PROYEKSI

Syaifi Abdurrahman, S.Pd
Proyeksi
▪ Gambar proyeksi merupakan dasar menggambar teknik untuk menyatakan bentuk dan
ukuran suatu obyek atau benda.
▪ Gambar proyeksi yang akan dipelajari ini adalah gambar proyeksi orthogonal yang
merupakan gambar proyeksi yang sering digunakan dalam pembuatan gambar kerja.
▪ Fungsi proyeksi adalah:
• Untuk mendapatkan ukuran garis yang sebenarnya
• Untuk membuat bentuk yang sebenarnya
• Untuk membuat gambar kerja
Jenis-jenis proyeksi
• Proyeksi Piktorial
adalah suatu cara menampilkan gambar secara tiga dimensi dalam dalam suatu
bidang gambar (dua dimensi)

• Proyeksi Ortogonal
berbeda dengan proyeksi piktorial. Bila proyeksi piktorial menampilkan benda
secara tiga dimensi dalam satu bidang (satu sudut pandang), maka proyeksi
ortogonal menampilkan secara dua dimensi dari beberapa sudut pandang. Proyeksi
ini dibagi menjadai dua, yaitu proyeksi kuadran I atau proyeksi eropa dan proyeksi
kuadran III atau proyeksi amerika.
Proyeksi Piktorial
Proyeksi piktorial dapat dilakukan dalam beberapa macam cara

proyeksi sesuai dengan aturan menggambar. Beberapa cara macam
proyeksi piktorial anatara lain :
▪ Proyeksi Piktorial Isometris
▪ Proyeksi Piktorial Dimetris
▪ Proyeksi Piktorial Miring
▪ Gambar Perspektif
Proyeksi Piktorial (next)
PROYEKSI PIKTORIAL ISOMETRIS

Penyajian gambar dengan proyeksi pictorial isometris dapat dilakukan
dengan kedudukan normal, terbalik atau Vertikal.

Posisi Normal

Posisi Terbalik

Posisi Vertikal
Proyeksi Piktorial (next)
PROYEKSI PIKTORIAL DIMETRIS

Proyeksi dimentris mempunyai ketentuan:
 Sumbu utama mempunyai sudut: α = 7° dan β = 40°.
 Perbandingan skala ukuran pada sumbu x = 1 : 1, pada sumbu y = 1 : 2,
dan pada sumbu z = 1 : 1.

Proyeksi Piktorial Dimetris
Proyeksi Piktorial (next)
PROYEKSI PIKTORIAL MIRING/SEJAJAR

 Pada proyeksi miring, sumbu x berimpit dengan garis horizontal/mendatar dan sumbu
y mempunyai sudut 45° dengan garis mendatar.
 Skala ukuran untuk proyeksi miring ini sama dengan skala pada proyeksi dimetris,
yaitu skala pada sumbu x 1:1, pada sumbu y = 1 : 2, dan skala pada sumbu z = 1:1

Proyeksi Piktorial Miring/Sejajar
Proyeksi Piktorial (next)
Gambar Perspektif

Dalam gambar teknik mesin, gambar perspektif jarang dipakai. Gambar perspektif dibagi
menjadi tiga macam, yaitu:
a. perspektif dengan satu titik hilang,
b. perspektif dengan dua titik hilang , dan

c. perspektif dengan tiga titik hilang.

Satu Titik Hilang

Dua Titik Hilang

Tiga Titik Hilang
Proyeksi Ortogonal


Metode gambar teknik yang paling mudah dan komunikatif
untuk menggambar masing-masing bagian dalam desain suatu produk
adalah menggambar berbagai sisi suatu objek dengan menarik garis lurus pada
setiap bidang.



Proses penggambaran objek secara dua dimensi disebut proyeksi
orthografi/orthogonal.



Dalam ilmu geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi,
yaitu bidang vertikal dan horisontal. Proyeksi orthogonal sering disebut sebagai
gambar proyeksi saja atau gambar tampak.
Proyeksi Ortogonal (next)
Secara umum dalam gambar proyeksi diperlukan tiga arah
pandangan:
• Tampak atas
• Tampak depan
• Tampak samping kanan/kiri
MACAM-MACAM PROYEKSI ORTOGONAL
Berdasarkan teknis (gaya) pembuatannya, maka proyeksi dibagi
menjadi dua buah yaitu:
• Proyeksi Eropa
Proyeksi sudut pertama atau biasa dikenal dengan gaya Eropa
• Proyeksi Amerika
Proyeksi sudut ketiga atau dikenal dengan gaya USA
PEMILIHAN PANDANGAN>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 Pandangan Depan (Pusat)
– Menunjukkan syarat dan karakteristik terbanyak
– Memiliki pandangan maya paling sedikit
– Menunjukkan panjang dan tinggi benda
Kampus
Politeknik Negeri Padang

Kampus Limau Manis
Padang, Sumatera Barat 25000

 Pandangan Atas
– Menunjukkan panjang dan lebar benda
 Pandangan Samping (Biasanya kanan)
– Menunjukkan lebar dan tinggi benda
– Menggunakan pandangan kiri apabila garis yang tersembunyi lebih sedikit

 Terkadang tidak diperlukan 3 pandangan untuk suatu gambar teknik

POLITEKNIKnegeriPADANG
PROYEKSI SUDUT PERTAMA (EROPA)
 Proyeksi
cara
ini
beranggapan
bahwa
obyek atau benda yang
akan
digambar atau
diproyeksikan seolah-olah
berada
dalam
suatu
kubus.
 Setiap
pandangan
menunjukkan benda yang
terlihat
pada
bidang
proyeksi dengan melihat
sisi benda yang terdekat
dengan pengamat.

 Urutan
proyeksi
Eropa:
pengamat, obyek, dan
bidang
proyeksi
(garis
proyeksi
ditarik
menjauhi pengamat)
PROYEKSI SUDUT KETIGA (USA)
 Proyeksi cara ini beranggapan
sebaliknya,
yaitu
seolah-olah
obyek atau benda berada di luar
kubus.
 Asas proyeksi Amerika: bidang
gambar
(bidang
proyeksi)
diletakkan di antara mata dan
benda yang digambar, sedang
bidang gambar tersebut adalah
bidang gambar yang bening,
seperti kaca.
 Setiap pandangan menunjukkan
benda yang terlihat pada bidang
proyeksi dengan melihat sisi
benda yang terjauh dengan
pengamat.

 Urutan
proyeksi
Amerika:
pengamat, bidang proyeksi, dan
obyek (garis proyeksi ditarik
menuju pengamat)
Lihat Perbedaan Ini !!!!
SEKIAN & TERIMA KASIH

Materi 4. proyeksi oleh syaifi ab

  • 1.
  • 2.
    Proyeksi ▪ Gambar proyeksimerupakan dasar menggambar teknik untuk menyatakan bentuk dan ukuran suatu obyek atau benda. ▪ Gambar proyeksi yang akan dipelajari ini adalah gambar proyeksi orthogonal yang merupakan gambar proyeksi yang sering digunakan dalam pembuatan gambar kerja. ▪ Fungsi proyeksi adalah: • Untuk mendapatkan ukuran garis yang sebenarnya • Untuk membuat bentuk yang sebenarnya • Untuk membuat gambar kerja
  • 3.
    Jenis-jenis proyeksi • ProyeksiPiktorial adalah suatu cara menampilkan gambar secara tiga dimensi dalam dalam suatu bidang gambar (dua dimensi) • Proyeksi Ortogonal berbeda dengan proyeksi piktorial. Bila proyeksi piktorial menampilkan benda secara tiga dimensi dalam satu bidang (satu sudut pandang), maka proyeksi ortogonal menampilkan secara dua dimensi dari beberapa sudut pandang. Proyeksi ini dibagi menjadai dua, yaitu proyeksi kuadran I atau proyeksi eropa dan proyeksi kuadran III atau proyeksi amerika.
  • 4.
    Proyeksi Piktorial Proyeksi piktorialdapat dilakukan dalam beberapa macam cara proyeksi sesuai dengan aturan menggambar. Beberapa cara macam proyeksi piktorial anatara lain : ▪ Proyeksi Piktorial Isometris ▪ Proyeksi Piktorial Dimetris ▪ Proyeksi Piktorial Miring ▪ Gambar Perspektif
  • 5.
    Proyeksi Piktorial (next) PROYEKSIPIKTORIAL ISOMETRIS Penyajian gambar dengan proyeksi pictorial isometris dapat dilakukan dengan kedudukan normal, terbalik atau Vertikal. Posisi Normal Posisi Terbalik Posisi Vertikal
  • 6.
    Proyeksi Piktorial (next) PROYEKSIPIKTORIAL DIMETRIS Proyeksi dimentris mempunyai ketentuan:  Sumbu utama mempunyai sudut: α = 7° dan β = 40°.  Perbandingan skala ukuran pada sumbu x = 1 : 1, pada sumbu y = 1 : 2, dan pada sumbu z = 1 : 1. Proyeksi Piktorial Dimetris
  • 7.
    Proyeksi Piktorial (next) PROYEKSIPIKTORIAL MIRING/SEJAJAR  Pada proyeksi miring, sumbu x berimpit dengan garis horizontal/mendatar dan sumbu y mempunyai sudut 45° dengan garis mendatar.  Skala ukuran untuk proyeksi miring ini sama dengan skala pada proyeksi dimetris, yaitu skala pada sumbu x 1:1, pada sumbu y = 1 : 2, dan skala pada sumbu z = 1:1 Proyeksi Piktorial Miring/Sejajar
  • 8.
    Proyeksi Piktorial (next) GambarPerspektif Dalam gambar teknik mesin, gambar perspektif jarang dipakai. Gambar perspektif dibagi menjadi tiga macam, yaitu: a. perspektif dengan satu titik hilang, b. perspektif dengan dua titik hilang , dan c. perspektif dengan tiga titik hilang. Satu Titik Hilang Dua Titik Hilang Tiga Titik Hilang
  • 9.
    Proyeksi Ortogonal  Metode gambarteknik yang paling mudah dan komunikatif untuk menggambar masing-masing bagian dalam desain suatu produk adalah menggambar berbagai sisi suatu objek dengan menarik garis lurus pada setiap bidang.  Proses penggambaran objek secara dua dimensi disebut proyeksi orthografi/orthogonal.  Dalam ilmu geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi, yaitu bidang vertikal dan horisontal. Proyeksi orthogonal sering disebut sebagai gambar proyeksi saja atau gambar tampak.
  • 10.
    Proyeksi Ortogonal (next) Secaraumum dalam gambar proyeksi diperlukan tiga arah pandangan: • Tampak atas • Tampak depan • Tampak samping kanan/kiri
  • 11.
    MACAM-MACAM PROYEKSI ORTOGONAL Berdasarkanteknis (gaya) pembuatannya, maka proyeksi dibagi menjadi dua buah yaitu: • Proyeksi Eropa Proyeksi sudut pertama atau biasa dikenal dengan gaya Eropa • Proyeksi Amerika Proyeksi sudut ketiga atau dikenal dengan gaya USA
  • 12.
    PEMILIHAN PANDANGAN>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>  PandanganDepan (Pusat) – Menunjukkan syarat dan karakteristik terbanyak – Memiliki pandangan maya paling sedikit – Menunjukkan panjang dan tinggi benda Kampus Politeknik Negeri Padang Kampus Limau Manis Padang, Sumatera Barat 25000  Pandangan Atas – Menunjukkan panjang dan lebar benda  Pandangan Samping (Biasanya kanan) – Menunjukkan lebar dan tinggi benda – Menggunakan pandangan kiri apabila garis yang tersembunyi lebih sedikit  Terkadang tidak diperlukan 3 pandangan untuk suatu gambar teknik POLITEKNIKnegeriPADANG
  • 13.
    PROYEKSI SUDUT PERTAMA(EROPA)  Proyeksi cara ini beranggapan bahwa obyek atau benda yang akan digambar atau diproyeksikan seolah-olah berada dalam suatu kubus.  Setiap pandangan menunjukkan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terdekat dengan pengamat.  Urutan proyeksi Eropa: pengamat, obyek, dan bidang proyeksi (garis proyeksi ditarik menjauhi pengamat)
  • 14.
    PROYEKSI SUDUT KETIGA(USA)  Proyeksi cara ini beranggapan sebaliknya, yaitu seolah-olah obyek atau benda berada di luar kubus.  Asas proyeksi Amerika: bidang gambar (bidang proyeksi) diletakkan di antara mata dan benda yang digambar, sedang bidang gambar tersebut adalah bidang gambar yang bening, seperti kaca.  Setiap pandangan menunjukkan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terjauh dengan pengamat.  Urutan proyeksi Amerika: pengamat, bidang proyeksi, dan obyek (garis proyeksi ditarik menuju pengamat)
  • 15.
  • 16.