Oleh:
Aswin Eka Adhi

DIREKTORAT SUMBER DAYA MANUSIA UGM
Yogyakarta, 18 September 2013
Indikator Keberhasilan:
1. Setiap peserta memahami penilaian prestasi
kerja PNS.
2. Setiap peserta mampu menyusun sasaran
kerja pegawai.
Silaturahim
Nama:

Ir. Aswin Eka Adhi, M.Si

TTL:

Pontianak, 22 Januari 1967

Jabatan:

Widyaiswara Madya (IV/a)

Instansi:

Kantor Regional I BKN Yogyakarta

Alamat:

Karangjenjem 02/29, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman,
Yogyakarta.
aswinekaadhi@yahoo.com
0817756017

19670122 1999121001
PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI

1. PENGERTIAN
Penilaian prestasi kerja PNS adalah suatu proses penilaian secara
sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap sasaran
kerja pegawai dan perilaku kerja PNS

2. TUJUAN
Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas
pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja
dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja

4
BEBERAPA PENDAPAT TT DP3:
1.

Kenyataan empirik menunjukkan proses penilaian pelaksanaan
pekerjaan PNS cenderung terjebak ke dalam proses formalitas.
DP3-PNS telah kehilangan arti dan makna substantif, tidak berkait
langsung dengan apa yang telah dikerjakan PNS.

2.

DP3-PNS secara substantif tidak dapat digunakan sebagai
penilaian dan pengukuran seberapa besar produktivitas dan
kontribusi PNS terhadap organisasi. Seberapa besar keberhasilan
dan atau kegagalan PNS dalam melaksanakan tugas pekerjaannya.

3.

Penilaian DP3-PNS, lebih berorientasi pada penilaian kepribadian
(personality) dan perilaku (behavior) terfokus pada pembentukan
karakter individu dengan menggunakan kriteria behavioral, belum
terfokus pada kinerja, peningkatan hasil, produktivitas (end result)
dan pengembangan pemanfaatan potensi.

5
4.

Proses penilaian lebih bersifat rahasia, sehingga kurang memiliki
nilai edukatif, karena hasil penilaian tidak dikomunikasikan secara
terbuka.

5.

Pengukuran dan penilaian prestasi kerja tidak didasarkan pada
target goal (kinerja standar/harapan), sehingga proses penilaian
cenderung terjadi bias dan bersifat subyektif = terlalu pelit/murah,
nilai jalan tengah dengan rata-rata baik untuk menghindari nilai amat
baik atau kurang, apabila diyakini untuk promosi dinilai tinggi, bila
tidak untuk promosi cenderung mencari alasan untuk menilai
sedang atau kurang.

6.

Atasan langsung sebagai pejabat penilai, hanya sekedar menilai,
belum/tidak memberi klarifikasi hasil penilaian dan tidak lanjut
penilaian.

7.

Atasan pejabat penilai hanya sebagai legalitas hasil penilaian belum
berfungsi sebagai motivator dan evaluator untuk mengevaluasi
seberapa efektif dan konsistensi pejabat penilai dalam melaksanakan proses penilaian.
6
KEBIJAKAN TERKAIT PENYEMPURNAAN PP NOMOR 10
TAHUN 1979
1. Dalam Pasal 12 dan Pasal 20 UU No. 43 Tahun 1999 antara lain
mengamanatkan bahwa pembinaan PNS dilakukan berdasarkan
sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada
sistem prestasi kerja dan untuk menjamin obyektifitas dalam
mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan
pangkat diadakan penilaian prestasi kerja.
2. Pasal 9 angka 12 dan Pasal 10 angka 10 PP No. 53 Tahun 2010
tentang Disiplin PNS, dinyatakan apabila pencapaian Sasaran Kerja
PNS (SKP) pada akhir tahun hanya mencapai antara 25% s.d. 50%
dikenakan hukuman sedang, dan yang SKPnya dibawah 25%
dikenakan hukuman berat.
3. Penyempurnaan DP-3 PNS secara umum diarahkan sesuai dengan
perkembangan tuntutan kualitas dalam pembinaan SDM-PNS
untuk membangun dan mendayagunakan perilaku kerja produktif.

7
SKEMA PENILAIAN PRESTASI
KERJA
ASPEK:

• OBYEKTIF

KINERJA
PNS

PRESTASI
KERJA
PNS

• AKUNTABEL
• PARTISIPASI

BOBOT
60 %

ASPEK:
PERILAKU
KERJA
PNS

• TERUKUR

SKP

KONTRAK
KINERJA

•KUANTITAS
•KUALITAS
•WAKTU
•BIAYA

PENGAMATAN

• ORIENTASI PELAYANAN
• INTEGRITAS
• KOMITMEN
• DISIPLIN
• KERJASAMA
• KEPEMIMPINAN

BOBOT
40 %

MINAT
BAKAT PNS

• TRANSPARAN
POTENSI
PNS

REKOMENDASI
PSIKOTES
ASSESSMENT
CENTER
8
SISTEM PENILAIAN PRESTASI KERJA
•OBYEKTIF
TUPOKSI
ORGANISASI
RENJA

REWARD

ASS-CEN
PSI-TEST

BAIK

• TERUKUR

REKOMENDASI

• AKUNTABEL
• PARTISIPASI
• TRANSPARAN

TUPOKSI
INDIVIDU PNS

SKP
PERILAKU
KERJA

PENILAIAN
KINERJA

HASIL
PENILAIAN

• PRESTASI KERJA (Kontrak
TUPOKSI
UNIT RENJA

Kinerja=SKP)
KUANTITAS, KUALITAS, WAKTU,
BIAYA
• PERILAKU KERJA (Pengamatan)
- ORIENTASI PELAYANAN
- INTEGRITAS
- KOMITMEN
- DISIPLIN
- KERJASAMA
- KEPEMIMPINAN

FEEDBACK
HASIL
PENILAIAN

BURUK
• PEMBINAAN
• PUNISHMENT

TINDAK LANJUT
HASIL PENILAIAN

REKOMENDASI

ASS-CEN
PSI-TEST

9
SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL
(SKP)
A. TATA CARA PENYUSUNAN SKP
1. Umum:
a. SKP adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh
seorang PNS.
b. Setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan RKT instansi
(jelas, dapat diukur, relevan, dapat dicapai, dan memiliki target
waktu).
c. SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus
dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan
dapat diukur.
d. SKP yang telah disusun harus disetujui dan ditetapkan oleh
pejabat penilai sebagai kontrak kerja.
e. SKP ditetapkan setiap tahun pada bulan Januari dan digunakan
sebagai dasar penilaian prestasi kerja.
10
2. Unsur-unsur SKP:
a. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan
Setiap tugas jabatan yang dilakukan harus mengacu pada penetapan
kinerja/RKT, berorientasi pada hasil secara nyata dan terukur, dan
prinsipnya pekerjaan dibagi habis dari hierarki tingkat jabatan yang
tertinggi sd tingkat terendah.

b. Angka Kredit
Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau
akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang
pejabat fungsional PNS dalam rangka pembinaan karier ybs ditetapkan
dengan jumlah angka kredit yang akan dicapai.

c. Target
Setiap pelaksanaan kegiatan tugas pokok jabatan harus
ditetapkan target yang diwujudkan dengan jelas sebagai
ukuran prestasi kerja. Target SKP paling sedikit meliputi aspek
kuantitas, kualitas, dan waktu, dan apabila kegiatan tugas
jabatan tsb dibiayai maka dapa disertakan aspek biaya.
11
3. Penyusunan SKP:
a. Penyusunan SKP untuk Jabatan Struktural.
b. Penyusunan SKP Jabatan Fungsional Tertentu.
c. Penyusunan SKP Untuk Jabatan Fungsional Umum.

B. PENANDATANGANAN SKP
Formulir penyusunan SKP yang telah diisi dan disepakati bersama antara Pegawai
dengan atasan langsungnya harus ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai
kontrak kerja. Dalam hal SKP yang telah disusun oleh PNS dan tidak disetujui oleh
Pejabat Penilai, maka keputusannya diserahkan kepada Atasan Pejabat Penilai
dan bersifat final.

C. TATA CARA PENILAIAN SKP
Nilai capaian SKP dinyatakan dengan angka dan sebutan, sebagai berikut:
a. 91 - ke atas
: Sangat baik
b. 76-90 : Baik
c. 6I-75 : Cukup
d. 51-60 : Kurang
e. 50-ke bawah
: Buruk
12
2. Penilaian Kegiatan Tugas Jabatan
► Formula Rumus Penilaian Capaian SKP, aspek :
Kuantitas :
ο

Penilaian SKP (kuan) =

RO
TO

X 100

Ket :
RO = Realisasi Output
TO = Target Output
contoh :

 5000

x
 5000


100  = 100


13
Kualitas :
ο

Penilaian SKP (kual) =

RK
TK

X 100

Ket :
RK = Realisasi Kualitas
TK = Target Kuallitas
Contoh :





85
100

x

100





= 85

14
Waktu :

NT.TW – RW

ο Penilaian SKP (Waktu) =

TW

X 100

Ket :
NT = Nilai Tertimbang = 1,76
TW = Target Waktu
RW = Realisasi Waktu

Contoh :

 (1,76 x 12 ) - 12

12




x 100


 21,12




x 100 






9,12
12

12

12


x 100  =


912
12

= 76

15
Biaya :
ο Penilaian SKP (Biaya) =

NT.TB – RB
TB

X 100

Ket :
NT = Nilai Tertimbang = 1,76
TB = Target Biaya
RB = Realisasi Biaya

16
► Tugas Tambahan dan Kreativitas
Tugas Tambahan
ο

PTT =

RO
TO

X 10 x 10 %

Ket : PTT = Penilaian Tugas Tambahan
RO
TO
Contoh :

= Realisasi Output
= Target Output

1
X 10 X 10% = 1
1

Ket:
Selain melakukan tugas pokok yang ada dalam SKP, seorang PNS dapat melaksanakan tugas
lain yang diberikan oleh atasan langsungnya (dibuktikan dengan surat keterangan). Nilai tugas
tambahan terendah 1 dan tertinggi 3. (hal.60-61 dan contoh di hal.34).

17
Kreativitas
ο

PKr =

RO
TO

X 30 X 30 %

Ket : PKr = Penilaian Kreativitas
RO

= Realisasi Output

TO

= Target Output

Contoh :

1
X 30 X 30% = 9
1

Ket:
Jika seorang PNS pada tahun berjalan menemukan sesuatu yang baru dan berkaitan dengan
tugas pokoknya (dibuktikan dengan surat keterangan) maka pada akhir tahun ybs dapat
diberikan nilai kreativitas paling rendah 3 dan paling tinggi 12.

18
d.

Tugas Tambahan
Selain melakukan kegiatan tugas pokok jabatan apabila ada
tugas tambahan terkait dengan jabatan dapat ditetapkan
menjadi tugas tambahan. PNS yang melaksanakan tugas
tambahan yang diberikan oleh pimpinan/ pejabat penilai yang
berkaitan dengan tugas pokok jabatan, hasilnya dinilai sebagai
bagian dari capaian SKP.
e. Kreatifitas
PNS yang telah menunjukkan kreatifitas yang bermanfaat bagi
organisasi dalam melaksanakan tugas pokok jabatan, hasilnya
dinilai sebagai bagian dari capaian SKP.

19
FORMULIR SASARAN KERJA
PEGAWAI NEGERI SIPIL
NO

I. PEJABAT PENILAI

NO

II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI

1

Nama

Dra. Sri

1

Nama

Elisya, SH

2

NIP

196305221992012001

2

NIP

196803051999042001

3

Pangkat/Gol.Ruang

Pembina/ IV/a

3

Pangkat/Gol.Ruang

Penata Tk I/ III/d

4

Jabatan

Kabid Kepangkatan dan
Mutasi Lain

4

Jabatan

Kasubbag Mutasi Kepegawaian

5

Unit Kerja

Direktorat Kepangkatan

5

Unit Kerja

Direktorat Kepangkatan

NO

III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN

ANGKA
KREDIT

TARGET

Menetapkan persetujuan kenaikan pangkat gol.ruang III/d
ke bawah Prov. Lampung dan instansi vertikal.

-

2

Menetapkan persetujuan peninjauan masa kerja
gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan Instansi
vertikal
Menetapkan persetujuan mutasi lain-lain gol.ruang III/d
ke bawah Provinsi Lampung dan instansi Vertikal

-

4

Membuat konsep SK pindah Instansi pusat dan daerah

-

5

Membuat laporan kenaiakn pangkat, PMK, mutasi lain
dan pindah instansi pusat dan daerah

-

WAKTU

100

12

100

12

-

20 nota

100

12

-

30 SK

100

12

-

2 lap

100

12

-

5000 nota

BIAYA

-

3

KUAL/
MUTU

25 nota

1

KUANT/
OUTPUT

-

Jakarta, 4 Januari 2012
Pejabat Penilai

Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai

(Dra. Sri)

(Elisya, SH)

NIP. 196305221992012001

NIP. 196803051999042001

20
PENILAIAN SASARAN KERJA
PEGAWAI NEGERI SIPIL
Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2012
TARGET
I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan

AK

1

2

1

NO

REALISASI

Kuant/
output

Kual/
Mutu

Waktu

Biaya

3

4

5

6

7

Menetapkan persetujuan
kenaikan pangkat gol.ruang
III/d ke bawah Prov. Lampung
dan instansi vertikal.

-

5000
nota

100

12

-

Menetapkan persetujuan peninjauan
masa kerja gol.ruang III/d ke bawah
Provinsi Lampung dan Instansi vertikal

-

25
nota

100

12

-

Menetapkan persetujuan mutasi lainlain gol.ruang III/d ke bawah Provinsi
Lampung dan instansi Vertikal

-

20
nota

100

12

4

Membuat konsep SK pindah Instansi
pusat dan daerah

-

30 SK

100

5

Membuat laporan kenaiakn pangkat,
PMK, mutasi lain dan pindah instansi
pusat dan daerah

-

2 lap

100

2

3

AK

PENGHITUNGAN

NILAI
CAPAIAN
SKP

13

14

261,00

87,00

(100+85+76=261)

(261 : 3)

Kuant/
output

Kual/
Mutu

Waktu

Biaya

8

9

10

11

12

-

5000
nota

85

12

-

-

25 nota

80

12

-

256,00

85,33

-

-

20 nota

80

12

-

256,00

85,33

12

-

-

30 SK

85

12

-

261,00

87,00

12

-

-

2 lap

80

12

-

256,00

85,33

II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur
Penunjang :

10,00

a. Tugas Tambahan

30,00

b. Kreativitas
JUMLAH

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

429.99

NILAI CAPAIAN SKP

(429.99 : 5) =

86,00

(Baik)
Jakarta, 31 Desember 2012
Pejabat Penilai
(Dra. Sri)
NIP. 196305221992012001

21
Penilaian Capaian SKP untuk sub kegiatan :
Formula :
Penilaian SKP (Kuan) + Penilaian SKP (Kual)+ Penilaian SKP (Waktu)
3

Contoh :
5000
x 100
5000

+

85

x 100

(1,76 x 12 - 12)

+

x 100

12

100
3

100

+

+

85

76

3
261
3

=

87,00

22
FORMULIR PENILAIAN PRESTASI KERJA
PEGAWAI NEGERI SIPIL
DEPARTEMEN/LEMBAGA/
DAERAH KAB/KOTA BKN
1.

JANGKA WAKTU PENILAIAN
BULAN Januari s/d Desember 2012.

YANG DINILAI
a. N a m a
b. N I P

196803051999042001

c. Pangkat, golongan ruang

Penata Tk I/IIId

d. Jabatan / Pekerjaan

Kasubbag Mutasi Kepegawaian

e. Unit Organisasi
2.

Elysa, SH

Direktorat Kepangkatan

PEJABAT PENILAI
a. N a m a
b. N I P

196305221992012001

c. Pangkat, golongan ruang

Pembina/ IV/a

d. Jabatan / Pekerjaan

Kabid Kepangkatan dan Mutasi Lain

e. Unit Organisasi
3.

Dra. Sri

Direktorat Kepangkatan

ATASAN PEJABAT PENILAI
a. N a m a

Dra. Heri Susilowati, MM

b. N I P

196410091991032001

c. Pangkat, golongan ruang

Pembina Utama Madya/ IVc

d. Jabatan / Pekerjaan

Direktur Kepangkatan

e. Unit Organisasi

Direktorat Kepangkatan

23
4.

UNSUR YANG DINILAI

JUMLAH

a. Sasaran Kerja PNS (SKP)
b. Perilaku
Kerja

86 x 60 %

51,60

1. Orientasi Pelayanan

90

Baik

2. Integritas

90

Baik

3. Komitmen

90

Baik

4. Disiplin

90

Baik

5. Kerjasama

90

Baik

6. Kepemimpinan

-

-

7. Jumlah

450

-

8. Nilai rata – rata

90

-

9. Nilai Perilaku Kerja

Nilai Prestasi Kerja

90 x 40 %

36,00
87,60
(Baik)

5. KEBERATAN DARI PEGAWAI NEGERI SIPIL
YANG DINILAI (APABILA ADA)

Tanggal, ..........................................

24
6.

TANGGAPAN PEJABAT PENILAI ATAS KEBERATAN

Tanggal, ........................

7.

KEPUTUSAN ATASAN PEJABAT PENILAI ATAS
KEBERATAN

Tanggal, .......................

25
8.

REKOMENDASI
Dapat dipromosikan

9.

DIBUAT TANGGAL, 7 Januari 2013
PEJABAT PENILAI

(

10.

Dra. Sri
)
NIP. 196305221992012001

DITERIMA TANGGAL, 7 Januari 2013
PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG
DINILAI

(

Elisya, SH
)
NIP. 196803051999042001

11. DITERIMA TANGGAL 7 Januari 2013
ATASAN PEJABAT YANG MENILAI

(Dra. Heri Susilowati, MM)
NIP. 196410091991032001

26
terimakasih

27

Perka bkn nomor_1_th2013

  • 1.
    Oleh: Aswin Eka Adhi DIREKTORATSUMBER DAYA MANUSIA UGM Yogyakarta, 18 September 2013
  • 2.
    Indikator Keberhasilan: 1. Setiappeserta memahami penilaian prestasi kerja PNS. 2. Setiap peserta mampu menyusun sasaran kerja pegawai.
  • 3.
    Silaturahim Nama: Ir. Aswin EkaAdhi, M.Si TTL: Pontianak, 22 Januari 1967 Jabatan: Widyaiswara Madya (IV/a) Instansi: Kantor Regional I BKN Yogyakarta Alamat: Karangjenjem 02/29, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. aswinekaadhi@yahoo.com 0817756017 19670122 1999121001
  • 4.
    PENILAIAN PRESTASI KERJAPEGAWAI 1. PENGERTIAN Penilaian prestasi kerja PNS adalah suatu proses penilaian secara sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja PNS 2. TUJUAN Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja 4
  • 5.
    BEBERAPA PENDAPAT TTDP3: 1. Kenyataan empirik menunjukkan proses penilaian pelaksanaan pekerjaan PNS cenderung terjebak ke dalam proses formalitas. DP3-PNS telah kehilangan arti dan makna substantif, tidak berkait langsung dengan apa yang telah dikerjakan PNS. 2. DP3-PNS secara substantif tidak dapat digunakan sebagai penilaian dan pengukuran seberapa besar produktivitas dan kontribusi PNS terhadap organisasi. Seberapa besar keberhasilan dan atau kegagalan PNS dalam melaksanakan tugas pekerjaannya. 3. Penilaian DP3-PNS, lebih berorientasi pada penilaian kepribadian (personality) dan perilaku (behavior) terfokus pada pembentukan karakter individu dengan menggunakan kriteria behavioral, belum terfokus pada kinerja, peningkatan hasil, produktivitas (end result) dan pengembangan pemanfaatan potensi. 5
  • 6.
    4. Proses penilaian lebihbersifat rahasia, sehingga kurang memiliki nilai edukatif, karena hasil penilaian tidak dikomunikasikan secara terbuka. 5. Pengukuran dan penilaian prestasi kerja tidak didasarkan pada target goal (kinerja standar/harapan), sehingga proses penilaian cenderung terjadi bias dan bersifat subyektif = terlalu pelit/murah, nilai jalan tengah dengan rata-rata baik untuk menghindari nilai amat baik atau kurang, apabila diyakini untuk promosi dinilai tinggi, bila tidak untuk promosi cenderung mencari alasan untuk menilai sedang atau kurang. 6. Atasan langsung sebagai pejabat penilai, hanya sekedar menilai, belum/tidak memberi klarifikasi hasil penilaian dan tidak lanjut penilaian. 7. Atasan pejabat penilai hanya sebagai legalitas hasil penilaian belum berfungsi sebagai motivator dan evaluator untuk mengevaluasi seberapa efektif dan konsistensi pejabat penilai dalam melaksanakan proses penilaian. 6
  • 7.
    KEBIJAKAN TERKAIT PENYEMPURNAANPP NOMOR 10 TAHUN 1979 1. Dalam Pasal 12 dan Pasal 20 UU No. 43 Tahun 1999 antara lain mengamanatkan bahwa pembinaan PNS dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja dan untuk menjamin obyektifitas dalam mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan pangkat diadakan penilaian prestasi kerja. 2. Pasal 9 angka 12 dan Pasal 10 angka 10 PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, dinyatakan apabila pencapaian Sasaran Kerja PNS (SKP) pada akhir tahun hanya mencapai antara 25% s.d. 50% dikenakan hukuman sedang, dan yang SKPnya dibawah 25% dikenakan hukuman berat. 3. Penyempurnaan DP-3 PNS secara umum diarahkan sesuai dengan perkembangan tuntutan kualitas dalam pembinaan SDM-PNS untuk membangun dan mendayagunakan perilaku kerja produktif. 7
  • 8.
    SKEMA PENILAIAN PRESTASI KERJA ASPEK: •OBYEKTIF KINERJA PNS PRESTASI KERJA PNS • AKUNTABEL • PARTISIPASI BOBOT 60 % ASPEK: PERILAKU KERJA PNS • TERUKUR SKP KONTRAK KINERJA •KUANTITAS •KUALITAS •WAKTU •BIAYA PENGAMATAN • ORIENTASI PELAYANAN • INTEGRITAS • KOMITMEN • DISIPLIN • KERJASAMA • KEPEMIMPINAN BOBOT 40 % MINAT BAKAT PNS • TRANSPARAN POTENSI PNS REKOMENDASI PSIKOTES ASSESSMENT CENTER 8
  • 9.
    SISTEM PENILAIAN PRESTASIKERJA •OBYEKTIF TUPOKSI ORGANISASI RENJA REWARD ASS-CEN PSI-TEST BAIK • TERUKUR REKOMENDASI • AKUNTABEL • PARTISIPASI • TRANSPARAN TUPOKSI INDIVIDU PNS SKP PERILAKU KERJA PENILAIAN KINERJA HASIL PENILAIAN • PRESTASI KERJA (Kontrak TUPOKSI UNIT RENJA Kinerja=SKP) KUANTITAS, KUALITAS, WAKTU, BIAYA • PERILAKU KERJA (Pengamatan) - ORIENTASI PELAYANAN - INTEGRITAS - KOMITMEN - DISIPLIN - KERJASAMA - KEPEMIMPINAN FEEDBACK HASIL PENILAIAN BURUK • PEMBINAAN • PUNISHMENT TINDAK LANJUT HASIL PENILAIAN REKOMENDASI ASS-CEN PSI-TEST 9
  • 10.
    SASARAN KERJA PEGAWAINEGERI SIPIL (SKP) A. TATA CARA PENYUSUNAN SKP 1. Umum: a. SKP adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS. b. Setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan RKT instansi (jelas, dapat diukur, relevan, dapat dicapai, dan memiliki target waktu). c. SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan dapat diukur. d. SKP yang telah disusun harus disetujui dan ditetapkan oleh pejabat penilai sebagai kontrak kerja. e. SKP ditetapkan setiap tahun pada bulan Januari dan digunakan sebagai dasar penilaian prestasi kerja. 10
  • 11.
    2. Unsur-unsur SKP: a.Kegiatan Tugas Pokok Jabatan Setiap tugas jabatan yang dilakukan harus mengacu pada penetapan kinerja/RKT, berorientasi pada hasil secara nyata dan terukur, dan prinsipnya pekerjaan dibagi habis dari hierarki tingkat jabatan yang tertinggi sd tingkat terendah. b. Angka Kredit Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang pejabat fungsional PNS dalam rangka pembinaan karier ybs ditetapkan dengan jumlah angka kredit yang akan dicapai. c. Target Setiap pelaksanaan kegiatan tugas pokok jabatan harus ditetapkan target yang diwujudkan dengan jelas sebagai ukuran prestasi kerja. Target SKP paling sedikit meliputi aspek kuantitas, kualitas, dan waktu, dan apabila kegiatan tugas jabatan tsb dibiayai maka dapa disertakan aspek biaya. 11
  • 12.
    3. Penyusunan SKP: a.Penyusunan SKP untuk Jabatan Struktural. b. Penyusunan SKP Jabatan Fungsional Tertentu. c. Penyusunan SKP Untuk Jabatan Fungsional Umum. B. PENANDATANGANAN SKP Formulir penyusunan SKP yang telah diisi dan disepakati bersama antara Pegawai dengan atasan langsungnya harus ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai kontrak kerja. Dalam hal SKP yang telah disusun oleh PNS dan tidak disetujui oleh Pejabat Penilai, maka keputusannya diserahkan kepada Atasan Pejabat Penilai dan bersifat final. C. TATA CARA PENILAIAN SKP Nilai capaian SKP dinyatakan dengan angka dan sebutan, sebagai berikut: a. 91 - ke atas : Sangat baik b. 76-90 : Baik c. 6I-75 : Cukup d. 51-60 : Kurang e. 50-ke bawah : Buruk 12
  • 13.
    2. Penilaian KegiatanTugas Jabatan ► Formula Rumus Penilaian Capaian SKP, aspek : Kuantitas : ο Penilaian SKP (kuan) = RO TO X 100 Ket : RO = Realisasi Output TO = Target Output contoh :  5000  x  5000  100  = 100  13
  • 14.
    Kualitas : ο Penilaian SKP(kual) = RK TK X 100 Ket : RK = Realisasi Kualitas TK = Target Kuallitas Contoh :    85 100 x 100    = 85 14
  • 15.
    Waktu : NT.TW –RW ο Penilaian SKP (Waktu) = TW X 100 Ket : NT = Nilai Tertimbang = 1,76 TW = Target Waktu RW = Realisasi Waktu Contoh :  (1,76 x 12 ) - 12  12    x 100   21,12    x 100      9,12 12 12 12  x 100  =  912 12 = 76 15
  • 16.
    Biaya : ο PenilaianSKP (Biaya) = NT.TB – RB TB X 100 Ket : NT = Nilai Tertimbang = 1,76 TB = Target Biaya RB = Realisasi Biaya 16
  • 17.
    ► Tugas Tambahandan Kreativitas Tugas Tambahan ο PTT = RO TO X 10 x 10 % Ket : PTT = Penilaian Tugas Tambahan RO TO Contoh : = Realisasi Output = Target Output 1 X 10 X 10% = 1 1 Ket: Selain melakukan tugas pokok yang ada dalam SKP, seorang PNS dapat melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan langsungnya (dibuktikan dengan surat keterangan). Nilai tugas tambahan terendah 1 dan tertinggi 3. (hal.60-61 dan contoh di hal.34). 17
  • 18.
    Kreativitas ο PKr = RO TO X 30X 30 % Ket : PKr = Penilaian Kreativitas RO = Realisasi Output TO = Target Output Contoh : 1 X 30 X 30% = 9 1 Ket: Jika seorang PNS pada tahun berjalan menemukan sesuatu yang baru dan berkaitan dengan tugas pokoknya (dibuktikan dengan surat keterangan) maka pada akhir tahun ybs dapat diberikan nilai kreativitas paling rendah 3 dan paling tinggi 12. 18
  • 19.
    d. Tugas Tambahan Selain melakukankegiatan tugas pokok jabatan apabila ada tugas tambahan terkait dengan jabatan dapat ditetapkan menjadi tugas tambahan. PNS yang melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh pimpinan/ pejabat penilai yang berkaitan dengan tugas pokok jabatan, hasilnya dinilai sebagai bagian dari capaian SKP. e. Kreatifitas PNS yang telah menunjukkan kreatifitas yang bermanfaat bagi organisasi dalam melaksanakan tugas pokok jabatan, hasilnya dinilai sebagai bagian dari capaian SKP. 19
  • 20.
    FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAINEGERI SIPIL NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Dra. Sri 1 Nama Elisya, SH 2 NIP 196305221992012001 2 NIP 196803051999042001 3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina/ IV/a 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata Tk I/ III/d 4 Jabatan Kabid Kepangkatan dan Mutasi Lain 4 Jabatan Kasubbag Mutasi Kepegawaian 5 Unit Kerja Direktorat Kepangkatan 5 Unit Kerja Direktorat Kepangkatan NO III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN ANGKA KREDIT TARGET Menetapkan persetujuan kenaikan pangkat gol.ruang III/d ke bawah Prov. Lampung dan instansi vertikal. - 2 Menetapkan persetujuan peninjauan masa kerja gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan Instansi vertikal Menetapkan persetujuan mutasi lain-lain gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan instansi Vertikal - 4 Membuat konsep SK pindah Instansi pusat dan daerah - 5 Membuat laporan kenaiakn pangkat, PMK, mutasi lain dan pindah instansi pusat dan daerah - WAKTU 100 12 100 12 - 20 nota 100 12 - 30 SK 100 12 - 2 lap 100 12 - 5000 nota BIAYA - 3 KUAL/ MUTU 25 nota 1 KUANT/ OUTPUT - Jakarta, 4 Januari 2012 Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai (Dra. Sri) (Elisya, SH) NIP. 196305221992012001 NIP. 196803051999042001 20
  • 21.
    PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAINEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2012 TARGET I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan AK 1 2 1 NO REALISASI Kuant/ output Kual/ Mutu Waktu Biaya 3 4 5 6 7 Menetapkan persetujuan kenaikan pangkat gol.ruang III/d ke bawah Prov. Lampung dan instansi vertikal. - 5000 nota 100 12 - Menetapkan persetujuan peninjauan masa kerja gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan Instansi vertikal - 25 nota 100 12 - Menetapkan persetujuan mutasi lainlain gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan instansi Vertikal - 20 nota 100 12 4 Membuat konsep SK pindah Instansi pusat dan daerah - 30 SK 100 5 Membuat laporan kenaiakn pangkat, PMK, mutasi lain dan pindah instansi pusat dan daerah - 2 lap 100 2 3 AK PENGHITUNGAN NILAI CAPAIAN SKP 13 14 261,00 87,00 (100+85+76=261) (261 : 3) Kuant/ output Kual/ Mutu Waktu Biaya 8 9 10 11 12 - 5000 nota 85 12 - - 25 nota 80 12 - 256,00 85,33 - - 20 nota 80 12 - 256,00 85,33 12 - - 30 SK 85 12 - 261,00 87,00 12 - - 2 lap 80 12 - 256,00 85,33 II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur Penunjang : 10,00 a. Tugas Tambahan 30,00 b. Kreativitas JUMLAH - - - - - - - - - - - 429.99 NILAI CAPAIAN SKP (429.99 : 5) = 86,00 (Baik) Jakarta, 31 Desember 2012 Pejabat Penilai (Dra. Sri) NIP. 196305221992012001 21
  • 22.
    Penilaian Capaian SKPuntuk sub kegiatan : Formula : Penilaian SKP (Kuan) + Penilaian SKP (Kual)+ Penilaian SKP (Waktu) 3 Contoh : 5000 x 100 5000 + 85 x 100 (1,76 x 12 - 12) + x 100 12 100 3 100 + + 85 76 3 261 3 = 87,00 22
  • 23.
    FORMULIR PENILAIAN PRESTASIKERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN/LEMBAGA/ DAERAH KAB/KOTA BKN 1. JANGKA WAKTU PENILAIAN BULAN Januari s/d Desember 2012. YANG DINILAI a. N a m a b. N I P 196803051999042001 c. Pangkat, golongan ruang Penata Tk I/IIId d. Jabatan / Pekerjaan Kasubbag Mutasi Kepegawaian e. Unit Organisasi 2. Elysa, SH Direktorat Kepangkatan PEJABAT PENILAI a. N a m a b. N I P 196305221992012001 c. Pangkat, golongan ruang Pembina/ IV/a d. Jabatan / Pekerjaan Kabid Kepangkatan dan Mutasi Lain e. Unit Organisasi 3. Dra. Sri Direktorat Kepangkatan ATASAN PEJABAT PENILAI a. N a m a Dra. Heri Susilowati, MM b. N I P 196410091991032001 c. Pangkat, golongan ruang Pembina Utama Madya/ IVc d. Jabatan / Pekerjaan Direktur Kepangkatan e. Unit Organisasi Direktorat Kepangkatan 23
  • 24.
    4. UNSUR YANG DINILAI JUMLAH a.Sasaran Kerja PNS (SKP) b. Perilaku Kerja 86 x 60 % 51,60 1. Orientasi Pelayanan 90 Baik 2. Integritas 90 Baik 3. Komitmen 90 Baik 4. Disiplin 90 Baik 5. Kerjasama 90 Baik 6. Kepemimpinan - - 7. Jumlah 450 - 8. Nilai rata – rata 90 - 9. Nilai Perilaku Kerja Nilai Prestasi Kerja 90 x 40 % 36,00 87,60 (Baik) 5. KEBERATAN DARI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI (APABILA ADA) Tanggal, .......................................... 24
  • 25.
    6. TANGGAPAN PEJABAT PENILAIATAS KEBERATAN Tanggal, ........................ 7. KEPUTUSAN ATASAN PEJABAT PENILAI ATAS KEBERATAN Tanggal, ....................... 25
  • 26.
    8. REKOMENDASI Dapat dipromosikan 9. DIBUAT TANGGAL,7 Januari 2013 PEJABAT PENILAI ( 10. Dra. Sri ) NIP. 196305221992012001 DITERIMA TANGGAL, 7 Januari 2013 PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI ( Elisya, SH ) NIP. 196803051999042001 11. DITERIMA TANGGAL 7 Januari 2013 ATASAN PEJABAT YANG MENILAI (Dra. Heri Susilowati, MM) NIP. 196410091991032001 26
  • 27.