Analisis Kelayakan Pabrik
Sebuah Kerangka Pendekatan




                      M. Mujiya Ulkhaq
                         Copyright © Wondershare Software
Pengantar

Analisis kelayakan pabrik merupakan suatu studi yang harus
  dilakukan untuk menilai apakah suatu proyek (pendirian
  pabrik, usaha, pengembangan usaha) layak untuk dijalankan
  ditinjau dari aspek pemasaran, teknis operasional, legal, dan
  ekonomi finansial.
                                         --Marsellinus Wahyu--

Analisis kelayakan pabrik merupakan usaha untuk menjamin agar
  pengeluaran modal yang terbatas betul-betul mencapai tujuan
  seperti    yang    diharapkan,    baik    dari      segi  manfaat
  ekonomi, finansial, maupun sosial.
                                 --Prof. DR. Ir. Ali Basyah Siregar--




                                             Copyright © Wondershare Software
tujuan

Tujuan analisis kelayakan pabrik antara lain:
1. Mengetahui tingkat keuntungan (profitabilitas) yang dihasilkan
    oleh investasi;
2. Mengadakan penilaian terhadap alternatif investasi;
3. Menentukan prioritas investasi, sehingga dapat dihindari
    investasi yang hanya memboroskan sumber daya.

                                --Prof. DR. Ir. Ali Basyah Siregar--




                                           Copyright © Wondershare Software
Kerangka pendekatan




              Copyright © Wondershare Software
Analisis Strategis

Para pemangku kepentingan (stakeholders):
1. Kreditor;
2. Investor;
3. Pemerintah;
4. Masyarakat;
5. Manajemen Perusahaan.




                                            Copyright © Wondershare Software
Identifikasi peluang investasi

Peluang Investasi Berorientasi pada Kebutuhan

Kebutuhan bisa berawal dari hal yang tidak dapat dilayani saat ini
   karena biayanya sangat tinggi (walaupun produknya sudah
   dapat diproduksi).
Beberapa pendekatan:
1. Analisis terhadap input-output yang ada;
2. Analisis kecenderungan populasi (demografi);
3. Analisis kecenderungan ekonomi;
4. Analisis perubahan sosial;
5. Studi pengaruh peraturan baru.




                                           Copyright © Wondershare Software
Identifikasi peluang investasi

Peluang Investasi Berorientasi pada Produk Baru

Beberapa pendekatan untuk melahirkan produk baru:
1. Penelitian material lokal dan sumber lain;
2. Studi implikasi teknologi baru;
3. Menggunakan daftar-daftar produk industri;
4. Mengunjungi pameran dan pertemuan inventor.




                                         Copyright © Wondershare Software
Identifikasi peluang investasi

Evaluasi Awal Peluang Investasi

Dari hasil pengembangan gagasan, akan diperoleh banyak gagasan.
   Namun hanya sedikit yang pantas untuk dianalisis secara
   terperinci dan menjadi peluang untuk berinvestasi.
Penyaringan dapat dilakukan dalam dua tahap, yakni:
1. Mengeluarkan gagasan yang secara jelas tidak layak;
2. Mengurutkan prioritas gagasan-gagasan yang masih tersisa.




                                         Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek pemasaran

Tujuan: Mengidentifikasi produk yang dibutuhkan konsumen dan
    mengukur besarnya kebutuhan tersebut.

Tahap-tahap analisis pemasaran antara lain:
1. Penetapan masalah dan tujuan penelitian;
2. Pengembangan perencanaan penelitian;
3. Pengumpulan data;
4. Pengolahan data (peramalan);
5. Perumusan strategi pemasaran:
   a. Marketing-Mix (4P: Product, Place, Price, Promotion);
   b. STP: Segmenting, Targeting, Positioning;
   c. Red or Blue Ocean;
   d. Dan lain sebagainya.

                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek pemasaran

Output dari analisis aspek pemasaran:
1. Sisi Penawaran: proyek belum jenuh.
2. Sisi Permintaan: proyek masih relatif tinggi dan cenderung
   meningkat di masa depan.
3. Sisi Pasar: proyek memiliki pasar potensial yang relatif besar
   dan pangsa pasar yang menjanjikan.
4. Sisi Strategis: produk, harga, sistem distribusi, promosi, dan
   pelayanan memiliki keunggulan dibandingkan dengan usaha
   sejenis yang sudah ada.
5. Sisi Perencanaan Strategis: proyek mendukung strategi
   keseluruhan perusahaan.

Jika keseluruhan pertimbangan tersebut sudah terpenuhi, maka
    berlanjut ke analisis aspek teknis dan operasi.

                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek teknis & operasi

Analisis aspek teknis dan operasi meliputi:
1. Perancangan produk;
2. Perencanaan kapasitas;
3. Perencanaan proses dan fasilitas produksi;
4. Perencanaan lokasi.




                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek teknis & operasi

Perancangan produk
Output dari analisis aspek pemasaran yang digunakan dalam
   perancanangan produk adalah preferensi konsumen. Pada tahap
   ini, preferensi konsumen diterjemahkan menjadi prototype
   produk yang akan dirancang.

Perencanaan Kapasitas
Output dari analisis aspek pemasaran yang digunakan dalam
   perencanaan kapasitas adalah ramalan mengenai besarnya
   permintaan konsumen (forecasting).
Hasil dari perencanaan kapasitas bisa mengikuti tiga pola berikut:
1. Kapasitas lebih besar dari permintaan;
2. Kapasitas lebih kecil dari permintaan;
3. Kapasitas sama dengan permintaan.

                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek teknis & operasi

Perencanaan proses dan fasilitas produksi
Setelah rancangan produk dan rencana kapasitas telah
    dianalisis, selanjutnya perlu dianalisis proses-proses beserta
    fasilitas produksi yang dibutuhkan untuk memproses bahan
    baku menjadi produk yang diinginkan sebanyak kapasitas yang
    telah direncanakan.




                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek teknis & operasi

Perencanaan lokasi
Faktor-faktor yang berperan penting dan perlu dipertimbangkan
   dalam pemilihan lokasi antara lain:
1. Aspek sumber daya (faktor produksi),
   meliputi:    bahan    baku,    tenaga   kerja,     tanah dan
   kondisinya, modal, dan infrastruktur.
2. Aspek produk,
   meliputi: transportasi dan biayanya, aglomerasi atau
   deglomerasi, penanganan material, dan distributor.
3. Aspek lingkungan,
   meliputi: pasar, kemudahan melakukan investasi, penerimaan
   masyarakat setempat, persaingan, dan legalisasi.



                                         Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek organisasi

Analisis aspek organisasi meliputi:
1. Perancangan struktur organisasi;
2. Perencanaan tenaga kerja;
3. Program pelatihan tenaga kerja.




                                      Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek legal

Aspek legal dapat didefinisikan sebagai studi kelayakan yang
    mempermasalahkan keabsahan suatu investasi ditinjau dari
    hukum positif yang berlaku di Indonesia.
Hal ini berkaitan erat dengan pendirian usaha industri. Tentu saja
    proses pendirian usaha industri ini harus sesuai dengan
    prosedur dan peraturan yang berlaku.
Jenis/bentuk badan hukum antara lain:
1. Perusahaan perseorangan;
2. Firma;
3. CV (Commanditaire Vennotschaap);
4. PT (Perseoran Terbatas);
5. BUMN;
6. Koperasi.


                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek lingkungan

Pembangunan suatu usaha industri harus memperhatikan
    pertimbangan lingkungan sebagai salah satu kriteria pokoknya.
    Apabila tidak, maka pembangunan usaha tersebut dapat
    mengakibatkan kerugian, baik fisik maupun nonfisik, baik pada
    usaha itu sendiri maupun pada lingkungan sekitarnya, dalam
    jangka waktu pendek maupun panjang.
Batasan tentang dampak lingkungan yakni perbedaan lingkungan
    yang diperkirakan terjadi tanpa adanya usaha industri dengan
    adanya usaha industri pada waktu dampak tersebut
    diperkirakan.
      --SCOPE (Scientific Commitee on Problems of Environment)--




                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek lingkungan

Prosedur penyusunan ANDAL (Analisis terhadap Dampak
    Lingkungan) di Indonesia:
Usaha industri menyusun PIL (Penyajian Informasi Lingkungan)
    yang berisi garis besar kegiatan yang diusulkan, kondisi ling-
    kungan, kemungkinan dan tindakan mengendalikan dampak.
Kemudian pemerintah menilai PIL tersebut:
1. Tidak ditemukan dampak yang penting, sehingga usaha industri
    dapat dilaksanakan sesuai dengan RLK (Rencana Pengelolaan
    Lingkungan)
2. Ditemukan dampak yang penting sehingga harus diadakan
    ANDAL atas usaha industri tersebut.
Setelah satu tahun berjalan, usaha industri harus menyampaikan
    PEL (Penyajian Evaluasi Lingkungan) kepada pemerintah.
Kemudian pemerintah menilai PEL tersebut dan diputuskan perlu
    tidak diadakan SEL (Studi Evaluasi Lingkungan).
                                           Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Estimasi Biaya
Biaya-biaya yang terlibat antara lain:
1. Biaya investasi awal,
    meliputi: biaya pembelian tanah, material dan peralatan untuk
    membuat gedung, biaya instalasi, engineering (jasa
    konsultan), dan lain-lain.
2. Biaya operasional,
    a. Biaya produksi, meliputi: biaya material langsung, tenaga
       kerja langsung, dan overhead pabrik.
    b. Biaya komersial, meliputi: biaya pemasaran dan administrasi.




                                            Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Sumber Pendanaan Investasi
Dana untuk investasi bisa didapat dari:
1. Intern (dalam perusahaan);
2. Ekstern (luar perusahaan): pinjaman bank atau penjualan
   saham.

Penyusunan Cash Flow
Estimasi biaya yang diperoleh kemudian dituangka ke dalam cash
    flow.




                                         Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Evaluasi Investasi
Metode dalam evaluasi investasi antara lain:
1. Payback Period;
2. Net Present Value;
3. Internal Rate of Return;
4. Break Even Point.




                                               Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Evaluasi Investasi
1. Payback Period
   Merupakan suatu periode yang menunjukkan berapa lama modal yang
   ditanamkan dalam usaha tersebut dapat kembali.
   Semakin pendek waktu yang diperlukan untuk pengembalian biaya
   investasi, rencana investasi tersebut semakin menguntungkan. Atau
   dengan kata lain semakin kecil waktu payback period, projek tersebut
   semakin baik.
                      a b
   Payback n              x 1 tahun
                      c b
   n = Tahun terakhir (jumlah arus kas masih belum bisa menutup investasi awal)
   a = Jumlah investasi awal
   b = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke – n
   c = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n + 1

                                                    Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Evaluasi Investasi
1. Payback Period
   Kebaikan:
   • Dapat digunakan untuk mengetahui jangka waktu yang diperlukan
      untuk pengembalian investasi dengan resiko yang besar dan sulit.
   • Dapat digunakan untuk menilai dua proyek investasi yang
      mempunyai rate of return dan resiko yang sama, sehingga dapat
      dipilih investasi yang jangka waktu pengembaliannya cepat.
   • Cukup sederhana untuk memilih usul-usul investasi.
   Kelemahan:
   • Tidak memperhatikan nilai waktu dari uang.
   • Tidak memperhitungkan nilai sisa dari investasi.
   • Tidak memperhatikan arus kas setelah periode pengembalian
      tercapai.


                                              Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Evaluasi Investasi
2. Net Present Value (NPV)
   Net Present Value merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang
   diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan
   terhadap investasi yang dikeluarkan.

   Kondisi             Keterangan
   NPV > 0             Usaha layak dilaksanakan
   NPV = 0             Usaha berada dalam keadaan BEP.
   NPV < 0             Usaha tidak layak dilaksanakan

              Rn            Rn    = Cash flow saat waktu ke-n
   NPV             n        i     = Tingkat suku bunga
             1 i            n     = periode




                                                 Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Evaluasi Investasi
3. Internal Rate of Return (IRR)
   Internal Rate of Return adalah suatu nilai petunjuk yang identik
   dengan seberapa besar suku bunga yang dapat diberikan oleh
   investasi tersebut dibandingkan dengan suku bunga bank yang
   berlaku umum (atau Minimum Attractive Rate of Return/MARR). .

    Kondisi       Keterangan
    IRR > MARR    Usaha layak dilaksanakan
    IRR = MARR    Usaha berada dalam keadaan BEP.
    IRR < MARR    Usaha tidak layak dilaksanakan

                 NPV I r
    IRR    Ir                 x It     Ir
              NPV I r NPV I t


                                            Copyright © Wondershare Software
Analisis Aspek ekonomi & finansial

Evaluasi Investasi
4. Break Even Point (BEP)
   Break Even Point adalah sebuah titik di mana biaya atau pengeluaran
   dan pendapatan adalah seimbang, sehingga tidak terdapat kerugian
   atau keuntungan.

         Fixed Cost
   BEP
         Variable Cost
       1
            Harga




                                              Copyright © Wondershare Software
Usulan investasi

Setelah melalui serangkaian proses analisis dan evaluasi dan
    ternyata diputuskan investasi tersebut layak, maka yang
    selanjutnya dilakukan adalah mengusulkan investasi tersebut.
Pengusulan investasi tersebut juga meliputi tahap persiapan, seperti:
    penyampaian        proposal       kepada        pihak       yang
    berkepentingan, pembuatan kontrak, perancangan, pengadaan
    material (procurement), dan selanjutnya adalah tahap
    konstruksi (implementasi).




                                             Copyright © Wondershare Software
implementasi

Setelah semua persiapan telah dilaksanakan dan usaha industri
    telah dinilai siap untuk dijalankan, langkah terakhir adalah
    tahap implementasi, yang berupa pembangunan pabrik (tempat
    usaha undustri akan berlangsung nantinya).




                                          Copyright © Wondershare Software
Thank You!


             Copyright © Wondershare Software

Analisis Kelayakan Usaha

  • 1.
    Analisis Kelayakan Pabrik SebuahKerangka Pendekatan M. Mujiya Ulkhaq Copyright © Wondershare Software
  • 2.
    Pengantar Analisis kelayakan pabrikmerupakan suatu studi yang harus dilakukan untuk menilai apakah suatu proyek (pendirian pabrik, usaha, pengembangan usaha) layak untuk dijalankan ditinjau dari aspek pemasaran, teknis operasional, legal, dan ekonomi finansial. --Marsellinus Wahyu-- Analisis kelayakan pabrik merupakan usaha untuk menjamin agar pengeluaran modal yang terbatas betul-betul mencapai tujuan seperti yang diharapkan, baik dari segi manfaat ekonomi, finansial, maupun sosial. --Prof. DR. Ir. Ali Basyah Siregar-- Copyright © Wondershare Software
  • 3.
    tujuan Tujuan analisis kelayakanpabrik antara lain: 1. Mengetahui tingkat keuntungan (profitabilitas) yang dihasilkan oleh investasi; 2. Mengadakan penilaian terhadap alternatif investasi; 3. Menentukan prioritas investasi, sehingga dapat dihindari investasi yang hanya memboroskan sumber daya. --Prof. DR. Ir. Ali Basyah Siregar-- Copyright © Wondershare Software
  • 4.
    Kerangka pendekatan Copyright © Wondershare Software
  • 5.
    Analisis Strategis Para pemangkukepentingan (stakeholders): 1. Kreditor; 2. Investor; 3. Pemerintah; 4. Masyarakat; 5. Manajemen Perusahaan. Copyright © Wondershare Software
  • 6.
    Identifikasi peluang investasi PeluangInvestasi Berorientasi pada Kebutuhan Kebutuhan bisa berawal dari hal yang tidak dapat dilayani saat ini karena biayanya sangat tinggi (walaupun produknya sudah dapat diproduksi). Beberapa pendekatan: 1. Analisis terhadap input-output yang ada; 2. Analisis kecenderungan populasi (demografi); 3. Analisis kecenderungan ekonomi; 4. Analisis perubahan sosial; 5. Studi pengaruh peraturan baru. Copyright © Wondershare Software
  • 7.
    Identifikasi peluang investasi PeluangInvestasi Berorientasi pada Produk Baru Beberapa pendekatan untuk melahirkan produk baru: 1. Penelitian material lokal dan sumber lain; 2. Studi implikasi teknologi baru; 3. Menggunakan daftar-daftar produk industri; 4. Mengunjungi pameran dan pertemuan inventor. Copyright © Wondershare Software
  • 8.
    Identifikasi peluang investasi EvaluasiAwal Peluang Investasi Dari hasil pengembangan gagasan, akan diperoleh banyak gagasan. Namun hanya sedikit yang pantas untuk dianalisis secara terperinci dan menjadi peluang untuk berinvestasi. Penyaringan dapat dilakukan dalam dua tahap, yakni: 1. Mengeluarkan gagasan yang secara jelas tidak layak; 2. Mengurutkan prioritas gagasan-gagasan yang masih tersisa. Copyright © Wondershare Software
  • 9.
    Analisis Aspek pemasaran Tujuan:Mengidentifikasi produk yang dibutuhkan konsumen dan mengukur besarnya kebutuhan tersebut. Tahap-tahap analisis pemasaran antara lain: 1. Penetapan masalah dan tujuan penelitian; 2. Pengembangan perencanaan penelitian; 3. Pengumpulan data; 4. Pengolahan data (peramalan); 5. Perumusan strategi pemasaran: a. Marketing-Mix (4P: Product, Place, Price, Promotion); b. STP: Segmenting, Targeting, Positioning; c. Red or Blue Ocean; d. Dan lain sebagainya. Copyright © Wondershare Software
  • 10.
    Analisis Aspek pemasaran Outputdari analisis aspek pemasaran: 1. Sisi Penawaran: proyek belum jenuh. 2. Sisi Permintaan: proyek masih relatif tinggi dan cenderung meningkat di masa depan. 3. Sisi Pasar: proyek memiliki pasar potensial yang relatif besar dan pangsa pasar yang menjanjikan. 4. Sisi Strategis: produk, harga, sistem distribusi, promosi, dan pelayanan memiliki keunggulan dibandingkan dengan usaha sejenis yang sudah ada. 5. Sisi Perencanaan Strategis: proyek mendukung strategi keseluruhan perusahaan. Jika keseluruhan pertimbangan tersebut sudah terpenuhi, maka berlanjut ke analisis aspek teknis dan operasi. Copyright © Wondershare Software
  • 11.
    Analisis Aspek teknis& operasi Analisis aspek teknis dan operasi meliputi: 1. Perancangan produk; 2. Perencanaan kapasitas; 3. Perencanaan proses dan fasilitas produksi; 4. Perencanaan lokasi. Copyright © Wondershare Software
  • 12.
    Analisis Aspek teknis& operasi Perancangan produk Output dari analisis aspek pemasaran yang digunakan dalam perancanangan produk adalah preferensi konsumen. Pada tahap ini, preferensi konsumen diterjemahkan menjadi prototype produk yang akan dirancang. Perencanaan Kapasitas Output dari analisis aspek pemasaran yang digunakan dalam perencanaan kapasitas adalah ramalan mengenai besarnya permintaan konsumen (forecasting). Hasil dari perencanaan kapasitas bisa mengikuti tiga pola berikut: 1. Kapasitas lebih besar dari permintaan; 2. Kapasitas lebih kecil dari permintaan; 3. Kapasitas sama dengan permintaan. Copyright © Wondershare Software
  • 13.
    Analisis Aspek teknis& operasi Perencanaan proses dan fasilitas produksi Setelah rancangan produk dan rencana kapasitas telah dianalisis, selanjutnya perlu dianalisis proses-proses beserta fasilitas produksi yang dibutuhkan untuk memproses bahan baku menjadi produk yang diinginkan sebanyak kapasitas yang telah direncanakan. Copyright © Wondershare Software
  • 14.
    Analisis Aspek teknis& operasi Perencanaan lokasi Faktor-faktor yang berperan penting dan perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi antara lain: 1. Aspek sumber daya (faktor produksi), meliputi: bahan baku, tenaga kerja, tanah dan kondisinya, modal, dan infrastruktur. 2. Aspek produk, meliputi: transportasi dan biayanya, aglomerasi atau deglomerasi, penanganan material, dan distributor. 3. Aspek lingkungan, meliputi: pasar, kemudahan melakukan investasi, penerimaan masyarakat setempat, persaingan, dan legalisasi. Copyright © Wondershare Software
  • 15.
    Analisis Aspek organisasi Analisisaspek organisasi meliputi: 1. Perancangan struktur organisasi; 2. Perencanaan tenaga kerja; 3. Program pelatihan tenaga kerja. Copyright © Wondershare Software
  • 16.
    Analisis Aspek legal Aspeklegal dapat didefinisikan sebagai studi kelayakan yang mempermasalahkan keabsahan suatu investasi ditinjau dari hukum positif yang berlaku di Indonesia. Hal ini berkaitan erat dengan pendirian usaha industri. Tentu saja proses pendirian usaha industri ini harus sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Jenis/bentuk badan hukum antara lain: 1. Perusahaan perseorangan; 2. Firma; 3. CV (Commanditaire Vennotschaap); 4. PT (Perseoran Terbatas); 5. BUMN; 6. Koperasi. Copyright © Wondershare Software
  • 17.
    Analisis Aspek lingkungan Pembangunansuatu usaha industri harus memperhatikan pertimbangan lingkungan sebagai salah satu kriteria pokoknya. Apabila tidak, maka pembangunan usaha tersebut dapat mengakibatkan kerugian, baik fisik maupun nonfisik, baik pada usaha itu sendiri maupun pada lingkungan sekitarnya, dalam jangka waktu pendek maupun panjang. Batasan tentang dampak lingkungan yakni perbedaan lingkungan yang diperkirakan terjadi tanpa adanya usaha industri dengan adanya usaha industri pada waktu dampak tersebut diperkirakan. --SCOPE (Scientific Commitee on Problems of Environment)-- Copyright © Wondershare Software
  • 18.
    Analisis Aspek lingkungan Prosedurpenyusunan ANDAL (Analisis terhadap Dampak Lingkungan) di Indonesia: Usaha industri menyusun PIL (Penyajian Informasi Lingkungan) yang berisi garis besar kegiatan yang diusulkan, kondisi ling- kungan, kemungkinan dan tindakan mengendalikan dampak. Kemudian pemerintah menilai PIL tersebut: 1. Tidak ditemukan dampak yang penting, sehingga usaha industri dapat dilaksanakan sesuai dengan RLK (Rencana Pengelolaan Lingkungan) 2. Ditemukan dampak yang penting sehingga harus diadakan ANDAL atas usaha industri tersebut. Setelah satu tahun berjalan, usaha industri harus menyampaikan PEL (Penyajian Evaluasi Lingkungan) kepada pemerintah. Kemudian pemerintah menilai PEL tersebut dan diputuskan perlu tidak diadakan SEL (Studi Evaluasi Lingkungan). Copyright © Wondershare Software
  • 19.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Estimasi Biaya Biaya-biaya yang terlibat antara lain: 1. Biaya investasi awal, meliputi: biaya pembelian tanah, material dan peralatan untuk membuat gedung, biaya instalasi, engineering (jasa konsultan), dan lain-lain. 2. Biaya operasional, a. Biaya produksi, meliputi: biaya material langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. b. Biaya komersial, meliputi: biaya pemasaran dan administrasi. Copyright © Wondershare Software
  • 20.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Sumber Pendanaan Investasi Dana untuk investasi bisa didapat dari: 1. Intern (dalam perusahaan); 2. Ekstern (luar perusahaan): pinjaman bank atau penjualan saham. Penyusunan Cash Flow Estimasi biaya yang diperoleh kemudian dituangka ke dalam cash flow. Copyright © Wondershare Software
  • 21.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Evaluasi Investasi Metode dalam evaluasi investasi antara lain: 1. Payback Period; 2. Net Present Value; 3. Internal Rate of Return; 4. Break Even Point. Copyright © Wondershare Software
  • 22.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Evaluasi Investasi 1. Payback Period Merupakan suatu periode yang menunjukkan berapa lama modal yang ditanamkan dalam usaha tersebut dapat kembali. Semakin pendek waktu yang diperlukan untuk pengembalian biaya investasi, rencana investasi tersebut semakin menguntungkan. Atau dengan kata lain semakin kecil waktu payback period, projek tersebut semakin baik. a b Payback n x 1 tahun c b n = Tahun terakhir (jumlah arus kas masih belum bisa menutup investasi awal) a = Jumlah investasi awal b = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke – n c = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n + 1 Copyright © Wondershare Software
  • 23.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Evaluasi Investasi 1. Payback Period Kebaikan: • Dapat digunakan untuk mengetahui jangka waktu yang diperlukan untuk pengembalian investasi dengan resiko yang besar dan sulit. • Dapat digunakan untuk menilai dua proyek investasi yang mempunyai rate of return dan resiko yang sama, sehingga dapat dipilih investasi yang jangka waktu pengembaliannya cepat. • Cukup sederhana untuk memilih usul-usul investasi. Kelemahan: • Tidak memperhatikan nilai waktu dari uang. • Tidak memperhitungkan nilai sisa dari investasi. • Tidak memperhatikan arus kas setelah periode pengembalian tercapai. Copyright © Wondershare Software
  • 24.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Evaluasi Investasi 2. Net Present Value (NPV) Net Present Value merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan terhadap investasi yang dikeluarkan. Kondisi Keterangan NPV > 0 Usaha layak dilaksanakan NPV = 0 Usaha berada dalam keadaan BEP. NPV < 0 Usaha tidak layak dilaksanakan Rn Rn = Cash flow saat waktu ke-n NPV n i = Tingkat suku bunga 1 i n = periode Copyright © Wondershare Software
  • 25.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Evaluasi Investasi 3. Internal Rate of Return (IRR) Internal Rate of Return adalah suatu nilai petunjuk yang identik dengan seberapa besar suku bunga yang dapat diberikan oleh investasi tersebut dibandingkan dengan suku bunga bank yang berlaku umum (atau Minimum Attractive Rate of Return/MARR). . Kondisi Keterangan IRR > MARR Usaha layak dilaksanakan IRR = MARR Usaha berada dalam keadaan BEP. IRR < MARR Usaha tidak layak dilaksanakan NPV I r IRR Ir x It Ir NPV I r NPV I t Copyright © Wondershare Software
  • 26.
    Analisis Aspek ekonomi& finansial Evaluasi Investasi 4. Break Even Point (BEP) Break Even Point adalah sebuah titik di mana biaya atau pengeluaran dan pendapatan adalah seimbang, sehingga tidak terdapat kerugian atau keuntungan. Fixed Cost BEP Variable Cost 1 Harga Copyright © Wondershare Software
  • 27.
    Usulan investasi Setelah melaluiserangkaian proses analisis dan evaluasi dan ternyata diputuskan investasi tersebut layak, maka yang selanjutnya dilakukan adalah mengusulkan investasi tersebut. Pengusulan investasi tersebut juga meliputi tahap persiapan, seperti: penyampaian proposal kepada pihak yang berkepentingan, pembuatan kontrak, perancangan, pengadaan material (procurement), dan selanjutnya adalah tahap konstruksi (implementasi). Copyright © Wondershare Software
  • 28.
    implementasi Setelah semua persiapantelah dilaksanakan dan usaha industri telah dinilai siap untuk dijalankan, langkah terakhir adalah tahap implementasi, yang berupa pembangunan pabrik (tempat usaha undustri akan berlangsung nantinya). Copyright © Wondershare Software
  • 29.
    Thank You! Copyright © Wondershare Software

Editor's Notes

  • #7 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #8 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #9 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #10 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #11 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #12 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #13 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #14 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #15 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #16 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #17 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #18 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #19 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #20 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #21 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #22 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #28 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.
  • #29 1. Material1. Komponen1. Sisa Output2. Studi Perkembangan umur populasi, penyebaran penduduk, dan perkembangan wilayah.3.