Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyebab kematian ketiga di dunia dan mayoritas kasus terjadi di negara-negara miskin serta menengah, dengan merokok sebagai faktor risiko utama. Gejala PPOK mencakup sesak napas, batuk, dan berkurangnya elastisitas paru-paru, dan pengobatan melibatkan obat-obatan dan perubahan gaya hidup. Diagnosa dilakukan melalui tes fungsi paru dan spirometri, sedangkan pencegahannya termasuk berhenti merokok dan menghindari polusi udara.