Pemutusan Hubungan Kerja
DR.can.WillyFarianto,S.H.,M.Hum.
Farianto & Darmanto
Law firm
LINA Building, 2nd Floor, suite 205A
H.R. Rasuna Said, kav B-7
Jakarta 12910
Web. www.fardalaw.com
Mobile. 0811157937
7/17/2013
Hubungan Kerja
7/17/2013
Pengusaha PekerjaPerjanjian Kerja
Pekerjaan
Perintah
Upah
Syarat Sah Perjanjian Kerja
A. Sepakat artinya tanpa kekhilafan, paksaan, penipuan dan penyalahgunaan
keadaan.
B. Kecakapan artinya tidak dibawah pengampuan dan sudah dewasa menurut
hukum;
C. Pekerjaan artinya sebagai objek dari perjanjian kerja maka harus ada pekerjaan
yang diperjanjikan;
D. Pekerjaan tidak bertentangan dengan undang-undang dan kesusilaan artinya
pekerjaan yang diperjanjikan harus “Halal”.
Dalam hal Perjanjian kerja melanggar butir A dan B maka perjanjian
dapat dibatalkan.
Dalam hal Perjanjian kerja melanggar butir C dan D maka perjanjian
dapat dibatalkan.
7/17/2013
Status Hubungan Kerja berdasarkan
Perjanjian Kerja
• Karyawan tetap berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak
tertentu/ PKWTT.
• Karyawan kontrak berdasarkan perjanjian kerja waktu
tertentu/ PKWT.
• Karyawan harian lepas.
• Karyawan antarkerja antar daerah.
7/17/2013
Berakhirnya Hubungan Kerja/ PHK
• PHK karena karyawan melakukan tindak pidana
• PHK sepihak oleh pengusaha
• PHK demi hukum
• PHK karena putusan pengadilan:
- inisiatif pengusaha
- inisiatif karyawan
• PHK karena perjanjian bersama
7/17/2013
PHK Karena Karyawan Melakukan Tindak
Pidana
• Menipu
• Mencuri
• Penggelapan dalam jabatan
• Pemalsuan atau menggunakan surat palsu
• Mengkonsumsi atau memperdagangkan narkotika
dan psikotropika
• Melakukan penganiayaan,dll.
7/17/2013
PHK Sepihak Oleh Pengusaha
• Karyawan dalam Masa Percobaan.
• Karyawan ditahan, lebih dari 6 (enam) bulan.
• Karyawan ditahan, meskipun belum 6 (enam) bulan tetapi telah dinyatakan bersalah
berdasarkan putusan pengadilan pidana.
• Karyawan Mengundurkan diri.
• Karyawan mangkir selama 5 (lima) hari berturut-turut dan telah dipanggil secara patut.
• Karyawan mangkir selama 7 (tujuh) hari akibat melakukan mogok kerja yang tidak sah
• Karyawan telah salah atau keliru menuduh Pengusaha melakukan perbuatan yang
bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak
melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan
pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan.
# PHK karena Karyawan ditahan, lebih dari 6 (enam) bulan dan mengundurkan diri diberi hak
mengajukan gugatan ke PHI maximal 1 (satu) tahun sejak tanggal PHK.
7/17/2013
PHK Demi Hukum
• Karyawan meninggal dunia
• Pensiun
• Berakhir jangka waktu kontrak atau selesainya
pekerjaan
7/17/2013
PHK Karena Putusan Pengadilan.
Inisiatif Pengusaha:
- Melanggar Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja
Bersama
- Pengusaha menolak melanjutkan hubungan kerja pada saat terjadi perubahan
status, penggabungan atau peleburan.
- Perusahaan tutup, karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut.
- Perusahaan tutup, tidak karena mengalami kerugian.
- Perusahaan Pailit
7/17/2013
PHK Karena Putusan Pengadilan.
Inisiatif Karyawan:
- Karyawan menolak melanjutkan hubungan kerja pada saat
terjadi perubahan status, penggabungan atau peleburan.
- Karyawan menuduh Pengusaha melakukan perbuatan yang
bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3
bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban,
memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan,
memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa,
keselamatan dan kesehatan.
- Karyawan medical unfit setelah 12 (duabelas) bulan.
7/17/2013
PHK Karena Perjanjian Bersama
• Karyawan melakukan tindak pidana. (lihat pada
slide sebelumnya)
• PHK sepihak oleh Pengusaha. (lihat pada slide
sebelumnya)
• PHK karena putusan pengadilan baik inisiatif
pengusaha maupun karyawan. (lihat pada slide
sebelumnya)
7/17/2013
Syarat PHK
Alasan PHK Syarat PHK
Masa percobaan Dalam periode masa percobaan
Melakukan tindak Pidana Putusan pidana pengadilan yang berkekuatan hukum
tetap
Penahanan lebih dari 6 (enam) bulan Penahanan melampaui batas 6 (enam) bulan
Belum 6 (enam) bulan ditahan dinyatakan bersalah Putusan pidana pengadilan tingkat pertama/ pengadilan
negeri
Melanggar Perjanjian Kerja Peraturan
Perusahaan/PKB, kualifikasi ringan ,sedang dan
pengulangan
Surat Peringatan I , II dan III
Mengundurkan diri 1. Permohonan 30 hari sebelumnya
2. Tidak dalam ikatan dinas
3. Tetap bekerja sampai tanggal efektif
7/17/2013
Alasan PHK Syarat PHK
Karyawan menolak melanjutkan hubungan kerja akibat
perubahan status, penggabungan atau peleburan
Menyampaikan secara tertulis penolakanya disertai
alasan pada periode yang ditetapkan setelah
diumumkanya proses perubahan status,
penggabungan atau peleburan yang dilakukan
perusahaan
Pengusaha menolak melanjutkan hubungan kerja
akibat perubahan status, penggabungan atau peleburan
Menyampaikan secara tertulis penolakanya disertai
alasan pada periode yang ditetapkan setelah
diumumkanya proses perubahan status,
penggabungan atau peleburan yang dilakukan
perusahaan
Perusahaan tutup, karena mengalami kerugian 2 (dua)
tahun berturut-turut.
Laporan keuangan dua tahun berturut-turut dari
akuntan publik
Perusahaan tutup, tidak karena mengalami kerugian. Perusahaan tutup permanen
Perusahaan Pailit Putusan pailit pengadilan niaga yang berkekuatan
hukum tetap
Meninggal dunia Surat kematian
7/17/2013
Alasan PHK Syarat PHK
Pensiun Usia pensiun yang ditetapkan perusahaan
Mangkir 1. Tidak masuk kerja 5 (lima) hari berturut-turut
tanpa pemberitahuan
2. Panggilan untuk masuk kerja dua kali
Tuduhan karyawan kepada pengusaha melakukan
perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang,
tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak
melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di
luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang
membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan.
Bukti surat dan saksi-saksi
Karyawan telah salah atau keliru menuduh Pengusaha
melakukan perbuatan yang bertentangan dengan
undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan
berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban,
memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan,
memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa,
keselamatan dan kesehatan.
Putusan pengadilan Hubungan Industrial atau
hasil pemeriksaan pengadilan apabila diajukan
gugatan balik/ rekonvensi
Medical unfit
1. Surat keterangan dari dokter perusahaan dan atau
eksternal
2. Melampaui batas 12 (dua belas bulan)
7/17/2013
Kompensasi PHK
Alasan PHK Kompensasi
Medical Unfit 2 x pasal 156 ayat (2), 2 x pasal 156 ayat (3) dan 1 x
pasal 156 ayat (4)
- Pekerja Meninggal Dunia
- Pensiun
- Pengusaha menolak melanjutkan hubungan kerja
akibat perubahan status, penggabungan atau
peleburan
- Perusahaan tutup, tidak karena mengalami kerugian.
- Tuduhan karyawan kepada pengusaha melakukan
perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang,
tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak
melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan
di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan
yang membahayakan jiwa, keselamatan dan
kesehatan
2 x pasal 156 ayat (2), 1 x pasal 156 ayat (3) dan 1 x
pasal 156 ayat (4)
7/17/2013
Alasan PHK Kompensasi
Karyawan menolak melanjutkan hubungan kerja akibat perubahan status,
penggabungan atau peleburan
Perusahaan tutup, karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut.
Perusahaan Pailit
Pekerja melanggar Perjanjian Kerja/ Peraturan Perusahaan/ Perjanjian kerja
Bersama
1 x pasal 156 ayat (2), (3) & (4)
Penahanan lebih dari 6 (enam) bulan
Belum 6 (enam) bulan ditahan dinyatakan bersalah
1 x pasal 156 ayat (3) & (4)
Mangkir
Mengundurkan diri
Karyawan telah salah atau keliru menuduh Pengusaha melakukan perbuatan
yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan
berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di
luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa,
keselamatan dan kesehatan. (alasan PHK ini tanpa hak uang pisah)
156 ayat (4) dan uang pisah
7/17/2013
Tenggang Waktu Hukum Penyelesaian PHK
• Perundingan Bipartit waktu penyelesaian 30 hari
• Mediasi waktu penyelesaian 30 hari kerja
• Konsiliasi waktu penyelesaian 30 hari kerja
• Arbitrasi waktu penyelesaian 30 hari kerja
• Jawaban Anjuran 10 hari kerja (tidak Jawab dianggap menolak)
• Gugatan PHK 160 ayat (3) & 162 UU No. 13/ 2003 1 (satu) tahun
• Gugatan Hak 2 tahun
• Pengadilan Hubungan Industrial waktu penyelesaian 50 hari kerja
• Menyatakan Kasasi 14 Hari Kerja
• Mengajukan Memori Kasasi 14 hari kalender sejak menyatakan
•Mengajukan Kontra Memori Kasasi 14 hari kalender sejak menerima
pemberitahuan
• Mahkamah Agung waktu penyelesaian 30 hari kerja
7/17/2013
Penyelesaian PHK
7/17/2013
Bipartit Tripartit
Mediasi
Konsiliasi
Arbitrasi
Pengadilan
Hubungan
Industrial
Mahkamah
Agung
Eksekusi oleh Pengadilan
Hubungan Industri
Bipartit
• Jangka waktu penyelesaiannya 30 hari
• Pihaknya adalah pengusaha dengan serikat pekerja apabila pekerjanya
anggota atau dengan pekerja langsung
• Membuat notulen bipartit
• Apabila tercapai kesepakatan, dibuat perjanjian bersama
• Mendaftarkan perjanjian bersama ke Pengadilan Hubungan Industrial
• Apabila perjanjian bersama yang telah didaftarkan ke PHI tidak
dilaksanakan, maka mohon eksekusi ke Pengadilan Hubungan Industrial
• Apabila tidak tercapai kesepakatan, pengusaha dapat menerbitkan surat
skorsing dan melakukan pencatatan / permohonan mediasi kepada dinas
tenaga kerja ditempat pekerja bekerja
7/17/2013
Mediasi
• Perselisihan yang dapat dilakukan Mediasi adalah, PHK, Hak,
Kepentingan, dan Antar Serikat dalam Satu Perusahaan
• Jangka waktu penyelesaiannya 30 hari
• Pihaknya adalah pengusaha dengan pekerja atau wakilnya dan mediator
dari dinas tenaga kerja
• Apabila tercapai kesepakatan, dibuat perjanjian bersama
• Mendaftarkan perjanjian bersama ke Pengadilan Hubungan Industrial
• Apabila tidak tercapai kesepakatan, mediator menerbitkan anjuran
• Apabila pengusaha dan pekerja menerima anjuran maka, dibuat perjanjian
bersama dan setelah dilaksanakan, didaftarkan ke Pengadilan Hubungan
Industrial
• Apabila perjanjian bersama yang telah didaftarkan ke PHI tidak
dilaksanakan, maka mohon eksekusi ke Pengadilan Hubungan Industrial
• Apabila pengusaha dan pekerja menolak anjuran, maka pengusaha dan
pekerja berhak mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial
7/17/2013
Konsiliasi
• Perselisihan yang dapat dilakukan Konsiliasi adalah, PHK,
Kepentingan, dan Antar Serikat dalam Satu Perusahaan
• Jangka waktu penyelesaiannya 30 hari
• Pihaknya adalah pengusaha dengan pekerja atau wakilnya dan
konsiliator
• Apabila tercapai kesepakatan, dibuat perjanjian bersama
• Mendaftarkan perjanjian bersama ke Pengadilan Hubungan
Industrial
• Apabila tidak tercapai kesepakatan, konsiliator menerbitkan anjuran
• Apabila pengusaha dan pekerja menerima anjuran maka, dibuat
perjanjian bersama dan setelah dilaksanakan, didaftarkan ke
Pengadilan Hubungan Industrial
• Apabila perjanjian bersama yang telah didaftarkan ke PHI tidak
dilaksanakan, maka mohon eksekusi ke Pengadilan Hubungan
Industrial
• Apabila pengusaha dan pekerja menolak anjuran, maka pengusaha
dan pekerja berhak mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan
Industrial
7/17/2013
Proses beracara di Pengadilan Hubungan
Industrial
7/17/2013
Gugatan
Penggugat
Replik Penggugat
Jawaban Tergugat
Duplik Tergugat
Kesimpulan
Penggugat + Tergugat
Pembuktian
Penggugat + Tergugat
Putusan M. Hakim
Putusan Provisionil
Majelis Hakim Pasal 96
UU 2/2004
Sita Jaminan
Penetapan Sita Jaminan tidak
dapat diajukan Perlawanan
dan atau tidak dapat
digunakan upaya hukum
(Pasal 96 UU PH)
Mahkamah Agung
1. Upaya Hukum Biasa / Kasasi
• Alasan Kasasi:
a. Tidak berwenang atau melampaui batas wewenang
b. Salah menerapkan hukum yang berlaku
c. Lalai memenuhi syarat yang diwajibkan oleh
peraturan
• Yang dapat dimohonkan Kasasi adalah:
a. Perselisihan Hak
b. Perselisihan PHK
7/17/2013
2. Upaya Hukum Luar Biasa
• Alasan PK:
a. Apabila putusan didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat pihak
lawan yang diketahui setelah perkaranya diputus atau didasarkan pada bukti-
bukti yang kemudian oleh hakim dianggap palsu
b. Apabila setelah perkara diputus, ditemukan surat-surat bukti yang bersifat
menentukan yang pada waktu perkara diperiksa tidak dapat ditemukan
c. Apabila telah dikabulkan suatu hal yang tidak dituntut atau lebih daripada
yang dituntut
d. Apabila mengenai sesuatu bagian dari tuntutan belum diputus tanpa
dipertimbangan sebab-sebabnya
e. Apabila antara pihak-pihak yang sama mengenai sesuatu soal yang sama
atas dasar yang sama oleh pengadilan yang sama atau sama tingkatannya
telah diberikan putusan yang bertentangan satu sama lain
f. Apabila dalam suatu keputusan terdapat kekhilafan hakim atau kekeliruan
yang nyata
7/17/2013
• Tenggang Waktu Pengajuan PK
a. 180 hari sejak diketahui kebohongan atau tipu muslihat
b. 180 hari sejak ditemukan surat-surat bukti, yang hari serta
tanggal ditemukannya harus dinyatakan dibawah sumpah
dan disahkan oleh pejabat yang berwenang
c. 180 hari sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap
dan telah diberitahukan kepada para pihak yang berperkara,
untuk alasan PK karena adanya Ultra petita, kekhilafan dan
adanya tuntutan yang belum dipertimbangkan sebab-
sebabnya
d. 180 hari sejak putusan yang terakhir dan bertentangan itu
memperoleh kekuatan hukum tetap dan telah diberitahukan
kepada pihak yang berperkara, untuk alasan adanya
putusan yang bertentangan untuk perkara yang sama
7/17/2013
Eksekusi
• Permohonan Kepada Ketua Pengadilan Hubungan
Industrial
• Anmaning / Panggilan Pengadilan kepada para pihak
untuk melaksanakan putusan
• Apabila putusan tidak dilaksanakan, permohonan sita
eksekusi
• Penetapan dan Pelaksanaan sita eksekusi
• Eksekusi
7/17/2013
Proses PHK Karyawan yang Melakukan Tindak
Pidana
• Bukti dan Saksi cukup untuk menduga suatu perbuatan pidana
• Laporan polisi:
a. Melaporkan pelaku pada bagian layanan masyarakat
b. Pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi
c. Penyerahan bukti-bukti surat dan barang bukti
d. Pengajuan saksi ahli
e. Penetapan tersangka
f. Penahanan
g. Pemberkasan
h. Pelimpahan ke kejaksaan
• Proses di Kejaksaan:
a. Menerima berkas dan tersangka dari kepolisian
b. Melanjutkan penahanan
c. Mempersiapkan dakwaan kepengadilan negeri
d. Pelimpahan kepengadilan negeri
7/17/2013
• Proses di Pengadilan Negeri
a. Menerima pelimpahan berkas dan tersangka dari kejaksaan
b. Melanjutkan penahanan
c. Membuka persidangan: pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi, surat, tersangka,
tuntutan pidana, pembelaan , replik, duplik, simpulan, dan putusan
• Proses di Pengadilan Tinggi
a. Menerima pelimpahan kewenangan ,berkas ,dan tersangka dari pengadilan negeri
b. Menjatuhkan putusan : menerima atau menolak permohonan banding atau mengadili
sendiri
• Proses di Mahkamah Agung
a. Menerima pelimpahan kewenangan ,berkas ,dan tersangka dari pengadilan tinggi
b. Menjatuhkan putusan : menerima atau menolak permohonan kasasi atau mengadili
sendiri
• Proses Eksekusi oleh Jaksa
7/17/2013
Terimakasih
Semoga Bermanfaat
7/17/2013

Pemutusan hubungan kerja

  • 1.
    Pemutusan Hubungan Kerja DR.can.WillyFarianto,S.H.,M.Hum. Farianto& Darmanto Law firm LINA Building, 2nd Floor, suite 205A H.R. Rasuna Said, kav B-7 Jakarta 12910 Web. www.fardalaw.com Mobile. 0811157937 7/17/2013
  • 2.
  • 3.
    Syarat Sah PerjanjianKerja A. Sepakat artinya tanpa kekhilafan, paksaan, penipuan dan penyalahgunaan keadaan. B. Kecakapan artinya tidak dibawah pengampuan dan sudah dewasa menurut hukum; C. Pekerjaan artinya sebagai objek dari perjanjian kerja maka harus ada pekerjaan yang diperjanjikan; D. Pekerjaan tidak bertentangan dengan undang-undang dan kesusilaan artinya pekerjaan yang diperjanjikan harus “Halal”. Dalam hal Perjanjian kerja melanggar butir A dan B maka perjanjian dapat dibatalkan. Dalam hal Perjanjian kerja melanggar butir C dan D maka perjanjian dapat dibatalkan. 7/17/2013
  • 4.
    Status Hubungan Kerjaberdasarkan Perjanjian Kerja • Karyawan tetap berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu/ PKWTT. • Karyawan kontrak berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu/ PKWT. • Karyawan harian lepas. • Karyawan antarkerja antar daerah. 7/17/2013
  • 5.
    Berakhirnya Hubungan Kerja/PHK • PHK karena karyawan melakukan tindak pidana • PHK sepihak oleh pengusaha • PHK demi hukum • PHK karena putusan pengadilan: - inisiatif pengusaha - inisiatif karyawan • PHK karena perjanjian bersama 7/17/2013
  • 6.
    PHK Karena KaryawanMelakukan Tindak Pidana • Menipu • Mencuri • Penggelapan dalam jabatan • Pemalsuan atau menggunakan surat palsu • Mengkonsumsi atau memperdagangkan narkotika dan psikotropika • Melakukan penganiayaan,dll. 7/17/2013
  • 7.
    PHK Sepihak OlehPengusaha • Karyawan dalam Masa Percobaan. • Karyawan ditahan, lebih dari 6 (enam) bulan. • Karyawan ditahan, meskipun belum 6 (enam) bulan tetapi telah dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan pidana. • Karyawan Mengundurkan diri. • Karyawan mangkir selama 5 (lima) hari berturut-turut dan telah dipanggil secara patut. • Karyawan mangkir selama 7 (tujuh) hari akibat melakukan mogok kerja yang tidak sah • Karyawan telah salah atau keliru menuduh Pengusaha melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan. # PHK karena Karyawan ditahan, lebih dari 6 (enam) bulan dan mengundurkan diri diberi hak mengajukan gugatan ke PHI maximal 1 (satu) tahun sejak tanggal PHK. 7/17/2013
  • 8.
    PHK Demi Hukum •Karyawan meninggal dunia • Pensiun • Berakhir jangka waktu kontrak atau selesainya pekerjaan 7/17/2013
  • 9.
    PHK Karena PutusanPengadilan. Inisiatif Pengusaha: - Melanggar Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama - Pengusaha menolak melanjutkan hubungan kerja pada saat terjadi perubahan status, penggabungan atau peleburan. - Perusahaan tutup, karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut. - Perusahaan tutup, tidak karena mengalami kerugian. - Perusahaan Pailit 7/17/2013
  • 10.
    PHK Karena PutusanPengadilan. Inisiatif Karyawan: - Karyawan menolak melanjutkan hubungan kerja pada saat terjadi perubahan status, penggabungan atau peleburan. - Karyawan menuduh Pengusaha melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan. - Karyawan medical unfit setelah 12 (duabelas) bulan. 7/17/2013
  • 11.
    PHK Karena PerjanjianBersama • Karyawan melakukan tindak pidana. (lihat pada slide sebelumnya) • PHK sepihak oleh Pengusaha. (lihat pada slide sebelumnya) • PHK karena putusan pengadilan baik inisiatif pengusaha maupun karyawan. (lihat pada slide sebelumnya) 7/17/2013
  • 12.
    Syarat PHK Alasan PHKSyarat PHK Masa percobaan Dalam periode masa percobaan Melakukan tindak Pidana Putusan pidana pengadilan yang berkekuatan hukum tetap Penahanan lebih dari 6 (enam) bulan Penahanan melampaui batas 6 (enam) bulan Belum 6 (enam) bulan ditahan dinyatakan bersalah Putusan pidana pengadilan tingkat pertama/ pengadilan negeri Melanggar Perjanjian Kerja Peraturan Perusahaan/PKB, kualifikasi ringan ,sedang dan pengulangan Surat Peringatan I , II dan III Mengundurkan diri 1. Permohonan 30 hari sebelumnya 2. Tidak dalam ikatan dinas 3. Tetap bekerja sampai tanggal efektif 7/17/2013
  • 13.
    Alasan PHK SyaratPHK Karyawan menolak melanjutkan hubungan kerja akibat perubahan status, penggabungan atau peleburan Menyampaikan secara tertulis penolakanya disertai alasan pada periode yang ditetapkan setelah diumumkanya proses perubahan status, penggabungan atau peleburan yang dilakukan perusahaan Pengusaha menolak melanjutkan hubungan kerja akibat perubahan status, penggabungan atau peleburan Menyampaikan secara tertulis penolakanya disertai alasan pada periode yang ditetapkan setelah diumumkanya proses perubahan status, penggabungan atau peleburan yang dilakukan perusahaan Perusahaan tutup, karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut. Laporan keuangan dua tahun berturut-turut dari akuntan publik Perusahaan tutup, tidak karena mengalami kerugian. Perusahaan tutup permanen Perusahaan Pailit Putusan pailit pengadilan niaga yang berkekuatan hukum tetap Meninggal dunia Surat kematian 7/17/2013
  • 14.
    Alasan PHK SyaratPHK Pensiun Usia pensiun yang ditetapkan perusahaan Mangkir 1. Tidak masuk kerja 5 (lima) hari berturut-turut tanpa pemberitahuan 2. Panggilan untuk masuk kerja dua kali Tuduhan karyawan kepada pengusaha melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan. Bukti surat dan saksi-saksi Karyawan telah salah atau keliru menuduh Pengusaha melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan. Putusan pengadilan Hubungan Industrial atau hasil pemeriksaan pengadilan apabila diajukan gugatan balik/ rekonvensi Medical unfit 1. Surat keterangan dari dokter perusahaan dan atau eksternal 2. Melampaui batas 12 (dua belas bulan) 7/17/2013
  • 15.
    Kompensasi PHK Alasan PHKKompensasi Medical Unfit 2 x pasal 156 ayat (2), 2 x pasal 156 ayat (3) dan 1 x pasal 156 ayat (4) - Pekerja Meninggal Dunia - Pensiun - Pengusaha menolak melanjutkan hubungan kerja akibat perubahan status, penggabungan atau peleburan - Perusahaan tutup, tidak karena mengalami kerugian. - Tuduhan karyawan kepada pengusaha melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan 2 x pasal 156 ayat (2), 1 x pasal 156 ayat (3) dan 1 x pasal 156 ayat (4) 7/17/2013
  • 16.
    Alasan PHK Kompensasi Karyawanmenolak melanjutkan hubungan kerja akibat perubahan status, penggabungan atau peleburan Perusahaan tutup, karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut. Perusahaan Pailit Pekerja melanggar Perjanjian Kerja/ Peraturan Perusahaan/ Perjanjian kerja Bersama 1 x pasal 156 ayat (2), (3) & (4) Penahanan lebih dari 6 (enam) bulan Belum 6 (enam) bulan ditahan dinyatakan bersalah 1 x pasal 156 ayat (3) & (4) Mangkir Mengundurkan diri Karyawan telah salah atau keliru menuduh Pengusaha melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang, tidak membayar upah 3 bulan berturut-turut, tidak melaksanakan kewajiban, memerintahkan pekerjaan di luar yang diperjanjiakan, memberikan pekerjaan yang membahayakan jiwa, keselamatan dan kesehatan. (alasan PHK ini tanpa hak uang pisah) 156 ayat (4) dan uang pisah 7/17/2013
  • 17.
    Tenggang Waktu HukumPenyelesaian PHK • Perundingan Bipartit waktu penyelesaian 30 hari • Mediasi waktu penyelesaian 30 hari kerja • Konsiliasi waktu penyelesaian 30 hari kerja • Arbitrasi waktu penyelesaian 30 hari kerja • Jawaban Anjuran 10 hari kerja (tidak Jawab dianggap menolak) • Gugatan PHK 160 ayat (3) & 162 UU No. 13/ 2003 1 (satu) tahun • Gugatan Hak 2 tahun • Pengadilan Hubungan Industrial waktu penyelesaian 50 hari kerja • Menyatakan Kasasi 14 Hari Kerja • Mengajukan Memori Kasasi 14 hari kalender sejak menyatakan •Mengajukan Kontra Memori Kasasi 14 hari kalender sejak menerima pemberitahuan • Mahkamah Agung waktu penyelesaian 30 hari kerja 7/17/2013
  • 18.
  • 19.
    Bipartit • Jangka waktupenyelesaiannya 30 hari • Pihaknya adalah pengusaha dengan serikat pekerja apabila pekerjanya anggota atau dengan pekerja langsung • Membuat notulen bipartit • Apabila tercapai kesepakatan, dibuat perjanjian bersama • Mendaftarkan perjanjian bersama ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila perjanjian bersama yang telah didaftarkan ke PHI tidak dilaksanakan, maka mohon eksekusi ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila tidak tercapai kesepakatan, pengusaha dapat menerbitkan surat skorsing dan melakukan pencatatan / permohonan mediasi kepada dinas tenaga kerja ditempat pekerja bekerja 7/17/2013
  • 20.
    Mediasi • Perselisihan yangdapat dilakukan Mediasi adalah, PHK, Hak, Kepentingan, dan Antar Serikat dalam Satu Perusahaan • Jangka waktu penyelesaiannya 30 hari • Pihaknya adalah pengusaha dengan pekerja atau wakilnya dan mediator dari dinas tenaga kerja • Apabila tercapai kesepakatan, dibuat perjanjian bersama • Mendaftarkan perjanjian bersama ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila tidak tercapai kesepakatan, mediator menerbitkan anjuran • Apabila pengusaha dan pekerja menerima anjuran maka, dibuat perjanjian bersama dan setelah dilaksanakan, didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila perjanjian bersama yang telah didaftarkan ke PHI tidak dilaksanakan, maka mohon eksekusi ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila pengusaha dan pekerja menolak anjuran, maka pengusaha dan pekerja berhak mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial 7/17/2013
  • 21.
    Konsiliasi • Perselisihan yangdapat dilakukan Konsiliasi adalah, PHK, Kepentingan, dan Antar Serikat dalam Satu Perusahaan • Jangka waktu penyelesaiannya 30 hari • Pihaknya adalah pengusaha dengan pekerja atau wakilnya dan konsiliator • Apabila tercapai kesepakatan, dibuat perjanjian bersama • Mendaftarkan perjanjian bersama ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila tidak tercapai kesepakatan, konsiliator menerbitkan anjuran • Apabila pengusaha dan pekerja menerima anjuran maka, dibuat perjanjian bersama dan setelah dilaksanakan, didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila perjanjian bersama yang telah didaftarkan ke PHI tidak dilaksanakan, maka mohon eksekusi ke Pengadilan Hubungan Industrial • Apabila pengusaha dan pekerja menolak anjuran, maka pengusaha dan pekerja berhak mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial 7/17/2013
  • 22.
    Proses beracara diPengadilan Hubungan Industrial 7/17/2013 Gugatan Penggugat Replik Penggugat Jawaban Tergugat Duplik Tergugat Kesimpulan Penggugat + Tergugat Pembuktian Penggugat + Tergugat Putusan M. Hakim Putusan Provisionil Majelis Hakim Pasal 96 UU 2/2004 Sita Jaminan Penetapan Sita Jaminan tidak dapat diajukan Perlawanan dan atau tidak dapat digunakan upaya hukum (Pasal 96 UU PH)
  • 23.
    Mahkamah Agung 1. UpayaHukum Biasa / Kasasi • Alasan Kasasi: a. Tidak berwenang atau melampaui batas wewenang b. Salah menerapkan hukum yang berlaku c. Lalai memenuhi syarat yang diwajibkan oleh peraturan • Yang dapat dimohonkan Kasasi adalah: a. Perselisihan Hak b. Perselisihan PHK 7/17/2013
  • 24.
    2. Upaya HukumLuar Biasa • Alasan PK: a. Apabila putusan didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat pihak lawan yang diketahui setelah perkaranya diputus atau didasarkan pada bukti- bukti yang kemudian oleh hakim dianggap palsu b. Apabila setelah perkara diputus, ditemukan surat-surat bukti yang bersifat menentukan yang pada waktu perkara diperiksa tidak dapat ditemukan c. Apabila telah dikabulkan suatu hal yang tidak dituntut atau lebih daripada yang dituntut d. Apabila mengenai sesuatu bagian dari tuntutan belum diputus tanpa dipertimbangan sebab-sebabnya e. Apabila antara pihak-pihak yang sama mengenai sesuatu soal yang sama atas dasar yang sama oleh pengadilan yang sama atau sama tingkatannya telah diberikan putusan yang bertentangan satu sama lain f. Apabila dalam suatu keputusan terdapat kekhilafan hakim atau kekeliruan yang nyata 7/17/2013
  • 25.
    • Tenggang WaktuPengajuan PK a. 180 hari sejak diketahui kebohongan atau tipu muslihat b. 180 hari sejak ditemukan surat-surat bukti, yang hari serta tanggal ditemukannya harus dinyatakan dibawah sumpah dan disahkan oleh pejabat yang berwenang c. 180 hari sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap dan telah diberitahukan kepada para pihak yang berperkara, untuk alasan PK karena adanya Ultra petita, kekhilafan dan adanya tuntutan yang belum dipertimbangkan sebab- sebabnya d. 180 hari sejak putusan yang terakhir dan bertentangan itu memperoleh kekuatan hukum tetap dan telah diberitahukan kepada pihak yang berperkara, untuk alasan adanya putusan yang bertentangan untuk perkara yang sama 7/17/2013
  • 26.
    Eksekusi • Permohonan KepadaKetua Pengadilan Hubungan Industrial • Anmaning / Panggilan Pengadilan kepada para pihak untuk melaksanakan putusan • Apabila putusan tidak dilaksanakan, permohonan sita eksekusi • Penetapan dan Pelaksanaan sita eksekusi • Eksekusi 7/17/2013
  • 27.
    Proses PHK Karyawanyang Melakukan Tindak Pidana • Bukti dan Saksi cukup untuk menduga suatu perbuatan pidana • Laporan polisi: a. Melaporkan pelaku pada bagian layanan masyarakat b. Pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi c. Penyerahan bukti-bukti surat dan barang bukti d. Pengajuan saksi ahli e. Penetapan tersangka f. Penahanan g. Pemberkasan h. Pelimpahan ke kejaksaan • Proses di Kejaksaan: a. Menerima berkas dan tersangka dari kepolisian b. Melanjutkan penahanan c. Mempersiapkan dakwaan kepengadilan negeri d. Pelimpahan kepengadilan negeri 7/17/2013
  • 28.
    • Proses diPengadilan Negeri a. Menerima pelimpahan berkas dan tersangka dari kejaksaan b. Melanjutkan penahanan c. Membuka persidangan: pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi, surat, tersangka, tuntutan pidana, pembelaan , replik, duplik, simpulan, dan putusan • Proses di Pengadilan Tinggi a. Menerima pelimpahan kewenangan ,berkas ,dan tersangka dari pengadilan negeri b. Menjatuhkan putusan : menerima atau menolak permohonan banding atau mengadili sendiri • Proses di Mahkamah Agung a. Menerima pelimpahan kewenangan ,berkas ,dan tersangka dari pengadilan tinggi b. Menjatuhkan putusan : menerima atau menolak permohonan kasasi atau mengadili sendiri • Proses Eksekusi oleh Jaksa 7/17/2013
  • 29.