Tax Planning Atas Kredit Pajak - Presentation Transcript
Tax Planning atas Kredit Pajak/Pajak Dibayar Dimuka Christine,SE.Ak.M.Int.Tax
Jenis-jenis Kredit Pajak
Kredit Pajak PPh Pasal 22.
Kredit Pajak PPh Pasal 23.
Kredit Pajak PPh Pasal 24.
Kredit Pajak PPh Pasal 25.
Pajak Dibayar Dimuka Lainnya
PPh Ps. 22
Dasar Hukum
Pengertian PPh Ps. 22
Tarif PPh Ps. 22
Tax Planning atas Kredit Pajak PPh Ps. 22
Dasar Hukum
UU No. 17 tahun 2000
KMK No. 236/KMK.03/2003 sebagai perubahan KMK No. 254/KMK.03/2001
Pengertian
PPh Pasal 22 adalah
pajak yang dipungut oleh bendaharawan pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, instansi atau lembaga-lembaga Negara lainnya
berkenaan dengan pembayaran atas penyerahan barang,
dan badan-badan tertentu baik badan pemerintah maupun swasta berkenaan dengan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain
Tarif Pajak
Atas Impor :
1. Ada API (Angka Pengenal Impor) 2.5% x nilai impor (CIF + BM)
2. Tdk ada API 7.5% x nilai impor
3. Lelang 7.5% x harga jual lelang
Tarif Pajak (cont..)
Atas pembelian barang yang dipungut oleh Pemungut Pajak :
1.5% x harga pembelian
Atas penjualan hasil produksi atau pembelian yang dilakukan oleh badan usaha yang bergerak di bidang tertentu :
Tarif Pajak (cont..)
Di bidang industri rokok : 0.15% x harga bandrol dan bersifat final
Yang wajib dipungut oleh industri dan eksportir yang bergerak di sektor perhutanan, perkebunan, pertanian, dan perikanan atas pembelian bahan-bahan untuk keperluan industri atau ekspor mereka dari pedagang pengumpul : 0.5% x harga pembelian (tdk termasuk PPN)
Tarif Pajak (cont..)
Di bidang industri semen : 0.25% x DPP PPN
Di bidang industri baja : 0.3% x DPP PPN
Di bidang industri kertas : 0.1% x DPP PPN
Atas penjualan semua jenis kendaraan bermotor : 0.45% x DPP PPN
Tarif Pajak (cont..)
Tarif PPh Pasal 22 yang ditetapkan untuk Pertamina dan Badan Usaha lainnya yang bergerak di bidang bahan bakar minyak :
SPBU Swasta SPBU Pertamina
Premium 0.3% x penjualan 0.25% x penjualan
Solar 0.3% x penjualan 0.25% x penjualan
Premix/ 0.3% x penjualan 0.25% x penjualan
Super TT
Minyak tanah 0.3% x penjualan
Gas LPG 0.3% x penjualan
Pelumas 0.3% x penjualan
Tax Planning atas Kredit Pajak PPh Ps. 22
API
Dokumentasi, e.g. PIB & SSPCP
SSP berkaitan transaksi dengan bendaharawan pemerintah harus di-follow up!
Cek keabsahan bukti potong
Minta SKB
Tax Review dan tax reconciliation
PPh Ps. 23
Pengertian PPh Ps. 23
Tarif PPh Ps. 23
Tax Planning atas kredit pajak PPh Ps. 23
Dasar Hukum
UU No. 17 tahun 2000
PER-70/PJ/2007 tanggal 9 April 2007
Aturan pelaksanaan lainnya
Pengertian
PPh Pasal 23 adalah
Pajak Penghasilan yang dipotong atas penghasilan yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap
yang berasal dari: modal, penyerahan jasa atau penyelenggaraan kegiatan selain yang telah dipotong PPh Ps. 21
yang dibayarkan atau terutang oleh Badan Pemerintah atau Subjek Pajak Dalam Negeri, penyelenggara kegiatan, BUT.
Saat terutangnya pajak
Terutang pada akhir bulan dilakukannya pembayaran atau akhir bulan terutangnya penghasilan bersangkutan, mana yang terjadi terlebih dulu.
Pemotong pajak
Badan Pemerintah
Subjek Pajak badan dalam negeri
Penyelenggara kegiatan
BUT
Orang pribadi sebagai WP dalam negeri tertentu (akuntan, arsitek, dokter, notaris, orang pribadi yang menjalankan usaha yang menyelenggarakan pembukuan atas pembayaran berupa sewa)
Tarif Pajak
15% dari jumlah bruto atas dividen, bunga, royalti, hadiah dan penghargaan selain yang telah dipotong PPh ps. 21 (yang diperoleh oleh WP badan dalam negeri berkenaan dengan suatu kegiatan yang diselenggarakan)
Tarif Pajak (cont..)
15% dari jumlah bruto dan bersifat final atas bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi.
15% dari perkiraan penghasilan neto atas:
a. sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta (kecuali sewa tanah dan bangunan final tax)
Tarif Pajak (cont..)
b. Imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konsultan, dll please refer to PER-70/PJ./2007
Saat Penyetoran dan Pelaporan
PPh Ps. 23 harus disetorkan oleh Pemotong Pajak selambat-lambatnya tanggal 10 bulan takwim berikutnya setelah bulan terutangnya pajak;
dilaporkan selambat-lambatnya 20 hari setelah masa pajak berakhir.
Dikecualikan dari Pemungutan Pajak
Penghasilan yang dibayar atau terutang kepada bank
Pembayaran sewa guna usaha dengan hak opsi
Dividen tertentu (Pasal 4 ayat (3) huruf f)
Bunga obligasi yang diterima perusahaan reksa dana selama 5 tahun pertama sejak pendirian perusahaan atau ijin usaha
Bagian laba yang diterima anggota dari CV yang modalnya tidak terbagi atas saham, persekutuan, perkumpulan, firma, dan kongsi.
SHU koperasi kepada anggotanya
Bunga simpanan koperasi yang tidak melebihi Rp 240.000 sebulan.
Tax Planning atas kredit pajak PPh Ps. 23
Follow up bukti potong setiap bulan
Cek keabsahan bukti potong, e.g. tanggal, tarif, DPP, identitas WP, jumlah pajak yang dipotong
Dokumentasi: SSP, kontrak
Minta SKB
Tax Review dan tax reconciliation
Question
Bagaimana tax planning untuk mengatasi bukti potong supaya tidak beda tahun dengan pengakuan pendapatan?
Bagaimana kalau terjadi salah potong?
PPh Ps. 24
Pengertian PPh Ps. 24
Tax Planning atas kredit pajak PPh Ps. 24
Pengertian
Pajak yang terutang atau dibayarkan di luar negeri atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari luar negeri yang boleh dikreditkan terhadap pajak penghasilan yang terutang atas seluruh penghasilan Wajib Pajak Dalam Negeri
Tax Planning atas kredit pajak PPh Ps. 24
Siapkan dokumen yang dibutuhkan:
1. Laporan keuangan dari penghasilan yang berasal dari LN;
2. Fotokopi Surat Pemberitahuan Pajak yang disampaikan di LN; dan
3. Dokumen pembayaran pajak di luar negeri.
Tax Planning atas kredit pajak PPh Ps. 25
Perhatikan cara perhitungan PPh Ps. 25 yang tepat jangan sampai lebih bayar
Dokumentasikan SSP PPh Ps. 25 dengan baik
Perhatikan deadline pembayaran dan pelaporan
Pajak Bayar Dimuka Lainnya
Fiskal LN:
Simpan bukti fiskal LN
Pastikan nama WP yang bersangkutan tercantum di dokumen tersebut
Pastikan tanggalnya relevan dengan tahun pajak yang bersangkutan
1 comments
Comments 1 - 1 of 1 previous next Post a comment