• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Pengertian teori belajar konstruktivistik
 

Pengertian teori belajar konstruktivistik

on

  • 7,103 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,103
Views on SlideShare
7,103
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
89
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pengertian teori belajar konstruktivistik Pengertian teori belajar konstruktivistik Presentation Transcript

    • TeoriKonstruktivistik Kelompok 3B: 1. Ika karunia P. 2. Ayu Surya A. 3. Rizki Amelia
    • Pengertian Teori Belajar Konstruktivistik
    • Belajar ??? ≠ Menghafal = Konstruksi≠ Hasil Pemberian Diri Sendiri
    • Peran Guru ??? Membantu Mengendalikan• Menumbuhkan kemandirian dengan menyediakan kesempatan untuk mengambil keputusan dan bertindak.• Menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan dan bertindak, dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa.• Menyediakan sistem dukungan yang memberikan kemudahan belajar agar siswa mempunyai peluang optimal untuk berlatih.
    • Ciri-ciri• Menekankan pada proses belajar, bukan proses mangajar.• Mendorong terjadinya kemandirian dan inisiatif belajar pada siswa.• Menghargai peranan pengalaman kritis dalam belajar.• Mendorong berkembangnya rasa ingin tahu secara alami pada siswa.• Peniaian belajar lebih menekankan pada kinerja dan pemahaman siswa.• Sangat mendukung terjadinya belajar kooperatif.• Melibatkan siswa dalam situasi dunia nyata.
    • Tujuan• Adanya motivasi untuk siswa bahwa belajar adalah tanggung jawab siswa itu sendiri.• Mengembangkan kemampuan siswa untuk mengejutkanpertanyaan dan mencari sendiri pertanyaannya.• Membantu siswa untuk mengembangkan pengertian daan pemahaman konsep secara lengkap.• Mengembangkan kemampuan siswa untuk menjadi pemikir yang mandiri.• Lebih menekankan pada proses belajar bagaimana belajar itu.
    • Tokoh-tokoh Teori Konstruktivistik
    • Jean Piaget• Dikenal dengan nama konstruktivistik kognitif (personal constructivism). Teori ini memiliki fokus perhatian pada bangkitnya dan dimilikinya schemata—skema bagaimana seseorang mengenal dunia—dalam saat "tingkatan- tingkatan perkembangan", ketika anak-anak menerima cara baru bagaimana secara mental merepresentasikan informasi.• Pengetahuan tidak diperoleh secara pasif oleh seseorang, melainkan melalui tindakan.
    • • Ada empat konsep dasar yang diperkenalkan oleh Piaget, yaitu:1. Schemata adalah suatu struktur kognitif yang slalu berkembang dan berubah, karena proses asimiliasi dan proses akomodasi aktif serta dinamis.2. Asimilasi adalah proses penyesuian informasi yang akan diterima sehingga menjadi sesuatu yang dikenal oleh siswa3. Akomodasi adalah penempatan informasi yang sudah di ubah dalam schemata yang sudah ada4. Equilibrium (keseimbangan) adalah sebuah proses adaptasi oleh individu terhadap lingkungan individu, agar berusaha untuk mencapai struktural mental atau schemata yang stabil atau seimbang antara asimilasi dan akomodasi.
    • Von Vigotsky• menekankan pada sosiokultural dan pembelajaran.• Kostrukstivisme sosial Vigotsky meyakini bahwa interaksi sosial, unsur budaya, dan aktivitas yang membentuk pengembangan dan pembelajaran individu.• Menurut teori Vygosky untuk dapat menjelaskan bagaimana pengetahuan dibentuk, maka dirangkum dalam dua penjelasan yang bertahap.
    • • Zone Of Proximal Development adalah jarak antara perkembangan sesungguhnya dengan tingkat perkembangan potensial dimana siswa mampu mengkonstruksikan pengetahuan dibawah bimbingan orang dewasa.
    • Teori Jhon Dewey dan Von Graselfeld• Bahwa pandangan penganut konstruktivisme mengenai belajar meliputi serangkaian teori yang membagi perespektif umum bahwa pengetahuan dikonstruksi oleh pembelajar bukan ditransfer ke pembelajar.