MAKALAH STATISTIKA
                         ANALISA KORELASI GANDA




                                  DisusunOleh :
                                KELOMPOK 3


                 FERI CHANDRA                     NIM : 201111004
                 HENDRA YOGI A.R.                 NIM : 201111001
                 HUSNUL HIDAYAT                   NIM : 201111031
                 IRMAN                            NIM : 201111016
                 WAHYU AKBAR A.                   NIM : 201111018




                              PROGRAM STUDI
                 BUDIDAYA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
        POLITEKNIK KELAPA SAWIT CITRA WIDYA EDUKASI
                                     2012
Analisa Korelasi Ganda                                              Page 1
ANALISA KORELASI GANDA


A. Pengertian
          Suatukorelasi yang bermaksuduntukmelihathubunganantaratigaataulebihvariabel
    (duaataulebihvariabelindependentdansatuvariabeldependent).
    Korelasigandaberkaitandenganinterkorelasivariabel-
    variabelindependentsebagaimanakorelasimerekadenganvariabeldependent.
          KorelasiGanda                 (multiple             correlation)merupakankorelasi               yang
    terdiridariduavariabelbebas              (X1,         X2 )         sertasatuvariabelterikat            (Y).
    Apabilaperumusanmasalahnyaterdiridaritigamasalah,                      makahubunganantaramasing-
    masingvariabeldilakukandengancaraperhitungankorelasisederhana,
    olehkarenaituberikutinihanyaakandikemukakancaraperhitungangandaantara                         X 1,     dan
    X2dengan Y.




                                              Y




    Hepotesa :
    Ha:Ada pengaruh yang signifikanantara X1dan X2secarasimultanterhadap Y.
    Ho :Tidakadapengaruh yang signifikanantara X1dan X2secarasimultanterhadap Y.


B. Manfaat
    1. Mencarihubunganataukontribusidua variable bebas (X) ataulebihsecarasimultan
       (bersama-sama) dengan variable terikat (Y).
    2. Mencariarahdankuatlemahnyahubunganantara                    2   ataulebih   variable   independen
       (X1,X2...Xn) terhadap variable dependen (Y).


C. Langkah-Langkah Menghitung Koefisien Ganda (R)

    1. Jika harga r belum diketahui, maka hitunglah harga r.Biasanya sudah ada karena
       kelanjutan dari korelasi tunggal.
    2. Hitunglah rhitung dengan rumus sebagai berikut :
       untuk dua variabel bebas rumusnya :
                          2       2
                         ryx1    ryx2     2 ryx1 ryx2 rx1x2
            R yx1x2
                                    1 rx2x2
                                        1

Analisa Korelasi Ganda                                                                                   Page 2
Dimana Ryx1x2 = koefisien korelasi ganda antara variabel x1 dan x2
                 ryx1     = koefisienkorelsi x1 terhadap Y
                 ryx2     = koefisienkorelsi x2 terhadap Y
                 rx1x2    = koefisienkorelsi x1 terhadap X2
  3.   Tetapkan taraf signifikansi (α), sebaiknya disamakan dengan α terdahulu.
  4.   Tentukan kriteria pengujian R, yaitu :
       Ha       : tidak siginifikan
       H0       : signifikan
       Ha       : Ryx1x2 = 0
       H0       : Ryx1x2 ≠ 0
       Jika : Fhitung≤ Ftabelmakaterima H0 (tidaksignifikan)
                Fhitung Ftabelmakatolak H0 (signifikan)
  5.   Mencari koefisien determinasi dengan rumus :

             KP = r2 x 100%

            dimana :
            KP adalahbesarnyakoefisienpenentu (diterminan)
            radalahkoefisienkorelasi
   6. Cari Fhitung dengan rumus :




        Keterangan :
        R :Nilaikoefesienkorelasiganda
        k :Jumlahvariabelbebas
        n :Jumlahsampel
        Fhitung :Nilai F yang dihitung


   7. Cari Ftabel = F(1-α), kemudian dengan
            dkpembilang = k
            dkpenyebut   = n-k-1
            dimana k = banyaknya variabel bebas
             n = banyaknya anggota sampel

Analisa Korelasi Ganda                                                            Page 3
dengan melihat tabel f didapat nilai Ftabel
   8. Bandingkan Fhitung dan Ftabel
   9. Buat kesimpulannya
D. Contoh Kasus
            Padasuatulahan    di   daerahdatarantinggiDiengakandilakukanbudidayahortikultura
    (tanamanjagungmanis)                         olehmahasiswapertanian.                 Akan
    tetapisebelumdilakukannyapenanaman,                                                   para
    mahasiswamelakukanpenelitiansederhanauntukmengetahuikuatlemahnyapengaruhhubung
    anantaradosispupuk                                                                    yang
    diberikandanbanyaknyajumlahpemupukandalamtigabulanterhadapberattongkoljagung.
            Padapenelitianini, pupuk yang digunakanadalahpupuk NPK (6 : 6 : 13) dan para
    mahasiswamenanam                                          33benihjagunghinggaberproduksi.
    Kemudiandilakukannyapengukuranhasilpoduksi            (tongkoljagung)   dengantiga     kali
    pengulanganpengukurandandiambil rata-rata pengukuransebagai data yang diperoleh,
    sehinggadidapatkansebanyak 11 data sebagaiberikut :


     Tabel 1. Tabel data

      No.        X1           X2           Y
       1          4           3          0,240
       2          7           3          0,258      Keterangan :

       3         10           3          0,272      X1: Dosis Pemupukan Pupuk NPK (gram)
                                                    X2: Jumlah Pemupukan Dalam Tiga Bulan
       4         13           3          0,298
                                                    Y : Berat Tongkol Jagung (kg)
       5          4           4          0,278
       6          7           4          0,344
       7         10           4          0,362
       8         13           4          0,398
       9          4           5          0,358
      10          7           5          0,432
      11         10           5          0,454



Ditanyakan :
              Apakah terdapathubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK
       (X1) danjumlah pemupukan dalam tiga bulan (X2) terhadapberat tongkol jagung (Y).
       jikasignifikasinya 5%?

Analisa Korelasi Ganda                                                                   Page 4
Jawab:
     1. Hipotesa :
         Ha = Ada hubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1)
               danjumlah pemupukan dalam tiga bulan(X2) terhadapberat tongkol jagung (Y).
         Ho = Tidakada hubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1)
               danjumlah pemupukan dalam tiga bulan (X2) terhadapberat tongkol jagung (Y).
Tabel 2. Tabel pembantu

   No.           X1           X2              Y                X12        X22    Y2     X1Y     X2Y       X1X2
    1             4            3            0,24               16          9    0,058   0,96    0,72        12
    2             7            3            0,26               49          9    0,067   1,81    0,77        21
    3            10            3            0,27               100         9    0,074   2,72    0,82        30
    4            13            3            0,30               169         9    0,089   3,87    0,89        39
    5             4            4            0,28               16          16   0,077   1,11    1,11        16
    6             7            4            0,34               49          16   0,118   2,41    1,38        28
    7            10            4            0,36               100         16   0,131   3,62    1,45        40
    8            13            4            0,40               169         16   0,158   5,17    1,59        52
    9             4            5            0,36               16          25   0,128   1,43    1,79        20
    10            7            5            0,43               49          25   0,187   3,02    2,16        35
    11           10            5            0,45               100         25   0,206   4,54    2,27        50
  Jumlah         89           43            3,69               833        175   1,293   30,67   14,95      343

                         n.       x1 y (     x1 )(        y)
2. rx1y =
                         2                                            2
                 n.     x1    (     x1 ) 2 . n.      y2    (     y)

                        11.30,67 (89).(3,69)
           =
                 11.833 (89) 2 . 11.1,293 (3,69) 2
                8,96
           =
               27 ,36
           = 0,32
       Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikanlemah.
       KP = r2 x 100%


Analisa Korelasi Ganda                                                                                Page 5
= (0,32)2 x 100%
         = 10,24%
                         n.          x2 y (      x2 )(        y)
3. rx2y =
                          2                                               2
                 n.      x2      (     x2 ) 2 . n.       y2    (     y)

                         11.14,95 (43).(3,69)
          =
                 11.175 (43) 2 . 11.1,293 (3,69) 2
               5,78
          =
               6,77
          = 0,85
         Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatkuat.
         KP = r2 x 100%

         = (0,85)2 x 100%
         = 72,25%


                         n.      x1 x 2 (         x1 )(       x2 )
4. rx1x2 =
                             2                                                2
                 n.      x1      (     x1 ) 2 . n.        2
                                                         x2     (    x2 )

                         11.343 (89).(43)
          =
                 11.833 (89) 2 . 11.175 (43) 2
                 54
          =
               307 ,23
          = 0,17
         Nilaikoefisienyakorelasidiinterpretasikan sangat lemah.
         KP = r2 x 100%

         = (0,17)2 x 100%
         = 2,89%




                       2          2
                      rX1Y       rX 2Y        2( rX1Y ) (rX 2Y )( rX1 X 2 )
5.   R yx1x2                                     2
                                              1 rX1 X 2

               0,1024 0,7225 2(0,32)(0,85)(0,17)
                          1 0,0289



Analisa Korelasi Ganda                                                            Page 6
0,82 0,092
           0,97

                0,73
                0,97

              0,75      0,87
         KP = r2 x 100%

         = (0,87)2 x 100%
         = 75,7%



6.


               0,87 2
                 2
            (1 0,87 2 ) 2
              12 2 1
              0,38
                        57,8
            (0,059)
               9


7. Ftabeldengandkpembilang = k  2 dandkpenyebut = n-k-1 9makaFtabeladalah 4,26.


8. Kesimpulan:KarenaFhitung(57,8) lebihbesardariFtabel (4,26) makatolak H0danterima Ha
     (signifikan), dengannilaikoefisiendeterminannyasebesar75,7 %.




Analisa Korelasi Ganda                                                              Page 7
KESIMPULAN DAN SARAN



   A. Kesimpulan

   1. Hubunganantaravariabelpadaanalisisdiatasadalah :
      a. Nilaikoefisienantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) denganberattongkolbuah (Y)
          sebesar 0,32. Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikanlemah.
      b. Nilaikoefisienantarabanyaknyapemupukandalamtigabulan                            (X2)
          denganberattongkolbuah                 (Y)                sebesar             0,85.
          Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatkuat.
      c. Nilaikoefisienantaradosispemupukanpupuk                      NPK                (X1)
          denganbanyaknyapemupukandalamtigabulan               (X2)        sebesar      0,17.
          Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatlemah.
      d. Nilaikoefisienantaradosispemupukanpupuk                      NPK                (X1)
          danbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) denganberattongkolbuah (Y) sebesar
          0,87. Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatkuat.
          Dikarenakannilaikoefisienpadaanalisadiatasseluruhnyapositif                    yang
       berartiapabilanilaisalahsatuvariabelnyanaik,
       makanilaivariabelpasangannyajugaakannaik.                        Begitujugasebaliknya,
       apabilanilaisalahsatuvariabelnyaturun, makanilaivariabelpasangannyajugaakanturun.

   2. Koefisiendeterminanpadaanalisisdiatasadalah :
      a. Koefisiendeterminanantaradosispemupukanpupuk           NPK                     (X1)
         denganberattongkolbuah (Y) sebesar 10,24%.
      b. Koefisiendeterminanantarabanyaknyapemupukandalamtigabulan                      (X2)
         denganberattongkolbuah (Y) sebesar 72,25%.
      c. Koefisiendeterminanantaradosispemupukanpupuk           NPK                     (X1)
         denganbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) sebesar 2,89%.
      d. Koefisiendeterminanantaradosispemupukanpupuk           NPK                     (X1)
         danbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) denganberattongkolbuah                 (Y)
         sebesar 72,7%.

   3. KarenaFhitung(57,8) lebihbesardariFtabel (4,26) makatolak H0danterima Ha yang
      berartibahwaada hubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1)
      danjumlah pemupukan dalam tiga bulan (X2) terhadapberat tongkol jagung (Y).




Analisa Korelasi Ganda                                                                Page 8
B. Saran
          Untuk melakukan pemupukan pada tanaman jagung harus memperhatikan kondisi
    lahan. Seperti keadaan tanah, apakah tanah tersebut cukup subur atau tidak, karena hal ini
    mempengaruhi dosis pupuk yang harus diberikan. Selain itu, untuk melakukan
    pemupukan juga harus memperhatikan kandungan unsur hara pada pupuk tersebut.
          Untuk mendapatkan berat tongkol jagung yang maksimal, sebaiknya pemupukan
    dilakukan selama 5 kali dalam tiga bulan dengan dosis pemupukan sebanyak 10 gram.
    Akan tetapi, efek pemupukan yang terlalu banyak ini dapat berimbas pada kesuburan
    tanah. Maka dari itu, diperlukan peninjauan lahan dan pupuk yang digunakan untuk
    mendukung berjalannya budidaya yang berkelanjutan (sustainable).




Analisa Korelasi Ganda                                                                 Page 9

Analisa korelasi ganda

  • 1.
    MAKALAH STATISTIKA ANALISA KORELASI GANDA DisusunOleh : KELOMPOK 3 FERI CHANDRA NIM : 201111004 HENDRA YOGI A.R. NIM : 201111001 HUSNUL HIDAYAT NIM : 201111031 IRMAN NIM : 201111016 WAHYU AKBAR A. NIM : 201111018 PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT POLITEKNIK KELAPA SAWIT CITRA WIDYA EDUKASI 2012 Analisa Korelasi Ganda Page 1
  • 2.
    ANALISA KORELASI GANDA A.Pengertian Suatukorelasi yang bermaksuduntukmelihathubunganantaratigaataulebihvariabel (duaataulebihvariabelindependentdansatuvariabeldependent). Korelasigandaberkaitandenganinterkorelasivariabel- variabelindependentsebagaimanakorelasimerekadenganvariabeldependent. KorelasiGanda (multiple correlation)merupakankorelasi yang terdiridariduavariabelbebas (X1, X2 ) sertasatuvariabelterikat (Y). Apabilaperumusanmasalahnyaterdiridaritigamasalah, makahubunganantaramasing- masingvariabeldilakukandengancaraperhitungankorelasisederhana, olehkarenaituberikutinihanyaakandikemukakancaraperhitungangandaantara X 1, dan X2dengan Y. Y Hepotesa : Ha:Ada pengaruh yang signifikanantara X1dan X2secarasimultanterhadap Y. Ho :Tidakadapengaruh yang signifikanantara X1dan X2secarasimultanterhadap Y. B. Manfaat 1. Mencarihubunganataukontribusidua variable bebas (X) ataulebihsecarasimultan (bersama-sama) dengan variable terikat (Y). 2. Mencariarahdankuatlemahnyahubunganantara 2 ataulebih variable independen (X1,X2...Xn) terhadap variable dependen (Y). C. Langkah-Langkah Menghitung Koefisien Ganda (R) 1. Jika harga r belum diketahui, maka hitunglah harga r.Biasanya sudah ada karena kelanjutan dari korelasi tunggal. 2. Hitunglah rhitung dengan rumus sebagai berikut : untuk dua variabel bebas rumusnya : 2 2 ryx1 ryx2 2 ryx1 ryx2 rx1x2 R yx1x2 1 rx2x2 1 Analisa Korelasi Ganda Page 2
  • 3.
    Dimana Ryx1x2 =koefisien korelasi ganda antara variabel x1 dan x2 ryx1 = koefisienkorelsi x1 terhadap Y ryx2 = koefisienkorelsi x2 terhadap Y rx1x2 = koefisienkorelsi x1 terhadap X2 3. Tetapkan taraf signifikansi (α), sebaiknya disamakan dengan α terdahulu. 4. Tentukan kriteria pengujian R, yaitu : Ha : tidak siginifikan H0 : signifikan Ha : Ryx1x2 = 0 H0 : Ryx1x2 ≠ 0 Jika : Fhitung≤ Ftabelmakaterima H0 (tidaksignifikan) Fhitung Ftabelmakatolak H0 (signifikan) 5. Mencari koefisien determinasi dengan rumus : KP = r2 x 100% dimana : KP adalahbesarnyakoefisienpenentu (diterminan) radalahkoefisienkorelasi 6. Cari Fhitung dengan rumus : Keterangan : R :Nilaikoefesienkorelasiganda k :Jumlahvariabelbebas n :Jumlahsampel Fhitung :Nilai F yang dihitung 7. Cari Ftabel = F(1-α), kemudian dengan dkpembilang = k dkpenyebut = n-k-1 dimana k = banyaknya variabel bebas n = banyaknya anggota sampel Analisa Korelasi Ganda Page 3
  • 4.
    dengan melihat tabelf didapat nilai Ftabel 8. Bandingkan Fhitung dan Ftabel 9. Buat kesimpulannya D. Contoh Kasus Padasuatulahan di daerahdatarantinggiDiengakandilakukanbudidayahortikultura (tanamanjagungmanis) olehmahasiswapertanian. Akan tetapisebelumdilakukannyapenanaman, para mahasiswamelakukanpenelitiansederhanauntukmengetahuikuatlemahnyapengaruhhubung anantaradosispupuk yang diberikandanbanyaknyajumlahpemupukandalamtigabulanterhadapberattongkoljagung. Padapenelitianini, pupuk yang digunakanadalahpupuk NPK (6 : 6 : 13) dan para mahasiswamenanam 33benihjagunghinggaberproduksi. Kemudiandilakukannyapengukuranhasilpoduksi (tongkoljagung) dengantiga kali pengulanganpengukurandandiambil rata-rata pengukuransebagai data yang diperoleh, sehinggadidapatkansebanyak 11 data sebagaiberikut : Tabel 1. Tabel data No. X1 X2 Y 1 4 3 0,240 2 7 3 0,258 Keterangan : 3 10 3 0,272 X1: Dosis Pemupukan Pupuk NPK (gram) X2: Jumlah Pemupukan Dalam Tiga Bulan 4 13 3 0,298 Y : Berat Tongkol Jagung (kg) 5 4 4 0,278 6 7 4 0,344 7 10 4 0,362 8 13 4 0,398 9 4 5 0,358 10 7 5 0,432 11 10 5 0,454 Ditanyakan : Apakah terdapathubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1) danjumlah pemupukan dalam tiga bulan (X2) terhadapberat tongkol jagung (Y). jikasignifikasinya 5%? Analisa Korelasi Ganda Page 4
  • 5.
    Jawab: 1. Hipotesa : Ha = Ada hubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1) danjumlah pemupukan dalam tiga bulan(X2) terhadapberat tongkol jagung (Y). Ho = Tidakada hubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1) danjumlah pemupukan dalam tiga bulan (X2) terhadapberat tongkol jagung (Y). Tabel 2. Tabel pembantu No. X1 X2 Y X12 X22 Y2 X1Y X2Y X1X2 1 4 3 0,24 16 9 0,058 0,96 0,72 12 2 7 3 0,26 49 9 0,067 1,81 0,77 21 3 10 3 0,27 100 9 0,074 2,72 0,82 30 4 13 3 0,30 169 9 0,089 3,87 0,89 39 5 4 4 0,28 16 16 0,077 1,11 1,11 16 6 7 4 0,34 49 16 0,118 2,41 1,38 28 7 10 4 0,36 100 16 0,131 3,62 1,45 40 8 13 4 0,40 169 16 0,158 5,17 1,59 52 9 4 5 0,36 16 25 0,128 1,43 1,79 20 10 7 5 0,43 49 25 0,187 3,02 2,16 35 11 10 5 0,45 100 25 0,206 4,54 2,27 50 Jumlah 89 43 3,69 833 175 1,293 30,67 14,95 343 n. x1 y ( x1 )( y) 2. rx1y = 2 2 n. x1 ( x1 ) 2 . n. y2 ( y) 11.30,67 (89).(3,69) = 11.833 (89) 2 . 11.1,293 (3,69) 2 8,96 = 27 ,36 = 0,32  Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikanlemah.  KP = r2 x 100% Analisa Korelasi Ganda Page 5
  • 6.
    = (0,32)2 x100% = 10,24% n. x2 y ( x2 )( y) 3. rx2y = 2 2 n. x2 ( x2 ) 2 . n. y2 ( y) 11.14,95 (43).(3,69) = 11.175 (43) 2 . 11.1,293 (3,69) 2 5,78 = 6,77 = 0,85  Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatkuat.  KP = r2 x 100% = (0,85)2 x 100% = 72,25% n. x1 x 2 ( x1 )( x2 ) 4. rx1x2 = 2 2 n. x1 ( x1 ) 2 . n. 2 x2 ( x2 ) 11.343 (89).(43) = 11.833 (89) 2 . 11.175 (43) 2 54 = 307 ,23 = 0,17  Nilaikoefisienyakorelasidiinterpretasikan sangat lemah.  KP = r2 x 100% = (0,17)2 x 100% = 2,89% 2 2 rX1Y rX 2Y 2( rX1Y ) (rX 2Y )( rX1 X 2 ) 5. R yx1x2 2 1 rX1 X 2 0,1024 0,7225 2(0,32)(0,85)(0,17) 1 0,0289 Analisa Korelasi Ganda Page 6
  • 7.
    0,82 0,092 0,97 0,73 0,97 0,75 0,87  KP = r2 x 100% = (0,87)2 x 100% = 75,7% 6. 0,87 2 2 (1 0,87 2 ) 2 12 2 1 0,38 57,8 (0,059) 9 7. Ftabeldengandkpembilang = k  2 dandkpenyebut = n-k-1 9makaFtabeladalah 4,26. 8. Kesimpulan:KarenaFhitung(57,8) lebihbesardariFtabel (4,26) makatolak H0danterima Ha (signifikan), dengannilaikoefisiendeterminannyasebesar75,7 %. Analisa Korelasi Ganda Page 7
  • 8.
    KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan 1. Hubunganantaravariabelpadaanalisisdiatasadalah : a. Nilaikoefisienantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) denganberattongkolbuah (Y) sebesar 0,32. Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikanlemah. b. Nilaikoefisienantarabanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) denganberattongkolbuah (Y) sebesar 0,85. Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatkuat. c. Nilaikoefisienantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) denganbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) sebesar 0,17. Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatlemah. d. Nilaikoefisienantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) danbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) denganberattongkolbuah (Y) sebesar 0,87. Nilaikoefisienkorelasinyadiinterpretasikansangatkuat. Dikarenakannilaikoefisienpadaanalisadiatasseluruhnyapositif yang berartiapabilanilaisalahsatuvariabelnyanaik, makanilaivariabelpasangannyajugaakannaik. Begitujugasebaliknya, apabilanilaisalahsatuvariabelnyaturun, makanilaivariabelpasangannyajugaakanturun. 2. Koefisiendeterminanpadaanalisisdiatasadalah : a. Koefisiendeterminanantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) denganberattongkolbuah (Y) sebesar 10,24%. b. Koefisiendeterminanantarabanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) denganberattongkolbuah (Y) sebesar 72,25%. c. Koefisiendeterminanantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) denganbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) sebesar 2,89%. d. Koefisiendeterminanantaradosispemupukanpupuk NPK (X1) danbanyaknyapemupukandalamtigabulan (X2) denganberattongkolbuah (Y) sebesar 72,7%. 3. KarenaFhitung(57,8) lebihbesardariFtabel (4,26) makatolak H0danterima Ha yang berartibahwaada hubungan yang signifikanantara dosispemupukan pupuk NPK (X1) danjumlah pemupukan dalam tiga bulan (X2) terhadapberat tongkol jagung (Y). Analisa Korelasi Ganda Page 8
  • 9.
    B. Saran Untuk melakukan pemupukan pada tanaman jagung harus memperhatikan kondisi lahan. Seperti keadaan tanah, apakah tanah tersebut cukup subur atau tidak, karena hal ini mempengaruhi dosis pupuk yang harus diberikan. Selain itu, untuk melakukan pemupukan juga harus memperhatikan kandungan unsur hara pada pupuk tersebut. Untuk mendapatkan berat tongkol jagung yang maksimal, sebaiknya pemupukan dilakukan selama 5 kali dalam tiga bulan dengan dosis pemupukan sebanyak 10 gram. Akan tetapi, efek pemupukan yang terlalu banyak ini dapat berimbas pada kesuburan tanah. Maka dari itu, diperlukan peninjauan lahan dan pupuk yang digunakan untuk mendukung berjalannya budidaya yang berkelanjutan (sustainable). Analisa Korelasi Ganda Page 9