A Global Management Cadre
Maizar Radjin
Developing
dalam persepsi
Pengelolaan Keragaman Sumberdaya Manusia
Suatu Upaya Mengoptimalkan Kinerja Organisasi
7647168417
Program Doktor
Ilmu Manajemen
Developing a Global Management Cadre
Prentice Hall 2003
Organisasi didorong untuk
memperoleh akses ke
pelanggan yang lebih
beragam yang dipadukan
pada keadaan demografis
organisasi”
Perusahaan atau organisasi
menyadari dan mempertimbangkan
bahwa seringkali karyawan
membuat keputusan dan pilihan
ketika bekerja yang didasarkan
pada latar belakang budaya
mereka
Discrimination and Fairness Paradigm Access and Legitimacy Paradigm
Thomas dan Ely (1996)
Learning and Effectiveness Paradigm
Organisasi yang melihat keragaman
dari perspektif ini selalu
memfokuskan pada kesempatan
yang sama, perlakuan yang fair,
recruitmen, dan compliance dengan
persyaratan Equal Employment
Opportunity.
1 2 3
MENGELOLAH KERAGAMAN SUMBER DAYA MANUSIA,
ORGANISAS DAPAT MELIHATNYA DALAM TIGA PERSPEKTIF YANG BERBEDA
MEMBANGUN, MENILAI DAN MENGELOLA KERAGAMAN DALAM ORGANISASI
Kepemimpinan harus memahami dan menghargai keragaman opini dan wawasan.
Kepemimpinan harus mengakui kesempatan belajar dan tantangan yang muncul
Kultur atau budaya organisasi harus menciptakan harapan akan suatu standar kinerja
Kultur atau budaya organisasional harus mendorong perkembangan pribadi.
Kultur atau budaya organisasional harus mendorong keterbukaan.
Kultur atau budaya organisasional harus menjadikan para pekerja merasa berharga.
Organisasi harus memiliki suatu misi yang diartikulasikan dengan baik dan dipahami secara luas.
Organisasi harus memiliki suatu struktur non birokratis yang relatif egalitarian.
Thomas dab Ely (1996)
Memahami dan Melakukan Perubahan Budaya
• Bisa dengan menggunakan instrumen
kuantitatif maupun kualitatif dalam
membantu pemimpin memahami style dan
pengaruh isu-isu perilaku (behavior) yang
mengalir ke dalam budaya organisasi,
seperti menggunakan communication skill,
teaming processes, feedback loops, focus
groups, interview, questionnaires,
obsevation, dan lain-lain.
• Hasil dari penilaian akan budaya organisasi
ini nantinya akan digunakan sebagai
landasan untuk melakukan perubahan
strategi, khususnya yang berkenaan dengan
keragaman sumber daya manusia.
(Easly:2001)
Usaha perusahaan untuk
membangun, menilai, dan
mengelola budaya yang
mendukung keragaman dapat
berjalan, dibutuhkan perubahan
strategi-strategi spesifik yang
difokuskan untuk membantu
perusahaan berubah dari kondisi
saat ini ke kondisi yang diinginkan
dimasa yang akan datang.
(Mondy, Noe dan Premeaux, 1999).
Organization Develompment
didefinisikan sebagai suatu
penerapan dari behavioral
science knowledge organisasi
secara luas untuk
mengembangkan dan menguatkan
strategi, struktur dan proses
untuk memperbaiki keefektifan
organisasi.
Proses Perubahan Organisasi
Organization Development (OD) merupakan salah satu disiplin
yang dapat digunakan karena memasukkan recana perubahan
dalam konteks penilaian strategi yang tepat.
BELAJAR DARI PROSES PERUBAHAN
1 2 3
Setelah inisiatif-inisiatif perubahan yang dibangun dan diterapkan mengantarkan
organisasi ke suatu tahapan pembelajaran
Easly (2001)
bahwa profil organisasi yang mendorong pembelajaran
yang efektif dan penilaian akan perbedaan, merupakan
suatu indikasi kemampuan dalam menciptakan
kesempatan untuk terus-menerus mempelajari antara
satu anggota dengan yang lainnya melalui pertanyaan dan
dialog yang terbuka.
Feedback loop yang konstan
untuk memastikan bahwa
organisasi bergerak dalam
tahapan dimana perubahan global
ataupun keragaman dan
sistemsistem untuk memperoleh
pembelajaran dilakukan
berdasarkan informasi yang
terbaru
Roadmap to Developing, Valuing and Managing Diversity in the New Millenium
Easley A Christopher 2001
Dunia yang semakin mengglobal, perkembangan teknologi yang pesat, dan kemudahan untuk
mengakses informasi menghadapkan perusahaan atau organisasi pada berbagai tantangan
dalam kegiatan yang dilakukannya. Berkaitan dengan sumber daya manusia, perusahaan akan
dihadapkan pada tekanan peningkatan keragaman sumber daya manusia yang memerlukan
perhatian, pemahaman, dan pengelolaan yang tepat agar perusahaan memperoleh manfaat
yang sebenarnya dari keragaman tersebut yang akhirnya diharapkan akan membawa
pengaruh yang berarti untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi tersebut.
Organisasi harus mau melakukan perubahan cara pandang mereka pada pengelolaan keragaman
sumber daya manusia, karena lingkungan yang dihadapi juga mengalami perubahan sehingga
organisasi perlu melakukan penyesuaian. Untuk dapat mengubah atau melakukan pergeseran
paradigma atau perspektif dalam pengelolaan keragaman sumber daya manusianya, maka organisasi
harus memperhatikan beberapa hal dan kondisi seperti yang telah disebutkan di atas. Usaha-usaha
menuju ke arah sana memang bukan suatu pekerjaan yang mudah, karena dibutuhkan kemauan dan
usaha yang keras untuk dapat mewujudkannya.
Developing a global management cadre

Developing a global management cadre

  • 1.
    A Global ManagementCadre Maizar Radjin Developing dalam persepsi Pengelolaan Keragaman Sumberdaya Manusia Suatu Upaya Mengoptimalkan Kinerja Organisasi 7647168417 Program Doktor Ilmu Manajemen
  • 2.
    Developing a GlobalManagement Cadre Prentice Hall 2003
  • 3.
    Organisasi didorong untuk memperolehakses ke pelanggan yang lebih beragam yang dipadukan pada keadaan demografis organisasi” Perusahaan atau organisasi menyadari dan mempertimbangkan bahwa seringkali karyawan membuat keputusan dan pilihan ketika bekerja yang didasarkan pada latar belakang budaya mereka Discrimination and Fairness Paradigm Access and Legitimacy Paradigm Thomas dan Ely (1996) Learning and Effectiveness Paradigm Organisasi yang melihat keragaman dari perspektif ini selalu memfokuskan pada kesempatan yang sama, perlakuan yang fair, recruitmen, dan compliance dengan persyaratan Equal Employment Opportunity. 1 2 3 MENGELOLAH KERAGAMAN SUMBER DAYA MANUSIA, ORGANISAS DAPAT MELIHATNYA DALAM TIGA PERSPEKTIF YANG BERBEDA
  • 4.
    MEMBANGUN, MENILAI DANMENGELOLA KERAGAMAN DALAM ORGANISASI Kepemimpinan harus memahami dan menghargai keragaman opini dan wawasan. Kepemimpinan harus mengakui kesempatan belajar dan tantangan yang muncul Kultur atau budaya organisasi harus menciptakan harapan akan suatu standar kinerja Kultur atau budaya organisasional harus mendorong perkembangan pribadi. Kultur atau budaya organisasional harus mendorong keterbukaan. Kultur atau budaya organisasional harus menjadikan para pekerja merasa berharga. Organisasi harus memiliki suatu misi yang diartikulasikan dengan baik dan dipahami secara luas. Organisasi harus memiliki suatu struktur non birokratis yang relatif egalitarian. Thomas dab Ely (1996)
  • 5.
    Memahami dan MelakukanPerubahan Budaya • Bisa dengan menggunakan instrumen kuantitatif maupun kualitatif dalam membantu pemimpin memahami style dan pengaruh isu-isu perilaku (behavior) yang mengalir ke dalam budaya organisasi, seperti menggunakan communication skill, teaming processes, feedback loops, focus groups, interview, questionnaires, obsevation, dan lain-lain. • Hasil dari penilaian akan budaya organisasi ini nantinya akan digunakan sebagai landasan untuk melakukan perubahan strategi, khususnya yang berkenaan dengan keragaman sumber daya manusia.
  • 6.
    (Easly:2001) Usaha perusahaan untuk membangun,menilai, dan mengelola budaya yang mendukung keragaman dapat berjalan, dibutuhkan perubahan strategi-strategi spesifik yang difokuskan untuk membantu perusahaan berubah dari kondisi saat ini ke kondisi yang diinginkan dimasa yang akan datang. (Mondy, Noe dan Premeaux, 1999). Organization Develompment didefinisikan sebagai suatu penerapan dari behavioral science knowledge organisasi secara luas untuk mengembangkan dan menguatkan strategi, struktur dan proses untuk memperbaiki keefektifan organisasi. Proses Perubahan Organisasi Organization Development (OD) merupakan salah satu disiplin yang dapat digunakan karena memasukkan recana perubahan dalam konteks penilaian strategi yang tepat.
  • 7.
    BELAJAR DARI PROSESPERUBAHAN 1 2 3 Setelah inisiatif-inisiatif perubahan yang dibangun dan diterapkan mengantarkan organisasi ke suatu tahapan pembelajaran Easly (2001) bahwa profil organisasi yang mendorong pembelajaran yang efektif dan penilaian akan perbedaan, merupakan suatu indikasi kemampuan dalam menciptakan kesempatan untuk terus-menerus mempelajari antara satu anggota dengan yang lainnya melalui pertanyaan dan dialog yang terbuka. Feedback loop yang konstan untuk memastikan bahwa organisasi bergerak dalam tahapan dimana perubahan global ataupun keragaman dan sistemsistem untuk memperoleh pembelajaran dilakukan berdasarkan informasi yang terbaru
  • 8.
    Roadmap to Developing,Valuing and Managing Diversity in the New Millenium Easley A Christopher 2001
  • 9.
    Dunia yang semakinmengglobal, perkembangan teknologi yang pesat, dan kemudahan untuk mengakses informasi menghadapkan perusahaan atau organisasi pada berbagai tantangan dalam kegiatan yang dilakukannya. Berkaitan dengan sumber daya manusia, perusahaan akan dihadapkan pada tekanan peningkatan keragaman sumber daya manusia yang memerlukan perhatian, pemahaman, dan pengelolaan yang tepat agar perusahaan memperoleh manfaat yang sebenarnya dari keragaman tersebut yang akhirnya diharapkan akan membawa pengaruh yang berarti untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi tersebut. Organisasi harus mau melakukan perubahan cara pandang mereka pada pengelolaan keragaman sumber daya manusia, karena lingkungan yang dihadapi juga mengalami perubahan sehingga organisasi perlu melakukan penyesuaian. Untuk dapat mengubah atau melakukan pergeseran paradigma atau perspektif dalam pengelolaan keragaman sumber daya manusianya, maka organisasi harus memperhatikan beberapa hal dan kondisi seperti yang telah disebutkan di atas. Usaha-usaha menuju ke arah sana memang bukan suatu pekerjaan yang mudah, karena dibutuhkan kemauan dan usaha yang keras untuk dapat mewujudkannya.