11/10/2014 | 1 
Hidrogenasi
11/10/2014 | 2 
Hidrogenasi : Definisi 
• Proses menggunakan H2 untuk mengolah 
suatu zat 
• Biasanya digunakan katalis untuk 
mempermudah reaksi
11/10/2014 | 3 
Jenis Hidrogenasi 
a. Hidrogenasi biasa 
• memasukkan H2 
• mengganti O2 dengan H2 
b. Hidrogenalisa 
Digunakan H2 diikuti pemecahan rantai. Rantai yang dipecah: 
C – C 
C – S 
C – N 
C – O 
c. Sintesa hidrokarbon 
Membuat hidrokarbon rantai panjang dari molekul kecil-kecil, misal: 
• CO + H2 Proses Fisher & Tropisch rantai panjang 
• Olefin tidak rangkap (stabil)
11/10/2014 | 4 
Manfaat Hidrogenasi 
– Bahan dasar arang batu 
– Bahan baku minyak tanah 
a. Mengubah olefin yang rantainya panjang dan bahan yang stabil 
b. Mengadakan hidrogenalisa 
– Industri yang mengolah minyak dari tumbuhan dan binatang 
a. Menghilangkan ikatan rangkap agar minyak lebih stabil 
b. Hidrogenasi pada minyak untuk mendapatkan alkohol yang 
rantainya panjang 
– Sintesa hidrokarbon 
Pada industri minyak tanah untuk mendapatkan hidrokarbon rantai 
panjang (Proses OXO)
11/10/2014 | 5 
Manfaat Hidrogenasi 
Proses OXO 
Olefin direaksikan dengan CO dan H2 pada suhu 
160oC – 175oC dengan tekanan 100 – 200 atm, 
menghasilkan aldehida. Aldehida kemudian dihidrogenasi 
dengan bantuan nikel sebagai katalis sehingga 
menghasilkan suatu senyawa alkohol. Aldehida berkurang 
pada saat terbentuknya alkohol. Alkohol yang dihasilkan 
dari proses OXO sebagian besar memiliki berat molekul kecil 
dibandingkan berat molekul alami. Oxo-alkohol yang 
memiliki berat molekul tinggi mengalami sulfonasi.
11/10/2014 | 6 
Zat-zat yang dihidrogenasi 
1. Alkana rantai panjang – terjadi hidrogenalisa: 
• suhu harus > 
• tekanan harus > 
• H2 harus > 
2. Olefin 
Yang rantainya panjang, dijenuhkan dengan alkana. 
C8H16 + H2  C8H18 
P = 100 atm 
t = 100 – 150 oC
11/10/2014 | 7 
Zat-zat yang dihidrogenasi 
3. Acetilen (etuna) 
• Dihidrogenasi menjadi ethylene 
  
HC CH + H2 H2C = CH2 
• Ethylene reaktif, dapat dipolimerisasikan (bahan dasar polimer) 
• Agar produk yang dihasilkan bukan alkana maka: 
- Suhu dan tekanan rendah 
- H2 terbatas 
- Katalisator dipakai yang sudah diracuni (misal uap Hg, sulfida) 
4. Karbohidrat: melalui hidrogenalisa  gliserol + glikol 
5. Aromatik: senyawa aromatik ini stabil karena mengalami resonansi 
benzene + H2  
sikloheksane
11/10/2014 | 8 
Zat-zat yang dihidrogenasi 
6. Senyawaan yang mengandung karbonil (C=O) 
O 
R – C – H + H2 alkohol primer 
O 
R – C – R1 + H2 alkohol sekunder 
P, T 
CO + H2 hasil bermacam-macam tergantung katalisator yang dipakai. 
O 
R – C – OH + H2 RCH2OH + H2O 
O 
R – C – OR1 + H2 RCH2OH + R1OH 
O 
R – C – Cl + H2 RCH2OH + HCl
11/10/2014 | 9 
Kinetika: 
r = k (RH) (H2) 
Cara memperbesar r 
1. (H2) > 
2. (persamaan Arhenius) 
3. T>, sesuai dengan persamaan Arhenius, makin tinggi suhu, k 
makin besar, r makin besar. 
4. Katalisator untuk memperkecil E. 
• CO + H2 alkana 
• CO + H2 alkohol 
• Katalisator : 
 Harus mempunyai luas permukaan yang sebesar-besarnya 
 Biasanya dibuat dengan reaksi kimia. 
 Misalnya Ni campur Cr
11/10/2014 | 10 
Kinetika: 
Jenis - jenis Katalisator : 
1. Katalisator kuat: Co, Ni, Fe 
2. Katalisator sedang: Cu, Cr2O3, ZnO, MnO2 
3. Katalisator dengan sifat khusus 
- Kondensasi (penggabungan mol kecil-kecil): katalis no.2, 
Na2CO3, CaCO3, BaCO3 
- Dehidrasi (melepaskan H2O): katalis no.1, Al2O3, SiO2, P2O5, 
W2O3 
4. Sulfida-sulfida: MoS
11/10/2014 | 11 
Termodinamika 
Usaha untuk memperbesar hasil: 
CO + 2H2 CH3OH 
  
   
  
   
 
P 
n Jumlah 
n Jumlah 
P 
n CH OH 
n CO n H 
n CH OH 
n CO n H 
   
2 
2 
3 2 
2 
2 
2 
3 
1 1 2 
2 
2 
3 
 
 
 
 
 
 
 
 
  
 
  
 
  
 
 
  
n Jumlah 
P 
K 
K 
n CH OH K n CO n H 
 H2 diperbanyak 
 Tekanan (P) dinaikkan 
 n jumlah harus kecil 
 no (mol awal) tidak ada 
 Suhu (T) diturunkan
11/10/2014 | 12 
Contoh Aplikasi Industri 
Hidrogenasi Minyak/Lemak 
• Untuk menghilangkan ikatan rangkap (supaya stabil) 
 
- C = C - + H2 - CH2 – CH2 – 
• Disini hidrogenasi hanya untuk menghilangkan ikatan rangkap saja, 
maka: 
P tidak boleh terlalu tinggi ( 200 psi) 
T tidak boleh terlalu tinggi (100 – 250oC) 
H2 tidak boleh terlalu banyak 
• Katalisator yang dipakai Ni 
 
Pencampuran harus sebaik-baiknya dan recycle harus berhati-hati.
11/10/2014 | 13 
Contoh Aplikasi Industri 
Contoh Lainnya : 
• Hidrogenasi Terhadap Asam Organik 
• Hidrogenasi Minyak Berat (Rantai Panjang) 
• Hidrogenasi Terhadap Teer 
• Synthesa Hidro-Karbon
11/10/2014 | 14 
Terimakasih

Pik 2 bab 5_hidrogenasi

  • 1.
    11/10/2014 | 1 Hidrogenasi
  • 2.
    11/10/2014 | 2 Hidrogenasi : Definisi • Proses menggunakan H2 untuk mengolah suatu zat • Biasanya digunakan katalis untuk mempermudah reaksi
  • 3.
    11/10/2014 | 3 Jenis Hidrogenasi a. Hidrogenasi biasa • memasukkan H2 • mengganti O2 dengan H2 b. Hidrogenalisa Digunakan H2 diikuti pemecahan rantai. Rantai yang dipecah: C – C C – S C – N C – O c. Sintesa hidrokarbon Membuat hidrokarbon rantai panjang dari molekul kecil-kecil, misal: • CO + H2 Proses Fisher & Tropisch rantai panjang • Olefin tidak rangkap (stabil)
  • 4.
    11/10/2014 | 4 Manfaat Hidrogenasi – Bahan dasar arang batu – Bahan baku minyak tanah a. Mengubah olefin yang rantainya panjang dan bahan yang stabil b. Mengadakan hidrogenalisa – Industri yang mengolah minyak dari tumbuhan dan binatang a. Menghilangkan ikatan rangkap agar minyak lebih stabil b. Hidrogenasi pada minyak untuk mendapatkan alkohol yang rantainya panjang – Sintesa hidrokarbon Pada industri minyak tanah untuk mendapatkan hidrokarbon rantai panjang (Proses OXO)
  • 5.
    11/10/2014 | 5 Manfaat Hidrogenasi Proses OXO Olefin direaksikan dengan CO dan H2 pada suhu 160oC – 175oC dengan tekanan 100 – 200 atm, menghasilkan aldehida. Aldehida kemudian dihidrogenasi dengan bantuan nikel sebagai katalis sehingga menghasilkan suatu senyawa alkohol. Aldehida berkurang pada saat terbentuknya alkohol. Alkohol yang dihasilkan dari proses OXO sebagian besar memiliki berat molekul kecil dibandingkan berat molekul alami. Oxo-alkohol yang memiliki berat molekul tinggi mengalami sulfonasi.
  • 6.
    11/10/2014 | 6 Zat-zat yang dihidrogenasi 1. Alkana rantai panjang – terjadi hidrogenalisa: • suhu harus > • tekanan harus > • H2 harus > 2. Olefin Yang rantainya panjang, dijenuhkan dengan alkana. C8H16 + H2  C8H18 P = 100 atm t = 100 – 150 oC
  • 7.
    11/10/2014 | 7 Zat-zat yang dihidrogenasi 3. Acetilen (etuna) • Dihidrogenasi menjadi ethylene   HC CH + H2 H2C = CH2 • Ethylene reaktif, dapat dipolimerisasikan (bahan dasar polimer) • Agar produk yang dihasilkan bukan alkana maka: - Suhu dan tekanan rendah - H2 terbatas - Katalisator dipakai yang sudah diracuni (misal uap Hg, sulfida) 4. Karbohidrat: melalui hidrogenalisa  gliserol + glikol 5. Aromatik: senyawa aromatik ini stabil karena mengalami resonansi benzene + H2  sikloheksane
  • 8.
    11/10/2014 | 8 Zat-zat yang dihidrogenasi 6. Senyawaan yang mengandung karbonil (C=O) O R – C – H + H2 alkohol primer O R – C – R1 + H2 alkohol sekunder P, T CO + H2 hasil bermacam-macam tergantung katalisator yang dipakai. O R – C – OH + H2 RCH2OH + H2O O R – C – OR1 + H2 RCH2OH + R1OH O R – C – Cl + H2 RCH2OH + HCl
  • 9.
    11/10/2014 | 9 Kinetika: r = k (RH) (H2) Cara memperbesar r 1. (H2) > 2. (persamaan Arhenius) 3. T>, sesuai dengan persamaan Arhenius, makin tinggi suhu, k makin besar, r makin besar. 4. Katalisator untuk memperkecil E. • CO + H2 alkana • CO + H2 alkohol • Katalisator :  Harus mempunyai luas permukaan yang sebesar-besarnya  Biasanya dibuat dengan reaksi kimia.  Misalnya Ni campur Cr
  • 10.
    11/10/2014 | 10 Kinetika: Jenis - jenis Katalisator : 1. Katalisator kuat: Co, Ni, Fe 2. Katalisator sedang: Cu, Cr2O3, ZnO, MnO2 3. Katalisator dengan sifat khusus - Kondensasi (penggabungan mol kecil-kecil): katalis no.2, Na2CO3, CaCO3, BaCO3 - Dehidrasi (melepaskan H2O): katalis no.1, Al2O3, SiO2, P2O5, W2O3 4. Sulfida-sulfida: MoS
  • 11.
    11/10/2014 | 11 Termodinamika Usaha untuk memperbesar hasil: CO + 2H2 CH3OH            P n Jumlah n Jumlah P n CH OH n CO n H n CH OH n CO n H    2 2 3 2 2 2 2 3 1 1 2 2 2 3                     n Jumlah P K K n CH OH K n CO n H  H2 diperbanyak  Tekanan (P) dinaikkan  n jumlah harus kecil  no (mol awal) tidak ada  Suhu (T) diturunkan
  • 12.
    11/10/2014 | 12 Contoh Aplikasi Industri Hidrogenasi Minyak/Lemak • Untuk menghilangkan ikatan rangkap (supaya stabil)  - C = C - + H2 - CH2 – CH2 – • Disini hidrogenasi hanya untuk menghilangkan ikatan rangkap saja, maka: P tidak boleh terlalu tinggi ( 200 psi) T tidak boleh terlalu tinggi (100 – 250oC) H2 tidak boleh terlalu banyak • Katalisator yang dipakai Ni  Pencampuran harus sebaik-baiknya dan recycle harus berhati-hati.
  • 13.
    11/10/2014 | 13 Contoh Aplikasi Industri Contoh Lainnya : • Hidrogenasi Terhadap Asam Organik • Hidrogenasi Minyak Berat (Rantai Panjang) • Hidrogenasi Terhadap Teer • Synthesa Hidro-Karbon
  • 14.
    11/10/2014 | 14 Terimakasih