NERACA DAN
LAPORAN ARUS KAS
1
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
NERACA
 Neraca (balance sheet): menggambarkan aktiva,
kewajiban dan ekuitas pemegang saham perusahaan
pada satu tanggal tertentu.
 Manfaat :
Menganalisa likuiditas, solvensi dan fleksibilitas
keuangan perusahaan.
2
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
3
 Likuiditas menguraikan jumlah waktu yang diperkirakan
akan dibutuhkan sampai suatu aktiva terealisasi; atau
dikonversi menjadi kas; atau sampai kewajiban dibayar
 Solvensi mengacu pada kemampuan perusahaan untuk
membayar hutang-hutangnya pada saat jatuh tempo
 fleksibilitas keuangan perusahaan yaitu “kemampuan
perusahaan mengambil tindakan yang efektif untuk
mengubah jumlah dan penetapan waktu arus kas
sehingga bias berekasi terhadap kebutuhan dan peluang
yang tak terduga“
Keterbatasan :
 Biaya historis >< nilai wajar saat ini
 Pertimbangan dan estimasi dalam melaporkan pos-
pos dalam neraca
 Neraca perlu mengabaikan banyak pos yang
merupakan nilai keuangan bagi perusahaan tetapi
tidak bisa dicatat secara obyektif. Ex. Sumber daya
manusia, pelanggan, superioritas riset.
4
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Unsur-unsur Neraca : Aktiva
1.a. Aktiva lancar adalah kas dan aktiva lainnya yang diharapkan
akan dapat dikonversi menjadi kas, dijual atau dikonsumsi
dalam satu tahun atau dalam satu siklus operasi.
Lima pos penting :
 Kas dilaporkan pada nilai yang ditetapkan
 Piutang usaha dilaporkan pada nilai wajar
 Persediaan umumnya dilaporkan pada mana yang lebih
rendah antara biaya atau harga pasar
 Investasi jangka pendek umumnya dilaporkan pada nilai
wajar
 Pos-pos dibayar dimuka (prepaid items) dinilai pada biaya
5
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Klasifikasi Neraca
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
6
 Akun neraca diklasifikasikan sedemikian rupa
sehingga pos-pos serupa dikelompokkan bersama
untuk mendapatkan subtotal yang signifikan.
Penempatannya juga diatur sedemikian rupa
sehingga hubungan yang penting dapat terlihat.
Unsur-unsur Neraca
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
7
 Aktiva. Manfaat ekonomi yang mungkin diperoleh di
masa depan atau dikendalikan oleh entitas tertentu
sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa lalu
 Kewajiban. Pengorbanan manfaat ekonomi yang
mungkin terjadi di masa depan yang berasal dari
kewajiban berjalan entitas tertentu untuk mentransfer
aktiva atau menyediakan jasa kepada entitas lainnya di
masa depan sebagai hasil dari transaki/kejadian masa
lalu
 Ekuitas. Kepentingan residu dalam aktiva sebuah entitas
setelah dikurangi kewajiban-kewajibannya. Ekuitas
merupakan kepentingan kepemilikan
Unsur-unsur Neraca : Aktiva
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
8
1.a. Aktiva lancar adalah kas dan aktiva lainnya yang
diharapkan akan dapat dikonversi menjadi kas, dijual
atau dikonsumsi dalam satu tahun atau dalam satu siklus
operasi. Aktiva lancar disajikan menurut likuiditas
Lima pos penting :
 Kas dilaporkan pada nilai yang ditetapkan
 Piutang usaha dilaporkan pada nilai wajar
 Persediaan umumnya dilaporkan pada mana yang lebih
rendah antara biaya atau harga pasar
 Investasi jangka pendek umumnya dilaporkan pada nilai
wajar : held to maturity, trading & available for sale
 Pos-pos dibayar dimuka (prepaid items) dinilai pada
biaya
Unsur-unsur Neraca : Aktiva
1.b. Aktiva tidak lancar meliputi :
 - Investasi jangka panjang biasanya terdiri dari investasi dalam surat
berharga, dalam aktiva tetap berwujud, investasi yang disisihkan untuk
tujuan tertentu, dan investasi pada anak perusahaan atau afiliasi
 - Properti, pabrik dan peralatan : kekayaan yang bersifat tahan lama
yang digunakan dalam operasi reguler perusahaan.
 - Aktiva tetap tak berwujud, tidak memiliki substansi fisik dan biasanya
mempunyai tingkat ketidakpastian yang tinggi berkenaan dengan
manfaat masa depan aktiva tsb. Meliputi hak paten, hak cipta,
waralaba, goodwill, merk dagang, dan proses produksi rahasia.
 - Aktiva lainnya, pada umumnya meliputi beban yang ditangguhkan,
piutang tidak lancar, aktiva tak berwujud, pajak penghasilan yang
ditangguhkan dan uang muka ke anak perusahaan.
9
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Unsur-unsur Neraca : Kewajiban
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
10
 Kewajiban lancar (current liabilities) : kewajiban
yang akan dilikuidasi melalui penggunaan aktiva
lancar atau penciptaan kewajiban lancar lainnya
 Kewajiban jangka panjang (long-term libilities) :
kewajiban yang tidak akan dilikuidasi dalam siklus
operasi normal namun akan dibayar pada suatu
tanggal tertentu di luar siklus operasi normal.
Unsur-unsur Neraca : Kewajiban
2.a. Kewajiban Lancar, meliputi hutang yang berasal dari
akuisisi barang dan jasa, penagihan yang diterima dimuka
sebelum barang/jasa diserahkan dan kewajiban lain yang
dilakukan dalam satu siklus operasi normal ex. bagian dari
hutang jangka panjang yang jatuh tempo pada periode tsb.
2.b. Kewajiban jangka panjang. Secara umum terdiri dari 3
jenis:
 - Berasal dari situasi pembayaran khusus ex. penerbitan
obligasi
 - Berasal dari operasi normal perusahaan ex hutang pensiun
 - Kewajiban yang tergantung pada terjadi atau tidaknya satu
kejadian di masa depan, ex jaminan jasa atau produk
11
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Unsur-unsur Neraca : Ekuitas pemilik
 Ekuitas pemilik meliputi :
 Modal saham : nilai nominal (nilai yang ditetapkan) atas
saham yang diterbitkan
 Tambahan modal disetor : selisih lebih atas jumlah yang
dibayarkan untuk nilai nominal
 Laba ditahan : laba operasi yang tidak didistribusikan
12
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Format Neraca
Format Neraca
 Bentuk akun (account form) : kelompok aktiva
disajikan pada sisi kiri dan kelompok kewajiban dan
ekuitas disajikan pada sisi kanan
 Bentuk laporan (report form) : menempatkan aktiva
pada bagian paling atas, kewajiban pada bagian
kedua dan terakhir adalah ekuitas
 Bentuk lain/financial position form, misalnyaaktiva
lancar dikurangi kewajiban lancar atau semua aktiva
dikurangi semua kewajiban
13
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Informasi tambahan neraca
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
14
 Kontijensi : kejadian-kejadian material yang
memiliki akibat tidak pasti
 Kebijakan akuntansi : penjelasan mengenai metode
penilaian yang digunakan atau asumsi dasar yang
dibuat dalam kaitannya dengan penilaian
persediaan, metode penyusutan dsb
 Situasi kontraktual : penjelasan mengenai restriksi
atau ketentuan-ketentuan yang menyertai aktiva
tertentu atau kewajiban
Latihan
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
15
 Berikut adalah judul-judul neraca PT X :
A. Aktiva lancar
B. Investasi
C. Properti, Pabrik dan peralatan
D. Aktiva tak berwujud
E. Aktiva lainnya
F. Kewajiban lancar
G. Kewajiban tidak lancar
H. Modal saham
I. Modal disetor tambahan
J. Laba ditahan
Tunjukkan menurut huruf dimana pos-pos
berikut akan diklasifikasikan:
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
16
1. Saham preferen
2. Goodwill
3. Hutang gaji
4. Hutang dagang
5. Bangunan
6. Sekuritas perdagangan (trading)
7. Bagian lancar dari hutang jangka panjang
8. Penyisihan piutang tak tertagih
9. Piutang usaha
Tunjukkan menurut huruf dimana pos-pos
berikut akan diklasifikasikan:
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
17
11. Nilai penyerahan tunai asuransi jiwa
12. Wesel bayar (jatuh tempo tahun depan)
13. Perlengkapan kantor
14. Saham biasa
15. Tanah
16. Dana pelunasan obligasi
17. Persediaan barang dagang
18. Asuransi dibayar dimuka
19. Hutang obligasi
20. Hutang pajak
Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas
 Menyediakan informasi yang relevan mengenai
penerimaan dan pembayaran kas sebuah perusahaan
selama satu periode.
 Kegunaan : membantu kreditor untuk menilai
apakah perusahaan memiliki dana yang cukup untuk
melunasi pinjamannya
18
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Format Laporan Arus Kas
Penerimaan dan pengeluaran kas diklasifikasikan menjadi
3 aktivitas yang berbeda :
 Aktivitas operasi meliputi pengaruh kas dari transaksi
yang digunakan untuk menentukan laba bersih, seperti :
 Penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa
 Penerimaan kas dari royalty, fee, komisi dan pendapatan lain
 Pembayaran kepada pemasok barang dan karyawan perusahaan
 Penerimaan dan pembayaran pada perusahaan asuransi sehubungan
dengan premi, klaim, anuitas dan manfaat asuransi lainnya
 Pembayaran dan penerimaan kembali restitusi pajak penghasilan
 Penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk
tujuan transaksi usaha dan perdagangan
19
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
 Aktivitas investasi meliputi pemberian dan penagihan pinjaman serta
perolehan dan pelepasan investasi dan aktiva tetap, seperti :
 Pembayaran kas untuk membeli aktiva tetap
 Penerimaan kas dari penjualan aktiva tetap
 Perolehan saham atau instrument keuangan perusahaan lain
 Aktivitas pembiayaan adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan
dalam jumlah serta komposisi modal dan pinjaman perusahaan,
seperti :
 Penerimaan kas dari penerbitan saham, obligasi, pinjaman, wesel,
hipotik dan pinjaman lainnya
 Pembayaran kas dan atau dividen pada para pemegang saham
 Pelunasan pinjaman
20
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
Membuat Laporan Arus Kas
Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
21
 Informasi untuk membuat laporan arus kas biasanya
berasal dari : neraca komparatif, laporan laba rugi
periode berjalan dan data transaksi terpilih
 Berdasarkan sumber-sumber tersebut, digunakan
langkah-langkah berikut:
1. Tentukan kas yang berasal dari operasi
2. Tentukan kas yang digunakan atau disediakan oleh
aktivitas investasi dan pembiayaan
3. Tentukan perubahan kas selama periode berjalan
4. Rekonsiliasi perubahan kas dengan saldo kas awal dan
saldo kas akhir

Neraca dan laporan arus kas

  • 1.
    NERACA DAN LAPORAN ARUSKAS 1 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 2.
    NERACA  Neraca (balancesheet): menggambarkan aktiva, kewajiban dan ekuitas pemegang saham perusahaan pada satu tanggal tertentu.  Manfaat : Menganalisa likuiditas, solvensi dan fleksibilitas keuangan perusahaan. 2 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 3.
    Akuntansi Keuangan I,Bq Rosyida DA 3  Likuiditas menguraikan jumlah waktu yang diperkirakan akan dibutuhkan sampai suatu aktiva terealisasi; atau dikonversi menjadi kas; atau sampai kewajiban dibayar  Solvensi mengacu pada kemampuan perusahaan untuk membayar hutang-hutangnya pada saat jatuh tempo  fleksibilitas keuangan perusahaan yaitu “kemampuan perusahaan mengambil tindakan yang efektif untuk mengubah jumlah dan penetapan waktu arus kas sehingga bias berekasi terhadap kebutuhan dan peluang yang tak terduga“
  • 4.
    Keterbatasan :  Biayahistoris >< nilai wajar saat ini  Pertimbangan dan estimasi dalam melaporkan pos- pos dalam neraca  Neraca perlu mengabaikan banyak pos yang merupakan nilai keuangan bagi perusahaan tetapi tidak bisa dicatat secara obyektif. Ex. Sumber daya manusia, pelanggan, superioritas riset. 4 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 5.
    Unsur-unsur Neraca :Aktiva 1.a. Aktiva lancar adalah kas dan aktiva lainnya yang diharapkan akan dapat dikonversi menjadi kas, dijual atau dikonsumsi dalam satu tahun atau dalam satu siklus operasi. Lima pos penting :  Kas dilaporkan pada nilai yang ditetapkan  Piutang usaha dilaporkan pada nilai wajar  Persediaan umumnya dilaporkan pada mana yang lebih rendah antara biaya atau harga pasar  Investasi jangka pendek umumnya dilaporkan pada nilai wajar  Pos-pos dibayar dimuka (prepaid items) dinilai pada biaya 5 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 6.
    Klasifikasi Neraca Akuntansi KeuanganI, Bq Rosyida DA 6  Akun neraca diklasifikasikan sedemikian rupa sehingga pos-pos serupa dikelompokkan bersama untuk mendapatkan subtotal yang signifikan. Penempatannya juga diatur sedemikian rupa sehingga hubungan yang penting dapat terlihat.
  • 7.
    Unsur-unsur Neraca Akuntansi KeuanganI, Bq Rosyida DA 7  Aktiva. Manfaat ekonomi yang mungkin diperoleh di masa depan atau dikendalikan oleh entitas tertentu sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa lalu  Kewajiban. Pengorbanan manfaat ekonomi yang mungkin terjadi di masa depan yang berasal dari kewajiban berjalan entitas tertentu untuk mentransfer aktiva atau menyediakan jasa kepada entitas lainnya di masa depan sebagai hasil dari transaki/kejadian masa lalu  Ekuitas. Kepentingan residu dalam aktiva sebuah entitas setelah dikurangi kewajiban-kewajibannya. Ekuitas merupakan kepentingan kepemilikan
  • 8.
    Unsur-unsur Neraca :Aktiva Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA 8 1.a. Aktiva lancar adalah kas dan aktiva lainnya yang diharapkan akan dapat dikonversi menjadi kas, dijual atau dikonsumsi dalam satu tahun atau dalam satu siklus operasi. Aktiva lancar disajikan menurut likuiditas Lima pos penting :  Kas dilaporkan pada nilai yang ditetapkan  Piutang usaha dilaporkan pada nilai wajar  Persediaan umumnya dilaporkan pada mana yang lebih rendah antara biaya atau harga pasar  Investasi jangka pendek umumnya dilaporkan pada nilai wajar : held to maturity, trading & available for sale  Pos-pos dibayar dimuka (prepaid items) dinilai pada biaya
  • 9.
    Unsur-unsur Neraca :Aktiva 1.b. Aktiva tidak lancar meliputi :  - Investasi jangka panjang biasanya terdiri dari investasi dalam surat berharga, dalam aktiva tetap berwujud, investasi yang disisihkan untuk tujuan tertentu, dan investasi pada anak perusahaan atau afiliasi  - Properti, pabrik dan peralatan : kekayaan yang bersifat tahan lama yang digunakan dalam operasi reguler perusahaan.  - Aktiva tetap tak berwujud, tidak memiliki substansi fisik dan biasanya mempunyai tingkat ketidakpastian yang tinggi berkenaan dengan manfaat masa depan aktiva tsb. Meliputi hak paten, hak cipta, waralaba, goodwill, merk dagang, dan proses produksi rahasia.  - Aktiva lainnya, pada umumnya meliputi beban yang ditangguhkan, piutang tidak lancar, aktiva tak berwujud, pajak penghasilan yang ditangguhkan dan uang muka ke anak perusahaan. 9 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 10.
    Unsur-unsur Neraca :Kewajiban Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA 10  Kewajiban lancar (current liabilities) : kewajiban yang akan dilikuidasi melalui penggunaan aktiva lancar atau penciptaan kewajiban lancar lainnya  Kewajiban jangka panjang (long-term libilities) : kewajiban yang tidak akan dilikuidasi dalam siklus operasi normal namun akan dibayar pada suatu tanggal tertentu di luar siklus operasi normal.
  • 11.
    Unsur-unsur Neraca :Kewajiban 2.a. Kewajiban Lancar, meliputi hutang yang berasal dari akuisisi barang dan jasa, penagihan yang diterima dimuka sebelum barang/jasa diserahkan dan kewajiban lain yang dilakukan dalam satu siklus operasi normal ex. bagian dari hutang jangka panjang yang jatuh tempo pada periode tsb. 2.b. Kewajiban jangka panjang. Secara umum terdiri dari 3 jenis:  - Berasal dari situasi pembayaran khusus ex. penerbitan obligasi  - Berasal dari operasi normal perusahaan ex hutang pensiun  - Kewajiban yang tergantung pada terjadi atau tidaknya satu kejadian di masa depan, ex jaminan jasa atau produk 11 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 12.
    Unsur-unsur Neraca :Ekuitas pemilik  Ekuitas pemilik meliputi :  Modal saham : nilai nominal (nilai yang ditetapkan) atas saham yang diterbitkan  Tambahan modal disetor : selisih lebih atas jumlah yang dibayarkan untuk nilai nominal  Laba ditahan : laba operasi yang tidak didistribusikan 12 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 13.
    Format Neraca Format Neraca Bentuk akun (account form) : kelompok aktiva disajikan pada sisi kiri dan kelompok kewajiban dan ekuitas disajikan pada sisi kanan  Bentuk laporan (report form) : menempatkan aktiva pada bagian paling atas, kewajiban pada bagian kedua dan terakhir adalah ekuitas  Bentuk lain/financial position form, misalnyaaktiva lancar dikurangi kewajiban lancar atau semua aktiva dikurangi semua kewajiban 13 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 14.
    Informasi tambahan neraca AkuntansiKeuangan I, Bq Rosyida DA 14  Kontijensi : kejadian-kejadian material yang memiliki akibat tidak pasti  Kebijakan akuntansi : penjelasan mengenai metode penilaian yang digunakan atau asumsi dasar yang dibuat dalam kaitannya dengan penilaian persediaan, metode penyusutan dsb  Situasi kontraktual : penjelasan mengenai restriksi atau ketentuan-ketentuan yang menyertai aktiva tertentu atau kewajiban
  • 15.
    Latihan Akuntansi Keuangan I,Bq Rosyida DA 15  Berikut adalah judul-judul neraca PT X : A. Aktiva lancar B. Investasi C. Properti, Pabrik dan peralatan D. Aktiva tak berwujud E. Aktiva lainnya F. Kewajiban lancar G. Kewajiban tidak lancar H. Modal saham I. Modal disetor tambahan J. Laba ditahan
  • 16.
    Tunjukkan menurut hurufdimana pos-pos berikut akan diklasifikasikan: Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA 16 1. Saham preferen 2. Goodwill 3. Hutang gaji 4. Hutang dagang 5. Bangunan 6. Sekuritas perdagangan (trading) 7. Bagian lancar dari hutang jangka panjang 8. Penyisihan piutang tak tertagih 9. Piutang usaha
  • 17.
    Tunjukkan menurut hurufdimana pos-pos berikut akan diklasifikasikan: Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA 17 11. Nilai penyerahan tunai asuransi jiwa 12. Wesel bayar (jatuh tempo tahun depan) 13. Perlengkapan kantor 14. Saham biasa 15. Tanah 16. Dana pelunasan obligasi 17. Persediaan barang dagang 18. Asuransi dibayar dimuka 19. Hutang obligasi 20. Hutang pajak
  • 18.
    Laporan Arus Kas LaporanArus Kas  Menyediakan informasi yang relevan mengenai penerimaan dan pembayaran kas sebuah perusahaan selama satu periode.  Kegunaan : membantu kreditor untuk menilai apakah perusahaan memiliki dana yang cukup untuk melunasi pinjamannya 18 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 19.
    Format Laporan ArusKas Penerimaan dan pengeluaran kas diklasifikasikan menjadi 3 aktivitas yang berbeda :  Aktivitas operasi meliputi pengaruh kas dari transaksi yang digunakan untuk menentukan laba bersih, seperti :  Penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa  Penerimaan kas dari royalty, fee, komisi dan pendapatan lain  Pembayaran kepada pemasok barang dan karyawan perusahaan  Penerimaan dan pembayaran pada perusahaan asuransi sehubungan dengan premi, klaim, anuitas dan manfaat asuransi lainnya  Pembayaran dan penerimaan kembali restitusi pajak penghasilan  Penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan 19 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 20.
     Aktivitas investasimeliputi pemberian dan penagihan pinjaman serta perolehan dan pelepasan investasi dan aktiva tetap, seperti :  Pembayaran kas untuk membeli aktiva tetap  Penerimaan kas dari penjualan aktiva tetap  Perolehan saham atau instrument keuangan perusahaan lain  Aktivitas pembiayaan adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi modal dan pinjaman perusahaan, seperti :  Penerimaan kas dari penerbitan saham, obligasi, pinjaman, wesel, hipotik dan pinjaman lainnya  Pembayaran kas dan atau dividen pada para pemegang saham  Pelunasan pinjaman 20 Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA
  • 21.
    Membuat Laporan ArusKas Akuntansi Keuangan I, Bq Rosyida DA 21  Informasi untuk membuat laporan arus kas biasanya berasal dari : neraca komparatif, laporan laba rugi periode berjalan dan data transaksi terpilih  Berdasarkan sumber-sumber tersebut, digunakan langkah-langkah berikut: 1. Tentukan kas yang berasal dari operasi 2. Tentukan kas yang digunakan atau disediakan oleh aktivitas investasi dan pembiayaan 3. Tentukan perubahan kas selama periode berjalan 4. Rekonsiliasi perubahan kas dengan saldo kas awal dan saldo kas akhir