DEFINISI
Analisis danEvaluasi dari sebuah proposal proyek
yang menunjukkan apakah proyek tersebut layak
dilaksanakan berdasarkan segi teknis, batasan biaya
dan tingkat keuntungan yang dihasilkan
Penilaian terhadap kemungkinan pelaksanaan
sebuah rencana atau metode yang diusulkan
4.
TUJUAN AWAL
Menghindariketerlanjuran penanaman modal
yang terlalu besar untuk kegiatan yang
ternyata tidak menguntungkan.
Bisnis investasi pada umumnya memerlukan
dana besar, terutama jika dana tersebut
sebagian besar tertanam pada aktiva tetap
yang spesifik (khusus)
5.
TUJUAN AKHIR
Menilaiapakah “sesuatu” dapat layak dikerjakan
(feasible) atau tidak, dari berbagai aspek dan
kepentingan
Hal ini tergantung dari pola pikir pembuat
keputusan
Optimis vs Pesimis
Keberpihakan
Tekanan Politis
Educational Background
Working Experience
6.
PIHAK YANG TERLIBAT
Pihak Investor
Pihak Kreditor
Pihak Manajemen Perusahaan
Pihak Pemerintah dan Masyarakat
TAHAPAN Studi Kelayakan
1.Tahap Identifikasi
Penemuan Ide Usaha
2. Tahap Praseleksi
Seleksi terhadap Ide Usaha
3. Tahap Analisis
Analisis Pasar
Analisis Teknis & Teknologi
4. Tahap Evaluasi
Analisis Finansial
Analisis Kemanfaatan Sosial
9.
TAHAPAN ANALISIS &EVALUASI
1. Analisis Pasar & Pemasaran
2. Analisis Teknis & Teknologi
3. Analisis Finansial
4. Analisis Kemanfaatan Sosial
Analisis Tambahan :
1. Aspek SDM
2. Aspek Manajemen
3. Aspek Hukum
4. Aspek Lingkungan
10.
Analisis Pasar
Berapabesar luas pasar
Mengukur dan meramal Permintaan dan
Penawaran
Pertumbuhan permintaan (trend dan proyeksi)
Persaingan antar produsen
Siklus hidup produk
Ketergantungan usaha terhadap produsen,
konsumen, sumber daya alam
11.
Analisis Pemasaran
Segmenting,Targeting, Positioning
Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen
Strategi, kebijakan, dan program pemasaran
Bauran Pemasaran (4 P : Product, Price, Place,
Promotion)
12.
Analisis Teknis &Teknologi
Pemilihan Strategi Produksi
Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan diproduksi
Rencana Kualitas
Pemilihan Teknologi
Rencana Kapasitas produksi
Manajemen persediaan
Jenis teknologi
Pengawasan kualitas produk
Peralatan dan mesin
Lokasi pabrik
Layout pabrik
Perkembangan teknologi
13.
Analisis Finansial
Jumlahdana yang dibutuhkan
Struktur pembiayaan (sumber)
Pemilihan investasi
Beli
Sewa
Kerjasama
Untuk mengetahui layak tidaknya suatu investasi yang
dilakukan dan menguntungkan secara ekonomis
dipergunakan empat kriteria yaitu:
Payback Period
Net Present Value
Internal Rate of Return
Probalility Index
14.
Analisis Kemanfaatan Sosial
Berkaitan dengan keadaan daerah setempat setelah
adanya proyek.
Mengubah / mengurangi income per capita penduduk
setempat, UMR, dll
Keberadaan peroyek terhadap kehidupan
masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
15.
Aspek SDM
PerencanaanSDM
Analisis Pekerjaan
Rekrutmen, Seleksi, dan Orientasi
Produktivitas
Pelatihan dan Pengembangan
Prestasi kerja
Keahlian yang disyaratkan
Pola gaji/ upah (kompensasi)
Perencanaan karier
Keselamatan dan Kesehatan kerja
Pemberhentian
16.
Aspek Manajemen
Bentukbadan usaha
Rencana Kerja
Struktur Organisasi
Koordinasi, implementasi, dan controlling
17.
Aspek Hukum
Perijinan,yang meliputi :
a. Izin Lokasi, contohnya
Sertifikat
Bukti PBB
Izin RT/RW setempat, dll
b. Izin Usaha
NPWP
Surat tanda daftar perusahaan, dll
18.
Aspek Lingkungan
Yuridisformal
Sistem birokrasi
Iklim politik
Situsai perekonomian
Sistem nilai
Lingkungan hidup
Perkembangan teknologi
Situasi persaingan bisnis
Peluang bisnis munculsebagai hasil ketajaman
seseorang dalam melihat kemungkinan beberapa
kasus yang memungkinkan untuk mengidentifikasi
potensi ide
SUMBER IDE PRODUK
22.
Gaya Hidup
Hobby
Cara Bermain
Kekurangan produk / jasa yang ada
Kegunaan lain dari produk / jasa yang ada
Perkembangan teknologi
Tersedianya sumber daya
Dll.
SUMBER IDE PRODUK
23.
Identifikasi Kriteria PemilihanProduk
1. Produk/usaha, memenuhi kebutuhan yang belum
terlayani.
2. Produk/usaha, memenuhi kebutuhan pasar
dimana permintaan melebihi suplai.
3. Produk/usaha, lebih unggul dari produk sejenis
yang sudah ada (peningkatan desain, harga
lebih murah, dll).
4. Produk/usaha, sesuai dengan kebutuhan
masyarakat saat ini.
BENTUK BIDANG USAHA
1.Usaha Formal
a. Mendirikan PT / CV / Firma
b. Perusahaan Berbadan Hukum
c. Bentuk KOPERASI / KJKS / BMT
2. Usaha Nonformal
a. Pedagang Kaki Lima
b. Pedagang Asongan, Keliling,
c. Pedagang Sektor Jasa
d. Home Industri dan Lain-lain
e. Ngampas/Jadi Pemasok
26.
JENIS BIDANG USAHA
Beberapacontoh bidang usaha yang menjadi pilihan
para pemula adalah:
1. Usaha di bidang makanan atau kuliner.
2. Usaha pakaian dan perhiasan.
3. Usaha yang terkait dengan tempat tinggal.
4. Usaha pendidikan.
5. Usaha yang terkait dengan rekreasi.
6. Usaha pendukung atau mempermudah orang
lain menjalankan usaha.
27.
SEKTOR BIDANG USAHA
1.SektorJasa
2.Sektor Industri
3.Sektor Tambang
4.Sektor Kelautan
5.Sektor Perikanan
6.Sektor Percetakan
7.Sektor Seni
8.Sektor Pariwisata,dll
CARA MEMULAI BISNIS
1.Mendirikan usaha baru, terdiri dari:
– Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship),
yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola
sendiri.
– Persekutuan (partnership), yaitu kerjasama
antara dua orang atau lebih.
– Perusahaan berbadan hukum (corporation),
yaitu perusahaan yang didirikan atas dasar
badan usaha dengan modal berupa saham.
30.
CARA MEMULAI BISNIS
2.Membeli usaha yang sudah ada
3. Mengembangkan usaha yang sudah ada
4. Memilih usaha franchise
#4 sehingga akan menyulitkan bagi pelaku bisnis untuk menjual kembali aktiva tetap tersebut manakala bisnis tersebut terlanjur dijalani ternyata tidak menguntungkan