Siti nurhabibah 11140184000003 
Selfiana 11140184000033 
Huda 11140184000034
Kata filsafat atau falsafat, berasal dari bahasa 
yunani, kalimat ini berasal dari kata 
philosopia.philos yang bearti cinta, 
senang,suka, dan kata shopia bearti 
pengetahuan dan hikmah dan kebijaksanaan.
Filsafat adalah cinta kepada ilmu pengetahuan 
atau kebenaran, suka kepada hikmah dan 
kebijaksanaan 
Jadi orang yang berfilsafat adalah orang yang 
mencintai kebenaran,berilmu pengetahuan.
Filsafat sebagai pandangan yang menyeluruh 
dan sistematis.
Filsafat ialah berfikir menurut tata 
tertib(logika), bebas(tidak terikat pada 
tradisi, dogma dan agama) dan dengan 
sedalam dalamnya sehingga sampai ke dasar 
dasar persoalan. 
(nasution,1973:24)
Pendidikan adalah bimbingan secara sadar dari 
pendidik terhadap perkembangan jasmani 
dan rohani anak didik menuju terbentuknya 
manusia yang memiliki kepribadian yang 
utama dan ideal.
Pendidikan adalah usaha mengubah tingkah 
laku individu dalam kehidupan pribadinya 
sebagai bagian dari kehidupan masyarakat 
dan kehidupan sekitarnya
Ilmu pengetahuan normatif dalam bidang 
pendidikan merumuskan kaidah kaidah 
norma-norma dan atau ukuran tingkah laku 
perbuatan sebenarnya dilaksanakan oleh 
manusai dalam hidup dan kehidupannya.
Filsafat pendidikan adalah ilmu yang pada 
hakikatnya merupakan jawaban dari 
pertanyaan pertanyaan dalam bidang 
pendidikan.
Sebagai sarana bagi manusia untuk dapat 
memecahkan berbagai problematika 
kehidupan yang dihadapinya, termasuk 
problematika dalambidang pendidikan. 
Oleh karena itu, apabila di hubungkan dengan 
persoalan pendidikan secara luas, maka 
filsafat merupakan pedoman atau pijakan 
dasar bagi tercapainya pelaksanaan dan 
tujuan pendidikan.
Keberadaan filsafat dalam ilmu pendidikan 
bukan merupakan insindental, artinya,filsafat 
itu merupakan teori umum dari pendidikan, 
landasan dari semua pemikiran mengenai 
pendidikan.
1. Logika 
2. Estetika 
3. Etika 
4. Politik 
5. metafisika
Studi mengenai metode metode ideal 
mengenai berpikir dan meneliti dalam 
melakukan obsevasi,intropeksi, dan 
induksi.hipotesa dan analisis dan lain-lain. 
Yang merupakan bentul-bentuk aktivitas 
manusia melalui upaya logika untuk dapat 
memahami.
Suatu studi tentang bentuk dan keindahan atau 
kecantikan yang sesungguhnya dan 
merupakan filsafat mengenai kesenian.
Suatu studi tentang tingkah laku yang terpuji 
yang dianggap sebagai ilmu pengetahuan 
paling tinggi . Socrates mengatakan bahwa 
etika sebagai pengetahuan tentang 
baik,buruk,jahat serta mengenai 
kebijaksanaan.
Suatu studi tentang organisasi sosial yang 
utama dan bukan sebagaimana yang di 
perkirakan orang, tetapi juga sebagai seni 
dan pengetahuan dalam melaksanakan 
pekeraan kantor
Studi mengenai realita tertinggi dari hakikat 
semua benda,nyata dari benda, dan dari akal 
pikiran manusia
1. Dasar dan tujuan pendidikan 
2. Pendidik 
3. Peserta didik (Anak didik) 
4. Pendekatan dan metode kurikulum 
5. Lingkungan 
6. System evaluasi
Bahwa yang menjadi ruang lingkup filsafat 
pendidikan adalah semua aspek yang 
berhubungan dengan upaya manusia untuk 
mengerti dan memahami hakikat pendidikan 
itu sendiri, yang berhubungan dengan 
bagaimana pelaksanaan pendidikan yang 
baik dan bagaimana dengan tujuan 
pendidikan itu dapat di capai seperti yang 
dicita-citakan
 Jalalaluddin,abdullah,filsafat 
pendidikan,jakarta,gaya media pratama,1997 
 Hamdani,fuad,filsafat 
pendidikan,jakarta,1998
Wassalamu’alaikum wr.wb

Pengertian filsafat pendidikan

  • 1.
    Siti nurhabibah 11140184000003 Selfiana 11140184000033 Huda 11140184000034
  • 3.
    Kata filsafat ataufalsafat, berasal dari bahasa yunani, kalimat ini berasal dari kata philosopia.philos yang bearti cinta, senang,suka, dan kata shopia bearti pengetahuan dan hikmah dan kebijaksanaan.
  • 4.
    Filsafat adalah cintakepada ilmu pengetahuan atau kebenaran, suka kepada hikmah dan kebijaksanaan Jadi orang yang berfilsafat adalah orang yang mencintai kebenaran,berilmu pengetahuan.
  • 5.
    Filsafat sebagai pandanganyang menyeluruh dan sistematis.
  • 6.
    Filsafat ialah berfikirmenurut tata tertib(logika), bebas(tidak terikat pada tradisi, dogma dan agama) dan dengan sedalam dalamnya sehingga sampai ke dasar dasar persoalan. (nasution,1973:24)
  • 8.
    Pendidikan adalah bimbingansecara sadar dari pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terbentuknya manusia yang memiliki kepribadian yang utama dan ideal.
  • 9.
    Pendidikan adalah usahamengubah tingkah laku individu dalam kehidupan pribadinya sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan kehidupan sekitarnya
  • 10.
    Ilmu pengetahuan normatifdalam bidang pendidikan merumuskan kaidah kaidah norma-norma dan atau ukuran tingkah laku perbuatan sebenarnya dilaksanakan oleh manusai dalam hidup dan kehidupannya.
  • 11.
    Filsafat pendidikan adalahilmu yang pada hakikatnya merupakan jawaban dari pertanyaan pertanyaan dalam bidang pendidikan.
  • 12.
    Sebagai sarana bagimanusia untuk dapat memecahkan berbagai problematika kehidupan yang dihadapinya, termasuk problematika dalambidang pendidikan. Oleh karena itu, apabila di hubungkan dengan persoalan pendidikan secara luas, maka filsafat merupakan pedoman atau pijakan dasar bagi tercapainya pelaksanaan dan tujuan pendidikan.
  • 13.
    Keberadaan filsafat dalamilmu pendidikan bukan merupakan insindental, artinya,filsafat itu merupakan teori umum dari pendidikan, landasan dari semua pemikiran mengenai pendidikan.
  • 14.
    1. Logika 2.Estetika 3. Etika 4. Politik 5. metafisika
  • 15.
    Studi mengenai metodemetode ideal mengenai berpikir dan meneliti dalam melakukan obsevasi,intropeksi, dan induksi.hipotesa dan analisis dan lain-lain. Yang merupakan bentul-bentuk aktivitas manusia melalui upaya logika untuk dapat memahami.
  • 16.
    Suatu studi tentangbentuk dan keindahan atau kecantikan yang sesungguhnya dan merupakan filsafat mengenai kesenian.
  • 17.
    Suatu studi tentangtingkah laku yang terpuji yang dianggap sebagai ilmu pengetahuan paling tinggi . Socrates mengatakan bahwa etika sebagai pengetahuan tentang baik,buruk,jahat serta mengenai kebijaksanaan.
  • 18.
    Suatu studi tentangorganisasi sosial yang utama dan bukan sebagaimana yang di perkirakan orang, tetapi juga sebagai seni dan pengetahuan dalam melaksanakan pekeraan kantor
  • 19.
    Studi mengenai realitatertinggi dari hakikat semua benda,nyata dari benda, dan dari akal pikiran manusia
  • 20.
    1. Dasar dantujuan pendidikan 2. Pendidik 3. Peserta didik (Anak didik) 4. Pendekatan dan metode kurikulum 5. Lingkungan 6. System evaluasi
  • 21.
    Bahwa yang menjadiruang lingkup filsafat pendidikan adalah semua aspek yang berhubungan dengan upaya manusia untuk mengerti dan memahami hakikat pendidikan itu sendiri, yang berhubungan dengan bagaimana pelaksanaan pendidikan yang baik dan bagaimana dengan tujuan pendidikan itu dapat di capai seperti yang dicita-citakan
  • 22.
     Jalalaluddin,abdullah,filsafat pendidikan,jakarta,gayamedia pratama,1997  Hamdani,fuad,filsafat pendidikan,jakarta,1998
  • 23.