Keberhasilan industri pengolahan makanan bergantung pada kepuasan konsumen yang dipengaruhi oleh enam faktor mutu produk, termasuk penampilan, kebersihan, aroma, rasa, tekstur, dan nilai gizi. Mutu produk juga dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, keahlian juru masak, peralatan dapur, dan penggunaan resep baku. Struktur organisasi dapur bervariasi berdasarkan ukuran dan jenis perusahaan, dengan peran chef yang mencakup manajemen dapur, pengelolaan budget, dan pengawasan kegiatan operasional.