Bank komersial berfungsi sebagai lembaga keuangan perantara yang mengumpulkan dana dari deposan dan mengalokasikannya kepada debitor, dengan komponen penting seperti cek giro, deposito berjangka, dan cadangan kerugian pinjaman. Pada saat yang sama, bank syariah beroperasi berdasarkan prinsip syariah, mengandalkan pembagian hasil dan mekanisme sewa untuk pembiayaan, serta menawarkan insentif non-bunga kepada penyimpan dana. Regulasi bank bertujuan meningkatkan transparansi informasi bagi investor dan menjaga stabilitas sistem perbankan.