REAKSI PENATAAN ULANG 
REAKSI PENATAAN ULANG 
Reaksi penataan ulang 
adalah reaksi penataan 
kembali struktur 
molekul untuk 
membentuk struktur 
molekul yang baru yang 
berbeda dengan 
struktur molekul yang 
semula. Reaksi ini dapat 
terjadi apabila suatu 
senyawa ditambah 
senyawa lain dan 
diperlukan pada kondisi 
khusus. 
Ciri khas dari reaksi penataan 
ulang ditandai oleh adanya suatu 
gugus yang berpindah dari suatu 
atom ke atom yang lain dalam 
suatu molekul. Sebagian besar 
perpindahan (migrasi) tersebut 
adalah dari suatu atom ke atom 
yang lain yang berdampingan, 
sehingga dinamakan ”perpindahan 
– 1,2”.
Penataan Ulang Pinacol-Pinacolone 
HO 
H3C C 
H3C 
OH 
C CH3 
CH3 
H2SO4 
CH3 
H3C C 
CH3 
C 
CH3 
O 
+ H2O 
Pinacol Pinacolone 
Asam terkatalis dehidrasi dari 1,2-diol biasanya 
merupakan penataan ulang dengan pembentukan 
keton. Pada tahun 1860 Fittig mengamati bahwa 
ketika 2,3-dimetilbutana-2,3-diol (pinacol) 
direaksikan dengan asam sulfat panas 30%, 3,3- 
dimetil-2-butanon (umumnya dikenal sebagai 
pinacolone) terbentuk. Reaksi asam terkatalis 
dehidrasi ini melibatkan penyusunan kembali 1,2- 
diol disebut penataan ulang pinacol-pinacolone.
Penataan Ulang Curtius 
Penataan ulang termal pada asam 
azida non polar seperti kloroform, 
benzena atau eter untuk suatu 
isosianat, dikenal sebagai penataan 
ulang Curtius. Proses hidrolisis pada 
isosianat menghasilkan amina primer. 
Reaksi perubahan asam azida ke 
amina ditandai dengan hilangnya 
karbon.
Asam azida diperlukan sebagai 
bahan dasar, yang dapat dibuat 
dengan cara mereaksikan azida 
natrium klorida pada asam atau 
dengan mereaksikan asam nitrit 
pada asam hidrazid.

Reaksi penataan ulang

  • 1.
    REAKSI PENATAAN ULANG REAKSI PENATAAN ULANG Reaksi penataan ulang adalah reaksi penataan kembali struktur molekul untuk membentuk struktur molekul yang baru yang berbeda dengan struktur molekul yang semula. Reaksi ini dapat terjadi apabila suatu senyawa ditambah senyawa lain dan diperlukan pada kondisi khusus. Ciri khas dari reaksi penataan ulang ditandai oleh adanya suatu gugus yang berpindah dari suatu atom ke atom yang lain dalam suatu molekul. Sebagian besar perpindahan (migrasi) tersebut adalah dari suatu atom ke atom yang lain yang berdampingan, sehingga dinamakan ”perpindahan – 1,2”.
  • 2.
    Penataan Ulang Pinacol-Pinacolone HO H3C C H3C OH C CH3 CH3 H2SO4 CH3 H3C C CH3 C CH3 O + H2O Pinacol Pinacolone Asam terkatalis dehidrasi dari 1,2-diol biasanya merupakan penataan ulang dengan pembentukan keton. Pada tahun 1860 Fittig mengamati bahwa ketika 2,3-dimetilbutana-2,3-diol (pinacol) direaksikan dengan asam sulfat panas 30%, 3,3- dimetil-2-butanon (umumnya dikenal sebagai pinacolone) terbentuk. Reaksi asam terkatalis dehidrasi ini melibatkan penyusunan kembali 1,2- diol disebut penataan ulang pinacol-pinacolone.
  • 3.
    Penataan Ulang Curtius Penataan ulang termal pada asam azida non polar seperti kloroform, benzena atau eter untuk suatu isosianat, dikenal sebagai penataan ulang Curtius. Proses hidrolisis pada isosianat menghasilkan amina primer. Reaksi perubahan asam azida ke amina ditandai dengan hilangnya karbon.
  • 4.
    Asam azida diperlukansebagai bahan dasar, yang dapat dibuat dengan cara mereaksikan azida natrium klorida pada asam atau dengan mereaksikan asam nitrit pada asam hidrazid.