• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kekuatan pola pikir novi catur m
 

Kekuatan pola pikir novi catur m

on

  • 1,375 views

Kekuata Pola Pikir

Kekuata Pola Pikir

Statistics

Views

Total Views
1,375
Views on SlideShare
1,375
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
82
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kekuatan pola pikir novi catur m Kekuatan pola pikir novi catur m Document Transcript

    • KEKUATAN POLA PIKIR MATA KULIAH KELOMPOK, ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN Dosen Pembimbing Bapak Prof.Dr.Ir. Sugiyanto,MSi Oleh: Novi Catur Muspita NIM : 116040400111001 MAHASISWA SOSIOLOGI PASCA SARJANA MINAT SOSIOLOGI PEDESAAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2012
    • DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A. Anda Mendengar Radio di Tengah Malam B. Pola Pikir dan Pornografi C. Apakah Pola Pikir, Mindset, atau Paradigma itu? D. Pola Pikir dapat Membelenggu Bahkan Membunuh E. Siapa yang Menghentikan Anda F. Dua Tipe Pola Pikir G. Faktor Penghambat BAB II PEMBAHASAN BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
    • BAB I PENDAHULUAN A. Anda Mendengar Radio di Tengah Malam Pada hari Minggu Pak Joel dan isrinya bersantai-santai diteras rumah sambil menikmati Kopi Sidikalang, posisi teras rumah didesain begitu asri sehingga sangat nyaman dan bisa menonton TV di ruang keluarga. menunggu kedatangan Sony. Sony memang ingn mengetahui dan belajar banyak tentang mindset, paradigma, atau pola piker sendiri dan lingkungan organisasi. Soni datang disambut gembira, di awal pembicaraan disampaikan Pak Joel bahwa Soni dipromosikan menjadi People Development Manager. Roy bertanya “: apa sebenarnya mindset dan bagaimana pola pikir itu menggerakan perilaku manusia?.” Pak Joel menjawab”:saya mencoba menjawab dengan ilustrasi: ada jam 23.50 menjelang tengah malam, satu tingkat dibawah ruanagn yang anda tempati di sebuah apartemen, terdengar suara keras lagu rock. Minggu lalu yang menempati ruang tersebut meninggal dunia dengan cara bunuh diri. Sejak itu ruangan tersebut belum ditempati orang.Bukankah rasa aman juga ditentukan oleh siapa tetangga sebelah anda. Jam 01.00 musik kelas masih kencang, akhirnya anda menemui pemilik radio, namun ketika didatangi ruangan tersebut gelap gulita, lalu anda nyalakan lampu, tidak ada seorangpun yang tinggal diruangan tersebut. Di Ruangan belakang menemukan cat dan celana pendek. Anda Berfikir ini adalah pekerjaan tukang cat yang lalai tidak mematikan radio. anda masih marah membayangkan sikap tetangga baru anda yang tidak peka dengan rasa nyaman dan jahat. Sadarkah bahwa manusia jahat yang anda pikirkan itu merupakan ciptaan dari fikiran anda. Akumulasi infotrmasi-informasi yang diterimanya selanjutnya informasi-informasi tersebut membentuk sebuah formasi. Sebuah pola yang kita sebut dengan pola pikir, mindset atau paradigma.
    • B. Pola Pikir dan Pornografi Bu Ratna, istri pak Joel bertanya,; Bagaimana perdebatan tentang batasan pornografi yang berkembang saat ini? Sony menjawab kebetulan baru membaca Rubik di koran ;Paranoid UU Pornografi dan Kenyataan Versi Satrapi. Media Indonesia, kamis 6 November 2008 Halaman 11). Pornografi selalu melibatkan dua pihak, yakni subyek yang melihat, dan obyek yang dilihat. Di dalam masyarakat Indonesia, orang sering sulit membedakan antara estetika dan pornografi, antara keindahan dan sesuatu yang merusak moral. Bagaimana ini bisa ditanggapi secara tepat? Inilah pertanyaan Margaretha Rehulina, Dosen Psikologi dari Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, yang juga menjadi peserta diskusi. Bagi Reza ada dua prinsip yang mesti dicermati, ketika orang hendak membedakan antara estetika dan pornografi. Pertama, subyek yang melihat harus membersihkan pikirannya. Ia tidak boleh melompat ke dalam kesimpulan terburu-buru, bahwa suatu obyek adalah pornografi. Ia perlu mengambil sikap pemula di dalam melihat dunia. Dua, orang perlu bertanya dulu, apa maksud keberadaan suatu benda, sebelum ia mengambil kesimpulan, bahwa benda itu merupakan suatu bentuk pornografi. Ia perlu memahami arti keberadaan sebuah benda, dan tidak cepat-cepat mencap sesuatu sebagai pornografi. Dua hal inilah yang perlu diperhatikan, ketika orang ingin membentuk pola berpikir yang kritis dan sehat di dalam melihat dunia. Bagi Reza masalah terbesar pornografi adalah cara berpikir orang yang melihat. Jika ada bangsa yang membuat UU anti pornografi, maka mungkin pikiran bangsa itu saja yang porno. C. Apakah Pola Pikir, Mindset, atau Paradigma itu? Akumulasi infotrmasi-informasi yang diterimanya selanjutnya informasi- informasi tersebut membentuk sebuah formasi. Sebuah pola yang kita sebut dengan pola pikir, mindset atau paradigma. Mindset kerap menjadi pembahasan. Saat berada di kantor, pimpinan kerap membicarakan mindset untuk mencapai target yang diinginkan. Agar rumah tangga bahagia, para psikolog selalu mengatakan semuanya berkaitan dengan mindset Anda. Bahkan, untuk menilai seseorang, bisa diperhatikan dari mindset
    • keluarga atau teman dekatnya sehari-hari. Lalu, apa sebenarnya pengertian mindset? Bagaimana proses terbentuknya mindset dalam diri manusia? Beraneka pertanyaan akan diajukan untuk mengurai pengertian mindset. Namun sejatinya, semua itu akan terungkap jika mampu memahami proses kerja terbentuknya mindset. D. Pola Pikir dapat Membelenggu Bahkan Membunuh Pola pikir bisa membelenggu seseorang tatkala tidak mampu mengendalikan, seperti halny ayang terjadi padabulan April 1986 seorang anak berusia 2 tahun harus meninggal dunia karena mengalami gangguan usus akut, ayahnya seorang penganut agama yang taat yang membawanya ke rumah ibadah untuk didoakan,, karena dalam dirinya berpandangan jika dibawa ke rumah sakit namanya melecehkan tuhan, khabisa didoakan bukan dibawa di rumah sakit, dibawa ke rumah sakit menurutnya adalah meragukan kekuatan dan pertolongan Tuhan, hingga akhirnya anak tersebut meninggald I tempat ibadah itu. E. Siapa yang Menghentikan Anda Ketika anda mencoba untuk berkembang, sangatlah mudah untuk jatuh lebih dari satu kali dan membuat diri anda terluka dalam perjalanan menuju kesuksesan, kebahagiaan, dan semua hal yang ingin anda raih. Tentunya terdapat beberapa lubang dalam yang harus anda perhatikan dan berhati-hati tentu saja.Di bawah ini merupakan 9 kesalahan yang sering dilakukan ketika anda sedang berkembang. Saya telah melakukan kesalahan-kesalahan tersebut. Bahkan lebih dari satu kali. Dengan sharing saya ini, harapan saya semoga anda tidak jatuh ke lubang yang sama seperti yang saya alami. Sekarang marilah kita bahas 9 kesalahan tersebut :. 1. Berpikir Bahwa Anda Telah Mengetahui Segalanya Hal ini merupakan masalah besar dan dapat menghentikan perkembangan diri anda untuk waktu yang cukup lama. Pikiran-pikiran seperti: “Saya mengerti bagaimana hal-hal bekerja di dunia ini. 2. Dipusingkan Oleh Hal-Hal Yang Sedang Tren Pola pikir seperti poin pertama diatas tidak sepenuhnya salah. Terdapat banyak salesman yang menawarkan banyak hal pada anda diluar sana. Dan karena penulis atau pembicara motivasi paling sukses memahami bagaimana caranya untuk berkomunikasi, terdapat banyak teknik penjualan high-pressure yang bisa anda peroleh dengan membaca buku-buku pemasarant.3. Tidak Mengambil
    • Tindakan Berpikir bahwa dengan membaca buku atau blog akan mengubah hidup anda secara otomatis merupakan pemikiran yang keliru. Pengetahuan tanpa tindakan tidak akan menghasilkan apapun. Dan hanya andalah yang bisa merubah diri anda sendiri. Orang lain bisa memberi anda nasihat, dukungan, serta motivasi. 4. Menyerah Ketika anda mengalami kegagalan pertama kali, kedua atau ketiga, anda biasanya berpikir “Hal ini tidak ada artinya. Inilah diri saya dan saya tidak dapat berubah. Saya harus membiasakan diri saya berpikir bahwa saya memang seperti itu.” Jangan menyerah. Satu atau lima atau 20 kegagalan tidak akan ada artinya dalam jangka panjang. Anda harus gagal supaya anda menguasai sesuatu dan berkembang. 5. Khawatir terhadap atau mendengarkan perkataan orang lain Anda mungkin takut orang-orang akan bereaksi negatif terhadap perubahan yang anda lakukan, dan mereka memang cenderung berbuat demikian. Mungkin mereka berbuat demikian karena mereka khawatir anda akan menjauhi mereka dan akan kehilangan anda selamanya. Atau mungkin juga mereka tidak ingin anda berubah karena perubahan tersebut akan membuat mereka merasa diam di tempat. 6. Bereksperimen Dengan Cara Anda Sendiri Bereksperimen dengan materi perkembangan diri anda; tidak berkomitmen untuk mempelajari atau mempraktekkan serta mengembangkannya secara konsisten sebagai bagian keseharian anda. Mungkin anda merasa perubahan yang sedang anda coba lakukan terlalu sulit, atau tidak layak untuk anda lakukan, sehingga anda tidak berkomitmen untuk melakukannya. 7. Memiliki Ekspektasi yang Tidak Beralasan Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya informasi. Kadang dalam jumlah informasi serta kualitas informasi yang anda miliki. Ketika pertama kali anda memulai, anda mungkin merasa bahwa hanya dengan membaca sebuah buku akan menyelesaikan semua masalah anda. Tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang bisa anda peroleh akan membuat anda kecewa dan seperti seorang pecundang tanpa alasan yang baik, hingga akhirnya anda menyerah. Salah satu metode yang saya gunakan untuk mengeluarkan diri saya dari kondisi tersebut adalah dengan mengembangkan kebiasaan “mengkonsumsi” materi motivasi setiap saat, baik dalam bentuk buku, blog atau CD audio.. 8. Kegagalan Untuk Atau Tidak Berkeinginan Untuk Memahami Diri Anda Sendiri Untuk mengubah diri anda; anda harus memahami proses yang terjadi di dalam diri anda. Bagaimana emosi anda bekerja, ego anda bekerja, bagaimana pengalaman masa lalu serta kebiasaan anda dapat mempengaruhi anda. Serta apa yang bisa anda lakukan mengenai hal-hal tersebut. Bagaimana anda bisa membantu diri anda sendiri. Bahkan jika anda berusaha mengubah bagian diri anda yang benar-benar ingin
    • anda ubah.. 9. Tidak Mengambil Tanggung Jawab Atas Diri Anda Sendiri Hal ini sangatlah penting. Jangan salahkan orang lain. Andalah yang dapat melakukan perubahan tersebut. F. Dua Tipe Pola Pikir . JENIS-JENIS POLA PIKIR (MINDSET): (1) Pola Pikir Statis ( fixed mindset ), yaitu pola pikir yang tidak dapat ditingkatkan. Ini adalah pola pikir yang negatif, pesimis , tidak percaya diri , puas dengan keadaan yg sekarang, dsb. Pola Pikir Berkembang ( growth mindset ), yaitu pola pikir (pandangan) yang dapat dikembangkan melalui praktik, pelatihan, cara/metode yang tepat. Ini adalah pola pikir yang positif dan optimis, selalu ingin berusaha, berjuang terus, percaya bahwa bisa lebih maju, dsb. POLA PIKIR TETAP = FIXED MIND = POLA PIKIR TERTUTUP = POLA PIKIR NEGATIF = INI YANG BANYAK KITA JUMPAI POLA PIKIR BERKEMBANG = GROWTH MIND = POLA PIKIR TERBUKA = POLA PIKIR POSITIF INI YANG KITA HARAPKAN JENIS ATAU MACAM POLA PIKIR (2) POLA PIKIR DINAMIS (MINDSET) Merasa bisa berubah Bisa menjabat lebih tinggi asal berusaha dan bekerja dgn baik Bisa pandai asal mau belajar Bisa ber - ada asal berusaha Bisa lebih mampu asal belajar Rajin dan giat bekerja Mempunyai rasa percaya diri Mampu bekerjasama Toleran dan terbuka Loyal dan dapat dipercaya Jujur dan apa adanya Berani menerima tantangan Optimis Berpikir positif Rumput itu akan saya potong secara teratur/rutin. Dll Merasa tidak bisa berubah Merasa ditakdirkan sebagai orang rendahan Merasa diri orang bodoh Merasa ditakdirkan miskin Merasa berkemampuan terbatas Suka bermalas-malasan Kurang percaya diri Biasa bekerja sendiri Egois dan tertutup Menentang dan suka berbohong Suka menipu (mark up) Menarik diri dan suka keajegan Pesimis Berpikir negatif Rumput itu tumbuh dengan cepat, percuma saja saya potong karena toh akan tumbuh lagi Dll Pola Pikir Tetap Pola Pikir Berkembang G. Faktor Penghambat Manusia digolongkan menjadi 2: 1. Manun kegagalan adalah pembelajar dan 2. Manusia bukan pembelajar. Jika manusia berpedoman bahwa kesalahan dan kegagalan adalah pembelajaran, maka manusia tersebut akan muncul motivasi
    • untuk mengembangkan dan membenahi kekurangannya sehingga kelak akan mencapai suatu kesuksesan, dan menyadari kesuksesan adalah suatu hal yang bias diraih melalui perjuangan dan kerja keras yang tidak murah. Adapun manusia bukan pembelajar adalah ketika mengalami suatu kegagalan sudah merasa putus asa, gagal yang tidak berujung, merasa tidak berguna. Hal ini sangat menghambat dalam pengembangan pola piker yang positif. Berkaitan dengan hal itu mari kita simak pepatah yang penting tentang pola pikir: satu hal yang sangat penting untuk kita ketahui adalah bahwa dalam dunia yang serba tidak pasti ini bahaya terbesar yang dapat mengancam kehidupan kita tidak selalu muncul dalam bentuk seperti binatang buas, pencuri, perampok, atau bahkan teroris melainkan fikiran kita.
    • BAB II PEMBAHASAN Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran anda. Pikiran positif menghadirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan anda. Apapun yang pikiran anda harapkan, pikiran positif akan mewujudkannya. Jadi berpikir positif juga merupakan sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik serta menguntungkan. Tidak semua orang menerima atau mempercayai pola berpikir positif. Beberapa orang menganggap berpikir positif hanyalah omong kosong, dan sebagian menertawakan orang-orang yang mempercayai dan menerima pola berpikir positif. Diantara orang- orang yang menerima pola berpikir positif, tidak banyak yang mengetahui cara untuk menggunakan cara berpikir ini untuk memperoleh hasil yang efektif. Namun, dapat dilihat pula bahwa semakin banyak orang yang menjadi tertarik pada topik ini, seperti yang dapat dilihat dari banyaknya jumlah buku, kuliah, dan kursus mengenai berpikir positif. Topik ini memperoleh popularitas dengan cepat. Kita sering mendengar orang berkata: “Berpikirlah positif!”, yang ditujukan bagi orang-orang yang merasa kecewa dan khawatir. Banyak orang tidak menganggap serius kata-kata tersebut, karena mereka tidak mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut, atau menganggapnya tidak berguna dan efektif. Berapa jumlah orang yang anda kenal, yang memiliki waktu untuk memikirkan kekuatan dari berpikir positif? Cerita berikut mengilustrasikan bagaimana kekuatan berpikir positif bekerja: Beno mengajukan lamaran kerja, namun kepercayaan dirinya rendah, dan dia menganggap dirinya gagal dan tidak layak memperoleh kesuksesan, ia merasa yakin bahwa ia tidak akan memperoleh pekerjaan tersebut. Ia memiliki pikiran negatif terhadap dirinya sendiri, dan percaya bahwa calon pegawai yang lain lebih baik dan lebih memenuhi syarat dibandingkan dirinya. Beno memperoleh sikap ini karena pengalaman buruk yang ia peroleh dari wawancara pekerjaan yang telah ia ikuti sebelumnya. Pikirannya dipenuhi dengan pikiran-pikiran negatif dan rasa takut atas pekerjaan tersebut selama satu minggu penuh sebelum ia akan diwawancara. Ia yakin ia akan ditolak. Pada hari wawancara ia bangun terlambat, rasa takutnya menjadi kenyataan. Ia mendapati kemeja yang akan ia kenakan kotor, dan kemejanya yang lain
    • harus disetrika. Dan karena ia sudah terlambat, ia memutuskan untuk mengenakan kemeja yang kusut. Selama wawancara, ia merasa tegang, menunjukkan sikap negatif, khawatir mengenai kemejanya, dan merasa lapar karena ia tidak memiliki cukup waktu untuk sarapan. Semua hal ini menyebabkan pikirannya teralihkan dan sulit baginya untuk fokus pada wawancara. Sikapnya secara keseluruhan menimbulkan kesa yang buruk, dan sebagai akibatnya rasa takutnya menjadi kenyataan dan tidak memperoleh pekerjaan tersebut. Budi juga mengajukan lamaran atas pekerjaan yang sama, namun ia menyikapinya secara berbeda. Ia merasa yakin bahwa ia akan memperoleh pekerjaan tersebut. Satu minggu sebelum wawancara, ia sering memvisualisasikan dirinya memperoleh pekerjaan tersebut. Malam hari sebelum wawancara, ia menyiapkan pakaian yang akan ia kenakan dan tidur lebih awal dari biasanya. Pada hari wawancara, ia bangun lebih awal dari baiasanya, sehingga ia memiliki cukup waktu untuk sarapan, lalu tiba di tempat wawancara sebelum jadwal. Ia memperoleh pekerjaan tersebut karena ia berpikir positif terhadap hal-hal yang ia lakukan. Tentunya ia juga memenuhi persyaratan untuk memperoleh pekerjaan tersebut, sama halnya dengan Beno. Apa yang bisa kita pelajari dari dua cerita tersebut? Apakah ada sihir yang digunakan dalam cerita tersebut? Tidak, semuanya merupakan hal yang alami. Jika kita memiliki sikap yang positif, sikap-sikap tersebut akan menghasilkan perasaan-perasaan yang positif, gambaran-gambaran yang konstruktif, dan kita akan melihat dalam mata pikiran kita apa yang kita inginkan. Hal ini akan memberikan pencerahan, lebih banyak kekuatan, dan kebahagiaan. Diri anda juga akan memancarkan kebaikan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Bahkan pikiran positif juga akan memberikan beragam manfaat bagi kesehatan anda. Kita berjalan tegak dan suara kita lebih berwibawa. Bahasa tubuh kita menunjukkan perasaan kita. Pikiran Positif dan Negatif Menular Setiap dari kita mempengaruhi orang-orang yang kita temui, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini terjadi secara naluriah, dalam pikiran bawah sadar anda, yang terpancar melalui pikiran dan perasaan, serta bahasa tubuh kita. Orang di
    • sekeliling kita dapat merasakan aura kita dan dipengaruhi oleh pikiran kita, juga sebaliknya. Wajarkah jika kita ingin berada di sekitar orang-orang yang positif dan menghindari orang-orang yang negatif? Orang lebih tergerak untuk membantu kita jika kita bersikap positif, dan mereka tidak menyukai dan menghindari siapapun yang bersikap negatif. Pikiran-pikiran, kata-kata, dan sikap negatif akan menghasilkan mood serta tindakan yang negatif dan tidak menyenangkan. Semua hal ini akan berujung pada kegagalan, frustrasi, dan kekecewaan. Instruksi-Instruksi Praktis Untuk merubah pikiran anda menjadi positif, diperlukan latihan dan kemauan untuk merubah diri anda karena sikap dan pola pikir tidak dapat berubah dalam sekejap. Simaklah topik berikut, pikirkan keuntungan yang akan anda peroleh dan ajaklah diri anda untuk mencobanya. Kekuatan pikiran merupakan kekuatan dahsyat yang selalu membentuk kehidupan kita. Proses pembentukkan biasanya dilakukan di dalam pikiran bawah sadar kita, namun sangatlah mungkin untuk melakukan proses tersebut secara sadar. Meskipun usulan tersebut terdengar cukup aneh; cobalah untuk melakukannya, karena anda tidak akan merasa rugi; sebaliknya anda akan memperoleh banyak hal. Acuhkan apapun pendapat orang lain tentang diri anda ketika anda mengubah pola pikir anda. Selalu visualisasikan situasi yang menguntungkan dan bermanfaat bagi anda. Gunakan kata-kata positif dalam suara hati anda atau ketika anda berbicara dengan orang lain. Tersenyumlah sedikit lebih banyak, karena senyuman akan membantu anda untuk berpikir lebih positif. Abaikan perasaan malas atau keinginan untuk berhenti. Jika anda bertahan, anda akan berubah pola pikir anda. Saat pikiran negatif memasuki pikiran anda, anda harus mewaspadainya dan menggantikan pikiran tersebut dengan pikiran yang lebih konstruktif. Pikiran negatif akan mencoba memasuki pikiran anda lagi, dan sekali lagi anda harus menggantikannya dengan pikiran positif. Seakan-akan anda dua gambar di depan anda,
    • dan anda memilih untuk melihat salah satu gambar tersebut dan mengabaikan gambar yang lain. Jika tiba-tiba merasakan perlawanan dari dalam diri anda ketika anda berusaha mengganti pikiran-pikiran negatif tersebut, jangan menyerah. Tetap fokuskan diri anda pada pikiran-pikiran yang positif dan menyenangkan. Terlepas dari keadaan anda saat ini, berusahalah untuk berpikirlah positif. Pikirkan hasil serta situasi yang menguntungkan anda, dan keadaan akan berubah sesuai dengan pikiran anda. Perubahan ini tentunya membutuhkan waktu, namun pada akhirnya perubahan akan terjadi. Metode lain yang bisa anda lakukan adalah melakukan afirmasi berulang kali. Afirmasi merupakan metode yang menyerupai visualisasi, secara lebih kreatif, dan keduanya bisa digunakan secara bersamaan. Selamat Berpikir Positif! BAB II KESIMPULAN
    • 1. Mind set itu sangat penting bagi seseorang dalam memandang suatu persoalan atau suatu kasus dengan berfikir positif yang merupakan suatu sugesti dalam menumbuhkan dan mengoptimalkan potensi seseorang secara maksimal. 2. Mind set itu sangat urgent sehingga kita harus bisa mengelola pola pikir kita, sehingga kita janganlah mudah mengambil suatu kesimpulan atau keputusan secara sempit, sehingga kita perlu mengamati, menganalisa bahan secara utuh, komprehensif sehingga bisa menyimpulkan dengan fakta yang benar dan positif. 3. Perlu adanya suatu keyakinan yang kuat dalam diri dalam keberhasilan kita supaya bisa memaksimalkan potensi kita .