BENTUK MOLEKUL
Kelompok 9 :
Anynda Putri Asiyfa
Fitri Amalia Nurchasanah
Haekal Hasby
Bentuk molekul
Bentuk molekul dapat dijelaskan melalui
banyak pendekatan, tetapi pendekatan
yang paling mudah digunakan adalah
teori tolakan pasangan elektron
(teori VSEPR)
(Valence Shell Electron Pair Repulsion)
Teori VSEPR
◦ Menurut VSEPR, meskipun kedudukan pasangan elektron dapat tersebar di
antara atom-atom tersebut tetapi secara umum terdapat pola dasar
kedudukan pasangan-pasangan elektron akibat adanya gaya tolak-menolak
yang terjadi antara pasangan elektron-elektron tersebut.
◦ Atom-atom di dalam berikatan untuk membentuk molekul melibatkan
elektron-elektron pada kulit terluar, dan pada senyawa kovalen elektron-
elektron tersebut dan membentuk pasangan elektron bersama
◦ Oleh sebab itu, bentuk molekul ditentukan oleh
kedudukan pasangan-pasangan elektron tersebut
◦ Pasangan elektron yang berada di sekitar atom pusat dapat dibedakan menjadi dua
yaitu, pasangan elektron ikatan (p.e.i) dan pasangan elektron bebas (p.e.b)
◦ Pasangan elektron bebas memiliki gaya tolak-menolak yang lebih besar dari pada
pasangan elektron ikatan.
◦ Mengakibatkan pasangan elektron bebas akan menempati ruang yang lebih luas dari
pada pasangan elektron ikatan
Bentuk-bentuk molekul
Linear Segitiga datar tetrahedron
Trigonal bipiramida oktrahedron
Bentuk linear
◦ Atom-atom tertata dalam satu
garis lurus
◦ Sudut yang dibentuk oleh dua
ikatan ke arah atom pusat akan
saling membentuk sudut 180˚
◦ Contoh, BeCl2
Bentuk segitiga datar
◦ Atom-atom dalam molekul berbentuk
segitiga datar
◦ Sudut ikatan yang terbentuk adalah
120˚
◦ Contoh molekul BCl3
Bentuk tetrahedron
◦ Atom-atom dalam molekul yang
berbentuk tetrahedron akan berada
dalam suatu ruang piramida segitiga
dengan keempat bidang permukaan
segitiga sama sisi.
◦ Sudut ikatan yang terbentuk 109,5˚
◦ Contoh molekul CH4
Bentuk trigonal bipiramida
◦ Atom pusat berada pada bidang
sekutu dari dua buah limas segitiga
yang saling berhimpit.
◦ Sedangkan kelima atom yang
mengelilinginya akan berada pada
sudut-sudut limas segitiga yang
dibentuk.
◦ Sudut ikatan yang terbentuk adalah
120˚ dan 90˚
◦ Contoh molekul PCl5
Bentuk oktahedron
◦ Bentuk yang terjadi dari dua buah
limas alas segiempat yang bidang
alasnya berhimpit, sehingga
membentuk delapan bidang segitiga.
◦ atom pusatnya berada pada pusat
bidang segiempat dari dua limas yang
berhimpit.
◦ Sedangkan enam atom yang
mengelilingi akan berada pada sudut
limas
◦ Sudut ikatannya 90˚
◦ Contoh molekul SF6
Cara meramal bentuk molekul
1. Buatlah rumus titik elektron dari senyawa yang akan diramalkan bentuk molekulnya.
2. Tentukanlah:
a) Jumlah elektron valensi atom pusat
b) Jumlah elektron yang berasal dari atom-atom di sekitar atom pusat yang membentuk ikatan.
3. Jumlahkan elektron dari langkah 2(a) dan 2(b) tersebut.
4. Jumlahkan pasangan elektron di sekitar atom pusat menentukan bentuk dasar (pola
bentuk) molekul tersebut.
5. Pasangkan elektron terikat menentukan bentuk sesungguhnya dari molekul tersebut.
6. Pasangan elektron bebas mempunyai gaya tolak-menolak lebih kuat, maka akan
mengambil sudut yang besar.
TERIMAKASIH

Bentuk molekul

  • 1.
    BENTUK MOLEKUL Kelompok 9: Anynda Putri Asiyfa Fitri Amalia Nurchasanah Haekal Hasby
  • 2.
    Bentuk molekul Bentuk molekuldapat dijelaskan melalui banyak pendekatan, tetapi pendekatan yang paling mudah digunakan adalah teori tolakan pasangan elektron (teori VSEPR) (Valence Shell Electron Pair Repulsion)
  • 3.
    Teori VSEPR ◦ MenurutVSEPR, meskipun kedudukan pasangan elektron dapat tersebar di antara atom-atom tersebut tetapi secara umum terdapat pola dasar kedudukan pasangan-pasangan elektron akibat adanya gaya tolak-menolak yang terjadi antara pasangan elektron-elektron tersebut. ◦ Atom-atom di dalam berikatan untuk membentuk molekul melibatkan elektron-elektron pada kulit terluar, dan pada senyawa kovalen elektron- elektron tersebut dan membentuk pasangan elektron bersama ◦ Oleh sebab itu, bentuk molekul ditentukan oleh kedudukan pasangan-pasangan elektron tersebut
  • 4.
    ◦ Pasangan elektronyang berada di sekitar atom pusat dapat dibedakan menjadi dua yaitu, pasangan elektron ikatan (p.e.i) dan pasangan elektron bebas (p.e.b) ◦ Pasangan elektron bebas memiliki gaya tolak-menolak yang lebih besar dari pada pasangan elektron ikatan. ◦ Mengakibatkan pasangan elektron bebas akan menempati ruang yang lebih luas dari pada pasangan elektron ikatan
  • 5.
    Bentuk-bentuk molekul Linear Segitigadatar tetrahedron Trigonal bipiramida oktrahedron
  • 6.
    Bentuk linear ◦ Atom-atomtertata dalam satu garis lurus ◦ Sudut yang dibentuk oleh dua ikatan ke arah atom pusat akan saling membentuk sudut 180˚ ◦ Contoh, BeCl2
  • 7.
    Bentuk segitiga datar ◦Atom-atom dalam molekul berbentuk segitiga datar ◦ Sudut ikatan yang terbentuk adalah 120˚ ◦ Contoh molekul BCl3
  • 9.
    Bentuk tetrahedron ◦ Atom-atomdalam molekul yang berbentuk tetrahedron akan berada dalam suatu ruang piramida segitiga dengan keempat bidang permukaan segitiga sama sisi. ◦ Sudut ikatan yang terbentuk 109,5˚ ◦ Contoh molekul CH4
  • 11.
    Bentuk trigonal bipiramida ◦Atom pusat berada pada bidang sekutu dari dua buah limas segitiga yang saling berhimpit. ◦ Sedangkan kelima atom yang mengelilinginya akan berada pada sudut-sudut limas segitiga yang dibentuk. ◦ Sudut ikatan yang terbentuk adalah 120˚ dan 90˚ ◦ Contoh molekul PCl5
  • 13.
    Bentuk oktahedron ◦ Bentukyang terjadi dari dua buah limas alas segiempat yang bidang alasnya berhimpit, sehingga membentuk delapan bidang segitiga. ◦ atom pusatnya berada pada pusat bidang segiempat dari dua limas yang berhimpit. ◦ Sedangkan enam atom yang mengelilingi akan berada pada sudut limas ◦ Sudut ikatannya 90˚ ◦ Contoh molekul SF6
  • 15.
    Cara meramal bentukmolekul 1. Buatlah rumus titik elektron dari senyawa yang akan diramalkan bentuk molekulnya. 2. Tentukanlah: a) Jumlah elektron valensi atom pusat b) Jumlah elektron yang berasal dari atom-atom di sekitar atom pusat yang membentuk ikatan. 3. Jumlahkan elektron dari langkah 2(a) dan 2(b) tersebut. 4. Jumlahkan pasangan elektron di sekitar atom pusat menentukan bentuk dasar (pola bentuk) molekul tersebut. 5. Pasangkan elektron terikat menentukan bentuk sesungguhnya dari molekul tersebut. 6. Pasangan elektron bebas mempunyai gaya tolak-menolak lebih kuat, maka akan mengambil sudut yang besar.
  • 16.