Model pembelajaran penemuan (discovery learning) adalah metode yang mendorong siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran dengan mengorganisasi sendiri informasi yang mereka pelajari. Meskipun dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan kognitif siswa, metode ini juga memiliki kelemahan seperti waktu yang dibutuhkan untuk pengajaran dan kesulitan bagi siswa yang kurang pandai. Langkah-langkah operasional dalam penerapan metode ini meliputi stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, verifikasi, dan generalisasi.