Kelompok
    3
   • Arief Budiman            115040019
   • Sheila Fathonah S        115040018
   • Lia Kamaliah             115040021
• Restu Handayani                115040065
   • Rini Herliyanti          115040006
   • Rizki Andini             115040057
   • Ati Herawati             115040003
   • Rosmayasari W            115040209
               Biologi A 2011
Zoologi Invertebrata
       Phyllum Coelenterata

 Definisi
                  Tipe
                            Klasifikasi
Ciri umum
               Cara Makan
                             Peranan
Sifat & Ciri   Reproduksi
  khusus
COELENTERATA
      Definisi

                                   Kata Coelenterata berasal dari bahasa Yunani:
     Coilos : rongga, dan entero : usus. Jadi COELENTERON artinya rongga yang berfungsi sebagai usus. Coelenter
                              ata hidupnya di perairan laut maupun air tawar, contoh hydra.



     Ciri Umum

1.   Hewan bersel banyak (multiseluler)
2.   Tubuh radial simetris (2 lapis sel), ektoderm dan endoderm. Diantaranya ada rongga (mesoglea)
3.   Bentuk seperti tabung (polip) dan seperti mangkok (medusa)
4.   Di atas tubuh terdapat mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa dan bergerak. Tentakel punya sel racun (knid
     oblast) atau sel penyengat (nematosis)
5.   Punya rongga gastrovaskuler untuk pencernaan
6.   Sistem pernapasan dengan cara difusi (seluruh permukaan tubuh), kecuali Anthozoa dan Sifonoglia
7.   Sistem saraf difus (baur)
8.   Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan), vegetatif pada fase polip dan generatif pada fase medusa
Sifat dan Ciri Khusus



      Umumnya hidup di daerah perairan laut.
     Memiliki system saraf tersebar atau diffus.
Tidak mempunyai sistem pernapasan, eksresi, dan si
                stem peredaran darah.
Dalam kehidupannya atau dalam daur hidupnya me
miliki atau mengalami dua bentuk tubuh (dimorfisme
               ), yaitu polip dan medusa.
         Tipe nutrisi holozoik dan saprozoik.
   Reproduksi dengan cara seksual dan aseksual.
    Tubuh di organisasi dalam tingkat jaringan.
Tipe Morfologi



                            POLIP
Umumnya hidup soliter (sendiri), tapi ada pula yang memben-tu
k koloni. Melekat pada dasar perairan, tidak dapat bergerak b
ebas. Tubuh atas membesar, di alamnya terdapat rongga gastr
ovaskuler yang fungsinya sebagai usus. Di bagian atas terdapat
 mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa. Polip merupakan
               fase vegetatif pada coelenterata




                                                      MEDUSA
Fase medusa merupakan fase generatif (seksual), dimana pada fase ini mengha-silkan sel telur dan sel sperma. Medusa dap
at melepaskan diri dari induk dan berenang bebas di perairan. Bentuknya seperti payung dan punya tentakel yang melambai
                                   -lambai. Kita biasa menamakannya dengan ubur-ubur
Cara Makan


            Coelenterata hidup di perairan yang jernih yang mengandung partik
            el-pertikel organik, plankton atau hewan-hewan kecil. Jika terdapat
            hewan kecil, misal jentik nyamuk menempel pada tentakel dan meng
            e-nai sel knidoblast, maka sel tersebut mengeluarkan racun. Jentik
            akan lemas lalu tentakel membawanya ke mulut.



Di bawah mulut terdapat kerong-kongan pendek
lalu masuk ke rongga gastrovaskuler untuk dicer
na secara ekstraseluler (luar sel). Sel-sel endoder
ma menyerap sari-sari makanan. Sisa-sisa makana
n akan dimuntahkan melalui mulut.
Reproduksi

                          • 1. ASEKSUAL (VEGETATIF)
• Dilakukan dengan membentuk kuncup pada kaki pada fa
   se polip. Makin lama makin besar, lalu membentuk tenta
   kel. Kuncup tumbuh disekitar kaki sampai besar hingga i
   nduknya membuat kuncup baru. Semakin banyak lalu me
                                                njadi koloni
• 2. SEKSUAL (GENERATIF)
• Dilakukan dengan peleburan sel sperma dengan sel ovum
  (telur) yang terjadi pada fase medusa. Letak testis di de
  kat tentakel sedangkan ovarium dekat kaki. Sperma mas
  ak dikeluarkan lalu berenang hingga menuju ovum. Ovum
  yang dibuahi akan membentuk zigot. Mula-mula zigot tu
  mbuh di ovarium hingga menjadi larva. Larva bersilia (pla
  nula) berenang meninggalkan induk dan membentuk polip
  di dasar perairan.
Aseksual (vegetatif)   Seksual (generatif)
KLASIFIKASI COELENTERATA




Kelas Hydrozoa
memiliki ciri-ciri :

Bentuk tubuhnya seperti ular air.
Hidup di air tawar secara polip maupun medusa.
Contoh yang umum dari kelas ini adalah Hydra sp.
Hydra
Bergerak dengan cara melekukkan badannya seperti ulat jengkal.
Pencernaan makanan dengan cara ekstraseluler di dalam rongga gastrovas
kuler, dan intraselluler di dalam vakuola sel gastrodermis.
Reproduksi secara aseksual: membentuk tunas, dan seksual: peleburan an
tara sperma dan ovum.
Bentuk tubuh seperti silinder yang mulutnya terletak pada bagian atas tu
buhnya yang dinamakan hypostom.
Spesies Hydra sp
2. Kelas Scypozoa
   Scypozoa berasal dari kata
   scyphos = mangkuk, dan zoon = hewan
   Ciri-cirinya:
   a. Bentuk tubuh seperti mangkuk.
   b. Hidup di laut.
   c. Bagian tepi tubuhnya dikelilingi oleh tentakel.
   d.Disekitar mulutnya terdapat empat lengan yang dilengkapi oleh n
    ematikist.
  e. Alat pencernaannya berupa saluran bercabang.
  f. Sistem sarafnya berupa anyaman.
  g. Contoh yang umum di Indonesia, adalah Aurelia sp. dan Obelia s
    p.
Spesies Aurelia aurita
Daur hidup Aurelia aurita
Daur hidup obelia sp
3. Kelas Anthozoa
     Anthozoa berasal dari kata:
     anthos = bunga, dan zoon = binatang
     Ciri-cirinya:
     a.Seluruhnya hidup di laut.
     b.Contoh speciesnya diantaranya : Achrophora sp., Meandri
      na sp., Fungia sp. Fevia sp.
   c.Yang paling umum dipelajari adalah anemon laut dan koral.
   d.Anemon laut ukuran tubuhnya ada yang besar ada yang ke
     cil.
• Spesies Coral sp                 spesies Madreporaria sp
Spesialisasi spesies
 Spesies: koral
  Calcigorgia spiculifera
                            Anggota dari ordo Medreporaria adalah
                            binatang karang.
                            Ciri-cirinya:
                            a. Tumbuh membentuk masa yang kaku
                               dan kuat
                            b. Menjadi tempat hidup diantara beber
                               apa jenis hewan lain
                            c. Organisme koral mirip dengan polip a
                               nemon laut, hanya ukurannya jauh leb
                               uh kecil,
                            d. Memiliki tentakel
                            e. Sedikit berotot,
                            f. Tidak memiliki pedal disk.
                            g. Generasi dari koloni polip-polip ini men
                               ghasilkan karang kapur.
 Spesies: Anemonia viridis (Anemon Laut)
                        Ciri-ciri:
                   a.Tubuh silinder dan pendek.
                   b.Pada permukaan atas di sekitar permukaa
                     n mulut terdapat tentakel .
                   c.Bagian dasar berfungsi untuk melekatkan
                     diri pada substrat.
                   d.Makanan anemon laut berupa Mollusca
                     , Crustaceae, dan Invertenrata lainnya.
                   e.Alat reproduksinya berumah dua dengan f
                     ertilisasi eksternal.
Morfologi Anemon
PERANAN COELENTERATA


a. Untuk melindungi pantai dari hantaman gelombang laut
b. Tempat berkembangbiak berbagai jenis ikan
c. Ada yang dipakai sebagai perhiasan, misalnya akar bahar dan kor
   al
d. Ada yang dipakai sebagai bahan kapur, misalnya batu karang
e. Sebagai taman laut untuk rekreasi
Power Point Coelenterata

Power Point Coelenterata

  • 1.
    Kelompok 3 • Arief Budiman 115040019 • Sheila Fathonah S 115040018 • Lia Kamaliah 115040021 • Restu Handayani 115040065 • Rini Herliyanti 115040006 • Rizki Andini 115040057 • Ati Herawati 115040003 • Rosmayasari W 115040209 Biologi A 2011
  • 2.
    Zoologi Invertebrata Phyllum Coelenterata Definisi Tipe Klasifikasi Ciri umum Cara Makan Peranan Sifat & Ciri Reproduksi khusus
  • 3.
    COELENTERATA Definisi Kata Coelenterata berasal dari bahasa Yunani: Coilos : rongga, dan entero : usus. Jadi COELENTERON artinya rongga yang berfungsi sebagai usus. Coelenter ata hidupnya di perairan laut maupun air tawar, contoh hydra. Ciri Umum 1. Hewan bersel banyak (multiseluler) 2. Tubuh radial simetris (2 lapis sel), ektoderm dan endoderm. Diantaranya ada rongga (mesoglea) 3. Bentuk seperti tabung (polip) dan seperti mangkok (medusa) 4. Di atas tubuh terdapat mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa dan bergerak. Tentakel punya sel racun (knid oblast) atau sel penyengat (nematosis) 5. Punya rongga gastrovaskuler untuk pencernaan 6. Sistem pernapasan dengan cara difusi (seluruh permukaan tubuh), kecuali Anthozoa dan Sifonoglia 7. Sistem saraf difus (baur) 8. Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan), vegetatif pada fase polip dan generatif pada fase medusa
  • 4.
    Sifat dan CiriKhusus Umumnya hidup di daerah perairan laut. Memiliki system saraf tersebar atau diffus. Tidak mempunyai sistem pernapasan, eksresi, dan si stem peredaran darah. Dalam kehidupannya atau dalam daur hidupnya me miliki atau mengalami dua bentuk tubuh (dimorfisme ), yaitu polip dan medusa. Tipe nutrisi holozoik dan saprozoik. Reproduksi dengan cara seksual dan aseksual. Tubuh di organisasi dalam tingkat jaringan.
  • 5.
    Tipe Morfologi POLIP Umumnya hidup soliter (sendiri), tapi ada pula yang memben-tu k koloni. Melekat pada dasar perairan, tidak dapat bergerak b ebas. Tubuh atas membesar, di alamnya terdapat rongga gastr ovaskuler yang fungsinya sebagai usus. Di bagian atas terdapat mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa. Polip merupakan fase vegetatif pada coelenterata MEDUSA Fase medusa merupakan fase generatif (seksual), dimana pada fase ini mengha-silkan sel telur dan sel sperma. Medusa dap at melepaskan diri dari induk dan berenang bebas di perairan. Bentuknya seperti payung dan punya tentakel yang melambai -lambai. Kita biasa menamakannya dengan ubur-ubur
  • 6.
    Cara Makan Coelenterata hidup di perairan yang jernih yang mengandung partik el-pertikel organik, plankton atau hewan-hewan kecil. Jika terdapat hewan kecil, misal jentik nyamuk menempel pada tentakel dan meng e-nai sel knidoblast, maka sel tersebut mengeluarkan racun. Jentik akan lemas lalu tentakel membawanya ke mulut. Di bawah mulut terdapat kerong-kongan pendek lalu masuk ke rongga gastrovaskuler untuk dicer na secara ekstraseluler (luar sel). Sel-sel endoder ma menyerap sari-sari makanan. Sisa-sisa makana n akan dimuntahkan melalui mulut.
  • 7.
    Reproduksi • 1. ASEKSUAL (VEGETATIF) • Dilakukan dengan membentuk kuncup pada kaki pada fa se polip. Makin lama makin besar, lalu membentuk tenta kel. Kuncup tumbuh disekitar kaki sampai besar hingga i nduknya membuat kuncup baru. Semakin banyak lalu me njadi koloni • 2. SEKSUAL (GENERATIF) • Dilakukan dengan peleburan sel sperma dengan sel ovum (telur) yang terjadi pada fase medusa. Letak testis di de kat tentakel sedangkan ovarium dekat kaki. Sperma mas ak dikeluarkan lalu berenang hingga menuju ovum. Ovum yang dibuahi akan membentuk zigot. Mula-mula zigot tu mbuh di ovarium hingga menjadi larva. Larva bersilia (pla nula) berenang meninggalkan induk dan membentuk polip di dasar perairan.
  • 8.
    Aseksual (vegetatif) Seksual (generatif)
  • 9.
    KLASIFIKASI COELENTERATA Kelas Hydrozoa memilikiciri-ciri : Bentuk tubuhnya seperti ular air. Hidup di air tawar secara polip maupun medusa. Contoh yang umum dari kelas ini adalah Hydra sp. Hydra Bergerak dengan cara melekukkan badannya seperti ulat jengkal. Pencernaan makanan dengan cara ekstraseluler di dalam rongga gastrovas kuler, dan intraselluler di dalam vakuola sel gastrodermis. Reproduksi secara aseksual: membentuk tunas, dan seksual: peleburan an tara sperma dan ovum. Bentuk tubuh seperti silinder yang mulutnya terletak pada bagian atas tu buhnya yang dinamakan hypostom.
  • 10.
  • 11.
    2. Kelas Scypozoa Scypozoa berasal dari kata scyphos = mangkuk, dan zoon = hewan Ciri-cirinya: a. Bentuk tubuh seperti mangkuk. b. Hidup di laut. c. Bagian tepi tubuhnya dikelilingi oleh tentakel. d.Disekitar mulutnya terdapat empat lengan yang dilengkapi oleh n ematikist. e. Alat pencernaannya berupa saluran bercabang. f. Sistem sarafnya berupa anyaman. g. Contoh yang umum di Indonesia, adalah Aurelia sp. dan Obelia s p.
  • 12.
  • 13.
  • 14.
  • 15.
    3. Kelas Anthozoa Anthozoa berasal dari kata: anthos = bunga, dan zoon = binatang Ciri-cirinya: a.Seluruhnya hidup di laut. b.Contoh speciesnya diantaranya : Achrophora sp., Meandri na sp., Fungia sp. Fevia sp. c.Yang paling umum dipelajari adalah anemon laut dan koral. d.Anemon laut ukuran tubuhnya ada yang besar ada yang ke cil. • Spesies Coral sp spesies Madreporaria sp
  • 16.
    Spesialisasi spesies  Spesies:koral Calcigorgia spiculifera Anggota dari ordo Medreporaria adalah binatang karang. Ciri-cirinya: a. Tumbuh membentuk masa yang kaku dan kuat b. Menjadi tempat hidup diantara beber apa jenis hewan lain c. Organisme koral mirip dengan polip a nemon laut, hanya ukurannya jauh leb uh kecil, d. Memiliki tentakel e. Sedikit berotot, f. Tidak memiliki pedal disk. g. Generasi dari koloni polip-polip ini men ghasilkan karang kapur.
  • 17.
     Spesies: Anemoniaviridis (Anemon Laut) Ciri-ciri: a.Tubuh silinder dan pendek. b.Pada permukaan atas di sekitar permukaa n mulut terdapat tentakel . c.Bagian dasar berfungsi untuk melekatkan diri pada substrat. d.Makanan anemon laut berupa Mollusca , Crustaceae, dan Invertenrata lainnya. e.Alat reproduksinya berumah dua dengan f ertilisasi eksternal.
  • 18.
  • 19.
    PERANAN COELENTERATA a. Untukmelindungi pantai dari hantaman gelombang laut b. Tempat berkembangbiak berbagai jenis ikan c. Ada yang dipakai sebagai perhiasan, misalnya akar bahar dan kor al d. Ada yang dipakai sebagai bahan kapur, misalnya batu karang e. Sebagai taman laut untuk rekreasi