Dokumen ini membahas tentang hubungan industrial, mendefinisikan hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam konteks produksi barang dan jasa. Tujuannya adalah menciptakan hubungan yang harmonis, dengan tiga unsur penting untuk mencapai tujuan ini, termasuk pelaksanaan hak dan kewajiban serta penyelesaian perselisihan. Perundingan kolektif juga dijelaskan sebagai proses negosiasi antara serikat pekerja dan manajemen untuk mencapai kesepakatan yang mengatur hubungan masa depan.