Oleh:
                                Dr. Suliyanto, SE, MM
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
                                     (LPPM) UNSOED
                                                 2011
No   KATEGORI                    KRITERIA
                          ASSET             OMZET
                                            Maks. 300
1.   USAHA MIKRO        Maks. 50 Jt.
                                               Jt.
2.                                          > 300 Jt. –
     USAHA KECIL      > 50 Jt. – 500 Jt.
                                              2,5 M.

3.   USAHA                                  > 2,5 M –
     MENENGAH         > 500 Jt. – 10 M
                                              50 M

             Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang
             UMKM
PERKEMBANGAN JUMLAH UKM DI
        INDONESIA
                        49,840,000
           40,000,000




   7,000



 1980      2001         2007
PERBANDINGAN JUMLAH UKM DAN
     PERUSAHAAN BESAR



          BESAR
           1%




            UKM
            99%
PENYERAPAN TENAGA KERJA PERUSAHAAN
          BESAR DAN UKM




           BESAR, 0.5%




             UKM, 99.5%
PENGUASAAN ASET UKM DAN
   PERUSAHAAN BESAR



              UKM, 8.0%




     BESAR,
      92.0%
KONTRIBUSI THP PDB




BESAR
 46%                         UKM
                             54%
AKAR
PERMASALA
   HAN



 ANALISIS
ALTERNATIF
 STRATEGI




 STRATEGI
PEMASARAN
   Masalah   Sumber Daya Manusia
   Masalah   Operasional
   Masalah   Pemasaran
   Masalah   Keuangan
   Masalah   Lingkungan
   Lemahnya Manajerial
   Tidak Baiknya Regenerasi
   Terbatasnya Tenaga Kerja
   Rendahnya Produktivitas
   Belum adanya asosiasi usaha atau koperasi
   Rendahnya Inovasi
   Rendahnya pengendalian kualitas
   Sederhananya Teknologi
   Terbatasnya Akses Bahan Baku
   Rendahnya manajemen persediaan
   Tidak baiknya layout pabrik
   Terbatasnya modal kerja dan investasi
   Rendahnya kemampuan akses kredit
    perbankan.
   Rendahnya kemampuan dalam mengelola
    keuangan usaha.
 Rendahnya  deverensiasi
 Terbatasnya Media/Biaya Promosi
 Belum dimiliki Jaringan Bisnis
 Kenaikan Bahan Bakar
 Kenaikan UMR
 Perubahan Selera
 Banyaknya Produk Pengganti
 Masuknya Pesaing Baru
 Munculnya Industri Padat Karya
Sumber Daya Manusia (SDM)
   Lemahnya Manajerial
   Tidak Baiknya Regenerasi
   Terbatasnya Tenaga Kerja
   Rendahnya Produktivitas
   Belum adanya asosiasi usaha



       Masalah Keuangan                                                     Pemasaran
 Terbatasnya Modal                                                 Rendahnya deverensiasi
 Sulitnya Akses Kredit                                             Terbatasnya Media/Biaya Promosi
                                                                    Belum dimiliki Jaringan Bisnis




    Operasional (Produksi)
 Rendahnya Inovasi
 Sederhananya Teknologi
 Terbatasnya Akses Bahan Baku

                                           Lingkungan
                                     Kenaikan Bahan Bakar
                                     Belum Ada Asosiasi Usaha
                                     Kenaikan UMR
                                     Perubahan Selera
                                     Banyaknya Produk Pengganti
                                     Munculnya Ind. Padat Karya
                                     Kenaikan Harga Bahan Baku
   Pelatihan/pendampingan administrasi
    pembukuan.
   Pelatihan/pendampingan kewirausahaan
   Pelatihan/praktek ketrampilan usaha
   Pelatihan/pendampingan administrasi
    pembukuan
   Pelatihan/pendampingan penyusunan studi
    kelayakan
   Pelatihan/pendampingan pengajuan kredit
   Pelatihan pengelolaan keuangan
   Pelatihan/pendampingan penggunaan
    teknologi baru
   Pelatihan/pendampingan penjaminan
    kualitas.
   Pelatihan/pendampingan pembuatan
    kemasan dan label baru.
   Pelatihan/pendampingan diversifikasi produk.
   Pelatihan/pendampingan strategi promosi
   Pelatihan/pendampingan distribusi produk
   Pelatihan penentuan penetapan harga dan
    strategi harga.
   Penyusunan/pembuatan jaringan bisnis.
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm
Strategi pemasaran umkm

Strategi pemasaran umkm

  • 1.
    Oleh: Dr. Suliyanto, SE, MM Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNSOED 2011
  • 2.
    No KATEGORI KRITERIA ASSET OMZET Maks. 300 1. USAHA MIKRO Maks. 50 Jt. Jt. 2. > 300 Jt. – USAHA KECIL > 50 Jt. – 500 Jt. 2,5 M. 3. USAHA > 2,5 M – MENENGAH > 500 Jt. – 10 M 50 M Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM
  • 3.
    PERKEMBANGAN JUMLAH UKMDI INDONESIA 49,840,000 40,000,000 7,000 1980 2001 2007
  • 4.
    PERBANDINGAN JUMLAH UKMDAN PERUSAHAAN BESAR BESAR 1% UKM 99%
  • 5.
    PENYERAPAN TENAGA KERJAPERUSAHAAN BESAR DAN UKM BESAR, 0.5% UKM, 99.5%
  • 6.
    PENGUASAAN ASET UKMDAN PERUSAHAAN BESAR UKM, 8.0% BESAR, 92.0%
  • 7.
  • 8.
    AKAR PERMASALA HAN ANALISIS ALTERNATIF STRATEGI STRATEGI PEMASARAN
  • 9.
    Masalah Sumber Daya Manusia  Masalah Operasional  Masalah Pemasaran  Masalah Keuangan  Masalah Lingkungan
  • 10.
    Lemahnya Manajerial  Tidak Baiknya Regenerasi  Terbatasnya Tenaga Kerja  Rendahnya Produktivitas  Belum adanya asosiasi usaha atau koperasi
  • 11.
    Rendahnya Inovasi  Rendahnya pengendalian kualitas  Sederhananya Teknologi  Terbatasnya Akses Bahan Baku  Rendahnya manajemen persediaan  Tidak baiknya layout pabrik
  • 12.
    Terbatasnya modal kerja dan investasi  Rendahnya kemampuan akses kredit perbankan.  Rendahnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha.
  • 13.
     Rendahnya deverensiasi  Terbatasnya Media/Biaya Promosi  Belum dimiliki Jaringan Bisnis
  • 14.
     Kenaikan BahanBakar  Kenaikan UMR  Perubahan Selera  Banyaknya Produk Pengganti  Masuknya Pesaing Baru  Munculnya Industri Padat Karya
  • 15.
    Sumber Daya Manusia(SDM)  Lemahnya Manajerial  Tidak Baiknya Regenerasi  Terbatasnya Tenaga Kerja  Rendahnya Produktivitas  Belum adanya asosiasi usaha Masalah Keuangan Pemasaran  Terbatasnya Modal  Rendahnya deverensiasi  Sulitnya Akses Kredit  Terbatasnya Media/Biaya Promosi  Belum dimiliki Jaringan Bisnis Operasional (Produksi)  Rendahnya Inovasi  Sederhananya Teknologi  Terbatasnya Akses Bahan Baku Lingkungan  Kenaikan Bahan Bakar  Belum Ada Asosiasi Usaha  Kenaikan UMR  Perubahan Selera  Banyaknya Produk Pengganti  Munculnya Ind. Padat Karya  Kenaikan Harga Bahan Baku
  • 16.
    Pelatihan/pendampingan administrasi pembukuan.  Pelatihan/pendampingan kewirausahaan  Pelatihan/praktek ketrampilan usaha
  • 17.
    Pelatihan/pendampingan administrasi pembukuan  Pelatihan/pendampingan penyusunan studi kelayakan  Pelatihan/pendampingan pengajuan kredit  Pelatihan pengelolaan keuangan
  • 18.
    Pelatihan/pendampingan penggunaan teknologi baru  Pelatihan/pendampingan penjaminan kualitas.
  • 19.
    Pelatihan/pendampingan pembuatan kemasan dan label baru.  Pelatihan/pendampingan diversifikasi produk.  Pelatihan/pendampingan strategi promosi  Pelatihan/pendampingan distribusi produk  Pelatihan penentuan penetapan harga dan strategi harga.  Penyusunan/pembuatan jaringan bisnis.