UU Cipta Kerja mengubah berbagai regulasi ketenagakerjaan, termasuk menghapus hak cuti haid, cuti panjang, dan pesangon bagi pekerja yang di-PHK. Selain itu, pengaturan upah dan jam kerja juga mengalami perubahan, dan prosedur untuk mempekerjakan tenaga kerja asing menjadi lebih fleksibel. Secara umum, UU ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan, tetapi dapat mengurangi perlindungan bagi pekerja.