STUDI KELAYAKAN
 Studi Kelayakan
 Identifikasi Ide Usaha
STUDI KELAYAKAN
(FEASIBILITY STUDY)
DEFINISI
 Analisis dan Evaluasi dari sebuah proposal proyek
yang menunjukkan apakah proyek tersebut layak
dilaksanakan berdasarkan segi teknis, batasan biaya
dan tingkat keuntungan yang dihasilkan
 Penilaian terhadap kemungkinan pelaksanaan
sebuah rencana atau metode yang diusulkan
TUJUAN AWAL
 Menghindari keterlanjuran penanaman modal
yang terlalu besar untuk kegiatan yang
ternyata tidak menguntungkan.
 Bisnis investasi pada umumnya memerlukan
dana besar, terutama jika dana tersebut
sebagian besar tertanam pada aktiva tetap
yang spesifik (khusus)
TUJUAN AKHIR
 Menilai apakah “sesuatu” dapat layak dikerjakan
(feasible) atau tidak, dari berbagai aspek dan
kepentingan
 Hal ini tergantung dari pola pikir pembuat
keputusan
 Optimis vs Pesimis
 Keberpihakan
 Tekanan Politis
 Educational Background
 Working Experience
PIHAK YANG TERLIBAT
 Pihak Investor
 Pihak Kreditor
 Pihak Manajemen Perusahaan
 Pihak Pemerintah dan Masyarakat
Flowchart
Studi Kelayakan
TAHAPAN Studi Kelayakan
1. Tahap Identifikasi
 Penemuan Ide Usaha
2. Tahap Praseleksi
 Seleksi terhadap Ide Usaha
3. Tahap Analisis
 Analisis Pasar
 Analisis Teknis & Teknologi
4. Tahap Evaluasi
 Analisis Finansial
 Analisis Kemanfaatan Sosial
TAHAPAN ANALISIS & EVALUASI
1. Analisis Pasar & Pemasaran
2. Analisis Teknis & Teknologi
3. Analisis Finansial
4. Analisis Kemanfaatan Sosial
Analisis Tambahan :
1. Aspek SDM
2. Aspek Manajemen
3. Aspek Hukum
4. Aspek Lingkungan
Analisis Pasar
 Berapa besar luas pasar
 Mengukur dan meramal Permintaan dan
Penawaran
 Pertumbuhan permintaan (trend dan proyeksi)
 Persaingan antar produsen
 Siklus hidup produk
 Ketergantungan usaha terhadap produsen,
konsumen, sumber daya alam
Analisis Pemasaran
 Segmenting, Targeting, Positioning
 Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen
 Strategi, kebijakan, dan program pemasaran
 Bauran Pemasaran (4 P : Product, Price, Place,
Promotion)
Analisis Teknis & Teknologi
 Pemilihan Strategi Produksi
 Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan diproduksi
 Rencana Kualitas
 Pemilihan Teknologi
 Rencana Kapasitas produksi
 Manajemen persediaan
 Jenis teknologi
 Pengawasan kualitas produk
 Peralatan dan mesin
 Lokasi pabrik
 Layout pabrik
 Perkembangan teknologi
Analisis Finansial
 Jumlah dana yang dibutuhkan
 Struktur pembiayaan (sumber)
 Pemilihan investasi
 Beli
 Sewa
 Kerjasama
 Untuk mengetahui layak tidaknya suatu investasi yang
dilakukan dan menguntungkan secara ekonomis
dipergunakan empat kriteria yaitu:
 Payback Period
 Net Present Value
 Internal Rate of Return
 Probalility Index
Analisis Kemanfaatan Sosial
 Berkaitan dengan keadaan daerah setempat setelah
adanya proyek.
 Mengubah / mengurangi income per capita penduduk
setempat, UMR, dll
 Keberadaan peroyek terhadap kehidupan
masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
Aspek SDM
 Perencanaan SDM
 Analisis Pekerjaan
 Rekrutmen, Seleksi, dan Orientasi
 Produktivitas
 Pelatihan dan Pengembangan
 Prestasi kerja
 Keahlian yang disyaratkan
 Pola gaji/ upah (kompensasi)
 Perencanaan karier
 Keselamatan dan Kesehatan kerja
 Pemberhentian
Aspek Manajemen
 Bentuk badan usaha
 Rencana Kerja
 Struktur Organisasi
 Koordinasi, implementasi, dan controlling
Aspek Hukum
 Perijinan, yang meliputi :
a. Izin Lokasi, contohnya
Sertifikat
Bukti PBB
Izin RT/RW setempat, dll
b. Izin Usaha
NPWP
Surat tanda daftar perusahaan, dll
Aspek Lingkungan
 Yuridis formal
 Sistem birokrasi
 Iklim politik
 Situsai perekonomian
 Sistem nilai
 Lingkungan hidup
 Perkembangan teknologi
 Situasi persaingan bisnis
IDENTIFIKASI IDE USAHA
DEFINISI
Proses bagaimana seorang pengusaha
memanfaatkan peluang melalui
sebuah usaha baru. (Hisrich et all,
2008:12).
Peluang bisnis muncul sebagai hasil ketajaman
seseorang dalam melihat kemungkinan beberapa
kasus yang memungkinkan untuk mengidentifikasi
potensi ide
SUMBER IDE PRODUK
 Gaya Hidup
 Hobby
 Cara Bermain
 Kekurangan produk / jasa yang ada
 Kegunaan lain dari produk / jasa yang ada
 Perkembangan teknologi
 Tersedianya sumber daya
 Dll.
SUMBER IDE PRODUK
Identifikasi Kriteria Pemilihan Produk
1. Produk/usaha, memenuhi kebutuhan yang belum
terlayani.
2. Produk/usaha, memenuhi kebutuhan pasar
dimana permintaan melebihi suplai.
3. Produk/usaha, lebih unggul dari produk sejenis
yang sudah ada (peningkatan desain, harga
lebih murah, dll).
4. Produk/usaha, sesuai dengan kebutuhan
masyarakat saat ini.
Merangsang Ide Kreatif
BENTUK BIDANG USAHA
1. Usaha Formal
a. Mendirikan PT / CV / Firma
b. Perusahaan Berbadan Hukum
c. Bentuk KOPERASI / KJKS / BMT
2. Usaha Nonformal
a. Pedagang Kaki Lima
b. Pedagang Asongan, Keliling,
c. Pedagang Sektor Jasa
d. Home Industri dan Lain-lain
e. Ngampas/Jadi Pemasok
JENIS BIDANG USAHA
Beberapa contoh bidang usaha yang menjadi pilihan
para pemula adalah:
1. Usaha di bidang makanan atau kuliner.
2. Usaha pakaian dan perhiasan.
3. Usaha yang terkait dengan tempat tinggal.
4. Usaha pendidikan.
5. Usaha yang terkait dengan rekreasi.
6. Usaha pendukung atau mempermudah orang
lain menjalankan usaha.
SEKTOR BIDANG USAHA
1.Sektor Jasa
2.Sektor Industri
3.Sektor Tambang
4.Sektor Kelautan
5.Sektor Perikanan
6.Sektor Percetakan
7.Sektor Seni
8.Sektor Pariwisata,dll
KETERBATASAN
 Modal
 Akses pinjaman bank
– Kebutuhan modal.
– Risiko.
– Pengawasan.
– Kemampuan manajerial.
– Kebutuhan waktu.
– Pajak.
CARA MEMULAI BISNIS
1. Mendirikan usaha baru, terdiri dari:
– Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship),
yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola
sendiri.
– Persekutuan (partnership), yaitu kerjasama
antara dua orang atau lebih.
– Perusahaan berbadan hukum (corporation),
yaitu perusahaan yang didirikan atas dasar
badan usaha dengan modal berupa saham.
CARA MEMULAI BISNIS
2. Membeli usaha yang sudah ada
3. Mengembangkan usaha yang sudah ada
4. Memilih usaha franchise
Analisis Industri & Produk
Assesment Ide Usaha
TUGAS
1. Buat (lebih dari 1) Ide Usaha
2. Deskripsikan Ide tersebut

Study for Business Idea 2_Studi Kelayakan & Ide.ppt

  • 1.
    STUDI KELAYAKAN  StudiKelayakan  Identifikasi Ide Usaha
  • 2.
  • 3.
    DEFINISI  Analisis danEvaluasi dari sebuah proposal proyek yang menunjukkan apakah proyek tersebut layak dilaksanakan berdasarkan segi teknis, batasan biaya dan tingkat keuntungan yang dihasilkan  Penilaian terhadap kemungkinan pelaksanaan sebuah rencana atau metode yang diusulkan
  • 4.
    TUJUAN AWAL  Menghindariketerlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan.  Bisnis investasi pada umumnya memerlukan dana besar, terutama jika dana tersebut sebagian besar tertanam pada aktiva tetap yang spesifik (khusus)
  • 5.
    TUJUAN AKHIR  Menilaiapakah “sesuatu” dapat layak dikerjakan (feasible) atau tidak, dari berbagai aspek dan kepentingan  Hal ini tergantung dari pola pikir pembuat keputusan  Optimis vs Pesimis  Keberpihakan  Tekanan Politis  Educational Background  Working Experience
  • 6.
    PIHAK YANG TERLIBAT Pihak Investor  Pihak Kreditor  Pihak Manajemen Perusahaan  Pihak Pemerintah dan Masyarakat
  • 7.
  • 8.
    TAHAPAN Studi Kelayakan 1.Tahap Identifikasi  Penemuan Ide Usaha 2. Tahap Praseleksi  Seleksi terhadap Ide Usaha 3. Tahap Analisis  Analisis Pasar  Analisis Teknis & Teknologi 4. Tahap Evaluasi  Analisis Finansial  Analisis Kemanfaatan Sosial
  • 9.
    TAHAPAN ANALISIS &EVALUASI 1. Analisis Pasar & Pemasaran 2. Analisis Teknis & Teknologi 3. Analisis Finansial 4. Analisis Kemanfaatan Sosial Analisis Tambahan : 1. Aspek SDM 2. Aspek Manajemen 3. Aspek Hukum 4. Aspek Lingkungan
  • 10.
    Analisis Pasar  Berapabesar luas pasar  Mengukur dan meramal Permintaan dan Penawaran  Pertumbuhan permintaan (trend dan proyeksi)  Persaingan antar produsen  Siklus hidup produk  Ketergantungan usaha terhadap produsen, konsumen, sumber daya alam
  • 11.
    Analisis Pemasaran  Segmenting,Targeting, Positioning  Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen  Strategi, kebijakan, dan program pemasaran  Bauran Pemasaran (4 P : Product, Price, Place, Promotion)
  • 12.
    Analisis Teknis &Teknologi  Pemilihan Strategi Produksi  Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan diproduksi  Rencana Kualitas  Pemilihan Teknologi  Rencana Kapasitas produksi  Manajemen persediaan  Jenis teknologi  Pengawasan kualitas produk  Peralatan dan mesin  Lokasi pabrik  Layout pabrik  Perkembangan teknologi
  • 13.
    Analisis Finansial  Jumlahdana yang dibutuhkan  Struktur pembiayaan (sumber)  Pemilihan investasi  Beli  Sewa  Kerjasama  Untuk mengetahui layak tidaknya suatu investasi yang dilakukan dan menguntungkan secara ekonomis dipergunakan empat kriteria yaitu:  Payback Period  Net Present Value  Internal Rate of Return  Probalility Index
  • 14.
    Analisis Kemanfaatan Sosial Berkaitan dengan keadaan daerah setempat setelah adanya proyek.  Mengubah / mengurangi income per capita penduduk setempat, UMR, dll  Keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
  • 15.
    Aspek SDM  PerencanaanSDM  Analisis Pekerjaan  Rekrutmen, Seleksi, dan Orientasi  Produktivitas  Pelatihan dan Pengembangan  Prestasi kerja  Keahlian yang disyaratkan  Pola gaji/ upah (kompensasi)  Perencanaan karier  Keselamatan dan Kesehatan kerja  Pemberhentian
  • 16.
    Aspek Manajemen  Bentukbadan usaha  Rencana Kerja  Struktur Organisasi  Koordinasi, implementasi, dan controlling
  • 17.
    Aspek Hukum  Perijinan,yang meliputi : a. Izin Lokasi, contohnya Sertifikat Bukti PBB Izin RT/RW setempat, dll b. Izin Usaha NPWP Surat tanda daftar perusahaan, dll
  • 18.
    Aspek Lingkungan  Yuridisformal  Sistem birokrasi  Iklim politik  Situsai perekonomian  Sistem nilai  Lingkungan hidup  Perkembangan teknologi  Situasi persaingan bisnis
  • 19.
  • 20.
    DEFINISI Proses bagaimana seorangpengusaha memanfaatkan peluang melalui sebuah usaha baru. (Hisrich et all, 2008:12).
  • 21.
    Peluang bisnis munculsebagai hasil ketajaman seseorang dalam melihat kemungkinan beberapa kasus yang memungkinkan untuk mengidentifikasi potensi ide SUMBER IDE PRODUK
  • 22.
     Gaya Hidup Hobby  Cara Bermain  Kekurangan produk / jasa yang ada  Kegunaan lain dari produk / jasa yang ada  Perkembangan teknologi  Tersedianya sumber daya  Dll. SUMBER IDE PRODUK
  • 23.
    Identifikasi Kriteria PemilihanProduk 1. Produk/usaha, memenuhi kebutuhan yang belum terlayani. 2. Produk/usaha, memenuhi kebutuhan pasar dimana permintaan melebihi suplai. 3. Produk/usaha, lebih unggul dari produk sejenis yang sudah ada (peningkatan desain, harga lebih murah, dll). 4. Produk/usaha, sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
  • 24.
  • 25.
    BENTUK BIDANG USAHA 1.Usaha Formal a. Mendirikan PT / CV / Firma b. Perusahaan Berbadan Hukum c. Bentuk KOPERASI / KJKS / BMT 2. Usaha Nonformal a. Pedagang Kaki Lima b. Pedagang Asongan, Keliling, c. Pedagang Sektor Jasa d. Home Industri dan Lain-lain e. Ngampas/Jadi Pemasok
  • 26.
    JENIS BIDANG USAHA Beberapacontoh bidang usaha yang menjadi pilihan para pemula adalah: 1. Usaha di bidang makanan atau kuliner. 2. Usaha pakaian dan perhiasan. 3. Usaha yang terkait dengan tempat tinggal. 4. Usaha pendidikan. 5. Usaha yang terkait dengan rekreasi. 6. Usaha pendukung atau mempermudah orang lain menjalankan usaha.
  • 27.
    SEKTOR BIDANG USAHA 1.SektorJasa 2.Sektor Industri 3.Sektor Tambang 4.Sektor Kelautan 5.Sektor Perikanan 6.Sektor Percetakan 7.Sektor Seni 8.Sektor Pariwisata,dll
  • 28.
    KETERBATASAN  Modal  Aksespinjaman bank – Kebutuhan modal. – Risiko. – Pengawasan. – Kemampuan manajerial. – Kebutuhan waktu. – Pajak.
  • 29.
    CARA MEMULAI BISNIS 1.Mendirikan usaha baru, terdiri dari: – Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri. – Persekutuan (partnership), yaitu kerjasama antara dua orang atau lebih. – Perusahaan berbadan hukum (corporation), yaitu perusahaan yang didirikan atas dasar badan usaha dengan modal berupa saham.
  • 30.
    CARA MEMULAI BISNIS 2.Membeli usaha yang sudah ada 3. Mengembangkan usaha yang sudah ada 4. Memilih usaha franchise
  • 31.
  • 32.
  • 33.
    TUGAS 1. Buat (lebihdari 1) Ide Usaha 2. Deskripsikan Ide tersebut

Editor's Notes

  • #4 sehingga akan menyulitkan bagi pelaku bisnis untuk menjual kembali aktiva tetap tersebut manakala bisnis tersebut terlanjur dijalani ternyata tidak menguntungkan