PENGOLAHAN DATA DAN
PENYAJIAN DATA
1
Pengolahan Data (1):
 Untuk memperoleh data statistika,
maka data yang telah dikumpulkan dari elemen-elemen yang
diteliti harus diolah.
 Arti mengolah data adalah,
merubah data mentah untuk memperoleh keterangan yang
berupa angka-angka ringkasan.
2
Pengolahan Data (2):
 Data mentah yang dikumpulkan, apabila diolah apalagi
disajikan dan dianalisis akan lebih bermanfaat sebagai dasar
pembuatan keputusan.
 Pengolahan data dapat dilakukan dengan manual, maupun
dengan alat-alat elektronik (kalkulator, komputer)
3
Beberapa contoh angka ringkasan hasil
pengolahan data :
• Keterangan tentang jumlah
• Keterangan tentang rata-rata
• Keterangan tentang persentase
• Keterangan tentang rasio
• Keterangan tentang range
• Dsb
4
Penyajian Data (1):
• Data statistika tidak cukup dikumpulkan, diolah, dan
dianalisis.
• Akan tetapi perlu disajikan dalam bentuk yang mudah
dibaca/dipahami dan digunakan sebagai dasar pembuatan
keputusan.
5
Penyajian Data (2):
• Bentuk penyajian data lebih bersifat seni dan sangat
dipengaruhi oleh tujuan pengumpulan data, yaitu apa yang
ingin diketahui dari pengumpulan data.
6
Metode Penyajian Data
 Berupa angka-angka ringkasan.
 Berupa tabel (daftar)
 Berupa grafik / diagram
7
Angka-Angka Ringkasan (1):
 Adalah data kuantitatif hasil pengolahan data.
 Angka-angka ringkasan walaupun berguna tetapi manfaatnya
masih kurang, karena sulit untuk digunakan sebagai bahan
analisis.
8
Angka-Angka Ringkasan (2):
• Contoh :
• Jumlah mahasiswa tiap angkatan 500 orang.
• Hasil penjualan bulan ini Rp 500 juta.
• Biaya perbaikan Rp 290 ribu.
• Dsb.
9
Tabel / Daftar :
 Definisi :
Merupakan kumpulan angka yang
disusun menurut kategori-kategori atau
karakteristik-karakteristik data sehingga
memudahkan dalam analisis data.
 Bisa dipergunakan untuk menyajikan cross section data dan
time series data.
10
Ketentuan dalam membuat tabel :
 Penyusunan tabel memerlukan identitas seperti judul/nama
tabel, judul baris/kolom, catatan dan sumber.
 Nama-nama sebaiknya disusun menurut abjad.
 Waktu disusun secara berurut / kronologis.
11
Macam-Macam Tabel (1):
Tabel satu arah (One Way Table) :
adalah suatu tabel yang menunjukkan 1 hal saja.
Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut pendidikan tahun 2015
12
Pendidikan Jumlah (orang)
SMU 20
Diploma 35
Sarjana 25
Pasca Sarjana 5
Total Jumlah Karyawan 85
Macam-Macam Tabel (2):
Tabel dua arah (Two Way Table)
adalah suatu tabel yang menunjukkan 2 hal
Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut pendidikan dan
unit kerja, tahun 2015
13
Pendidikan Unit Kerja Jumlah
KaryawanA B C
SMU 10 10 0 20
Diploma 10 15 10 35
Sarjana 0 20 5 25
Pasca
Sarjana
0 0 5 5
Jumlah
Karyawan
20 45 20 85
Macam-Macam Tabel (3):
Tabel tiga arah (Three Way Table)
adalah suatu tabel yang menunjukkan 3 hal.
Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut pendidikan, unit
kerja, dan jenis kelamin, tahun 2015
14
Pendd. Unit Kerja Jumlah
Jns Klm Jns Klm Jns Klm
L P L P L P
SMU 5 5 7 3 0 0 20
Diploma 10 0 8 7 6 4 35
Sarjana 0 0 10 10 5 0 25
Psc. Sarjana 0 0 0 0 4 1 5
Jumlah 15 5 25 20 15 5 85
Grafik / Diagram
 Definisi :
Adalah gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data
berupa angka dan dibuat berdasar tabel yang dibuat
sebelumnya.
 Penyajian data dengan grafik/diagram lebih komunikatif dan
dalam waktu yang singkat dapat diketahui suatu keadaan yang
memerlukan keputusan.
15
Beberapa jenis grafik, al. :
• Grafik garis (line chart), adalah grafik berupa garis.
• Grafik batang (bar chart), adalah grafik berupa batang.
• Grafik lingkaran (pie chart), adalah grafik berupa lingkaran.
• Grafik titik (dot chart), adalah grafik berupa titik.
16
Contoh grafik garis :
Jumlah pegawai menurut jenis
kelamin dan pendidikan
0
100
200
300
400
Laki-laki Perempuan Jumlah
Jns kelamin
Jumlah
SMU Sarjana Pasca Sarjana
17
Contoh grafik batang:
18
Market Share (%)
Golongan
0% 20% 40% 60%
I
II
III
IV
Contoh grafik Lingkaran :
19
Market Share
IV
15%
I
15%III
10%
II
60%
Contoh grafik titik :
20
Market Share (%)
0% 20% 40% 60%
IV
III
II
I

PENGOLAHAN DATA DAN PENYAJIAN DATA

  • 1.
  • 2.
    Pengolahan Data (1): Untuk memperoleh data statistika, maka data yang telah dikumpulkan dari elemen-elemen yang diteliti harus diolah.  Arti mengolah data adalah, merubah data mentah untuk memperoleh keterangan yang berupa angka-angka ringkasan. 2
  • 3.
    Pengolahan Data (2): Data mentah yang dikumpulkan, apabila diolah apalagi disajikan dan dianalisis akan lebih bermanfaat sebagai dasar pembuatan keputusan.  Pengolahan data dapat dilakukan dengan manual, maupun dengan alat-alat elektronik (kalkulator, komputer) 3
  • 4.
    Beberapa contoh angkaringkasan hasil pengolahan data : • Keterangan tentang jumlah • Keterangan tentang rata-rata • Keterangan tentang persentase • Keterangan tentang rasio • Keterangan tentang range • Dsb 4
  • 5.
    Penyajian Data (1): •Data statistika tidak cukup dikumpulkan, diolah, dan dianalisis. • Akan tetapi perlu disajikan dalam bentuk yang mudah dibaca/dipahami dan digunakan sebagai dasar pembuatan keputusan. 5
  • 6.
    Penyajian Data (2): •Bentuk penyajian data lebih bersifat seni dan sangat dipengaruhi oleh tujuan pengumpulan data, yaitu apa yang ingin diketahui dari pengumpulan data. 6
  • 7.
    Metode Penyajian Data Berupa angka-angka ringkasan.  Berupa tabel (daftar)  Berupa grafik / diagram 7
  • 8.
    Angka-Angka Ringkasan (1): Adalah data kuantitatif hasil pengolahan data.  Angka-angka ringkasan walaupun berguna tetapi manfaatnya masih kurang, karena sulit untuk digunakan sebagai bahan analisis. 8
  • 9.
    Angka-Angka Ringkasan (2): •Contoh : • Jumlah mahasiswa tiap angkatan 500 orang. • Hasil penjualan bulan ini Rp 500 juta. • Biaya perbaikan Rp 290 ribu. • Dsb. 9
  • 10.
    Tabel / Daftar:  Definisi : Merupakan kumpulan angka yang disusun menurut kategori-kategori atau karakteristik-karakteristik data sehingga memudahkan dalam analisis data.  Bisa dipergunakan untuk menyajikan cross section data dan time series data. 10
  • 11.
    Ketentuan dalam membuattabel :  Penyusunan tabel memerlukan identitas seperti judul/nama tabel, judul baris/kolom, catatan dan sumber.  Nama-nama sebaiknya disusun menurut abjad.  Waktu disusun secara berurut / kronologis. 11
  • 12.
    Macam-Macam Tabel (1): Tabelsatu arah (One Way Table) : adalah suatu tabel yang menunjukkan 1 hal saja. Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut pendidikan tahun 2015 12 Pendidikan Jumlah (orang) SMU 20 Diploma 35 Sarjana 25 Pasca Sarjana 5 Total Jumlah Karyawan 85
  • 13.
    Macam-Macam Tabel (2): Tabeldua arah (Two Way Table) adalah suatu tabel yang menunjukkan 2 hal Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut pendidikan dan unit kerja, tahun 2015 13 Pendidikan Unit Kerja Jumlah KaryawanA B C SMU 10 10 0 20 Diploma 10 15 10 35 Sarjana 0 20 5 25 Pasca Sarjana 0 0 5 5 Jumlah Karyawan 20 45 20 85
  • 14.
    Macam-Macam Tabel (3): Tabeltiga arah (Three Way Table) adalah suatu tabel yang menunjukkan 3 hal. Contoh : Jumlah karyawan PT. XYZ menurut pendidikan, unit kerja, dan jenis kelamin, tahun 2015 14 Pendd. Unit Kerja Jumlah Jns Klm Jns Klm Jns Klm L P L P L P SMU 5 5 7 3 0 0 20 Diploma 10 0 8 7 6 4 35 Sarjana 0 0 10 10 5 0 25 Psc. Sarjana 0 0 0 0 4 1 5 Jumlah 15 5 25 20 15 5 85
  • 15.
    Grafik / Diagram Definisi : Adalah gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data berupa angka dan dibuat berdasar tabel yang dibuat sebelumnya.  Penyajian data dengan grafik/diagram lebih komunikatif dan dalam waktu yang singkat dapat diketahui suatu keadaan yang memerlukan keputusan. 15
  • 16.
    Beberapa jenis grafik,al. : • Grafik garis (line chart), adalah grafik berupa garis. • Grafik batang (bar chart), adalah grafik berupa batang. • Grafik lingkaran (pie chart), adalah grafik berupa lingkaran. • Grafik titik (dot chart), adalah grafik berupa titik. 16
  • 17.
    Contoh grafik garis: Jumlah pegawai menurut jenis kelamin dan pendidikan 0 100 200 300 400 Laki-laki Perempuan Jumlah Jns kelamin Jumlah SMU Sarjana Pasca Sarjana 17
  • 18.
    Contoh grafik batang: 18 MarketShare (%) Golongan 0% 20% 40% 60% I II III IV
  • 19.
    Contoh grafik Lingkaran: 19 Market Share IV 15% I 15%III 10% II 60%
  • 20.
    Contoh grafik titik: 20 Market Share (%) 0% 20% 40% 60% IV III II I