182196.ppt
4182196.pptNovInda1
 
SISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.ppt
SISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.pptSISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.ppt
SISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.pptNovInda1
 
Introduction to mineralogy.ppt
Introduction to mineralogy.pptIntroduction to mineralogy.ppt
Introduction to mineralogy.pptNovInda1
 
Ch24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdf
Ch24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdfCh24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdf
Ch24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdfNovInda1
 
Acid Base Inorganic Chemistry.pptx
Acid Base Inorganic Chemistry.pptxAcid Base Inorganic Chemistry.pptx
Acid Base Inorganic Chemistry.pptxNovInda1
 
Struktur Atom-OK.ppt
Struktur Atom-OK.pptStruktur Atom-OK.ppt
Struktur Atom-OK.pptNovInda1
 
Presentation2.pptx
Presentation2.pptxPresentation2.pptx
Presentation2.pptxNovInda1
 
kinetika kimia.pptx
kinetika kimia.pptxkinetika kimia.pptx
kinetika kimia.pptxNovInda1
 

More from NovInda1 (11)

subject pronounce introduction lecture.ppt
subject pronounce introduction lecture.pptsubject pronounce introduction lecture.ppt
subject pronounce introduction lecture.ppt
 
Clauses_Phrases lecture definition, example etc.ppt
Clauses_Phrases lecture definition, example etc.pptClauses_Phrases lecture definition, example etc.ppt
Clauses_Phrases lecture definition, example etc.ppt
 
introduction.pdf
introduction.pdfintroduction.pdf
introduction.pdf
 
4182196.ppt
4182196.ppt4182196.ppt
4182196.ppt
 
SISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.ppt
SISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.pptSISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.ppt
SISTEM-PERIODIK-UNSUR-ppt.ppt
 
Introduction to mineralogy.ppt
Introduction to mineralogy.pptIntroduction to mineralogy.ppt
Introduction to mineralogy.ppt
 
Ch24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdf
Ch24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdfCh24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdf
Ch24_Sample_Exercise coordination chemistry.pdf
 
Acid Base Inorganic Chemistry.pptx
Acid Base Inorganic Chemistry.pptxAcid Base Inorganic Chemistry.pptx
Acid Base Inorganic Chemistry.pptx
 
Struktur Atom-OK.ppt
Struktur Atom-OK.pptStruktur Atom-OK.ppt
Struktur Atom-OK.ppt
 
Presentation2.pptx
Presentation2.pptxPresentation2.pptx
Presentation2.pptx
 
kinetika kimia.pptx
kinetika kimia.pptxkinetika kimia.pptx
kinetika kimia.pptx
 

Sistem Periodik Unsur

  • 2. SISTEM PERIODIK MENDELEEV/PENDEK A. Hukum Oktaf Newlands • Dikemukakan oleh John Newlands (Inggris). • Unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya (Ar). • Unsur ke-8 memiliki sifat kimia mirip dengan unsur pertama; unsur ke-9 memiliki sifat yang mirip dengan unsur ke-2 dst. • Sifat-sifat unsur yang ditemukan berkala atau periodik setelah 8 unsur disebut Hukum Oktaf.
  • 3. LANJUTAN Hukum Oktaf H Li Be B C N o F Na Mg Al Si P S Cl K Ca Cr Ti Mn Fe Berdasarkan Daftar Oktaf Newlands di atas; unsur H, F dan Cl mempunyai kemiripan sifat.
  • 4. LANJUTAN B. Sistem Periodik Mendeleev • Dua ahli kimia, Lothar Meyer (Jerman) dan Dmitri Ivanovich Mendeleev (Rusia) berdasarkan pada prinsip dari Newlands, melakukan penggolongan unsur. • Lothar Meyer lebih mengutamakan sifat-sifat kimia unsur sedangkan Mendeleev lebih mengutamakan kenaikan massa atom.
  • 5. Lanjutan • Menurut Mendeleev : sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya. Artinya : jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara periodik. • Unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat serupa ditempatkan pada satu lajur tegak, disebut Golongan. • Sedangkan lajur horizontal, untuk unsur-unsur berdasarkan pada kenaikan massa atom relatifnya dan disebut Periode.
  • 6.
  • 7. Keunggulan Sistem Periodik Mendeleev • Sistem Periodik Mendeleev menyediakan beberapa tempat kosong untuk unsur- unsur yang belum ditemukan. Sifat unsur-unsur tersebut dapat diramalkan berdasarkan kemiripan sifat unsur- unsur dalam golongan yang sama. • Sistem Periodik Mendeleev meramalkan sifat-sifat unsur yang belum diketahui. Pada perkembangan selanjutnya, beberapa unsur yang ditemukan ternyata cocok dengan prediksi Mendeleev. • Sistem Periodik Mendeleev menyediakan satu kolom yang kosong pada group VIII. Kolom ini yang pada perkembangannya berisi unsur-unsur gas mulia
  • 8. Kelemahan Sistem Periodik Mendeleev • Adanya unsur-unsur yang tidak mempunyai kesamaan sifat dimasukkan dalam satu golongan, misalnya Cu dan Ag ditempatkan dengan unsur Li, Na, K, Rb dan Cs. • Adanya penempatan unsur-unsur yang tidak sesuai dengan kenaikan massa atom. Sebagai contoh, unsur Iodin (I-127) mempunyai massa atom yang lebih keci dibandingkan unsur Telurium (Te-128). Namun dari sifatnya, Mendeleev terpaksa harus mendahulukan unsur Telurium dulu baru unsur Iodin.
  • 9. Sistem Periodik Modern (Sistem Periodik Panjang) • Dikemukakan oleh Henry G Moseley, yang berpendapat bahwa sifat-sifat unsur merupakan fungsi periodik dari nomor atomnya. • Artinya : sifat dasar suatu unsur ditentukan oleh nomor atomnya bukan oleh massa atom relatifnya (Ar).
  • 10. A. PERIODE DAN GOLONGAN DALAM SPU MODERN 1. Periode  Adalah lajur-lajur horizontal pada tabel periodik.  SPU Modern terdiri atas 7 periode. Tiap-tiap periode menyatakan jumlah/banyaknya kulit atom unsur-unsur yang menempati periode- periode tersebut.  Jadi: Nomor Periode = Jumlah Kulit Atom
  • 11. Jumlah unsur pada setiap periode : Periode Jumlah Unsur Nomor Atom ( Z ) 1 2 1 – 2 2 8 3 – 10 3 8 11 – 18 4 18 19 – 36 5 18 37 – 54 6 32 55 – 86 7 32 87 – 118
  • 12. Lanjutan • Periode 1, 2 dan 3 disebut periode pendek karena berisi relatif sedikit unsur • Periode 4 dan seterusnya disebut periode panjang • Periode 7 disebut periode belum lengkap karena belum sampai ke golongan VIII A. • Untuk mengetahui nomor periode suatu unsur berdasarkan nomor atomnya, Anda hanya perlu mengetahui nomor atom unsur yang memulai setiap periode Unsur-unsur yang memiliki 1 kulit (kulit K saja) terletak pada periode 1 (baris 1), unsur-unsur yang memiliki 2 kulit (kulit K dan L) terletak pada periode ke-2 dst.
  • 13. Lanjutan 2. Golongan • Sistem periodik terdiri atas 18 kolom vertikal yang disebut golongan • Unsur-unsur yang mempunyai elektron valensi sama ditempatkan pada golongan yang sama. • Untuk unsur-unsur golongan A sesuai dengan letaknya dalam sistem periodik : Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi
  • 14. Unsur-unsur golongan A mempunyai nama lain yaitu : Golongan Nama Khusus Unsur-unsur Golongan IA 1 Alkali Li, Na, K, Rb, Cs, dan Fr IIA 2 Alkali Tanah Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra IIIA 13 Boron B, Al, Ga, In, dan Tl IVA 14 Karbon C, Si, Ge, Sn, dan Pb VA 15 Nitrogen N, P, As, Sb, dan Bi VIA 16 Oksigen O, S, Se, Te, dan Po VIIA 17 Halogen F, Cl, Br, I, dan At VIIIA 18 Gas Mulia He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn
  • 15. Lanjutan 3. Golongan Lantanida dan Aktinida • Deret lantanida sebenarnya terdapat pada periode ke-6 dan golongan IIIB, antara nomor 56 sampai 71 • Deret Aktinida sebenarnya terdapat pada periode ke-7 dan golongan IIIB, antara nomor 89 sampai 103
  • 16. Sifat Periodik Unsur • Sifat periodik adalah sifat yang berubah secara beraturan sesuai dengan kenaikan nomor Atom, yaitu dari kiri kekanan dalam satu periode atau dari kiri kekanan dalam satu golongan. 1. Jari-jari Atom 
  • 17. Lanjutan • Semakin besar nomor atom unsur-unsur segolongan, semakin banyak pula jumlah kulit elektronnya, sehingga semakin besar pula jari-jari atomnya. Jadi : dalam satu golongan (dari atas ke bawah), jari-jari atomnya semakin besar. • Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), nomor atomnya bertambah yang berarti semakin bertambahnya muatan inti, sedangkan jumlah kulit elektronnya tetap sehingga menyebabkan semakin kecilnya jari-jari atom. Jadi : dalam satu periode (dari kiri ke kanan), jari- jari atomnya semakin kecil.
  • 18. Lanjutan 2. Afinitas Elektron  Afinitas elektron ialah energi yang dibebaskan atau yang diserap apabila suatu atom menerima elektron. Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari semakin kecil dan gaya tarik inti terhadap elektron semakin besar, maka afinitas elektron semakin besar. Pada satu golongan dari atas ke bawah, jari-jari atom makin besar, sehingga gaya tarik inti terhadap elektron makin kecil, maka afinitas elektron semakin kecil.
  • 19. Lanjutan 3. Energi Ionisasi Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari suatu atom di namakan energi ionisasi Unsur-unsur yang segolongan : energi ionisasi makin ke bawah makin kecil karena gaya tarik inti makin lemah Unsur-unsur yan seperiode : energi ionisai pada umumnya makin ke kanan makin besar, karena makin ke kanan gaya tarik inti makin kuat.
  • 20. Lanjutan 4. Keelektronegatifan  Kelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron dari atom lain  Faktor yang mempengaruhi keelektronegatifan adalah gaya tarik dari inti terhadap elektron dan jari-jari atom. Unsur-unsur yang segolongan : keelektronegatifan makin ke bawah makin kecil, karena gaya taik- menarik inti makin lemah Unsur-unsur yang seperiode : keelektronegatifan makin kekanan makin besar
  • 21. Kesimpulan • Dalam satu golongan dari atas ke bawah 1.Afinitas elektron semakin kecil 2.Jari-jari atom semakin besar 3.Energi ionisasi semakin kecil 4.Elektronegativitas semakin kecil • Dalam satu perioda dari kiri ke kanan 1.Jari-jari atom semakin kecil 2. Afinitas elektron semakin besar 3. Energi ionisasi semakin besar 4. Elektronegativitas semakin besar