Konsep Dasar
PAUD
Deka Bagus Candra / 20181770106
Qonita Istiqomah / 20181770013
Anindita Iksanti / 20181770070
Dinda Januari / 20181770022
Uga Alfandy / 20181770059
Landasan
Yuridis
01
UUD 1945
Pembukaan UUD 1945
… melindungi segenap bangsa
Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia dan untuk
memajukan kesejahteraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa
Amandemen UUD 1945,
Pasal 28b
Setiap anak berhak atas
kelangsungan hidup, tumbuh
dan berkembang serta berhak
atas perlindungan dari
kekerasan dan diskriminasi
Pasal 1 (14) UU Sisdiknas No. 20/2003
PAUD
Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada
anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun
yang dilakukan melalui pemberian rangsangan
pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan
perkembangan jasmani dan rohani agar anak
memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih
lanjut.
PAUD
adalah pemberian upaya untuk menstimulasi,
membimbing, mengasuh dan pemberian
kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan
kemampuan dan keterampilan pada anak
(kompetensi).
UU SISDIKNAS (No. 20 tahun 2003)
jalur Pendidikan Formal
berbentuk TK, RA atau
bentuk lain yang sederajat
PAUD
diselenggarakan
sebelum jenjang
Pendidikan Dasar
PAUD PAUD
jalur Pendidikan Informal
berbentuk pendidikan
keluarga atau pendidikan yg
diselenggarakan oleh
lingkungan
PAUD
diselenggarakan 3 jalur
(formal, non-formal, &
informal)
PAUD
jalur Pendidikan Nonformal berbentuk
Kelompok Bermain,Taman Penitipan
Anak, bentuk lain yang sederajat.
Landasan
Ilmiah
02
01 MASA PEKA
Merupakan masa munculnya
berbagai potensi tersembunyi yang
membutuhkan rangsangan
tertentu untuk berkembang
MASA BERKELOMPOK
Jangan terlalu membatasi anak
dalam pergaulan agar kelak ia
dapat bersosialisasi dan
beradaptasi sesuai dengan perilaku
lingkungan sosialnya
04
MASA EGOSENTRIS
Pada masa ini, anak akan merasa
bahwa dialah yang paling benar,
keinginannya harus selalu dituruti
dan bersikap mau menang sendiri.
02 MASA BEREKSPLORASI
Anak adalah seorang penjelajah
ulung jadi biarkan anak
memanfaatkan benda-benda di
sekitarnya dan biarkan anak
melakukan trial dan error
05
MASA MENIRU
Anak tak Hanya meniru perilaku di
sekitarnya tetapi juga meniru
tokoh-tokoh khayal yang sering
ditampilkan di televisi, maupun
media lainnya.
03 MASA PEMBANGKANGAN
Karena ini adalah masa yang akan
dilalui oleh setiap anak, jadi
disarankan orangtua dan guru
tidak selalu memarahinya saat ia
membangkang
06
TUJUAN &
Pengembangan PAUD
03
TUJUAN PAUD Versi UNESCO, 2005
1. Alasan Pendidikan: PAUD merupakan pondasi awal dalam
meningkatkan kemampuan anak untuk menyelesaikan pendidikan
lebih tinggi, menurunkan angka mengulang kelas dan angka putus
sekolah.
2. Alasan Ekonomi: PAUD merupakan investasi yang menguntungkan
baik bagi keluarga maupun pemerintah
3. Alasan sosial: PAUD merupakan salah satu upaya untuk
menghentikan roda kemiskinan
4. Alasan Hak/Hukum: PAUD merupakan hak setiap anak untuk
memperoleh pendidikan yang dijamin oleh undang-undang.
Prinsip-Prinsip PAUD
1. Berorientasi pada kebutuhan anak
2. Menyesuaikan dengan perkembangan anak
3. Mengembangkan Kecerdasan Anak
4. Belajar melalui bermain
5. Belajar dari kongkrit ke abstrak, sederhana ke kompleks, gerakan ke verbal,
dan dari sendiri ke sosial.
6. Anak sebagai pebelajar aktif
7. Anak belajar melalui interaksi sosial dengan orang dewasa dan teman sebaya
di lingkungannya
8. Menggunakan lingkungan yang kondusif
9. Merangsang kreativitas dan inovatif
10. Mengembangkan kecakapan hidup
11. Memanfaatkan potensi lingkungan
12. Sesuai dengan kondisi sosial budaya
13. Stimulasi secara holistik
KONSEP
Keilmuan PAUD
04
KONSEP
Setiap anak yang terlahir akan memiliki
potensi didalam diri dan potensi setiap
anak satu dengan anak yang lainnya itu
tentunya juga akan berbeda.
Inilah yang menjadi dasar pentingnya
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar
lebih mudah menggali potensi didalam
diri anak dan mengarahkan sesuai
dengan potensi anak sehingga lebih
optimal.
Perkembangan Individu
Nature
Lebih menekankan pada faktor
keturunan / warisan biologis sebagai
faktor penting dalam perkembangan
suatu individu
Nurture
Lebih menekankan pada pengalaman /
lingkungan sebagai faktor penting
dalam perkembangan suatu individu
KONSEP KEILMUAN PAUD
Konsep Keilmuan PAUD bersifat isomorfis, artinya kerangka keilmuan
PAUD dibangun dari interdispin ilmu yang merupakan gabungan dari
beberapa disiplin ilmu, diantaranya psikologi, fisiologi, sosiologi, ilmu
pendidikan anak, antropologi, humaniora, kesehatan, dan gizi serta neuro-
sains atau ilmu tentang perkembangan Otak Manusia.
Konsep - Konsep dasar PAUD & PNF Akreditasi
1. Potensi anak (fisik & mental) tumbuh & berkembang secara optimal, 6 aspek
perkembangan dapat dicapai sesuai tingkat usia/tahap perkembangan &
kebutuhan spesifiknya.
2. Stimulasi terhadap semua potensi kecerdasan anak (fisik & mental) secara
optimal mengacu pada Standar & Kurikulum PAUD (Permendikbud
137/2014&146/2014)
3. Melalui proses pembelajaran yang terencana dan menyenangkan
(mengedepankan pendekatan bermain sambil belajar dengan memberdayakan
semua indera), melalui pembiasaan & keteladanan secara berkesinambungan,
serta memberdayakan semua potensi yang ada di sekitar anak.
4. Bagaimana melakukan penilaian otentik pada anak serta pelaporannya kepada
orang tua. Penilaian selama proses pembelajaran, mengedepankan
pengamatan terhadap setiap aspek perkembangan anak, fokus mengukur
ketercapaian output/TPPA.
Konsep - Konsep dasar PAUD & PNF Akreditasi
5. Pendidik : Sabar & sayang kapada anak, memahami karakteristik & kebutuhan
belajar anak, komunikatif dengan anak, kreatif, paham cara mendidik anak.
Tenaga Kependidikan : Memahami karakteristik dan kebutuhan belajar anak,
kreatif
6. Mengoptimalkan pemberdayaan potensi sarpras yang tersedia di alam sekitar
(tidak harus beli), yang penting memungkinkan setiap anak bisa bermain sambil
belajar secara menyenangkan & aman untuk mengembangkan seluruh potensi
kecerdasan, minat dan bakatnya.
7. Memastikan seluruh proses pembelajaran dapat direncanakan, dikoordinasikan,
dilaksanakan & dikontrol dengan baik utk mencapai output yg diharapkan.
8. Orangtua/keluarga, masy dan pemerintah bersama-sama bertanggung jawab
utk mendukung pembiayaan program pembelajaran di PAUD.
CREDITS: This presentation template was created by
Slidesgo, including icons by Flaticon, infographics &
images by Freepik and illustrations by Stories
TERIMA KASIH Memberikan kepercayaan pada anak
untuk melakukan hal yang disukainya adalah
cara terbaik agar mereka bisa belajar
Ada Pertanyaan?

Konsep Dasar Paud Pendidikan Anak Usia Dini - 2021

  • 1.
    Konsep Dasar PAUD Deka BagusCandra / 20181770106 Qonita Istiqomah / 20181770013 Anindita Iksanti / 20181770070 Dinda Januari / 20181770022 Uga Alfandy / 20181770059
  • 2.
  • 3.
    UUD 1945 Pembukaan UUD1945 … melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa Amandemen UUD 1945, Pasal 28b Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi
  • 4.
    Pasal 1 (14)UU Sisdiknas No. 20/2003 PAUD Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. PAUD adalah pemberian upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan pada anak (kompetensi).
  • 5.
    UU SISDIKNAS (No.20 tahun 2003) jalur Pendidikan Formal berbentuk TK, RA atau bentuk lain yang sederajat PAUD diselenggarakan sebelum jenjang Pendidikan Dasar PAUD PAUD jalur Pendidikan Informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yg diselenggarakan oleh lingkungan PAUD diselenggarakan 3 jalur (formal, non-formal, & informal) PAUD jalur Pendidikan Nonformal berbentuk Kelompok Bermain,Taman Penitipan Anak, bentuk lain yang sederajat.
  • 6.
  • 7.
    01 MASA PEKA Merupakanmasa munculnya berbagai potensi tersembunyi yang membutuhkan rangsangan tertentu untuk berkembang MASA BERKELOMPOK Jangan terlalu membatasi anak dalam pergaulan agar kelak ia dapat bersosialisasi dan beradaptasi sesuai dengan perilaku lingkungan sosialnya 04 MASA EGOSENTRIS Pada masa ini, anak akan merasa bahwa dialah yang paling benar, keinginannya harus selalu dituruti dan bersikap mau menang sendiri. 02 MASA BEREKSPLORASI Anak adalah seorang penjelajah ulung jadi biarkan anak memanfaatkan benda-benda di sekitarnya dan biarkan anak melakukan trial dan error 05 MASA MENIRU Anak tak Hanya meniru perilaku di sekitarnya tetapi juga meniru tokoh-tokoh khayal yang sering ditampilkan di televisi, maupun media lainnya. 03 MASA PEMBANGKANGAN Karena ini adalah masa yang akan dilalui oleh setiap anak, jadi disarankan orangtua dan guru tidak selalu memarahinya saat ia membangkang 06
  • 8.
  • 9.
    TUJUAN PAUD VersiUNESCO, 2005 1. Alasan Pendidikan: PAUD merupakan pondasi awal dalam meningkatkan kemampuan anak untuk menyelesaikan pendidikan lebih tinggi, menurunkan angka mengulang kelas dan angka putus sekolah. 2. Alasan Ekonomi: PAUD merupakan investasi yang menguntungkan baik bagi keluarga maupun pemerintah 3. Alasan sosial: PAUD merupakan salah satu upaya untuk menghentikan roda kemiskinan 4. Alasan Hak/Hukum: PAUD merupakan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang dijamin oleh undang-undang.
  • 10.
    Prinsip-Prinsip PAUD 1. Berorientasipada kebutuhan anak 2. Menyesuaikan dengan perkembangan anak 3. Mengembangkan Kecerdasan Anak 4. Belajar melalui bermain 5. Belajar dari kongkrit ke abstrak, sederhana ke kompleks, gerakan ke verbal, dan dari sendiri ke sosial. 6. Anak sebagai pebelajar aktif 7. Anak belajar melalui interaksi sosial dengan orang dewasa dan teman sebaya di lingkungannya 8. Menggunakan lingkungan yang kondusif 9. Merangsang kreativitas dan inovatif 10. Mengembangkan kecakapan hidup 11. Memanfaatkan potensi lingkungan 12. Sesuai dengan kondisi sosial budaya 13. Stimulasi secara holistik
  • 11.
  • 12.
    KONSEP Setiap anak yangterlahir akan memiliki potensi didalam diri dan potensi setiap anak satu dengan anak yang lainnya itu tentunya juga akan berbeda. Inilah yang menjadi dasar pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar lebih mudah menggali potensi didalam diri anak dan mengarahkan sesuai dengan potensi anak sehingga lebih optimal.
  • 13.
    Perkembangan Individu Nature Lebih menekankanpada faktor keturunan / warisan biologis sebagai faktor penting dalam perkembangan suatu individu Nurture Lebih menekankan pada pengalaman / lingkungan sebagai faktor penting dalam perkembangan suatu individu
  • 14.
    KONSEP KEILMUAN PAUD KonsepKeilmuan PAUD bersifat isomorfis, artinya kerangka keilmuan PAUD dibangun dari interdispin ilmu yang merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya psikologi, fisiologi, sosiologi, ilmu pendidikan anak, antropologi, humaniora, kesehatan, dan gizi serta neuro- sains atau ilmu tentang perkembangan Otak Manusia.
  • 15.
    Konsep - Konsepdasar PAUD & PNF Akreditasi 1. Potensi anak (fisik & mental) tumbuh & berkembang secara optimal, 6 aspek perkembangan dapat dicapai sesuai tingkat usia/tahap perkembangan & kebutuhan spesifiknya. 2. Stimulasi terhadap semua potensi kecerdasan anak (fisik & mental) secara optimal mengacu pada Standar & Kurikulum PAUD (Permendikbud 137/2014&146/2014) 3. Melalui proses pembelajaran yang terencana dan menyenangkan (mengedepankan pendekatan bermain sambil belajar dengan memberdayakan semua indera), melalui pembiasaan & keteladanan secara berkesinambungan, serta memberdayakan semua potensi yang ada di sekitar anak. 4. Bagaimana melakukan penilaian otentik pada anak serta pelaporannya kepada orang tua. Penilaian selama proses pembelajaran, mengedepankan pengamatan terhadap setiap aspek perkembangan anak, fokus mengukur ketercapaian output/TPPA.
  • 16.
    Konsep - Konsepdasar PAUD & PNF Akreditasi 5. Pendidik : Sabar & sayang kapada anak, memahami karakteristik & kebutuhan belajar anak, komunikatif dengan anak, kreatif, paham cara mendidik anak. Tenaga Kependidikan : Memahami karakteristik dan kebutuhan belajar anak, kreatif 6. Mengoptimalkan pemberdayaan potensi sarpras yang tersedia di alam sekitar (tidak harus beli), yang penting memungkinkan setiap anak bisa bermain sambil belajar secara menyenangkan & aman untuk mengembangkan seluruh potensi kecerdasan, minat dan bakatnya. 7. Memastikan seluruh proses pembelajaran dapat direncanakan, dikoordinasikan, dilaksanakan & dikontrol dengan baik utk mencapai output yg diharapkan. 8. Orangtua/keluarga, masy dan pemerintah bersama-sama bertanggung jawab utk mendukung pembiayaan program pembelajaran di PAUD.
  • 17.
    CREDITS: This presentationtemplate was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, infographics & images by Freepik and illustrations by Stories TERIMA KASIH Memberikan kepercayaan pada anak untuk melakukan hal yang disukainya adalah cara terbaik agar mereka bisa belajar Ada Pertanyaan?