Plagiarisme
Tenia Wahyuningrum
16/405316/SPA/00573
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi Ilmu Komputer
Definisi
“ Kata plagiarisme berasal dari kata Latin
plagiarius yang berarti merampok,
membajak.
Plagiarisme merupakan tindakan
pencurian atau kebohongan intelektual”
Morgan PW, Reynolds GH. Diunduh dari www.the-idler.com, Juni 2005.
Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 17
Tahun 2010, pencegahan dan penanggulangan plagiat di Perguruan Tinggi dikatakan
(Indonesia, 2010):
“ Plagiat adalah perbuatan sengaja atau
tidak sengaja dalam memperoleh atau
mencoba memperoleh kredit atau nilai
untuk suatu karya ilmiah, dengan
mengutip sebagian atau seluruh karya
dan atau karya ilmiah pihak lain yang
diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa
menyatakan sumber secara tepat dan
memadai”
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) (
disebutkan:
“ Plagiat adalah pengambilan karangan
(pendapat dan sebagainya) orang lain dan
menjadikannya seolah‐olah karangan
(pendapat) sendiri”.
“ Plagiarisme adalah penjiplakan yang
melanggar hak cipta”
Jenis jenis
Plagiarisme
(Soelistyo, H. (2011). Plagiarisme: Pelanggaran Hak Cipta dan Etika. Yogyakarta: Penerbit
Kanisius)
Word for
word
Source Authorship
Self
plagiarism
Plagiarisme
Kata, kalimat,
paragraf
“penulis menuliskan kembali kata-kata
dalam kalimat, paragraf atau bahkan
keseluruhan isi makalah (meskipun telah
diubah dalam bahasa lain) karya orang
lain”
Example
 Paragraf asli
 Challa, Jagat Sesh, Arindam Paul, Yogesh Dada, and Venkatesh
Nerella. 2011. “Integrated Software Quality Evaluation : A Fuzzy
Multi-Criteria Approach” 7 (3): 473–518.
 Software quality is a very important aspect for developers, users,
and project managers. Various researchers have worked in
developing suitable models that define software quality in dif-
ferent perspectives as described in ISO/IEC 9126 Model [2],
Boehm’s Model [3], Dromey’s Model [4] and the FURPS Model[5].
Quality, not only describes and measures the functional aspects of
the software (what a system does), but also describes extra
functional properties (how the system is built and performs).
Versi plagiarisme
(tidak ada rujukan) :
 Software quality is a very important aspect for
developers, users, and project managers. Vari-
ous researchers have worked in developing
suitable models that define software quality in
dif- ferent perspectives as described in ISO/IEC
9126 Model [2], Boehm’s Model [3], Dromey’s
Model [4] and the FURPS Model[5]. Quality, not
only describes and measures the functional
aspects of the software (what a system does), but
also describes extra functional properties (how
the system is built and performs).
Versi plagiarisme
(ada rujukan, namun isi paragraf sama) :
• Software quality is a very important aspect for
developers, users, and project managers. Vari-
ous researchers have worked in developing
suitable models that define software quality in
dif- ferent perspectives as described in ISO/IEC
9126 Model [2], Boehm’s Model [3], Dromey’s
Model [4] and the FURPS Model[5]. Quality, not
only describes and measures the functional
aspects of the software (what a system does), but
also describes extra functional properties (how
the system is built and performs)(Challa et al.
2011)
Versi bukan plagiarisme
(ada rujukan, dan diberi tanda kutip) :
 Challa (2011) has argued that “Software
quality is a very important aspect for
developers, users, and project managers.
Quality, not only describes and measures the
functional aspects of the software (what a
system does), but also describes extra
functional properties (how the system is built
and performs)”.
Versi bukan plagiarisme
(ada rujukan, dan di parafrase) :
• Software Quality that describes and
measures the functional aspects and extra
functional properties is very important for
developers, users and project managers
(Challa et al. 2011)
Plagiarisme
sumber
/ide
 menggunakan gagasan atau ide orang lain, tanpa
memberikan pengakuan yang cukup (tanpa
menyebutkan sumber dengan jelas).
 sering terjadi dalam lingkup kesenian/budaya. Ex.
Cerita sinetron, film, lagu dsb.
Plagiarisme ide dalam
sinetron/film
GGS (2014) vs twilight (2008)
Plagiarisme ide dalam
poster
Akele Hum Akele Tum (1995) vs Sleepless In
Seattle (1993).
“penelitian-penelitian replikatif sebenarnya
merupakan lanjutan dari ide orang lain,
sehingga disebutkan secara eksplisit
dengan dirujuk pada bab pendahuluan”
Example…
Research studies determined that many factors influence the
usability of the software and these factors contribute into
making user performance, user preference, and user interface
[29, 2, 25, 15]. To get quality user interface i.e. usability,
there is need to characterizing each factors of usability that
impact on it individually and then after coalesce them in such
a manner that we acquire overall usability of system. But each
one of these factors is itself an imprecisely defined concept
and has fuzzy aspects. Usability can also not be readily
quantified because it within itself has a number of fuzzy
aspects. Therefore, we choose to evaluate usability by using
soft computing techniques as the key focus areas of soft
computing techniques are fuzzy logic, neural computing,
evolutionary computing, machine learning and probabilistic
reasoning.
Sumber : Rana, A., Dubey, S. K., & Rana, A. (2012).
Usability Evaluation of Object Oriented Software System using Fuzzy Logic Approach, (June
2016). https://doi.org/10.5120/6208-8778
Plagiarisme
authorship
“Pada jenis plagiarisme ini, penulis
mengakui karya tulis orang lain sebagai
pengarangnya”
Example…
Pada bulan Mei 2013, terjadi kasus plagiat oleh
dosen UNPAD yang mengakui karya seorang
mahasisa bernama Helen.
Dugaan plagiat tersebut diungkapkan pada saat
Helen mendapatkan sebuah buku berjudul
“Cybernotary: dalam aktivitas notaris di
Indonesia” terbitan Juli 2012 yang ditulis oleh
Pembantu Dekan I Fakultas Hukum UNPAD dan
IM Sekretaris Prodi Fakultas Hukum di tempat
yang sama.
Dari hasil pemeriksaan terbukti, pada
buku di halaman 13-40 sama dengan tesis
di halaman 39-68.
Buku halaman 78-92 sama dengan tesis di
halaman 85-97.
Buku halaman 92-108 sama dengan tesis
halaman 73-85.
http://news.okezone.com/read/2013/05/30/373/815278/polda-jabar-mulai-selidiki-kasus-
plagiat-dosen-unpad
self
plagiarism
 mempublikasikan satu artikel pada lebih
dari satu redaksi publikasi
 mendaur ulang karya tulis/atau karya
ilmiah,
 mengambil karya sendiri tanpa dilakukan
sitasi
Artikel opini Bernard L. Tanya, dosen Fakultas
Hukum Universitas Nusa Cendana Kupang,
dimuat pada hari yang sama di dua koran
besar sekaligus, Jawa Pos dan Kompas, pada
hari yang sama. Kamis 5 November 2009.
juga dimuat di dalam koran Jambi ekspress
keesokan harinya, Jumat, 6 November 2009.
Judulnya "Socrates dan Mafioso Hukum"
Self
plagiarisme
Untuk menghindari hal ini,
 maka ciptaan karya baru yang dihasilkan
harus memiliki perubahan yang berarti.
 sehingga pembaca akan memperoleh hal
baru, yang dituangkan pada karya tulis
baru, merujuk pada karya lama.
Example…
Naskah
Tahapan requirement planning telah dilakukan analisis kebutuhan
sistem, yaitu kebutuhan operasional, kebutuhan fungsional,
kebutuhan informasi, dan kebutuhan antarmuka. Secara umum,
hasil analisis kebutuhan sistem terdapat enam prosedur kerja yang
berkaitan dengan penjualan, yaitu pemesanan barang, pengadaan
barang, penyiapan dan pengiriman barang, pembayaran, penagihan
dan pembayaran ke pemasok [1].
Daftar pustaka
[1] Wahyuningrum, T. dan Januarita, D, “Perancangan web e-commerce
dengan metode Rapid Application Development (RAD) untuk produk
unggulan desa”, dalam Seminar Nasional Teknologi Informasi dan
Komunikasi Terapan, pp. 81- 88.
Dimuat dalam
“Implementasi dan Pengujian web e-commerce untuk produk unggulan desa” yang diterbitkan
Jurnal Komputer Terapan, Vol 1, No 1, Mei 2015, 57-66, Politeknik Caltex Riau oleh Tenia
Wahyuningrum dan Dwi Januarita, terdapat paragraf yang dirujuk pada penelitian sebelumnya
yang telah dilakukan penulis, yaitu
Sanksi
Undang‐Undang No. 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional
(Pasal 25) ayat 2:
“ Lulusan perguruan tinggi yang karya
ilmiahnya digunakan untuk memperoleh
gelar akademik, profesi, atau vokasi
terbukti merupakan jiplakan dicabut
gelarnya”
(Pasal 70):
“ Lulusan yang karya ilmiah yang digunakannya
untuk mendapatkan gelar akademik, profesi, atau
vokasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25
Ayat (2) terbukti
merupakan jiplakan dipidana dengan pidana
penjara paling lama dua tahun dan/atau
pidana denda paling banyak Rp200.000.000,00
(dua ratus juta rupiah)”
Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2010
Teguran
Peringatan tertulis
Penundaan
pemberian
sebagian hak
mahasiswa
Pembatalan nilai
Pemberhentian
dengan hormat dari
status sebagai
mahasiswa
Pemberhentian
tidak dengan
hormat dari status
sebagai mahasiswa
Pembatalan ijazah
apabila telah lulus
dari proses
pendidikan.
Upaya pencegahan
surat pernyataan
bermaterai
mengunggah
semua karya ilmiah
sosialisasi
melakukan
pengutipan
melakukan
paraphrase
Istiana Purwani Panduan Anti Plagiarisme [Report].
- Yogyakarta : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, 2016.
Software
anti plagiat
Viper Anti-
Plagiarism
Scanner
Plagtracker
Plagiarism
Detector
Turnitin
Variabel
Gratis (Free) P O O O
GUI P O P P
Instalasi dan konfigurasi P P P O
Tingkat pengoperasian O O P P
Fitur tambahan O P O P
Similaritas (>25%) P O P P
Sumber (>10 ref.) P O P P
Kecepatan scanning (<1
menit
O P O P
Tanpa syarat dan ketentuan O O P P
Point 5 3 6 7
Afdhal, Taufan Chalis dan Tauiq A. Gani, Analisa Perbandingan Aplikasi Pendeteksi Plagiat Terhadap Karya Ilmiah, Seminar Nasional dan Expo
Teknik Elektro 2014
193 ISSN: 2088-9984
Step by step wizard
Plagiarisme
Plagiarisme
Plagiarisme
Plagiarisme
Plagiarisme
Plagiarisme
Plagiarisme
Plagiarisme

Plagiarisme

  • 1.
    Plagiarisme Tenia Wahyuningrum 16/405316/SPA/00573 Universitas GadjahMada Yogyakarta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Ilmu Komputer
  • 2.
    Definisi “ Kata plagiarismeberasal dari kata Latin plagiarius yang berarti merampok, membajak. Plagiarisme merupakan tindakan pencurian atau kebohongan intelektual” Morgan PW, Reynolds GH. Diunduh dari www.the-idler.com, Juni 2005.
  • 3.
    Menurut Peraturan MenteriPendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010, pencegahan dan penanggulangan plagiat di Perguruan Tinggi dikatakan (Indonesia, 2010): “ Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai”
  • 4.
    Dalam Kamus BesarBahasa Indonesia (2008) ( disebutkan: “ Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah‐olah karangan (pendapat) sendiri”. “ Plagiarisme adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta”
  • 5.
    Jenis jenis Plagiarisme (Soelistyo, H.(2011). Plagiarisme: Pelanggaran Hak Cipta dan Etika. Yogyakarta: Penerbit Kanisius) Word for word Source Authorship Self plagiarism
  • 6.
  • 7.
    “penulis menuliskan kembalikata-kata dalam kalimat, paragraf atau bahkan keseluruhan isi makalah (meskipun telah diubah dalam bahasa lain) karya orang lain”
  • 8.
    Example  Paragraf asli Challa, Jagat Sesh, Arindam Paul, Yogesh Dada, and Venkatesh Nerella. 2011. “Integrated Software Quality Evaluation : A Fuzzy Multi-Criteria Approach” 7 (3): 473–518.  Software quality is a very important aspect for developers, users, and project managers. Various researchers have worked in developing suitable models that define software quality in dif- ferent perspectives as described in ISO/IEC 9126 Model [2], Boehm’s Model [3], Dromey’s Model [4] and the FURPS Model[5]. Quality, not only describes and measures the functional aspects of the software (what a system does), but also describes extra functional properties (how the system is built and performs).
  • 9.
    Versi plagiarisme (tidak adarujukan) :  Software quality is a very important aspect for developers, users, and project managers. Vari- ous researchers have worked in developing suitable models that define software quality in dif- ferent perspectives as described in ISO/IEC 9126 Model [2], Boehm’s Model [3], Dromey’s Model [4] and the FURPS Model[5]. Quality, not only describes and measures the functional aspects of the software (what a system does), but also describes extra functional properties (how the system is built and performs).
  • 10.
    Versi plagiarisme (ada rujukan,namun isi paragraf sama) : • Software quality is a very important aspect for developers, users, and project managers. Vari- ous researchers have worked in developing suitable models that define software quality in dif- ferent perspectives as described in ISO/IEC 9126 Model [2], Boehm’s Model [3], Dromey’s Model [4] and the FURPS Model[5]. Quality, not only describes and measures the functional aspects of the software (what a system does), but also describes extra functional properties (how the system is built and performs)(Challa et al. 2011)
  • 11.
    Versi bukan plagiarisme (adarujukan, dan diberi tanda kutip) :  Challa (2011) has argued that “Software quality is a very important aspect for developers, users, and project managers. Quality, not only describes and measures the functional aspects of the software (what a system does), but also describes extra functional properties (how the system is built and performs)”.
  • 12.
    Versi bukan plagiarisme (adarujukan, dan di parafrase) : • Software Quality that describes and measures the functional aspects and extra functional properties is very important for developers, users and project managers (Challa et al. 2011)
  • 13.
  • 14.
     menggunakan gagasanatau ide orang lain, tanpa memberikan pengakuan yang cukup (tanpa menyebutkan sumber dengan jelas).  sering terjadi dalam lingkup kesenian/budaya. Ex. Cerita sinetron, film, lagu dsb.
  • 15.
    Plagiarisme ide dalam sinetron/film GGS(2014) vs twilight (2008)
  • 16.
    Plagiarisme ide dalam poster AkeleHum Akele Tum (1995) vs Sleepless In Seattle (1993).
  • 17.
    “penelitian-penelitian replikatif sebenarnya merupakanlanjutan dari ide orang lain, sehingga disebutkan secara eksplisit dengan dirujuk pada bab pendahuluan”
  • 18.
    Example… Research studies determinedthat many factors influence the usability of the software and these factors contribute into making user performance, user preference, and user interface [29, 2, 25, 15]. To get quality user interface i.e. usability, there is need to characterizing each factors of usability that impact on it individually and then after coalesce them in such a manner that we acquire overall usability of system. But each one of these factors is itself an imprecisely defined concept and has fuzzy aspects. Usability can also not be readily quantified because it within itself has a number of fuzzy aspects. Therefore, we choose to evaluate usability by using soft computing techniques as the key focus areas of soft computing techniques are fuzzy logic, neural computing, evolutionary computing, machine learning and probabilistic reasoning. Sumber : Rana, A., Dubey, S. K., & Rana, A. (2012). Usability Evaluation of Object Oriented Software System using Fuzzy Logic Approach, (June 2016). https://doi.org/10.5120/6208-8778
  • 19.
  • 20.
    “Pada jenis plagiarismeini, penulis mengakui karya tulis orang lain sebagai pengarangnya”
  • 21.
    Example… Pada bulan Mei2013, terjadi kasus plagiat oleh dosen UNPAD yang mengakui karya seorang mahasisa bernama Helen. Dugaan plagiat tersebut diungkapkan pada saat Helen mendapatkan sebuah buku berjudul “Cybernotary: dalam aktivitas notaris di Indonesia” terbitan Juli 2012 yang ditulis oleh Pembantu Dekan I Fakultas Hukum UNPAD dan IM Sekretaris Prodi Fakultas Hukum di tempat yang sama.
  • 22.
    Dari hasil pemeriksaanterbukti, pada buku di halaman 13-40 sama dengan tesis di halaman 39-68. Buku halaman 78-92 sama dengan tesis di halaman 85-97. Buku halaman 92-108 sama dengan tesis halaman 73-85.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
     mempublikasikan satuartikel pada lebih dari satu redaksi publikasi  mendaur ulang karya tulis/atau karya ilmiah,  mengambil karya sendiri tanpa dilakukan sitasi
  • 26.
    Artikel opini BernardL. Tanya, dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana Kupang, dimuat pada hari yang sama di dua koran besar sekaligus, Jawa Pos dan Kompas, pada hari yang sama. Kamis 5 November 2009. juga dimuat di dalam koran Jambi ekspress keesokan harinya, Jumat, 6 November 2009. Judulnya "Socrates dan Mafioso Hukum" Self plagiarisme
  • 27.
    Untuk menghindari halini,  maka ciptaan karya baru yang dihasilkan harus memiliki perubahan yang berarti.  sehingga pembaca akan memperoleh hal baru, yang dituangkan pada karya tulis baru, merujuk pada karya lama.
  • 28.
    Example… Naskah Tahapan requirement planningtelah dilakukan analisis kebutuhan sistem, yaitu kebutuhan operasional, kebutuhan fungsional, kebutuhan informasi, dan kebutuhan antarmuka. Secara umum, hasil analisis kebutuhan sistem terdapat enam prosedur kerja yang berkaitan dengan penjualan, yaitu pemesanan barang, pengadaan barang, penyiapan dan pengiriman barang, pembayaran, penagihan dan pembayaran ke pemasok [1]. Daftar pustaka [1] Wahyuningrum, T. dan Januarita, D, “Perancangan web e-commerce dengan metode Rapid Application Development (RAD) untuk produk unggulan desa”, dalam Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan, pp. 81- 88. Dimuat dalam “Implementasi dan Pengujian web e-commerce untuk produk unggulan desa” yang diterbitkan Jurnal Komputer Terapan, Vol 1, No 1, Mei 2015, 57-66, Politeknik Caltex Riau oleh Tenia Wahyuningrum dan Dwi Januarita, terdapat paragraf yang dirujuk pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan penulis, yaitu
  • 29.
  • 30.
    Undang‐Undang No. 20Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Pasal 25) ayat 2: “ Lulusan perguruan tinggi yang karya ilmiahnya digunakan untuk memperoleh gelar akademik, profesi, atau vokasi terbukti merupakan jiplakan dicabut gelarnya”
  • 31.
    (Pasal 70): “ Lulusanyang karya ilmiah yang digunakannya untuk mendapatkan gelar akademik, profesi, atau vokasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 Ayat (2) terbukti merupakan jiplakan dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah)”
  • 32.
    Peraturan Menteri Nomor17 Tahun 2010 Teguran Peringatan tertulis Penundaan pemberian sebagian hak mahasiswa Pembatalan nilai Pemberhentian dengan hormat dari status sebagai mahasiswa Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai mahasiswa Pembatalan ijazah apabila telah lulus dari proses pendidikan.
  • 33.
    Upaya pencegahan surat pernyataan bermaterai mengunggah semuakarya ilmiah sosialisasi melakukan pengutipan melakukan paraphrase Istiana Purwani Panduan Anti Plagiarisme [Report]. - Yogyakarta : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, 2016.
  • 34.
  • 35.
  • 36.
    Variabel Gratis (Free) PO O O GUI P O P P Instalasi dan konfigurasi P P P O Tingkat pengoperasian O O P P Fitur tambahan O P O P Similaritas (>25%) P O P P Sumber (>10 ref.) P O P P Kecepatan scanning (<1 menit O P O P Tanpa syarat dan ketentuan O O P P Point 5 3 6 7 Afdhal, Taufan Chalis dan Tauiq A. Gani, Analisa Perbandingan Aplikasi Pendeteksi Plagiat Terhadap Karya Ilmiah, Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro 2014 193 ISSN: 2088-9984
  • 42.