MANAJEMEN STRATEGIK
Dosen : Hidayat Wiweko, S.E., M.Si.
Pengenalan Manajemen Strategik
Oleh Kelompok I :
1. Nur Kholid : 43111120044
2. Dewi Lestari : 43111120190
3. Gadis Kemala Dewi : 43111120052
4. Nurul Cholifah : 43111120198
5. Muhamad Yusuf : 43111120123
Created by Yusuf 1
Pokok Pembahasan
• Abstract • Kompetensi
1. Pendahuluan
2. Pengertian
3. Proses Pengambilan
Keputusan Strategik
4. Evolusi Manajemen
Strategik
5. Intensitas Manajemen
Stratejik
6. Manfaat Manajemen
Strategik
7. Penolakan Terhadap
Manajemen Strategik
1. Memahami gambaran
secara umum kajian
manajemen strategik
2. Pengertian-pengertian
3. Komponen-komponen
4. Evolusi, dan
5. Manfaat manajemen
Strategik
Created by Yusuf 2
1. Pendahuluan
• Strength
• WeaknessesLingkungan
Internal
• Opportunities
• ThreatsLingkungan
Eksternal
Manajemen
Fungsional
Manajemen Pemasaran
Manajemen Keuangan
Manajemen Operasional
Manajemen SDM
R&D
SIM
Dll
Lingkungan
Umum/Makro
Ekonomi
Sosial Budaya
Politik
Teknologi
Hukum
Kependudukan
Dll
Tujuan
Organisasi/Perusahaan
• Laba
• Penjualan
• Harga Saham
• Kelangsungan Hidup
• Dan lain-lain
Created by Yusuf 3
2. Pengertian
Manajemen strategi bagaimana kita bisa membuat keputusan
keputusan strategis dan mengaplikasikannya dalam semua aktifitas atau kegiatan
perusahaan untuk bisa mewujudkan pencapaian tujuan perusahaan.
Manajemen strategis (strategis management) adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang
mengarah pada penyusunan suatu strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk
membantu mancapai sasaran perusahaan. Proses manajemen strategis ialah cara dengan
jalan mana para perencana strategis menentukan sasaran dan mengambil keputusan.
Manajemen strategis merupakan satu cara mensistematisasi berbagai keputusan bisnis yang
paling penting. Bisnis mencakup risiko besar dan manajemen strategis berusaha
menyediakan data sehingga spekulasi yang beralasan dan informasi dapat dilakukan kalau
perlu.
Keputusan strategis (strategic decision) merupakan sarana untuk mencapai tujuan akhir.
Keputusan ini mencakup ruang lingkup bisnis, produk dan pasar yang harus dilayani, fungsi
yang harus dilaksanakan, dan kebijakan utama yang diperlukan untuk mengatur pelaksanaan
keputusan untuk mencapai sasaran.
Manajemen strategik (Strategic Management) adalah sekumpulan keputusan
manajemen beserta tindakannya untuk mencapai prestasi jangka panjang dari suatu
perusahaan. Setiap keputusan yang diambil dapat dikatan sebagai Keputusan Startegik
(strategc Decission). Created by Yusuf 4
Pengertian Sistematis Manajemen Strategis
Created by Yusuf 5
3. Proses Pengambilan Keputusan
Manajemen Strategik
Objectives
Eksternal
Analysis
Internal
Analysis
Strategic
Choice
Strategy
Implemen
-tation
Competitive
AdvantageMission
Created by Yusuf 6
Objectives
Eksternal
Analysis
Internal
Analysis
Strategic
Choice
Strategy
Implemen
-tation
Competitive
Advantage
Mission
Created by Yusuf 7
Spesifik & Target yang Terukur
• Hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai misi
perusahaan
• Harus mempengaruhi unsur-unsur lain dalam proses
manajemen strategis
Pengujian Sistematik Pada Lingkungan
Analisis Eksternal
- Suku bunga
- Demografi
- Trend Sosial
- Teknologi
Analisis Internal
- HRD
- Kemampuan Manufaktur
- Teknologi
Pilihan
Strategis
Analisa Eksternal Analisa Internal
Corporate LevelBusiness Level
Positioning a
Business
Which
Business?Created by Yusuf 8
Strategy Implementation
• Bagaimana strategi dilakukan
• Siapa yang akan melakukan apa
• Struktur organisasi dan kontrol
 Siapa melapor kepada siapa
 Bagaimana menyewa
perusahaan, mempromosikan, membayar, dll
• Setiap pilihan strategis memiliki implikasi pelaksanaan
strategi
• Implementasi strategi adalah sama pentingnya dengan
perumusan strategi
A Strategy Is Only As Good As Its Implementation
Contoh : Penambahan Investasi Toyota di Indonesia Sebesar 24 Triliun pada 3-4 tahun
Mendatang
Created by Yusuf 9
kemampuan untuk menciptakan nilai
ekonomi lebih dari pesaing
“Semua elemen dari proses manajemen strategis tujuannya adalah untuk mencapai
keunggulan kompetitif”
“Harus ada sesuatu yang berbeda tentang suatu penawaran perusahaan dengan
penawaran pesaing”
“Jika strategi semua perusahaan adalah sama, tidak ada perusahaan yang
akan memiliki keunggulan kompetitif”
“keunggulan kompetitif adalah hasil dari melakukan sesuatu yang berbeda
dan / lebih baik dari pesaing”
Created by Yusuf 10
Ilmu
Manajemen
Rasional
Namun di dalam manajemen strategik hal tersebut mungkin tidak
sepenuhnya berlaku, karena :
1. Pengambil keputusan biasanya bukanlah seorang aktor yang
unik tetapi merupakan bagian dari situasi keputusan banyak
pihak.
2. Pengambilan keputusan tidak cukup rasional atau tidak cukup
memilih informasi untuk mempertimbangkan semua alternatif
dan semua akibatnya semntara informasi tersebut mahal
harganya.
3. Pengambil keputusan membuat keputusan bukan hanya
dengan memaksimumkan sesuatu sasaran dalam fikirannya
sementara sasaran itu dapat berubah.
Pada umumnya
dalam
Created by Yusuf 11
Rasional &
Analistis
Politis-
Perilaku
Intuitif-
Emosional
Rasional & analitis: melakukan kajian secara logik dan tuntas. Semua alternatif
diperhatikan dengan memanfaat lebih banyak informasi.
Intuitif-emosional: manajemen perlu juga
untuk mengambil keputusan dalam suatu
kondisi dimana informasi tersebut tidak
tersedia dan terdapatnya keterbatasan
fikiran.
Politis-perilaku: keputusan juga harus mempertimbangkan tekanan yang tentunya
diberikan oleh pihak yang terkait oleh keputusan tsb.
3 Pendekatan Manajemen Strategik Menurut Glueck
Created by Yusuf 12
4. Evolusi Manajemen Strategik
Phase Proses Perencanaan
Basic Financial Planning
Forecast-Based Planning
Externally-Oriented Planning
Strategic Management
Created by Yusuf 13
Perubahan-Perubahan Penerapan Manajemen Strategik
Tujuan
Asumsi
Filosofi
Komitmen
Bentuk
Isi
Waktu
Penyusun
dahulu lebih menekankan [pada pertumbuhan pasar dan pertumbuhan
laba sedangkan sekarang lebih pada identifikasi kekuatan dan kelemahan
perusahaan agar mampu bertahan dan siap menangkap peluang.
dahulu adalah terdapatnya keberaturan perubahan lingkungan
sedangkan sekarang bersifat diskontinyu. Dengan demikian dahulu tidak
fleksibel sekarang menjadi fleksibel.
Dahulu Filosofisnya mengurangi spekulai dan ketidakpastian namun
sekarang tidak ada sesuatu ketidak pastian yang dapat dihindari.
Dahulu berkomitmen dengan hasil akhir dalam bentuk kertas kerja
sedangkan sekarang lebih pada proses perumusan dan peneguhan
komitmen.
dulunya kompleks dan ekstensif, sekarang menjadi lebih sederhana,
singkat dan padat.
Dahulu manajemen startegik dipenuhi oleh data-data dan perhitungan
perhitungan yang bersifat kwantitatif dan hasil perkiraan perkiraan,
sedangkan sekarang lebih bersifat kualitatif, pendapat, penilaian dan
evaluasi.
Dahulu bersifat jangka panjang sedangkan sekarang bersifat jangka
pendek walaupun tetap berorientasi jangka panjang.
Dahulu disusun oleh perencana sedangkan sekarang disusun oleh
eksekutif bersama sama dengan perencana.
Created by Yusuf 14
5. Intensitas Manajemen Strategik
Formal & Detail
Besar
Otoriter
Stabil
Tk persaingan rendah
Banyak pasar & Konsumen
Informal & Garis Besar
Kecil
Demokratis
Intuitif
Operatif
Pengalaman
Tidak stabil
Tk persaingan tinggi
Sedikit pasar & konsumen
Organisasi
Gaya Manajemen
Kompleksitas Link. Bisnis
Created by Yusuf 15
Formal & Detail
Padat Modal
Padat Karya
Terintegrasi
Teknologi tinggi
Waktu tunggu relatif panjang
Kompleks, baru & keras
Koordinasi
Informal & Garis Besar
Sederhana
Teknologi sederhana
Wkt. Tunggu relatif pdk
Sederhana
Latihan
Proses Produksi
Karakteristik persoalan
Tujuan Perencanaan
Created by Yusuf 16
6. Alasan Menggunakan & Manfaat
Manajemen Strategik
1. Perubahan mempersulit perencanaan, tetapi perusahaan
dituntut untuk tidak sekedar bereaksi terhadap perubahan
tersebut namun harus lebih dahulu melakukan perubahan.
2. Diperlukan suatu petunjuk dan rangsangan bertindak di dalam
lingkungan yang semakin tidak strabil.
3. Riset menunjukan bahwa banyak perusahaan dunia mulai
menggunakan prinsip-prinsip manajemen strategik
4. Belum ada riset secara pasti menyatakan bahwa perusahaan akan
lebih baik prestasinya dengan menggunakan manajemen
strategik, namun kebanyakan perusahaan gagal tidak
menggunakan manajemen strategik.
Created by Yusuf 17
7. Penolakan Terhadap Manajemen
Strategis
Kelompok yang tidak menerima manajemen strategik, diantara alasannya adalah:
Kondisi berubah sedemikian cepatnya sehingga para manajer tidak dapat
melakukan sesuai dengan perencanaan apalagi perencanaan janghka
panjang.
Sasaran seringkali disusun secara samar-samar dan umum
sedangkan manajemen strategis menyediakan sasaran dan arah
yang harus jelas.
Para manajer kurang memperhatikan riset sehingga tidak mungkin
untuk menerapkan manajemen strategis dan studi juga tidak
dilakukan dengan baik.
Para manajer kurang memperhatikan riset sehingga tidak mungkin untuk
menerapkan manajemen strategis dan studi juga tidak dilakukan dengan
baik.
Created by Yusuf 18
Created by Yusuf 19
Created by Yusuf 20

Manajemen Strategik

  • 1.
    MANAJEMEN STRATEGIK Dosen :Hidayat Wiweko, S.E., M.Si. Pengenalan Manajemen Strategik Oleh Kelompok I : 1. Nur Kholid : 43111120044 2. Dewi Lestari : 43111120190 3. Gadis Kemala Dewi : 43111120052 4. Nurul Cholifah : 43111120198 5. Muhamad Yusuf : 43111120123 Created by Yusuf 1
  • 2.
    Pokok Pembahasan • Abstract• Kompetensi 1. Pendahuluan 2. Pengertian 3. Proses Pengambilan Keputusan Strategik 4. Evolusi Manajemen Strategik 5. Intensitas Manajemen Stratejik 6. Manfaat Manajemen Strategik 7. Penolakan Terhadap Manajemen Strategik 1. Memahami gambaran secara umum kajian manajemen strategik 2. Pengertian-pengertian 3. Komponen-komponen 4. Evolusi, dan 5. Manfaat manajemen Strategik Created by Yusuf 2
  • 3.
    1. Pendahuluan • Strength •WeaknessesLingkungan Internal • Opportunities • ThreatsLingkungan Eksternal Manajemen Fungsional Manajemen Pemasaran Manajemen Keuangan Manajemen Operasional Manajemen SDM R&D SIM Dll Lingkungan Umum/Makro Ekonomi Sosial Budaya Politik Teknologi Hukum Kependudukan Dll Tujuan Organisasi/Perusahaan • Laba • Penjualan • Harga Saham • Kelangsungan Hidup • Dan lain-lain Created by Yusuf 3
  • 4.
    2. Pengertian Manajemen strategibagaimana kita bisa membuat keputusan keputusan strategis dan mengaplikasikannya dalam semua aktifitas atau kegiatan perusahaan untuk bisa mewujudkan pencapaian tujuan perusahaan. Manajemen strategis (strategis management) adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada penyusunan suatu strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mancapai sasaran perusahaan. Proses manajemen strategis ialah cara dengan jalan mana para perencana strategis menentukan sasaran dan mengambil keputusan. Manajemen strategis merupakan satu cara mensistematisasi berbagai keputusan bisnis yang paling penting. Bisnis mencakup risiko besar dan manajemen strategis berusaha menyediakan data sehingga spekulasi yang beralasan dan informasi dapat dilakukan kalau perlu. Keputusan strategis (strategic decision) merupakan sarana untuk mencapai tujuan akhir. Keputusan ini mencakup ruang lingkup bisnis, produk dan pasar yang harus dilayani, fungsi yang harus dilaksanakan, dan kebijakan utama yang diperlukan untuk mengatur pelaksanaan keputusan untuk mencapai sasaran. Manajemen strategik (Strategic Management) adalah sekumpulan keputusan manajemen beserta tindakannya untuk mencapai prestasi jangka panjang dari suatu perusahaan. Setiap keputusan yang diambil dapat dikatan sebagai Keputusan Startegik (strategc Decission). Created by Yusuf 4
  • 5.
    Pengertian Sistematis ManajemenStrategis Created by Yusuf 5
  • 6.
    3. Proses PengambilanKeputusan Manajemen Strategik Objectives Eksternal Analysis Internal Analysis Strategic Choice Strategy Implemen -tation Competitive AdvantageMission Created by Yusuf 6
  • 7.
  • 8.
    Spesifik & Targetyang Terukur • Hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai misi perusahaan • Harus mempengaruhi unsur-unsur lain dalam proses manajemen strategis Pengujian Sistematik Pada Lingkungan Analisis Eksternal - Suku bunga - Demografi - Trend Sosial - Teknologi Analisis Internal - HRD - Kemampuan Manufaktur - Teknologi Pilihan Strategis Analisa Eksternal Analisa Internal Corporate LevelBusiness Level Positioning a Business Which Business?Created by Yusuf 8
  • 9.
    Strategy Implementation • Bagaimanastrategi dilakukan • Siapa yang akan melakukan apa • Struktur organisasi dan kontrol  Siapa melapor kepada siapa  Bagaimana menyewa perusahaan, mempromosikan, membayar, dll • Setiap pilihan strategis memiliki implikasi pelaksanaan strategi • Implementasi strategi adalah sama pentingnya dengan perumusan strategi A Strategy Is Only As Good As Its Implementation Contoh : Penambahan Investasi Toyota di Indonesia Sebesar 24 Triliun pada 3-4 tahun Mendatang Created by Yusuf 9
  • 10.
    kemampuan untuk menciptakannilai ekonomi lebih dari pesaing “Semua elemen dari proses manajemen strategis tujuannya adalah untuk mencapai keunggulan kompetitif” “Harus ada sesuatu yang berbeda tentang suatu penawaran perusahaan dengan penawaran pesaing” “Jika strategi semua perusahaan adalah sama, tidak ada perusahaan yang akan memiliki keunggulan kompetitif” “keunggulan kompetitif adalah hasil dari melakukan sesuatu yang berbeda dan / lebih baik dari pesaing” Created by Yusuf 10
  • 11.
    Ilmu Manajemen Rasional Namun di dalammanajemen strategik hal tersebut mungkin tidak sepenuhnya berlaku, karena : 1. Pengambil keputusan biasanya bukanlah seorang aktor yang unik tetapi merupakan bagian dari situasi keputusan banyak pihak. 2. Pengambilan keputusan tidak cukup rasional atau tidak cukup memilih informasi untuk mempertimbangkan semua alternatif dan semua akibatnya semntara informasi tersebut mahal harganya. 3. Pengambil keputusan membuat keputusan bukan hanya dengan memaksimumkan sesuatu sasaran dalam fikirannya sementara sasaran itu dapat berubah. Pada umumnya dalam Created by Yusuf 11
  • 12.
    Rasional & Analistis Politis- Perilaku Intuitif- Emosional Rasional &analitis: melakukan kajian secara logik dan tuntas. Semua alternatif diperhatikan dengan memanfaat lebih banyak informasi. Intuitif-emosional: manajemen perlu juga untuk mengambil keputusan dalam suatu kondisi dimana informasi tersebut tidak tersedia dan terdapatnya keterbatasan fikiran. Politis-perilaku: keputusan juga harus mempertimbangkan tekanan yang tentunya diberikan oleh pihak yang terkait oleh keputusan tsb. 3 Pendekatan Manajemen Strategik Menurut Glueck Created by Yusuf 12
  • 13.
    4. Evolusi ManajemenStrategik Phase Proses Perencanaan Basic Financial Planning Forecast-Based Planning Externally-Oriented Planning Strategic Management Created by Yusuf 13
  • 14.
    Perubahan-Perubahan Penerapan ManajemenStrategik Tujuan Asumsi Filosofi Komitmen Bentuk Isi Waktu Penyusun dahulu lebih menekankan [pada pertumbuhan pasar dan pertumbuhan laba sedangkan sekarang lebih pada identifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan agar mampu bertahan dan siap menangkap peluang. dahulu adalah terdapatnya keberaturan perubahan lingkungan sedangkan sekarang bersifat diskontinyu. Dengan demikian dahulu tidak fleksibel sekarang menjadi fleksibel. Dahulu Filosofisnya mengurangi spekulai dan ketidakpastian namun sekarang tidak ada sesuatu ketidak pastian yang dapat dihindari. Dahulu berkomitmen dengan hasil akhir dalam bentuk kertas kerja sedangkan sekarang lebih pada proses perumusan dan peneguhan komitmen. dulunya kompleks dan ekstensif, sekarang menjadi lebih sederhana, singkat dan padat. Dahulu manajemen startegik dipenuhi oleh data-data dan perhitungan perhitungan yang bersifat kwantitatif dan hasil perkiraan perkiraan, sedangkan sekarang lebih bersifat kualitatif, pendapat, penilaian dan evaluasi. Dahulu bersifat jangka panjang sedangkan sekarang bersifat jangka pendek walaupun tetap berorientasi jangka panjang. Dahulu disusun oleh perencana sedangkan sekarang disusun oleh eksekutif bersama sama dengan perencana. Created by Yusuf 14
  • 15.
    5. Intensitas ManajemenStrategik Formal & Detail Besar Otoriter Stabil Tk persaingan rendah Banyak pasar & Konsumen Informal & Garis Besar Kecil Demokratis Intuitif Operatif Pengalaman Tidak stabil Tk persaingan tinggi Sedikit pasar & konsumen Organisasi Gaya Manajemen Kompleksitas Link. Bisnis Created by Yusuf 15
  • 16.
    Formal & Detail PadatModal Padat Karya Terintegrasi Teknologi tinggi Waktu tunggu relatif panjang Kompleks, baru & keras Koordinasi Informal & Garis Besar Sederhana Teknologi sederhana Wkt. Tunggu relatif pdk Sederhana Latihan Proses Produksi Karakteristik persoalan Tujuan Perencanaan Created by Yusuf 16
  • 17.
    6. Alasan Menggunakan& Manfaat Manajemen Strategik 1. Perubahan mempersulit perencanaan, tetapi perusahaan dituntut untuk tidak sekedar bereaksi terhadap perubahan tersebut namun harus lebih dahulu melakukan perubahan. 2. Diperlukan suatu petunjuk dan rangsangan bertindak di dalam lingkungan yang semakin tidak strabil. 3. Riset menunjukan bahwa banyak perusahaan dunia mulai menggunakan prinsip-prinsip manajemen strategik 4. Belum ada riset secara pasti menyatakan bahwa perusahaan akan lebih baik prestasinya dengan menggunakan manajemen strategik, namun kebanyakan perusahaan gagal tidak menggunakan manajemen strategik. Created by Yusuf 17
  • 18.
    7. Penolakan TerhadapManajemen Strategis Kelompok yang tidak menerima manajemen strategik, diantara alasannya adalah: Kondisi berubah sedemikian cepatnya sehingga para manajer tidak dapat melakukan sesuai dengan perencanaan apalagi perencanaan janghka panjang. Sasaran seringkali disusun secara samar-samar dan umum sedangkan manajemen strategis menyediakan sasaran dan arah yang harus jelas. Para manajer kurang memperhatikan riset sehingga tidak mungkin untuk menerapkan manajemen strategis dan studi juga tidak dilakukan dengan baik. Para manajer kurang memperhatikan riset sehingga tidak mungkin untuk menerapkan manajemen strategis dan studi juga tidak dilakukan dengan baik. Created by Yusuf 18
  • 19.
  • 20.