LINGKUP UPT PENDIDIKAN KECAMATAN MARTAPURA KOTA
KAMIS, 17 SEPT 2015
Guru pemula
belum mengenal
sekolah tempat
bertugas
Guru pemula
harus secepat
mungkin
beradaptasi
Guru pemula
butuh teman
tempat bertanya
MENGAPA PROGRAM INDUKSI?
 Undang-undang No. 14 Tahun 2005 (Guru dan
Dosen)
 PermenPAN&RB No. 16 Tahun 2009 (Jabatan
Fungsional Guru)
 Permendiknas No. 27 Tahun 2010 (Program Induksi
bagi Guru Pemula)
UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2005
TENTANG GURU DAN DOSEN:
Bagian V tentang Pembinaan dan Pengembangan:
Pasal 32
(1) Pembinaan dan pengembangan guru meliputi pembinaan
dan pengembangan profesi dan karier.
(3) Pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui jabatan fungsional.
Pasal 33
Kebijakan strategis pembinaan dan pengembangan profesi
dan karier guru pada satuan pendidikan yang
diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, atau
masyarakat ditetapkan dengan Peraturan Menteri.
PERMENPAN NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN
FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA:
Bagian V tentang Pembinaan dan Pengembangan:
Pasal 30
(1) Pegawai Negeri Sipil yang diangkat pertama kali dalam jabaran
fungsional guru harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Berijazah paling rendah sarjana (S1) atau Diploma IV dan bersertifikat
pendidik
b. Pangkat paling rendah Penata Muda golongan ruang IIIa
c. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam DP3 paling rendah
bernilai baik dalam 1 tahun terakhir
d. Memiliki kinerja yang baik yang dinilai dalam masa program induksi
(3) Program induksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d diatur
lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan Nasional.
• Inggris : Mandatory Induction Program untuk seluruh guru
pemula yang kualified. Tidak dapat diangkat sebagai pegawai
jika tidak memenuhi persyaratan memuaskan dalam induksi
• USA (Massachusetts) : Semua sekolah harus memiliki program
induksi untuk seluruh guru-guru di tahun pertama
• Australia : Kewajiban profesional untuk mendukung guru
pemula yang dimuat dalam kebijakan pengembangan
profesional guru
EFEKTIFITAS GURU PRESTASI SISWA HASIL
SANGAT
EFEKTIF
KURANG
EFEKTIF
TINGGI
SEDANG
RENDAH
Setelah satu tahun, guru
yang efektif dapat
meningkatkan prestasi
siswa (53%), setelah tiga
tahun dapat meningkat 83%
Setelah satu tahun, guru
yang kurang efektif dapat
meningkatkan prestasi
siswa (14%), setelah tiga
tahun dapat meningkat 29%
Selisih = lebih dari 50%
Sumber: Dawson dan Billingsley (2000)
JUMLAH GURU YANG AKAN PENSIUN
451.767 guru kan pensiun dalam 10 tahun
mendatang (sumber: SIM NUPTK JUNI 2009)
bila seorang guru pemula mengajar 30 siswa
maka akan ada
13.553.010 siswa diajar guru pemula
APA ITU PROGRAM INDUKSI
orientasi
pelatihan di tempat kerja
pengembangan
praktik pemecahan permasalahan
dalam proses pembelajaran
KEGIATAN
bagi Guru Pemula pada sekolah/madrasah di
tempat tugasnya.
BADAN PSDMPK DAN PMP
Membimbing Guru Pemula agar :
1. Beradaftasi dengan iklim dunia kerja
dan budaya sekolah/madrasah
2. Melaksanakan pekerjaannya sebagai
guru profesional di
sekolah/madrasah
Terkait dengan status kepegawaiannya,
 Bagi guru pemula, PIGP dilaksanakan sebagai
salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan
fungsional guru
 Bagi guru pemula berstatus bukan PNS, PIGP
dilaksanakan sebagai salah satu syarat
pengangkatan sebagai guru tetap.
BADAN PSDMPK DAN PMP
 Keprofesionalan, penyelenggaraan PIGP
didasarkan pada kode etik profesi, sesuai bidang
tugas
 Kesejawatan, atas dasar hubungan kerja dalam
tim
 Akuntabel, dapat dipertanggung jawabkan pada
publik
 Berkelanjutan, dilakukan secara terus menerus
dengan selalu mengadakan perbaikan atas hasil
sebelumnya.
GP CPNS
GP PNS
MUTASI DARI
JABATAN LAIN
GP NON PNS
PESERTA
PIGP
HAKGURU
PEMULA
1. Memperoleh bimbingan
dalam hal :
a.Pelaks. Proses
pembelajaran
b.Pelaks. Proses BK
c.Pelaksanaan tugas lain
yang relevan
2. Memperoleh sertifikat PIGP
KEWAJIBAN
GURUPEMULA 1. Merencanakan, melaksanakan,
menilai dan mengevaluasi hasil
pembelajaran/bimbingan dan
konseling, serta melaksanakan
perbaikan dan pengayaan
2. Melaksanakan pembelajaran
antara 12 hingga 18 jam
tatap muka perminggu, atau
beban bimbingan 75 hingga
100 peserta didik bagi guru
BK.
GURU
PEMULA
BADAN PSDMPK DAN PMP
1. Guru Profesional
2. Mampu bekerjasama dengan baik
3. Mampu berkomunikasi dengan baik
4. Mampu menganalisis dan memberi
saran perbaikan
5. Pengalaman mengajar sekurangnya 5
tahun, jabatan Guru Muda
1. Menciptakan hubungan yg bersifat jujur, memotivasi,
bersahabat, terbuka dengan GP.
2. Memberikan bimbingan dalam proses pembelajaran
3. Melibatkan GP dalam setiap aktivitas sekolah
4. Memberikan dukungan terhadap rencana kegiatan
rencana pengembangan keprofesian GP
5. Memberi kesempatan bagi GP untuk melakukan
observasi pembelajaran guru lain
6. Melaporkan kemajuan dan perkembangan GP kepada
Pengawas Sekolah
7. Memberikan masukan dan saran atas hasil
pembimbingan tahap kedua
1. Melakukan analisis kebutuhan GP
2. Menyiapkan buku pedoman Program Induksi
3. Menunjuk pembimbing
4. Menjadi pembimbing
5. Mengajukan pembimbing dari satuan pendidikan lain
6. Memantau pelaksanaan pembimbingan oleh guru
pembimbing
7. Melakukan pembimbingan thd GP serta saran
perbaikan
8. Melakukan PK GP
9. Menyusun laporan hasil PK
1. Memberikan penjelasan kepada KS, pembimbing
dan GP tentang program induksi.
2. Melatih pembimbing dan KS
3. Menyusun program kepengawasan berkaitan PIGP
4. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan
program
5. Melaksanakan PK GP
6. Memberikan masukan dan saran atas isi Laporan
Hasil PK
Bln-1 Bln 11Bln 2 - 9 Bln 10-11
S1 &
PPG
Need
Analysis
Pelap
oran
Pembimbin
gan
(asesmn-1)
Pembimb
ingan
(asesmn-2)
Jabatan
fungsional
Gr
KS PB
Penunjukan
PB
KS
PS
PB
KS
SERTIFIKA
T PI
Dinas
Pndk/
Kantor
Agama
Jabatan
fungsional
Gr
SERTIFIKA
T PI
DINAS
Pndk/
Kantor
Agama
Minima
l nilai
Baik
YA
tidak
Perpanjang
an induksi
Minima
l nilai
Baik
PNS yg
diberi tugas
mengajar
tanpa
jabatan
fungsional
YA
tid
ak
Dpt diusulkan utk diangkat dl Jab Fung gr bila
tlah dpt nilai min Baik pd th berikutnya.
TAHAP-TAHAP PELAKSANAAN PIGP
Tahap-Tahap Pelaksanaan Program Induksi,
meliputi :
 Persiapan
 Pengenalan sekolah dan lingkungannya
 Pembimbingan
 Penilaian
 Pelaporan
 Penerbitan Sertifikat
Sekolah perlu mempersiapkan sbb :
 Analisis kebutuhan
 Pelatihan PIGP bagi KS dan Pembimbing
 Penyiapan pedoman & Panduan kerja
bagi GP
 Penunjukkan seorang Pembimbing
TAHAP PERSIAPAN
Pada tahap ini dilakukan hal-hal sbb :
 GP kenalkan dg sikon sekolah dan siswa
 GP dibimbing dlm perencanaan,
pelaksanaan dan penilaian pembelajaran
& tugas lainnya
 GP mengamati sikon sekolah dan lingk
 GP mempelajari buku pedoman dan
panduan kerja, ketersediaan dan
penggunaan sarana dan sumber belajar
serta mempelajari kurikulum.
PENGENALAN SEKOLAH DAN
LINGKUNGANNYA
Bimbingan dilakukan dengan cara:
 Memberi motivasi tentang pentingnya tugas
guru;
 Memberi arahan tentang perencanaan
pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta
penilaian hasil belajar siswa;
 Memberi kesempatan untuk melakukan
observasi pembelajaran dengan menggunakan
Lembar Observasi Pembelajaran
PELAKSANAAN
PEMBIMBINGAN
Bimbingan pelaksanaan tugas tambahan
dilakukan dengan cara:
 Melibatkan guru pemula dalam kegiatan-
kegiatan di sekolah;
 Memberi arahan dalam menyusun rencana
dan pelaksanaan program pada kegiatan
yang menjadi tugas tambahan
Lanjutan 1,
PELAKSANAAN
PEMBIMBINGAN
Penilaian dilakukan dalam 2 (dua) tahap :
1. Tahap Pertama
 Dilakukan oleh pembimbing
 Pada bulan ke-2 s.d. bulan ke-9
 Dilaksanakan min. 1 x setiap bulan
 Merupakan penilaian proses
2. Tahap Kedua
 Dilakukan oleh KS dan PS
 Pada bulan ke-10 s.d. bulan ke-11
 Dilaksanakan KS tiga kali & PS dua kali
 Merupakan penilaian hasil
Pra Observasi
 Menyiapkan Lembar Observasi Pembelajaran
bagi pembimbing
 Menyiapkan Lembar Refleksi bagi Guru Pemula
 Pembimbing dan GP berdiskusi, menentukan
dan menyepakati fokus observasi
pembelajaran.
PROSES OBSERVASI
PEMBELAJARAN TAHAP 1
Pelaksanaan Observasi
 Pembimbing melaksanakan observasi
pembelajaran .
 Pembimbing mengisi Lembar Observasi
Pembelajaran
Lanjutan 1,
PROSES OBSERVASI
PEMBELAJARAN TAHAP 1
Pasca Observasi
 Guru pemula mengisi Lembar Refleksi
Pembelajaran.
 Pembimbing dan guru pemula melakukan
refleksi thd proses pembelajaran.
 Pembimbing memberikan salinan Lembar
Observasi Pembelajaran kepada guru pemula
yang telah ditandatangani oleh guru pemula,
pembimbing dan kepala sekolah
Lanjutan 2,
PROSES OBSERVASI
PEMBELAJARAN TAHAP 1
Pra Observasi
 KS/PS menyiapkan Lembar Observasi
Pembelajaran
 Menyiapkan Lembar Refleksi bagi GP
 KS/PS dan GP berdiskusi, menentukan dan
menyepakati fokus observasi pembelajaran.
PROSES OBSERVASI
PEMBELAJARAN TAHAP 2
Pelaksanaan Observasi
 KS/PS melaksanakan observasi
pembelajaran .
 KS/PS mengisi Lembar Observasi
Pembelajaran dengan menilai secara
objektif
Lanjutan 1,
PROSES OBSERVASI
PEMBELAJARAN TAHAP 2
Pasca Observasi
 Guru pemula mengisi Lembar Refleksi
Pembelajaran.
 KS/PS dan guru pemula mendiskusikan hasil
penilaian pada setiap tahap pembelajaran.
 KS/PS memberikan masukan kepada GP
 KS/PS dan GP menandatangani lembar
observasi pembelajaran dan memberikan
salinannya kepada guru pemula
Lanjutan 2,
PROSES OBSERVASI
PEMBELAJARAN TAHAP 2
REKOMENDASI HASIL
PENILAIAN
NON PNS
BAIK
CUKUP
USUL JAFUNG
USUL
PERPANJANGAN
GURU TETAP DG
JAFUNG
CPNS/PNS
MUTASI JAB.
LAIN
BAIK
CUKUP
USUL
PERPANJANGAN
Penyusunan laporan dilaksanakan pada bulan ke-11
Prosedur sebagai berikut:
1. Pembuatan Draft Laporan oleh kepala sekolah
yang didiskusikan dengan pembimbing dan
pengawas.
2. Penentuan Keputusan pada Laporan hasil PK GP
berdasarkan pengkajian penilaian tahap 2 dengan
mempertimbangkan penilaian tahap pertama dan
pelaksanaan tugas lain yang relevan, yang
selanjutnya guru pemula dinyatakan memiliki Nilai
Kinerja dengan Kategori AB, B, C, S, dan K
PELAPORAN
Penyusunan laporan dilaksanakan pada bulan
ke-11
Prosedur sebagai berikut:
1. Penandatanganan Laporan hasil PK GP oleh
kepala sekolah dan pengawas.
2. Pengajuan penerbitan sertifikat oleh Kepsek
kepada Disdik
3. Penyampaian laporan pelaksanaan PIGP
Lanjutan 1, PELAPORAN
1. Penerbitan sertifikat Induksi oleh Disdik
bagi GP.
2. Sertifikat menyatakan bahwa peserta
Program Induksi telah berhasil
menyelesaikan Program Induksi dengan
baik.
PENERBITAN SERTIFIKAT
Pigp presentation
Pigp presentation

Pigp presentation

  • 1.
    LINGKUP UPT PENDIDIKANKECAMATAN MARTAPURA KOTA KAMIS, 17 SEPT 2015
  • 3.
    Guru pemula belum mengenal sekolahtempat bertugas Guru pemula harus secepat mungkin beradaptasi Guru pemula butuh teman tempat bertanya MENGAPA PROGRAM INDUKSI?
  • 4.
     Undang-undang No.14 Tahun 2005 (Guru dan Dosen)  PermenPAN&RB No. 16 Tahun 2009 (Jabatan Fungsional Guru)  Permendiknas No. 27 Tahun 2010 (Program Induksi bagi Guru Pemula)
  • 5.
    UNDANG-UNDANG NOMOR 14TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN: Bagian V tentang Pembinaan dan Pengembangan: Pasal 32 (1) Pembinaan dan pengembangan guru meliputi pembinaan dan pengembangan profesi dan karier. (3) Pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui jabatan fungsional. Pasal 33 Kebijakan strategis pembinaan dan pengembangan profesi dan karier guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat ditetapkan dengan Peraturan Menteri.
  • 6.
    PERMENPAN NOMOR 16TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA: Bagian V tentang Pembinaan dan Pengembangan: Pasal 30 (1) Pegawai Negeri Sipil yang diangkat pertama kali dalam jabaran fungsional guru harus memenuhi syarat sebagai berikut: a. Berijazah paling rendah sarjana (S1) atau Diploma IV dan bersertifikat pendidik b. Pangkat paling rendah Penata Muda golongan ruang IIIa c. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam DP3 paling rendah bernilai baik dalam 1 tahun terakhir d. Memiliki kinerja yang baik yang dinilai dalam masa program induksi (3) Program induksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan Nasional.
  • 7.
    • Inggris :Mandatory Induction Program untuk seluruh guru pemula yang kualified. Tidak dapat diangkat sebagai pegawai jika tidak memenuhi persyaratan memuaskan dalam induksi • USA (Massachusetts) : Semua sekolah harus memiliki program induksi untuk seluruh guru-guru di tahun pertama • Australia : Kewajiban profesional untuk mendukung guru pemula yang dimuat dalam kebijakan pengembangan profesional guru
  • 8.
    EFEKTIFITAS GURU PRESTASISISWA HASIL SANGAT EFEKTIF KURANG EFEKTIF TINGGI SEDANG RENDAH Setelah satu tahun, guru yang efektif dapat meningkatkan prestasi siswa (53%), setelah tiga tahun dapat meningkat 83% Setelah satu tahun, guru yang kurang efektif dapat meningkatkan prestasi siswa (14%), setelah tiga tahun dapat meningkat 29% Selisih = lebih dari 50% Sumber: Dawson dan Billingsley (2000)
  • 9.
    JUMLAH GURU YANGAKAN PENSIUN 451.767 guru kan pensiun dalam 10 tahun mendatang (sumber: SIM NUPTK JUNI 2009) bila seorang guru pemula mengajar 30 siswa maka akan ada 13.553.010 siswa diajar guru pemula
  • 10.
    APA ITU PROGRAMINDUKSI orientasi pelatihan di tempat kerja pengembangan praktik pemecahan permasalahan dalam proses pembelajaran KEGIATAN bagi Guru Pemula pada sekolah/madrasah di tempat tugasnya.
  • 11.
    BADAN PSDMPK DANPMP Membimbing Guru Pemula agar : 1. Beradaftasi dengan iklim dunia kerja dan budaya sekolah/madrasah 2. Melaksanakan pekerjaannya sebagai guru profesional di sekolah/madrasah
  • 12.
    Terkait dengan statuskepegawaiannya,  Bagi guru pemula, PIGP dilaksanakan sebagai salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan fungsional guru  Bagi guru pemula berstatus bukan PNS, PIGP dilaksanakan sebagai salah satu syarat pengangkatan sebagai guru tetap. BADAN PSDMPK DAN PMP
  • 13.
     Keprofesionalan, penyelenggaraanPIGP didasarkan pada kode etik profesi, sesuai bidang tugas  Kesejawatan, atas dasar hubungan kerja dalam tim  Akuntabel, dapat dipertanggung jawabkan pada publik  Berkelanjutan, dilakukan secara terus menerus dengan selalu mengadakan perbaikan atas hasil sebelumnya.
  • 14.
    GP CPNS GP PNS MUTASIDARI JABATAN LAIN GP NON PNS PESERTA PIGP
  • 15.
    HAKGURU PEMULA 1. Memperoleh bimbingan dalamhal : a.Pelaks. Proses pembelajaran b.Pelaks. Proses BK c.Pelaksanaan tugas lain yang relevan 2. Memperoleh sertifikat PIGP
  • 16.
    KEWAJIBAN GURUPEMULA 1. Merencanakan,melaksanakan, menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran/bimbingan dan konseling, serta melaksanakan perbaikan dan pengayaan 2. Melaksanakan pembelajaran antara 12 hingga 18 jam tatap muka perminggu, atau beban bimbingan 75 hingga 100 peserta didik bagi guru BK.
  • 18.
  • 19.
    1. Guru Profesional 2.Mampu bekerjasama dengan baik 3. Mampu berkomunikasi dengan baik 4. Mampu menganalisis dan memberi saran perbaikan 5. Pengalaman mengajar sekurangnya 5 tahun, jabatan Guru Muda
  • 20.
    1. Menciptakan hubunganyg bersifat jujur, memotivasi, bersahabat, terbuka dengan GP. 2. Memberikan bimbingan dalam proses pembelajaran 3. Melibatkan GP dalam setiap aktivitas sekolah 4. Memberikan dukungan terhadap rencana kegiatan rencana pengembangan keprofesian GP 5. Memberi kesempatan bagi GP untuk melakukan observasi pembelajaran guru lain 6. Melaporkan kemajuan dan perkembangan GP kepada Pengawas Sekolah 7. Memberikan masukan dan saran atas hasil pembimbingan tahap kedua
  • 21.
    1. Melakukan analisiskebutuhan GP 2. Menyiapkan buku pedoman Program Induksi 3. Menunjuk pembimbing 4. Menjadi pembimbing 5. Mengajukan pembimbing dari satuan pendidikan lain 6. Memantau pelaksanaan pembimbingan oleh guru pembimbing 7. Melakukan pembimbingan thd GP serta saran perbaikan 8. Melakukan PK GP 9. Menyusun laporan hasil PK
  • 22.
    1. Memberikan penjelasankepada KS, pembimbing dan GP tentang program induksi. 2. Melatih pembimbing dan KS 3. Menyusun program kepengawasan berkaitan PIGP 4. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program 5. Melaksanakan PK GP 6. Memberikan masukan dan saran atas isi Laporan Hasil PK
  • 23.
    Bln-1 Bln 11Bln2 - 9 Bln 10-11 S1 & PPG Need Analysis Pelap oran Pembimbin gan (asesmn-1) Pembimb ingan (asesmn-2) Jabatan fungsional Gr KS PB Penunjukan PB KS PS PB KS SERTIFIKA T PI Dinas Pndk/ Kantor Agama
  • 24.
    Jabatan fungsional Gr SERTIFIKA T PI DINAS Pndk/ Kantor Agama Minima l nilai Baik YA tidak Perpanjang aninduksi Minima l nilai Baik PNS yg diberi tugas mengajar tanpa jabatan fungsional YA tid ak Dpt diusulkan utk diangkat dl Jab Fung gr bila tlah dpt nilai min Baik pd th berikutnya.
  • 25.
    TAHAP-TAHAP PELAKSANAAN PIGP Tahap-TahapPelaksanaan Program Induksi, meliputi :  Persiapan  Pengenalan sekolah dan lingkungannya  Pembimbingan  Penilaian  Pelaporan  Penerbitan Sertifikat
  • 26.
    Sekolah perlu mempersiapkansbb :  Analisis kebutuhan  Pelatihan PIGP bagi KS dan Pembimbing  Penyiapan pedoman & Panduan kerja bagi GP  Penunjukkan seorang Pembimbing TAHAP PERSIAPAN
  • 27.
    Pada tahap inidilakukan hal-hal sbb :  GP kenalkan dg sikon sekolah dan siswa  GP dibimbing dlm perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran & tugas lainnya  GP mengamati sikon sekolah dan lingk  GP mempelajari buku pedoman dan panduan kerja, ketersediaan dan penggunaan sarana dan sumber belajar serta mempelajari kurikulum. PENGENALAN SEKOLAH DAN LINGKUNGANNYA
  • 28.
    Bimbingan dilakukan dengancara:  Memberi motivasi tentang pentingnya tugas guru;  Memberi arahan tentang perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil belajar siswa;  Memberi kesempatan untuk melakukan observasi pembelajaran dengan menggunakan Lembar Observasi Pembelajaran PELAKSANAAN PEMBIMBINGAN
  • 29.
    Bimbingan pelaksanaan tugastambahan dilakukan dengan cara:  Melibatkan guru pemula dalam kegiatan- kegiatan di sekolah;  Memberi arahan dalam menyusun rencana dan pelaksanaan program pada kegiatan yang menjadi tugas tambahan Lanjutan 1, PELAKSANAAN PEMBIMBINGAN
  • 31.
    Penilaian dilakukan dalam2 (dua) tahap : 1. Tahap Pertama  Dilakukan oleh pembimbing  Pada bulan ke-2 s.d. bulan ke-9  Dilaksanakan min. 1 x setiap bulan  Merupakan penilaian proses
  • 32.
    2. Tahap Kedua Dilakukan oleh KS dan PS  Pada bulan ke-10 s.d. bulan ke-11  Dilaksanakan KS tiga kali & PS dua kali  Merupakan penilaian hasil
  • 33.
    Pra Observasi  MenyiapkanLembar Observasi Pembelajaran bagi pembimbing  Menyiapkan Lembar Refleksi bagi Guru Pemula  Pembimbing dan GP berdiskusi, menentukan dan menyepakati fokus observasi pembelajaran. PROSES OBSERVASI PEMBELAJARAN TAHAP 1
  • 34.
    Pelaksanaan Observasi  Pembimbingmelaksanakan observasi pembelajaran .  Pembimbing mengisi Lembar Observasi Pembelajaran Lanjutan 1, PROSES OBSERVASI PEMBELAJARAN TAHAP 1
  • 35.
    Pasca Observasi  Gurupemula mengisi Lembar Refleksi Pembelajaran.  Pembimbing dan guru pemula melakukan refleksi thd proses pembelajaran.  Pembimbing memberikan salinan Lembar Observasi Pembelajaran kepada guru pemula yang telah ditandatangani oleh guru pemula, pembimbing dan kepala sekolah Lanjutan 2, PROSES OBSERVASI PEMBELAJARAN TAHAP 1
  • 36.
    Pra Observasi  KS/PSmenyiapkan Lembar Observasi Pembelajaran  Menyiapkan Lembar Refleksi bagi GP  KS/PS dan GP berdiskusi, menentukan dan menyepakati fokus observasi pembelajaran. PROSES OBSERVASI PEMBELAJARAN TAHAP 2
  • 37.
    Pelaksanaan Observasi  KS/PSmelaksanakan observasi pembelajaran .  KS/PS mengisi Lembar Observasi Pembelajaran dengan menilai secara objektif Lanjutan 1, PROSES OBSERVASI PEMBELAJARAN TAHAP 2
  • 38.
    Pasca Observasi  Gurupemula mengisi Lembar Refleksi Pembelajaran.  KS/PS dan guru pemula mendiskusikan hasil penilaian pada setiap tahap pembelajaran.  KS/PS memberikan masukan kepada GP  KS/PS dan GP menandatangani lembar observasi pembelajaran dan memberikan salinannya kepada guru pemula Lanjutan 2, PROSES OBSERVASI PEMBELAJARAN TAHAP 2
  • 39.
    REKOMENDASI HASIL PENILAIAN NON PNS BAIK CUKUP USULJAFUNG USUL PERPANJANGAN GURU TETAP DG JAFUNG CPNS/PNS MUTASI JAB. LAIN BAIK CUKUP USUL PERPANJANGAN
  • 40.
    Penyusunan laporan dilaksanakanpada bulan ke-11 Prosedur sebagai berikut: 1. Pembuatan Draft Laporan oleh kepala sekolah yang didiskusikan dengan pembimbing dan pengawas. 2. Penentuan Keputusan pada Laporan hasil PK GP berdasarkan pengkajian penilaian tahap 2 dengan mempertimbangkan penilaian tahap pertama dan pelaksanaan tugas lain yang relevan, yang selanjutnya guru pemula dinyatakan memiliki Nilai Kinerja dengan Kategori AB, B, C, S, dan K PELAPORAN
  • 41.
    Penyusunan laporan dilaksanakanpada bulan ke-11 Prosedur sebagai berikut: 1. Penandatanganan Laporan hasil PK GP oleh kepala sekolah dan pengawas. 2. Pengajuan penerbitan sertifikat oleh Kepsek kepada Disdik 3. Penyampaian laporan pelaksanaan PIGP Lanjutan 1, PELAPORAN
  • 42.
    1. Penerbitan sertifikatInduksi oleh Disdik bagi GP. 2. Sertifikat menyatakan bahwa peserta Program Induksi telah berhasil menyelesaikan Program Induksi dengan baik. PENERBITAN SERTIFIKAT