BAB. V
        STATISTIK

KUARTIL, DESIL, DAN PERSENTIL




http://zakariaib.multiply.com
KUARTIL
Untuk kelompok data dimana n ≥ 4, kita
tentukan tiga nilai, katakanlah K1, K2, dan K3
yang membagi kelompok data tersebut
menjadi 4 bagian yang sama, yaitu setiap
bagian memuat data yang sama atau jumlah
observasinya sama. Nilai-nilai tersebut
dinamakan nilai 25% data/observasi sama
atau lebih kecil dari K1, 50% data/observasi
sama atau lebih kecil dari K2, 75%
data/Observasi sama atau lebih kecil dari K3
RUMUS KUARTIL
Kalau suatu kelompok data atau nilai
sudah diurutkan dari yang terkecil (X 1)
sampai yang terbesar (Xn), maka untuk
menghitung K1, K2, dan K3 harus
dipergunakan rumus berikut :

                      i(n + 1)
 Ki = Nilai yang ke              , i = 1, 2, 3
                        4
CONTOH SOAL
Berikut ini adalah data upah dari 13
karyawan dalam ribuan rupiah, yaitu
40, 30, 50, 65, 45, 55, 70, 60, 80, 35,
85, 95, 100, (n = 13). Cari nilai K 1, K2,
dan K3.
PENYELESAIAN
• Pertama-tama data diurutkan dahulu :
  X1=30, X2=35, X3=40, X4=45, X5=50, X6=55,
  X7=60, X8=65, X9=70, X10=80, X11=85,
  X12=95, X13=100.
• K1 = nilai yang ke i(n + 1)
                          4
     = nilai ke 1(13 + 1)
                     4
   = nilai ke-3½ (nilai yang ke 3+½(Data4-Dt3),
PENYELESAIAN
• Jadi :
   K1 = Nilai X3+ ½(X4 - X3)
      = 40 +½(45 - 40)
      = 42,5
• Jadi :
  K2 = nilai yang ke i(n + 1)
                        4
     = nilai ke 2(13 + 1)
                    4
     = nilai ke-7, nilai X7=60
PENYELESAIAN
Jadi :
  K2 = X7 = 60


  K3 = nilai ke 3(13 + 1)
                       4
         = nilai ke-10½ (nilai yang ke-10½
           berarti Data ke 10 + ½(X11- X10)
PENYELESAIAN
• Jadi :
  K1 = X10 + ½(X11 - X10)
      = 80 + ½(85 - 80)
      = 82,5 (nilai kuartil tidak perlu
        sesuai dengan nilai data yang
        asli)
DESIL
 Untuk kelompok data dimana n ≥ 10, dapat
 ditentukan 9 nilai bagian yang sama,
 misalnya D1, D2, … Q9, artinya setiap bagian
 mempunyai jumlah observasi yang sama,
 sedemikian rupa sehingga nilai 10%
 data/observasi sama atau lebih kecil dari D1,
 nilai 20% data/observasi sama atau lebih
 kecil dari D2, dan seterusnya. Nilai tersebut
 dinamakan desil pertama, kedua dan
 seterusnya sampai desil kesembilan.
DESIL
 Kalau suatu kelompok data atau nilai
 sudah diurutkan dari yang terkecil (X 1)
 sampai yang terbesar (Xn), maka
 rumus desil adalah sebagai berikut :

                       i(n + 1)
  Di = nilai yang ke              , i = 1, 2, …, 9
                         10
CONTOH SOAL
Berdasarkan contoh pada kuartil
(diatas), hitunglah D1, D2, dan D9
PENYELESAIAN
D1 = nilai ke 1(13 + 1)
                      10
   = nilai ke-14/10
   = nilai ke-14/10, berarti X1 + 4/10(X2 – X1)
   = 30 + 4/10(35 – 30)
   = 32
PENYELESAIAN
D2   = nilai ke 2(13 + 1)
                      10
     = nilai ke-28/10, berarti X2 + 8/10 (X3 – X2)
     = 35 + 8/10 (40 – 35)
     = 39
D9   = nilai ke 9(13 + 1)
                     10
     = nilai ke-126/10, berarti X12 + 6/10 (X13 – X12)
     = 95 + 6/10 (100 – 95)
     = 98
PERSENTIL
Untuk kelompok data dimana n ≥ 100, dapat
ditentukan 99 nilai, P1, P2, … P99, yang
disebut persentil pertama, kedua dan ke-99,
yang membagi kelompok data tersebut
menjadi 100 bagian,masing-masing
mempunyai bagian dengan jumlah observasi
yang sama, dan sedemikian rupa sehingga
1% data/observasi sama atau lebih kecil dari
P1, 2% data/observasi sama atau lebih kecil
dari P2.
PERSENTIL
Apabila data sudah disusun mulai dari
yang terkecil (X1) sampai yang terbesar
(Xn), maka rumus persentil adalah
sebagai berikut :

                    i(n + 1)
 Pi = nilai yang ke         , i = 1, 2, …, 99
                      100
Kuartil, Desil, dan Persentil
(Data Berkelompok)
 Untuk data berkelompok, yaitu data
 yang sudah dibuat tabel frekuensinya,
 maka rumus-rumus kuartil, desil, dan
 persentil adalah sebagai berikut :
Rumus Kuartil :

               in
                    /4 – F
  Ki = b + p                 , i = 1,2,3
                       fk
Kuartil, Desil, dan Persentil
(Data Berkelompok)
 Rumus Desil :

         /10 – F
         in

   Di = b + p
                     fd


 Rumus Persentil :

         /100 – F
        in

   Pi = b + p
                      fp
KETERANGAN
Dimana :

  b = nilai batas bawah dari kelas yang memuat kuartil ke-i,
        desil ke-i, dan persentil ke-i
  n   = banyaknya observasi = jumlah semua frekuensi
  F = jumlah frekuensi dari semua kelas sebelum kelas yang
         mengandung kuartil ke-i, desil ke-i, dan persentil ke-i
  fq   = frekuensi dari kelas yang mengandung kuartil ke-i, desil
         ke-i, dan persentil ke-i
  p    = panjangnya kelas interval yang mengandung kuartil ke-i,
          desil ke-i, dan persentil ke-i
  in     = i kali n
CONTOH SOAL
Berdasarkan data berikut, hitunglah K1,
K3, D6, dan P50 !
               Nilai Kelas        f
               72,2 – 72,4        2
               72,5 – 72,7        5
               72,8 – 73,0       10
               73,1 – 73,3       13
               73,4 – 73,6       27
               73,7 – 73,9       23
               74,0 – 74,2       16
               74,3 – 74,5        4
                    Jumlah   Σfi = n
                                 = 100
Caranya :
Tentukan terlebih dahulu
                                    Nilai Kelas       f
  letaknya msg2 Kuartil             72,2 – 72,4       2
  atau Desil maupun                 72,5 – 72,7       5
                                    72,8 – 73,0      10
  persentil, Misalnya :             73,1 – 73,3      13      K1
                    1x100
 Letak K1= ∑   fi ≥
                      4
                          ≥ 25      73,4 – 73,6      27
                                    73,7 – 73,9      23      K3
                                    74,0 – 74,2      16
                       3x100        74,3 – 74,5       4
   Letak K3 = ∑   fi ≥
                         4
                             ≥ 75
                                      Jumlah      Σfi = n
                                                     = 100
PENYELESAIAN
       /4 – F
      in

 K1 = b + p
                 fq


    = 73,05 + 0,30    100
                            /4 – 17
                               13

    = 73,23
PENYELESAIAN
      3n
        /4 – F
 K3 = b + p
                 fq

          /4 – 57
           300

    = 73,65 + 0,30
                      23

    = 73,89
PENYELESAIAN
       /10 – F
      6n

 D6 = b + p
                     fd

          /10 – 57
           600

    = 73,65 + 0,30
                          23
     = 73,69
Artinya nilai 60% dari observasi sama
atau lebih kecil dari 73,69
PENYELESAIAN
        /100 – F
      50n

 P50 = b + p
                   fp

           /100 – 30
            5000

     = 73,65 + 0,30
                          27

      = 73,57
Artinya nilai 50% dari observasi
mempunyai nilai sama atau lebih kecil
dari 73,57

Bab v-kuartil-desil-dan-persentil

  • 1.
    BAB. V STATISTIK KUARTIL, DESIL, DAN PERSENTIL http://zakariaib.multiply.com
  • 2.
    KUARTIL Untuk kelompok datadimana n ≥ 4, kita tentukan tiga nilai, katakanlah K1, K2, dan K3 yang membagi kelompok data tersebut menjadi 4 bagian yang sama, yaitu setiap bagian memuat data yang sama atau jumlah observasinya sama. Nilai-nilai tersebut dinamakan nilai 25% data/observasi sama atau lebih kecil dari K1, 50% data/observasi sama atau lebih kecil dari K2, 75% data/Observasi sama atau lebih kecil dari K3
  • 3.
    RUMUS KUARTIL Kalau suatukelompok data atau nilai sudah diurutkan dari yang terkecil (X 1) sampai yang terbesar (Xn), maka untuk menghitung K1, K2, dan K3 harus dipergunakan rumus berikut : i(n + 1) Ki = Nilai yang ke , i = 1, 2, 3 4
  • 4.
    CONTOH SOAL Berikut iniadalah data upah dari 13 karyawan dalam ribuan rupiah, yaitu 40, 30, 50, 65, 45, 55, 70, 60, 80, 35, 85, 95, 100, (n = 13). Cari nilai K 1, K2, dan K3.
  • 5.
    PENYELESAIAN • Pertama-tama datadiurutkan dahulu : X1=30, X2=35, X3=40, X4=45, X5=50, X6=55, X7=60, X8=65, X9=70, X10=80, X11=85, X12=95, X13=100. • K1 = nilai yang ke i(n + 1) 4 = nilai ke 1(13 + 1) 4 = nilai ke-3½ (nilai yang ke 3+½(Data4-Dt3),
  • 6.
    PENYELESAIAN • Jadi : K1 = Nilai X3+ ½(X4 - X3) = 40 +½(45 - 40) = 42,5 • Jadi : K2 = nilai yang ke i(n + 1) 4 = nilai ke 2(13 + 1) 4 = nilai ke-7, nilai X7=60
  • 7.
    PENYELESAIAN Jadi : K2 = X7 = 60 K3 = nilai ke 3(13 + 1) 4 = nilai ke-10½ (nilai yang ke-10½ berarti Data ke 10 + ½(X11- X10)
  • 8.
    PENYELESAIAN • Jadi : K1 = X10 + ½(X11 - X10) = 80 + ½(85 - 80) = 82,5 (nilai kuartil tidak perlu sesuai dengan nilai data yang asli)
  • 9.
    DESIL Untuk kelompokdata dimana n ≥ 10, dapat ditentukan 9 nilai bagian yang sama, misalnya D1, D2, … Q9, artinya setiap bagian mempunyai jumlah observasi yang sama, sedemikian rupa sehingga nilai 10% data/observasi sama atau lebih kecil dari D1, nilai 20% data/observasi sama atau lebih kecil dari D2, dan seterusnya. Nilai tersebut dinamakan desil pertama, kedua dan seterusnya sampai desil kesembilan.
  • 10.
    DESIL Kalau suatukelompok data atau nilai sudah diurutkan dari yang terkecil (X 1) sampai yang terbesar (Xn), maka rumus desil adalah sebagai berikut : i(n + 1) Di = nilai yang ke , i = 1, 2, …, 9 10
  • 11.
    CONTOH SOAL Berdasarkan contohpada kuartil (diatas), hitunglah D1, D2, dan D9
  • 12.
    PENYELESAIAN D1 = nilaike 1(13 + 1) 10 = nilai ke-14/10 = nilai ke-14/10, berarti X1 + 4/10(X2 – X1) = 30 + 4/10(35 – 30) = 32
  • 13.
    PENYELESAIAN D2 = nilai ke 2(13 + 1) 10 = nilai ke-28/10, berarti X2 + 8/10 (X3 – X2) = 35 + 8/10 (40 – 35) = 39 D9 = nilai ke 9(13 + 1) 10 = nilai ke-126/10, berarti X12 + 6/10 (X13 – X12) = 95 + 6/10 (100 – 95) = 98
  • 14.
    PERSENTIL Untuk kelompok datadimana n ≥ 100, dapat ditentukan 99 nilai, P1, P2, … P99, yang disebut persentil pertama, kedua dan ke-99, yang membagi kelompok data tersebut menjadi 100 bagian,masing-masing mempunyai bagian dengan jumlah observasi yang sama, dan sedemikian rupa sehingga 1% data/observasi sama atau lebih kecil dari P1, 2% data/observasi sama atau lebih kecil dari P2.
  • 15.
    PERSENTIL Apabila data sudahdisusun mulai dari yang terkecil (X1) sampai yang terbesar (Xn), maka rumus persentil adalah sebagai berikut : i(n + 1) Pi = nilai yang ke , i = 1, 2, …, 99 100
  • 16.
    Kuartil, Desil, danPersentil (Data Berkelompok) Untuk data berkelompok, yaitu data yang sudah dibuat tabel frekuensinya, maka rumus-rumus kuartil, desil, dan persentil adalah sebagai berikut : Rumus Kuartil : in /4 – F Ki = b + p , i = 1,2,3 fk
  • 17.
    Kuartil, Desil, danPersentil (Data Berkelompok) Rumus Desil : /10 – F in Di = b + p fd Rumus Persentil : /100 – F in Pi = b + p fp
  • 18.
    KETERANGAN Dimana : b = nilai batas bawah dari kelas yang memuat kuartil ke-i, desil ke-i, dan persentil ke-i n = banyaknya observasi = jumlah semua frekuensi F = jumlah frekuensi dari semua kelas sebelum kelas yang mengandung kuartil ke-i, desil ke-i, dan persentil ke-i fq = frekuensi dari kelas yang mengandung kuartil ke-i, desil ke-i, dan persentil ke-i p = panjangnya kelas interval yang mengandung kuartil ke-i, desil ke-i, dan persentil ke-i in = i kali n
  • 19.
    CONTOH SOAL Berdasarkan databerikut, hitunglah K1, K3, D6, dan P50 ! Nilai Kelas f 72,2 – 72,4 2 72,5 – 72,7 5 72,8 – 73,0 10 73,1 – 73,3 13 73,4 – 73,6 27 73,7 – 73,9 23 74,0 – 74,2 16 74,3 – 74,5 4 Jumlah Σfi = n = 100
  • 20.
    Caranya : Tentukan terlebihdahulu Nilai Kelas f letaknya msg2 Kuartil 72,2 – 72,4 2 atau Desil maupun 72,5 – 72,7 5 72,8 – 73,0 10 persentil, Misalnya : 73,1 – 73,3 13 K1 1x100 Letak K1= ∑ fi ≥ 4 ≥ 25 73,4 – 73,6 27 73,7 – 73,9 23 K3 74,0 – 74,2 16 3x100 74,3 – 74,5 4 Letak K3 = ∑ fi ≥ 4 ≥ 75 Jumlah Σfi = n = 100
  • 21.
    PENYELESAIAN /4 – F in K1 = b + p fq = 73,05 + 0,30 100 /4 – 17 13 = 73,23
  • 22.
    PENYELESAIAN 3n /4 – F K3 = b + p fq /4 – 57 300 = 73,65 + 0,30 23 = 73,89
  • 23.
    PENYELESAIAN /10 – F 6n D6 = b + p fd /10 – 57 600 = 73,65 + 0,30 23 = 73,69 Artinya nilai 60% dari observasi sama atau lebih kecil dari 73,69
  • 24.
    PENYELESAIAN /100 – F 50n P50 = b + p fp /100 – 30 5000 = 73,65 + 0,30 27 = 73,57 Artinya nilai 50% dari observasi mempunyai nilai sama atau lebih kecil dari 73,57