Kurikulum Anak Usia Dini
AZIZAH MUIS
PG-PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FIP UNJ
Refleksi
• Tujuan pendidikan apa yang harus dicapai di sekolah?
• Pengalaman pendidikan apakah yang dapat disediakan
untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut?
• Bagaimana pengalaman pendidikan ini dapat dikelola
secara efektif?
• Bagaimana kita dapat menentukan bahwa tujuan
pendidikan ini telah dicapai?
Kurikulum Anak Usia Dini
•Proses berkesinambungan yang
terjadi di kelas anak usia dini
setiap hari, yang merefleksikan
filosofi, sasaran dan tujuan
program pembelajaran AUD
(Jackman, 2009)
Landasan Pengembangan Kurikulum PAUD
Filosofis
Neurosains
Yuridis
Teoritik
Pengembangan Program
5
Filosofi
Pendekatan
Pengembangan Tema
Perenaan Semester
Perencanaan Mingguan
Perencanaan
Harian
Filosofi
Kepercayaan
Sikap
Prinsip
dasar
Filosofi dalam Kurikulum AUD
Berpusat pada
anak
Perkembangan
holistik
Learning by
doing
ABK
Latar belakang
budaya dan akar
bahasa
Kreativitas
Aktivitas fisik
dan bermain
terintegrasi
Hubungan
timbal balik guru
dan keluarga
Berpusat pada Anak
Developmentally Oriented
Play Oriented
Process based
Open
Perkembangan Holistik
Sosial
Emosional
Bahasa
Fisik
motorik
Kognitif
Moral
Sikap
beragama
• Anak terlibat dalam
membentuk pengetahuan
dan pengalaman sendiri
melalui kegiatan bermain
Learning
by Doing
Anak dengan Kebutuhan Khusus
• Anak yang memiliki keterbatasan fisik, mental,
intelektual, atau sensorik dalam jangka waktu lama
yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan
sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan
yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan
efektif berdasarkan kesamaan hak. (UU
Perlindungan Anak No. 23/2002, Pasal 1 ayat 7)
Anak Penyandang Disabilitas
Klasifikasi ABK
Gangguan
penglihatan (tuna
netra)
Gangguan
pendengaran (tuna
rungu)
Gangguan
intelektual (tuna
grahita)
Gangguan ganda
(tuna ganda)
Gangguan fisik dan
kesehatan
(physically and
health disabilities)
Gangguan emosi
dan perilaku
Kesulitan belajar
(learning
disabilities)
Lambat belajar
(slow learner)
Autism
ADHD (Attention
Deficit
Hyperactivity
Disorder)
Cerdas dan
berbakat istimewa
(Gifted and
Talented)
Latar Belakang Budaya dan Bahasa
Just Info:
• Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia.
atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010.
• Suku Jawa adalah kelompok suku terbesar di Indonesia dengan jumlah
mencapai 41% dari total populasi.
Hubungan Guru dan Orang Tua
Family
Friendly
school
Torrance (1964, 1969)
Orisinalitas
• Ide benar-benar
unik
Kelancaran
• Jumlah ide yang
diproduksi
beragam.
Fleksibilitas
• Berpikir dengan
cara yang
berbeda.
Elaborasi
• Berpikir tentang
satu ide dan
memperluasnya
menjadi lebih
menarik dan
kompleks.
Aktivitas Fisik dan Bermain
Aktivitas yang langsung spontan ditandai dengan
seorang anak berinteraksi dengan orang lain, benda-
benda di sekitarnya, dilakukan dengan senang
(gembira), atas inisiatif sendiri, menggunakan daya
khayal (imaginatif), menggunakan panca indera, dan
seluruh anggota tubuhnya.
Kode Etik dan Komitmen (NAEYC, 2005)
• Apresiasi terhadap keunikan anak
• Dasar bekerja adalah pengetahuan tentang bagaimana anak berkembang
dan belajar
• Hubungan antara anak dan keluarga
• Anak harus dipahami dan didukung dengan baik dalam keluarga, komunitas,
budaya, dan masyarakat
• Respek terhadap harkat martabat dan keunikan setiap anak
• Respek terhadap perbedaan anak, keluarga dan lainnya
• Memahami bahwa anak dan orang dewasa akan mencapai potensi
maksimal dalam konteks hubungan yang berdasarkan kepada kepercayaan
dan respek
Kurikulum AUD
Kurikulum Inklusi
(inclusive curriculum)
Kurikulum Integrasi
(integrated curriculum)
Kurikulum Emergen
(emergent curriculum)
Kurikulum Inklusi
Program pelayanan pendidikan yang
menggarisbawahi pentingnya perbedaan
individual anak, anak dengan kebutuhan
khusus, perbedaaan budaya dan bahasa,
memungkinkan anak untuk belajar sesuai
kekuatan dan gaya belajarnya.
Kurikulum Integrasi
Program yang mendukung anak
untuk mentransfer pengetahuan dan
keterampilan dari satu bidang ke
bidang lain menggunakan
keseluruhan aspek perkembangan
Kurikulum Emergen
Program yang
memunculkan minat
dan pengalaman anak
Model Kurikulum(Crosser, 2005 dalam Jackman, 2012)
Struktur atau pengorganisasian kerangka kerja
yang digunakan untuk memutuskan apapun
kebijakan dan prioritas dalam metode mengajar
dan prosedur asesmen.
Aspek Pengembangan Utama dalam PAUD
Bahasa
Fisik
motorik
Kognitif Sosial Emosional
Nilai
moral dan
agama
Contoh Model Kurikulum
Montessori Bank Street High/Scope
Reggio Emilia
Nurture Early
Learning
Waldorf
Head Start
Project
Approach
Creative
Curriculum
Beyond Center
and Circle Time
Konten
Kurikulum
PAUD
Bahasa dan
keaksaraan
Matematika
Sains
Studi sosial
Seni
Musik dan
Gerakan
Apa saja yang dipelajari dalam setiap
konten pembelajaran tersebut?
REFLEKSI
Bahasa dan Keaksaraan
Tujuan
Utama
•Keterampilan menyimak
•Berbicara
•Menulis
•Membaca
Tujuan Pengembangan Prasekolah
Kesadaran dan Eksplorasi
• Menikmati menyimak dan mendiskusikan buku cerita
• Memahami bahwa bahan tercetak membawa sebuah pesan
• Terlibat dalam aktivitas membaca dan menulis
• Mengidentifikasi label dan tanda di lingkungan
• Berpastisipasi dalam permainan berima (rhyming games)
• Mengidentifikasi beberapa huruf dan membuat beberapa hubungan
antara huruf dengan suara
• Menggunakan huruf yang sudah dikenali untuk mengekspresikan
bahasa tertulis
Tujuan Untuk Taman Kanak-kanak
Pengalaman Membaca dan Menulis
• Menikmati membaca dan bercerita dari buku cerita dan buku
informasi sederhana
• Menggunakan bahasa deskripsi untuk menjelaskan dan menguraikan
• Memahami huruf dan hubungan antara huruf dan suara
• Menunjukkan keakraban dengan rima dan suara awal
• Memahami konsep dasar dari bahan tercetak, seperti kanan kiri atau
atas bawah
• Memahami kata yang diucapkan sesuai dengan kata yang ditulis
• Mulai menulis huruf huruf abjad dan kata-kata yang sering digunakan
Mencocok
kan
Klasifikasi Seriasi
Pemaham
an Bilangan
& Berhitung
Aritmatika Pola Geometri Grafik
Pengukur
an
30
Konten Studi Sosial
• Kewarganegaraan
• Kultur Budaya
• Waktu: Kontinuitas dan Perubahan
• Manusia, Tempat, dan Lingkungan
• Identitas dan Perkembangan Individu
• Individu, Group, dan Institution
• Produksi, Konsumsi dan Distribusi
• Hubungan Global
• Masyarakat, Ilmu, dan Teknologi
Landasan Neurosains
• Menurut ahli neurologi pada saat lahir otak bayi
mengandung 100 sampai 200 milyar neuron atau sel syaraf
yang siap melakukan sambungan antar sel.
• Sekitar 50 % kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika
usia 4 tahun, 80 % telah terjadi ketika berusia 8 tahun, dan
mencapai titik kulminasi 100 % ketika berusia 8 sampai 18
tahun.
• Stimulasi pada usia lahir-3 tahun ini jika didasari pada kasih
sayang bahkan bisa merangsang 10 trilyun sel otak. Namun
dengan satu bentakan saja 1 milyar sel otak akan rusak,
sementara tindak kekerasan akan memusnahkan 10 miliar sel
otak.
Landasan Yuridis
UUD Negara RI Tahun 1945
UU No. 20/2003 tentang SPN
UU No 17/2005 ttg Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional,
beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional
PP No 19/2005 ttg SNP sebagaimana telah diubah dgn PP No 32/2013 ttg
Perubahan Atas PP No 19/2005 tentang SNP
Perpres No 60/2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-
Integratif
Permendikbud RI No. 137/2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini
Permendikbud RI No. 146/2014 tentang Kurtilas PAUD
Kurikulum Anak Usia Dini

Kurikulum Anak Usia Dini

  • 1.
    Kurikulum Anak UsiaDini AZIZAH MUIS PG-PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FIP UNJ
  • 2.
    Refleksi • Tujuan pendidikanapa yang harus dicapai di sekolah? • Pengalaman pendidikan apakah yang dapat disediakan untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut? • Bagaimana pengalaman pendidikan ini dapat dikelola secara efektif? • Bagaimana kita dapat menentukan bahwa tujuan pendidikan ini telah dicapai?
  • 3.
    Kurikulum Anak UsiaDini •Proses berkesinambungan yang terjadi di kelas anak usia dini setiap hari, yang merefleksikan filosofi, sasaran dan tujuan program pembelajaran AUD (Jackman, 2009)
  • 4.
    Landasan Pengembangan KurikulumPAUD Filosofis Neurosains Yuridis Teoritik
  • 5.
    Pengembangan Program 5 Filosofi Pendekatan Pengembangan Tema PerenaanSemester Perencanaan Mingguan Perencanaan Harian
  • 6.
  • 7.
    Filosofi dalam KurikulumAUD Berpusat pada anak Perkembangan holistik Learning by doing ABK Latar belakang budaya dan akar bahasa Kreativitas Aktivitas fisik dan bermain terintegrasi Hubungan timbal balik guru dan keluarga
  • 8.
    Berpusat pada Anak DevelopmentallyOriented Play Oriented Process based Open
  • 9.
  • 10.
    • Anak terlibatdalam membentuk pengetahuan dan pengalaman sendiri melalui kegiatan bermain Learning by Doing
  • 11.
    Anak dengan KebutuhanKhusus • Anak yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak. (UU Perlindungan Anak No. 23/2002, Pasal 1 ayat 7) Anak Penyandang Disabilitas
  • 12.
    Klasifikasi ABK Gangguan penglihatan (tuna netra) Gangguan pendengaran(tuna rungu) Gangguan intelektual (tuna grahita) Gangguan ganda (tuna ganda) Gangguan fisik dan kesehatan (physically and health disabilities) Gangguan emosi dan perilaku Kesulitan belajar (learning disabilities) Lambat belajar (slow learner) Autism ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Cerdas dan berbakat istimewa (Gifted and Talented)
  • 13.
    Latar Belakang Budayadan Bahasa Just Info: • Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia. atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. • Suku Jawa adalah kelompok suku terbesar di Indonesia dengan jumlah mencapai 41% dari total populasi.
  • 14.
    Hubungan Guru danOrang Tua Family Friendly school
  • 15.
    Torrance (1964, 1969) Orisinalitas •Ide benar-benar unik Kelancaran • Jumlah ide yang diproduksi beragam. Fleksibilitas • Berpikir dengan cara yang berbeda. Elaborasi • Berpikir tentang satu ide dan memperluasnya menjadi lebih menarik dan kompleks.
  • 16.
    Aktivitas Fisik danBermain Aktivitas yang langsung spontan ditandai dengan seorang anak berinteraksi dengan orang lain, benda- benda di sekitarnya, dilakukan dengan senang (gembira), atas inisiatif sendiri, menggunakan daya khayal (imaginatif), menggunakan panca indera, dan seluruh anggota tubuhnya.
  • 17.
    Kode Etik danKomitmen (NAEYC, 2005) • Apresiasi terhadap keunikan anak • Dasar bekerja adalah pengetahuan tentang bagaimana anak berkembang dan belajar • Hubungan antara anak dan keluarga • Anak harus dipahami dan didukung dengan baik dalam keluarga, komunitas, budaya, dan masyarakat • Respek terhadap harkat martabat dan keunikan setiap anak • Respek terhadap perbedaan anak, keluarga dan lainnya • Memahami bahwa anak dan orang dewasa akan mencapai potensi maksimal dalam konteks hubungan yang berdasarkan kepada kepercayaan dan respek
  • 18.
    Kurikulum AUD Kurikulum Inklusi (inclusivecurriculum) Kurikulum Integrasi (integrated curriculum) Kurikulum Emergen (emergent curriculum)
  • 19.
    Kurikulum Inklusi Program pelayananpendidikan yang menggarisbawahi pentingnya perbedaan individual anak, anak dengan kebutuhan khusus, perbedaaan budaya dan bahasa, memungkinkan anak untuk belajar sesuai kekuatan dan gaya belajarnya.
  • 20.
    Kurikulum Integrasi Program yangmendukung anak untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan dari satu bidang ke bidang lain menggunakan keseluruhan aspek perkembangan
  • 21.
  • 22.
    Model Kurikulum(Crosser, 2005dalam Jackman, 2012) Struktur atau pengorganisasian kerangka kerja yang digunakan untuk memutuskan apapun kebijakan dan prioritas dalam metode mengajar dan prosedur asesmen.
  • 23.
    Aspek Pengembangan Utamadalam PAUD Bahasa Fisik motorik Kognitif Sosial Emosional Nilai moral dan agama
  • 24.
    Contoh Model Kurikulum MontessoriBank Street High/Scope Reggio Emilia Nurture Early Learning Waldorf Head Start Project Approach Creative Curriculum Beyond Center and Circle Time
  • 25.
  • 26.
    Apa saja yangdipelajari dalam setiap konten pembelajaran tersebut? REFLEKSI
  • 27.
    Bahasa dan Keaksaraan Tujuan Utama •Keterampilanmenyimak •Berbicara •Menulis •Membaca
  • 28.
    Tujuan Pengembangan Prasekolah Kesadarandan Eksplorasi • Menikmati menyimak dan mendiskusikan buku cerita • Memahami bahwa bahan tercetak membawa sebuah pesan • Terlibat dalam aktivitas membaca dan menulis • Mengidentifikasi label dan tanda di lingkungan • Berpastisipasi dalam permainan berima (rhyming games) • Mengidentifikasi beberapa huruf dan membuat beberapa hubungan antara huruf dengan suara • Menggunakan huruf yang sudah dikenali untuk mengekspresikan bahasa tertulis
  • 29.
    Tujuan Untuk TamanKanak-kanak Pengalaman Membaca dan Menulis • Menikmati membaca dan bercerita dari buku cerita dan buku informasi sederhana • Menggunakan bahasa deskripsi untuk menjelaskan dan menguraikan • Memahami huruf dan hubungan antara huruf dan suara • Menunjukkan keakraban dengan rima dan suara awal • Memahami konsep dasar dari bahan tercetak, seperti kanan kiri atau atas bawah • Memahami kata yang diucapkan sesuai dengan kata yang ditulis • Mulai menulis huruf huruf abjad dan kata-kata yang sering digunakan
  • 30.
    Mencocok kan Klasifikasi Seriasi Pemaham an Bilangan &Berhitung Aritmatika Pola Geometri Grafik Pengukur an 30
  • 31.
    Konten Studi Sosial •Kewarganegaraan • Kultur Budaya • Waktu: Kontinuitas dan Perubahan • Manusia, Tempat, dan Lingkungan • Identitas dan Perkembangan Individu • Individu, Group, dan Institution • Produksi, Konsumsi dan Distribusi • Hubungan Global • Masyarakat, Ilmu, dan Teknologi
  • 32.
  • 33.
    • Menurut ahlineurologi pada saat lahir otak bayi mengandung 100 sampai 200 milyar neuron atau sel syaraf yang siap melakukan sambungan antar sel. • Sekitar 50 % kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun, 80 % telah terjadi ketika berusia 8 tahun, dan mencapai titik kulminasi 100 % ketika berusia 8 sampai 18 tahun. • Stimulasi pada usia lahir-3 tahun ini jika didasari pada kasih sayang bahkan bisa merangsang 10 trilyun sel otak. Namun dengan satu bentakan saja 1 milyar sel otak akan rusak, sementara tindak kekerasan akan memusnahkan 10 miliar sel otak.
  • 34.
    Landasan Yuridis UUD NegaraRI Tahun 1945 UU No. 20/2003 tentang SPN UU No 17/2005 ttg Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional PP No 19/2005 ttg SNP sebagaimana telah diubah dgn PP No 32/2013 ttg Perubahan Atas PP No 19/2005 tentang SNP Perpres No 60/2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik- Integratif Permendikbud RI No. 137/2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini Permendikbud RI No. 146/2014 tentang Kurtilas PAUD