CTIVE
LEARNING
A
Tujuan Pembuatan
• Media ini digunakan untuk mempermudah
penyampaian materi oleh guru.
• Siswa mengetahui pengertian belajar aktif
• Siswa mengetahui peran guru dan siswa dalam
belajar aktif
• Siswa mengetahui strategi belajar aktif
• Siswa mengetahui cara menjadikan siswa aktif
dari awal
• Siswa mengetahui penerapan model belajar aktif
Tujuan Pembelajaran
PENGERTIAN
Cara Belajar Siswa Aktif (Student Active Learning)
bukan merupakan disiplin ilmu atau dalam bahasa
popular bukan “teori” tetapi merupakan cara, teknik,
atau dalam kata lain disebut teknologi.
Belajar yang bermakna terjadi bila siswa
berperan secara aktif dalam proses belajar
dan akhirnya mampu memutuskan apa yang
akan di pelajari dan cara mempelajari
(Yulaelawati, 1992).
PERAN GURU DAN SISWA DALAM
BELAJAR AKTIF
PERAN GURU
Sebagai
FASILITATOR
PERAN GURU
Sebagai
MODERATOR
PERAN GURU
Sebagai
MOTIVATOR
PERAN GURU
Sebagai
EVALUATOR
Memodifikasi pengetahuan yang baru diterima serta dibina untuk
memiliki keterampilan agar dapat menerapkan dan
memanfaatkan pengetahuan yang pernah di terimanya pada hal
atau masalah-masalah yang baru dihadapinya.
PERAN SISWA
STRATEGI BELAJAR AKTIF
REFLEKSI
Guru dapat meminta siswa untuk secara
bertahap merefleksikan hal-hal yang telah
dipelajari dalam perkuliahan.
PERTANYAAN
SISWA
Disetiap bahasan atau pertemuan guru menugaskan
siswa untuk menulis pertanyaan tentang hal yang
belum dipahami atau belum dibahas bersama guru
dan teman-teman lainnya.
RANGKUMAN
Guru membiasakan siswa membuat rangkuman terhadap
hasil diskusi kelompok yang dilakukan dikelas atau
sebagai tugas mandiri.
PEMETAAN
KOGNITIF
Alat untuk membuat siswa berpikir aktif tentang
konsep-konsep, hubungan antara konsep dan skemanya.
Pemetaan ini digunakan untuk menumbuhkan proses
belajar aktif siswa.
10 CARA PENGHEMATAN WAKTU
BELAJAR AKTIF
1. Mulailah pada
waktunya.
2. Berikan instruksi yang
jelas.
3. Siapkan informasi
visual semenjak awal.
4. Bagikan materi belajar
secara cepat.
5. Percepat pelaporan
sub kelompok.
6. Jangan biarkan diskusi
berlarut-larut.
7. Dapatkan relawan siswa
dengan cepat.
8. Bersiaplah menghadapi
kelompok yang jenuh atau ogah-
ogahan.
9. Percepat langkah kegiatan
dari waktu ke waktu.
10. Dapatkan perhatian
penuh dari siswa.
SUMBER BELAJAR
LINGKUNGAN
SEKOLAHAN
TEMAN
PERPUSTAKAAN
LABORATORIUM
GURU
Sumber belajar juga ada yang ada diluar sekolah seperti
komunitas masyarakat, tempat tertentu, media, gejala alam
nara sumber setempat seperti pemuka agama dan pemuka
adat.
CARA MENJADIKAN SISWA AKTIF
SEJAK AWAL
Pembentukan Tim
Membantu siswa untuk lebih mengenal satu sama lain atau
menciptakan semangat kerjasama dan saling
ketergantungan.
Penilaian Serentak
Mempelajari tentang sikap, pengetahuan dan
pengalaman siswa.
Pelibatan Belajar Secara Langsung,
Menciptakan minat awal terhadap pelajaran.
Cara Membantu Peserta Didik
Memperoleh Pengetahuan,
Keterampilan dan Perilaku Secara
Aktif
• Kegiatan belajar dalam satu kelas
penuh (Full class learning).
• Diskusi kelas (Class discussion).
• Pengajuan pertanyaan (Question
prompting).
• Belajar bersama (Collaborative
learning).
• Pengajaran sesame siswa (Peer
teaching).
• Kegiatan belajar mandiri (Independent
learning).
• Kegiatan belajar aktif (Affective
learning).
• Pengembangan keterampilan (Skill
development).
Umpan Balik dan Penilaian Hasil
Belajar
Umpan balik guru dan siswa menjelaskan tentang
prestasi belajar siswa yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan,
juga kelemahan siswa yang perlu diperbaiki.
Umpan balik siswa terhadap guru perlu diperhatikan sebagia
masukan untuk memperbaik proses pembelajaran yang
berlangsung.
Menurut Marzano, Pickering, dan Mc
Tighe (1994), ada lima jenjang
keterampilan dalam belajar aktif:
Effective habits
Of mind
Cooperation/
collaboration
Effective
Communication
Information
Processing
Complex
Thinking
Berpikir kompleks (Complex thinking)
Menggunakan berbagai strategi berpikir
kompleks dengan efektif.
Memproses informasi (Information Processing)
Menggunakan berbegai strategi teknik pengumpulan
informasi dan berbagai sumber informasi dengan efektif.
Berkomunikasi efektif (Effective Communication)
Menyatakan/menyampaikan ide dengan jelas.
Bekerja sama (Cooperation/collaboration)
Berusaha untuk mencapai tujuan kelompok.
Berdaya nalar efektif (Effective Habits of
mind)
 Disiplin diri (Self Regulation)
 Berpikir kritis (Critical Thinking)
 Berpikir kreatif (Creative Thinking)
Penerapan Model Belajar Siswa Aktif
Model ini menekankan penjelasan guru pada siswa atau
penjelasan siswa kepada siswa lain dalam membahas
pengajaran. Contohnya ceramah dan Tanya jawab.
Model Belajar Informasi
Ditekankan pada kegiatan belajar mandiri atau
perseorangan dengan menggunakan metode
penugasan sebagai metode utama dan ceramah,
Tanya jawab sebagai metode penunjang.
Model Mengajar Mandiri
Model Belajar Kelompok
Menekankan aktifitas belajar siswa secara
bersama dalam kelompok sehingga
mengembangkan hubungan sosial dalam
pemecahan maslah belajar. Contohnya metode
diskusi,
Model ini sama dengan inkuiri, problem solving atau
perpikir reflektif yang didasarkan atas langkah-langkah
berpikir ilmiah.
Model Mengajar Pemecahan Masalah
Alat Penilaian dalam Belajar Aktif
Pengamatan dilakukan oleh guru
pada saat berlangsungnya proses
belajar mengajar. Tujuannya untuk
melihat hasil belajar siswa.
Observasi atau Pengamatan
Kuesioner atau Angket
Berupa pertanyaan tertulis yang ditujukan
pada siswa mengenai cirri perilaku mereka
pada saat mereka melakukan kegiatan
belajar.
Prosesnya hamper sama dengan kuesioner
yakni mengajukan pertanyaan kepada siswa
atau responden, namun dilakukan secara lisan
Interview atau Wawancara,
1. Bagaimana penerapan model belajar aktif
dalam pembelajaran di sekolah? Berikan
contoh!
Tes Penugasan

Pendekatan Inovatif Active Learning 1