TEKNIK ANALISIS DATA
PENELITIAN KUALITATIF
Pengertian Analisis Data Kualitatif
Bogdan & Biklen (1982), menyatakan bahwa analisis data kualitatif
adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data,
mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat
dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola,
menemukan apa yang yang penting dan apa yang dipelajari dan
memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.
Menurut pendapat Seiddel (1998), mengungkapkan tentang analisis data kualitatif menjadi
tiga macam, yaitu :
1. Mencatat yang menghasilkan catatan lapangan, dengan hal itu diberi kode agar sumber
datanya tetap dapat ditelesuri.
2. Mengumpulkan, memilah-milah, mengklarifikasikan, mensintesiskan, membuat ikhtisar
dan membuat indeksnya.
3. Berfikir dengan jalan membuat agar kategori data itu mempunyai makna, mencari dan
menemukan pola dan hubungan-hubungan dan membuat temuan-temuan umum.
Jaince Mc Durry (1999), mengemukakan tahapan analisis data kualitatif, sebagai berikut :
1. Membaca/mempelajari data, menandai kata-kata kunci dan gagasan yang ada dalam data.
2. Mempelajari kata-kata kunci itu, berupaya menemukan tema-tema yang berasal dari
data.
3. Menuliskan “model” yang ditemukan.
4. Koding yang telah dilakukan.
Pengertian Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang temuan-temuannya
tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya
dan berusaha memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa
interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu menurut
perspektif peneliti sendiri.
Pengertian Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli
• Menurut Saryono (2010), Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki,
menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial
yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif.
• Menurut Sugiyono (2011), metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan
pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai
lawannya eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber
data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan triangulasi (gabungan),
analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna
daripada generalisasi.
• Kriyantono menyatakan bahwa, “Riset kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan
sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya.” Penelitian kualitatif menekankan
pada kedalaman data yang didapatkan oleh peneliti. Semakin dalam dan detail data yang
didapatkan, maka semakin baik kualitas dari penelitian kualitatif ini.
• Menurut Creswell (2008) mendefinisikan metode penelitian kualitatif sebagai suatu pendekatan atau
penelusuran untuk mengeksplorasi dan memahami suatu gejala sentral. Untuk mengerti gejala
sentral tersebut, peneliti mewawancarai peserta penelitian atau partisipan dengan mengajukan
pertanyaan yang umum dan agak luas. Informasi kemudian dikumpulkan yang berupa kata maupun
teks. Kumpulan informasi tersebut kemudian dianalisis. Dari hasil analisis peneliti kemudian
menjabarkan dengan penelitian-penelitian ilmuwan lain yang dibuat sebelumnya. Hasil akhir
penelitian kualitatif dituangkan dalam bentuk laporan tertulis.
Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif
Pengumpulan Data
Data merupakan modal utama informasi dalam penelitian seperti keterangan berupa fenomena, himpunan fakta, angka, huruf,
grafik, tabel, lambang, objek, kondisi, situasi untuk tujuan pencapaian penelitian. Peneliti memerlukan data yang benar yang
dapat diperoleh di wilayah penelitian atau objek penelitian sesuai dengan topik dalam penelitiannya.
Pengumpulan data merupakan kegiatan mencari data di lapangan yang akan digunakan untuk menjawab permasalahan
penelitian. Validitas instrumen pengumpulan data serta kualifikasi pengumpul data sangat diperlukan untuk memperoleh data
yang berkualitas.
Saat mengumpulkan data, peneliti harus tekun, sabar, dan tidak putus asa. Peneliti harus sabar untuk berjalan dari rumah ke
rumah, atau mendatangi instansi tertentu untuk mengadakan wawancara atau membagi kuesioner. Jika seseorang peneliti tidak
memiliki mental yang kuat, ia akan mudah putus ada dan akhirnya gagal.
Secara umum, data terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung
dari lapangan, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari lapangan.
Reduksi Data
Reduksi data merupakan tahap dari teknik analisis data kualitatif.
Reduksi data merupakan penyederhanaan, penggolongan, dan
membuang yang tidak perlu data sedemikian rupa sehingga data
tersebut dapat menghasilkan informasi yang bermakna dan
memudahkan dalam penarikan kesimpulan. Banyaknya jumlah data
dan kompleksnya data, diperlukan analisis data melalui tahap reduksi.
Tahap reduksi ini dilakukan untuk pemilihan relevan atau tidaknya data
dengan tujuan akhir.
Display Data
Display data atau penyajian data juga merupakan tahap dari teknik
analisis data kualitatif. Penyajian data merupakan kegiatan saat
sekumpulan data disusun secara sistematis dan mudah dipahami,
sehingga memberikan kemungkinan menghasilkan kesimpulan. Bentuk
penyajian data kualitatif bisa berupa teks naratif (berbentuk catatan
lapangan), matriks, grafik, jaringan ataupun bagan. Melalui penyajian
data tersebut, maka nantinya data akan terorganisasikan dan tersusun
dalam pola hubungan, sehingga akan semakin mudah dipahami.
Kesimpulan dan Verifikasi
Penarikan kesimpulan dan verifikasi data merupakan tahap akhir dalam
teknik analisis data kualitatif yang dilakukan melihat hasil reduksi data
tetap mengacu pada tujuan analisis hendak dicapai. Tahap ini bertujuan
untuk mencari makna data yang dikumpulkan dengan mencari
hubungan, persamaan, atau perbedaan untuk ditarik kesimpulan
sebagai jawaban dari permasalahan yang ada.
Proses Analisis Data Penelitian Kualitatif
1. Langkah 1 : mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis. Langkah ini
melibatkan transkipsi wawancara, men-scanning materi, mengetikdata lapangan, atau
memilah-milah dan menyususn data tersebut ke dalam jenis-jenis yang berbeda
tergantung pada sumber informasi.
2. Langkah 2 : membaca keseluruhan data. Langkah pertama adalah membangun general
sense atas informasi yang diperoleh dan merefleksikan maknanya secara keseluruhan.
3. Langkah 3 : menganalisi lebih detail dengan mengkoding data. Koding merupakan
proses mengolah materi atau informasi menjadi segmen-segmen tulisan sebelum
memaknainya.
4. Langkah 4: Terapkan proses coding untuk mendeskripsikan setting, orang-orang,
kategori-kategori, dan tema-tema yang akan dianalisis.
5. Langkah 5: tunjukkan bagaimana deskripsi dan tema-tema ini akan disajikan kembali
dalam narasi atau laporan kualitatif.
6. Langkah 6 : langkah terakhir dalam analis data
Display Data
Display Data atau Penyajian data merupakan kegiatan ketika
sekumpulan informasi disusun, sehingga memberi kemungkinan akan
adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Bentuk
penyajian data kualitatif dapat berupa teks naratif berbentuk catatan
lapangan, matriks, grafik, jaringan, dan bagan. Bentuk-bentuk ini
menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang
padu dan mudah diraih, sehingga memudahkan untuk melihat apa
yang sedang terjadi, apakah kesimpulan sudah tepat atau sebaliknya
melakukan analisis kembali.

ppt TEKNIK ANALISIS DATA.pptx

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Analisis DataKualitatif Bogdan & Biklen (1982), menyatakan bahwa analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang yang penting dan apa yang dipelajari dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.
  • 3.
    Menurut pendapat Seiddel(1998), mengungkapkan tentang analisis data kualitatif menjadi tiga macam, yaitu : 1. Mencatat yang menghasilkan catatan lapangan, dengan hal itu diberi kode agar sumber datanya tetap dapat ditelesuri. 2. Mengumpulkan, memilah-milah, mengklarifikasikan, mensintesiskan, membuat ikhtisar dan membuat indeksnya. 3. Berfikir dengan jalan membuat agar kategori data itu mempunyai makna, mencari dan menemukan pola dan hubungan-hubungan dan membuat temuan-temuan umum.
  • 4.
    Jaince Mc Durry(1999), mengemukakan tahapan analisis data kualitatif, sebagai berikut : 1. Membaca/mempelajari data, menandai kata-kata kunci dan gagasan yang ada dalam data. 2. Mempelajari kata-kata kunci itu, berupaya menemukan tema-tema yang berasal dari data. 3. Menuliskan “model” yang ditemukan. 4. Koding yang telah dilakukan.
  • 5.
    Pengertian Penelitian Kualitatif Penelitiankualitatif adalah jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya dan berusaha memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu menurut perspektif peneliti sendiri.
  • 6.
    Pengertian Penelitian KualitatifMenurut Para Ahli • Menurut Saryono (2010), Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. • Menurut Sugiyono (2011), metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. • Kriyantono menyatakan bahwa, “Riset kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya.” Penelitian kualitatif menekankan pada kedalaman data yang didapatkan oleh peneliti. Semakin dalam dan detail data yang didapatkan, maka semakin baik kualitas dari penelitian kualitatif ini. • Menurut Creswell (2008) mendefinisikan metode penelitian kualitatif sebagai suatu pendekatan atau penelusuran untuk mengeksplorasi dan memahami suatu gejala sentral. Untuk mengerti gejala sentral tersebut, peneliti mewawancarai peserta penelitian atau partisipan dengan mengajukan pertanyaan yang umum dan agak luas. Informasi kemudian dikumpulkan yang berupa kata maupun teks. Kumpulan informasi tersebut kemudian dianalisis. Dari hasil analisis peneliti kemudian menjabarkan dengan penelitian-penelitian ilmuwan lain yang dibuat sebelumnya. Hasil akhir penelitian kualitatif dituangkan dalam bentuk laporan tertulis.
  • 7.
    Teknik Analisis DataPenelitian Kualitatif
  • 8.
    Pengumpulan Data Data merupakanmodal utama informasi dalam penelitian seperti keterangan berupa fenomena, himpunan fakta, angka, huruf, grafik, tabel, lambang, objek, kondisi, situasi untuk tujuan pencapaian penelitian. Peneliti memerlukan data yang benar yang dapat diperoleh di wilayah penelitian atau objek penelitian sesuai dengan topik dalam penelitiannya. Pengumpulan data merupakan kegiatan mencari data di lapangan yang akan digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian. Validitas instrumen pengumpulan data serta kualifikasi pengumpul data sangat diperlukan untuk memperoleh data yang berkualitas. Saat mengumpulkan data, peneliti harus tekun, sabar, dan tidak putus asa. Peneliti harus sabar untuk berjalan dari rumah ke rumah, atau mendatangi instansi tertentu untuk mengadakan wawancara atau membagi kuesioner. Jika seseorang peneliti tidak memiliki mental yang kuat, ia akan mudah putus ada dan akhirnya gagal. Secara umum, data terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari lapangan.
  • 9.
    Reduksi Data Reduksi datamerupakan tahap dari teknik analisis data kualitatif. Reduksi data merupakan penyederhanaan, penggolongan, dan membuang yang tidak perlu data sedemikian rupa sehingga data tersebut dapat menghasilkan informasi yang bermakna dan memudahkan dalam penarikan kesimpulan. Banyaknya jumlah data dan kompleksnya data, diperlukan analisis data melalui tahap reduksi. Tahap reduksi ini dilakukan untuk pemilihan relevan atau tidaknya data dengan tujuan akhir.
  • 10.
    Display Data Display dataatau penyajian data juga merupakan tahap dari teknik analisis data kualitatif. Penyajian data merupakan kegiatan saat sekumpulan data disusun secara sistematis dan mudah dipahami, sehingga memberikan kemungkinan menghasilkan kesimpulan. Bentuk penyajian data kualitatif bisa berupa teks naratif (berbentuk catatan lapangan), matriks, grafik, jaringan ataupun bagan. Melalui penyajian data tersebut, maka nantinya data akan terorganisasikan dan tersusun dalam pola hubungan, sehingga akan semakin mudah dipahami.
  • 11.
    Kesimpulan dan Verifikasi Penarikankesimpulan dan verifikasi data merupakan tahap akhir dalam teknik analisis data kualitatif yang dilakukan melihat hasil reduksi data tetap mengacu pada tujuan analisis hendak dicapai. Tahap ini bertujuan untuk mencari makna data yang dikumpulkan dengan mencari hubungan, persamaan, atau perbedaan untuk ditarik kesimpulan sebagai jawaban dari permasalahan yang ada.
  • 12.
    Proses Analisis DataPenelitian Kualitatif 1. Langkah 1 : mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis. Langkah ini melibatkan transkipsi wawancara, men-scanning materi, mengetikdata lapangan, atau memilah-milah dan menyususn data tersebut ke dalam jenis-jenis yang berbeda tergantung pada sumber informasi. 2. Langkah 2 : membaca keseluruhan data. Langkah pertama adalah membangun general sense atas informasi yang diperoleh dan merefleksikan maknanya secara keseluruhan. 3. Langkah 3 : menganalisi lebih detail dengan mengkoding data. Koding merupakan proses mengolah materi atau informasi menjadi segmen-segmen tulisan sebelum memaknainya. 4. Langkah 4: Terapkan proses coding untuk mendeskripsikan setting, orang-orang, kategori-kategori, dan tema-tema yang akan dianalisis. 5. Langkah 5: tunjukkan bagaimana deskripsi dan tema-tema ini akan disajikan kembali dalam narasi atau laporan kualitatif. 6. Langkah 6 : langkah terakhir dalam analis data
  • 13.
    Display Data Display Dataatau Penyajian data merupakan kegiatan ketika sekumpulan informasi disusun, sehingga memberi kemungkinan akan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Bentuk penyajian data kualitatif dapat berupa teks naratif berbentuk catatan lapangan, matriks, grafik, jaringan, dan bagan. Bentuk-bentuk ini menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang padu dan mudah diraih, sehingga memudahkan untuk melihat apa yang sedang terjadi, apakah kesimpulan sudah tepat atau sebaliknya melakukan analisis kembali.