SlideShare a Scribd company logo
1 of 20
Download to read offline
Bagian 1
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
TUJUAN PERHITUNGAN & PENILAIAN STATISTIK K3
Digunakan untuk menilai ‘ Pelaksanaan Program K3 / OHS Performance Programs ’. Dengan
menggunakan statistik dapat memberikan masukan ke manajemen mengenai tingkat
kecelakaan kerja serta berbagai faktor yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mencegah
menurunnya kinerja K3.
2
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
MANFAAT PERHITUNGAN & PENILAIAN STATISTIK K3
 Mengidentifikasi naik turunnya (trend) dari suatu timbulnya kecelakaan kerja
 Mengetahui peningkatan atau berbagai hal yang memperburuk kinerja K3
 Membandingkan kinerja suatu kelompok dengan kinerja sebelumnya. (T-Safe Score)
 Memberikan informasi mengenai prioritas pengalokasian dana K3
 Memonitor kinerja organisasi, khususnya mengenai persyaratan untuk penyediaan
sistim/tempat kerja yang aman
3
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
JENIS-JENIS TERAPAN STATISTIK K3
1. Ratio Total Cidera yang Terekam/Tercatat (TRIR)
2. Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIFR)
3. Ratio Keparahan Cidera (Severity rate)
4. Incidence Rate (IR)
5. Frequency Severity Indicator (FSI)
6. Safe-T Score
7. Safety Sampling (Survey K3)
Bagian 1
Bagian 2
4
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA
UTAMA FABRICATORS
5
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
RATIO TOTAL CIDERA YANG TEREKAM/TERCATAT (TRIR)
Untuk menghitung TRIR, ada hal-hal harus kita ketahui sebelumnya. Beberapa
lembaga menerbitkan cara menghitung TRIR dengan standar masing-masing,
diantaranya adalah
 OSHA (Occupational Safety and Health Administration)
 OGP (International Association of Oil and Gas Producer) dan
 IADC (International Association of Drilling Contractor)
Selain itu, tempat (Negara) kita bekerja pasti juga mengeluarkan kebijakan tersendiri.
Oleh karena itu, selain mengikuti standar-standar diatas (optional) kita juga harus
memperhatikan Undang-Undang/ Peraturan tempat kita bekerja serta tergantung
klien dari proyek yang kita kerjakan.
6
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
RATIO TOTAL CIDERA YANG TEREKAM/TERCATAT (TRIR)
Untuk mendefinisikan TRIR, OSHA menggunakan istilah Total Recordable Incident
(injury and illnesses) Rate. OGP menggunakan Injury Frequency Rate, sedangkan IADC
ada Frequency Rate dan Incident Rate. Apabila kita melihat rumusnya OSHA
menggunakan konstanta perkalian pada denominator 200.000, OGP 1.000.0000, IADC
lain lagi, untuk TRFR (Total Recordable Frequency Rate) menggunakan konstanta
perkalian pada denominator 1.000.000, sedangkan untuk TRIR menggunakan
konstanta 200.000.
Angka 1.000.000 dipakai untuk menggambarkan jumlah tenaga kerja sebanyak 500
orang yang bekerja selama satu tahun (2000 jam kerja), sehingga didapatkan 2000
dikali 500 menjadi 1.000.000. Sehingga dapat dikatakan angka denominator 1.000.000
sama artinya angka kecelakaan per 500 (lima ratus) pekerja. Begitu juga untuk
denominator 200.000, menggambarkan untuk 100 pekerja yang bekerja selama 2000
jam kerja. Jadi dengan kata lain adalah angka kecelakaan per 100 pekerja.
7
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
TOTAL CIDERA YANG TEREKAM (TRIR)
Total Recordable Injury Rate (TRIR) merupakan Nilai frekuensi cedera yang
direkam/tercatat diantaranya jumlah kematian, cedera waktu yang hilang, luka
perawatan medis dan cedera kerja tertentu. Hal ini dinyatakan sebagai jumlah total
korban jiwa (kematian), kehilangan jam kerja akibat cidera (LTI) , medis luka
pengobatan (MTC) dan kecelakaan kerja terbatas yang dapat menyebabkan tidak
layak untuk berkerja dalam beberapa hari per total jam kerja dikalikan dengan
konstanta satu juta .
TRIR = Σtotal (Kematian + LTI + MTC + RWDC) x 1.000.000
Σtotal Jam Kerja
RUMUS
Konstanta Perkalian
8
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA
UTAMA FABRICATORS
9
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIF)
LTIF (Lost Time Injury Frequency rate) adalah banyaknya kecelakaan kerja per satu
juta jam kerja orang akibat kecelakaan selama periode 1 tahun.
Ada dua data penting yang harus ada untuk menghitung frekwensi rate, yaitu :
a. Jumlah jam kerja hilang akibat kecelakaan kerja (Lost
Time Injury /LTI) termasuk Kematian.
b. Jumlah jam kerja orang yang telah dilakukan (man
hours).
LTIF = Σ Kecelakaan (LTI +Kematian) x 1.000.000
Σtotal Jam Kerja
RUMUS
10
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
Suatu Perusahaan dengan 500 tenaga kerja, kegiatan 50 minggu per
tahun, 48 kerja perminggu. Jumlah lembur 20.000 jam dan absen
60.000 jam. Terjadi 60 kecelakaan dalam 1 tahun.
Jam Kerja Orang = [(500 x 50 x 48) + 20.000 – 60.000]
= 1.160.000
LTIF = 60 x 1.000.000
1.160.000
= 51,72 Jam
Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIF)
11
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
Nilai LTIF rate 51,72 berarti, bahwa pada periode orang kerja tersebut
terjadi hilangnya waktu kerja sebesar 51,72 jam per-sejuta orang
kerja.
 Angka ini tidak mengindikasikan tingkat keparahan kecelakaan
kerja.
 Angka ini mengindikasikan bahwa pekerja tidak berada di tempat
kerja setelah terjadinya kecelakaan kerja.
Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIF)
12
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA
UTAMA FABRICATORS
13
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
RATIO KEPARAHAN CIDERA (SR)
Indikator hilangnya hari kerja akibat kecelakaan kerja untuk
per sejuta jam kerja orang.
SR = Σ Hari Kerja Hilang x 1.000.000
Σtotal Jam Kerja
RUMUS
14
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
Sebuah perusahaan telah bekerja 360,000 jam kerja orang, selama setahun telah
terjadi 5 kasus kecelakaan kerja yang menyebabkan 175 hari kerja hilang. Tentukan
frekuensi rate akibat kecelakaan kerja tersebut dan severity ratenya!
LTIF rate = ( 5 x 1,000,000) / 360,000 = 13,8
Severity Rate = (175 x 1,000,000) / 360,000 = 486
Nilai severity rate 486 mengindikasikan bahwa selama kurun waktu tersebut berarti,
pada tahun tersebut telah terjadi hilangnya waktu kerja sebesar 486 hari per sejuta
jam kerja orang.
RATIO KEPARAHAN CIDERA (SR)
15
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA
UTAMA FABRICATORS
16
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
INCIDENCE RATE (IR)
Incidence rate digunakan untuk menginformasikan mengenai prosentase jumlah
kecelakaan yang terjadi ditempat kerja
Incidence Rate = Σtotal Kasus x 100%
Σtotal tenaga kerja yang terpapar
RUMUS
17
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
INCIDENCE RATE (IR)
Jml kasus kecelakaan kerja 46 kali pada tahun 2009
Jumlah tenaga kerja = 500 pekerja
Hitung Incidence rate!
Incidence rate = (jml.kasus / jml.tenaga kerja terpapar) x 100%
= ( 46/500) x 100% = 9,2%
Jadi jumlah prosentase kecelakaan kerja tahun 2009 adalah 9,2 %
18
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA
UTAMA FABRICATORS
19
By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS
SINGKATAN – SINGKATAN SAFETY
LTI : Lost Time Injury
LTIR : Lost Time Injury Rate
TRIR : Total Recordable Injury Rate
MTC : Medical Treatment Case
RWDC : Restricted Work Day Case
LWDC : Lost Work Day Case
FAT : Fatality
FAC : First Aid Case
ED : Environmental Damage
NMI : Near Miss
VAR : Vehicle Accident Rate
SR : Severity Rate
TRI : Total Recordable Injuries
STS : Safe-T-Score
FR : Frequency Rate
20

More Related Content

What's hot

Safety Induction new.pptx
Safety Induction new.pptxSafety Induction new.pptx
Safety Induction new.pptxReniMutiaraSari
 
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan Bondan Winarno
 
Perencanaan Tanggap Darurat
Perencanaan Tanggap DaruratPerencanaan Tanggap Darurat
Perencanaan Tanggap DaruratHerry Prakoso
 
K3 Angkat Angkut
K3 Angkat AngkutK3 Angkat Angkut
K3 Angkat AngkutAl Marson
 
Pengawasan Kesehatan Kerja
Pengawasan Kesehatan KerjaPengawasan Kesehatan Kerja
Pengawasan Kesehatan KerjaAl Marson
 
power point Alat pelindung diri
power point Alat pelindung diripower point Alat pelindung diri
power point Alat pelindung dirigabrielirfan
 
identifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.ppt
identifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.pptidentifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.ppt
identifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.pptdennisjuntak
 
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Dikri Purnama
 
Pengawasan Norma K3 Bahan Kimia Berbahaya
Pengawasan Norma K3 Bahan Kimia BerbahayaPengawasan Norma K3 Bahan Kimia Berbahaya
Pengawasan Norma K3 Bahan Kimia BerbahayaAliHafid3
 
Form HIRADC (2).docx
Form HIRADC (2).docxForm HIRADC (2).docx
Form HIRADC (2).docxDangkosAja
 
Interpretasi Kriteria Audit SMK3
Interpretasi Kriteria Audit SMK3Interpretasi Kriteria Audit SMK3
Interpretasi Kriteria Audit SMK3Al Marson
 
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)Herry Prakoso
 
SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja
SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat KerjaSNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja
SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat KerjaMuhamad Imam Khairy
 
Unsafe act and condition
Unsafe act and conditionUnsafe act and condition
Unsafe act and conditionJulita Anggrek
 

What's hot (20)

Materi Training Safety
Materi Training SafetyMateri Training Safety
Materi Training Safety
 
Safety Induction new.pptx
Safety Induction new.pptxSafety Induction new.pptx
Safety Induction new.pptx
 
Dasar P3K ditempat kerja.ppt
Dasar P3K ditempat kerja.pptDasar P3K ditempat kerja.ppt
Dasar P3K ditempat kerja.ppt
 
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pelabuhan
 
Perencanaan Tanggap Darurat
Perencanaan Tanggap DaruratPerencanaan Tanggap Darurat
Perencanaan Tanggap Darurat
 
K3 Angkat Angkut
K3 Angkat AngkutK3 Angkat Angkut
K3 Angkat Angkut
 
Pengawasan Kesehatan Kerja
Pengawasan Kesehatan KerjaPengawasan Kesehatan Kerja
Pengawasan Kesehatan Kerja
 
Hot work permit
Hot work permitHot work permit
Hot work permit
 
power point Alat pelindung diri
power point Alat pelindung diripower point Alat pelindung diri
power point Alat pelindung diri
 
identifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.ppt
identifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.pptidentifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.ppt
identifikasi-bahaya-dan-penilaian-risiko.ppt
 
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
 
Pengawasan Norma K3 Bahan Kimia Berbahaya
Pengawasan Norma K3 Bahan Kimia BerbahayaPengawasan Norma K3 Bahan Kimia Berbahaya
Pengawasan Norma K3 Bahan Kimia Berbahaya
 
K3 mekanik
K3 mekanikK3 mekanik
K3 mekanik
 
Form HIRADC (2).docx
Form HIRADC (2).docxForm HIRADC (2).docx
Form HIRADC (2).docx
 
Interpretasi Kriteria Audit SMK3
Interpretasi Kriteria Audit SMK3Interpretasi Kriteria Audit SMK3
Interpretasi Kriteria Audit SMK3
 
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
 
SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja
SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat KerjaSNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja
SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja
 
Confined Space - Ruang Terbatas
Confined Space - Ruang TerbatasConfined Space - Ruang Terbatas
Confined Space - Ruang Terbatas
 
Unsafe act and condition
Unsafe act and conditionUnsafe act and condition
Unsafe act and condition
 
PPT APD - K3
PPT APD - K3PPT APD - K3
PPT APD - K3
 

Viewers also liked

11. statistik & pelaporan kecelakaan
11. statistik & pelaporan kecelakaan11. statistik & pelaporan kecelakaan
11. statistik & pelaporan kecelakaanWinarso Arso
 
Per 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaan
Per 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaanPer 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaan
Per 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaanhanu suwardi
 
INVESTIGASI K3 TAMBANG
INVESTIGASI K3 TAMBANGINVESTIGASI K3 TAMBANG
INVESTIGASI K3 TAMBANGrekar sudirman
 
Laporan kecelakaan kerja
Laporan kecelakaan kerjaLaporan kecelakaan kerja
Laporan kecelakaan kerjaFarizAmalanda
 
Analisa kecelakaan kerja
Analisa kecelakaan kerja Analisa kecelakaan kerja
Analisa kecelakaan kerja Soni Fariski
 
Investigasi Kecelakaan
Investigasi KecelakaanInvestigasi Kecelakaan
Investigasi KecelakaanAl Marson
 
Keajaiban penciptaan manusia1
Keajaiban penciptaan manusia1Keajaiban penciptaan manusia1
Keajaiban penciptaan manusia1Fitri Ifony
 
Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011
Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011
Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011Sariana Csg
 
Shoc proposal dec 2013 rev.01_ok
Shoc proposal dec 2013 rev.01_okShoc proposal dec 2013 rev.01_ok
Shoc proposal dec 2013 rev.01_okFitri Ifony
 
Kepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umum
Kepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umumKepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umum
Kepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umumtriturno
 
World safety day proposal rev.02 for slide share
World safety day proposal rev.02 for slide shareWorld safety day proposal rev.02 for slide share
World safety day proposal rev.02 for slide shareFitri Ifony
 
Tugas besar investigasi kecelakaan
Tugas besar investigasi kecelakaanTugas besar investigasi kecelakaan
Tugas besar investigasi kecelakaanTri Octa Firdausi
 
Integrated management system training
Integrated management system trainingIntegrated management system training
Integrated management system trainingFitri Ifony
 
Incident Investigation Safety Training 2015
Incident Investigation Safety Training 2015Incident Investigation Safety Training 2015
Incident Investigation Safety Training 2015KyleMurry
 
Hse presentation general rev.00 may 2014
Hse presentation general rev.00 may 2014Hse presentation general rev.00 may 2014
Hse presentation general rev.00 may 2014Fitri Ifony
 
Pembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedung
Pembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedungPembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedung
Pembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedungArdy Hermawan
 
Fmc close out repot hse dept. rev.000
Fmc close out repot hse dept. rev.000Fmc close out repot hse dept. rev.000
Fmc close out repot hse dept. rev.000Fitri Ifony
 

Viewers also liked (20)

11. statistik & pelaporan kecelakaan
11. statistik & pelaporan kecelakaan11. statistik & pelaporan kecelakaan
11. statistik & pelaporan kecelakaan
 
investigasi kecelakaan
investigasi kecelakaaninvestigasi kecelakaan
investigasi kecelakaan
 
Per 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaan
Per 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaanPer 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaan
Per 03 men-1998-tentang-tata-cara-pelaporan-dan-pemeriksaan-kecelakaan
 
INVESTIGASI K3 TAMBANG
INVESTIGASI K3 TAMBANGINVESTIGASI K3 TAMBANG
INVESTIGASI K3 TAMBANG
 
Laporan kecelakaan kerja
Laporan kecelakaan kerjaLaporan kecelakaan kerja
Laporan kecelakaan kerja
 
Analisa kecelakaan kerja
Analisa kecelakaan kerja Analisa kecelakaan kerja
Analisa kecelakaan kerja
 
Investigasi Kecelakaan
Investigasi KecelakaanInvestigasi Kecelakaan
Investigasi Kecelakaan
 
Keajaiban penciptaan manusia1
Keajaiban penciptaan manusia1Keajaiban penciptaan manusia1
Keajaiban penciptaan manusia1
 
modul K3
modul K3modul K3
modul K3
 
Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011
Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011
Analisis Kecelakaan Berdasarkan Accident Theories-Tugas KesKer-FKMUNSRI 2011
 
Shoc proposal dec 2013 rev.01_ok
Shoc proposal dec 2013 rev.01_okShoc proposal dec 2013 rev.01_ok
Shoc proposal dec 2013 rev.01_ok
 
Kepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umum
Kepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umumKepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umum
Kepmen mentamben 555k tahun 1995 keselamatan kesehatan kerja pertambangan umum
 
World safety day proposal rev.02 for slide share
World safety day proposal rev.02 for slide shareWorld safety day proposal rev.02 for slide share
World safety day proposal rev.02 for slide share
 
Tugas besar investigasi kecelakaan
Tugas besar investigasi kecelakaanTugas besar investigasi kecelakaan
Tugas besar investigasi kecelakaan
 
Integrated management system training
Integrated management system trainingIntegrated management system training
Integrated management system training
 
Incident Investigation Safety Training 2015
Incident Investigation Safety Training 2015Incident Investigation Safety Training 2015
Incident Investigation Safety Training 2015
 
Hse presentation general rev.00 may 2014
Hse presentation general rev.00 may 2014Hse presentation general rev.00 may 2014
Hse presentation general rev.00 may 2014
 
Pembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedung
Pembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedungPembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedung
Pembuatan JSA, HIRA, SOP, WI pada konstruksi gedung
 
Accident investigation
Accident investigationAccident investigation
Accident investigation
 
Fmc close out repot hse dept. rev.000
Fmc close out repot hse dept. rev.000Fmc close out repot hse dept. rev.000
Fmc close out repot hse dept. rev.000
 

Similar to STATISTIK K3

Keselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptx
Keselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptxKeselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptx
Keselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptxNurCahyani13
 
ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3
ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3
ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3Fransiska Puteri
 
Metode konstruksi tugas 2
Metode konstruksi tugas 2Metode konstruksi tugas 2
Metode konstruksi tugas 2ABDILLAH13
 
1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx
1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx
1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptxDanendraDhannyAnggar
 
Dasar dasar K3.pdf
Dasar dasar K3.pdfDasar dasar K3.pdf
Dasar dasar K3.pdfrhamset
 
Laporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal Aceh
Laporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal AcehLaporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal Aceh
Laporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal AcehAzwan Putra
 
jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...
jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...
jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...MeilindaTrisilia2
 
Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...
Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...
Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...shihatin
 
Materi Training P2K3 - calibri.pptx
Materi Training P2K3 - calibri.pptxMateri Training P2K3 - calibri.pptx
Materi Training P2K3 - calibri.pptxNHFINGN
 
BAB 1 Pendahuluan.pdf
BAB 1 Pendahuluan.pdfBAB 1 Pendahuluan.pdf
BAB 1 Pendahuluan.pdfImamkc
 
USULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docx
USULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docxUSULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docx
USULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docxselviaaprilyanti
 
KECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).ppt
KECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).pptKECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).ppt
KECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).ppthidnisa
 
Kesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptx
Kesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptxKesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptx
Kesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptxHana P Fadhilah
 

Similar to STATISTIK K3 (20)

Keselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptx
Keselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptxKeselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptx
Keselamatan_Kerja_dan_Kecelakaan_Kerja.pptx
 
ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3
ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3
ITP UNS Semester 3, HIPERKES: Statistik dalam penilaian kinerja program k3
 
8.program k3
8.program k38.program k3
8.program k3
 
Total Productive Maintenance
Total Productive MaintenanceTotal Productive Maintenance
Total Productive Maintenance
 
Metode konstruksi tugas 2
Metode konstruksi tugas 2Metode konstruksi tugas 2
Metode konstruksi tugas 2
 
1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx
1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx
1626677877_57ee019dcb12b3845498.pptx
 
Dasar dasar K3.pdf
Dasar dasar K3.pdfDasar dasar K3.pdf
Dasar dasar K3.pdf
 
Laporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal Aceh
Laporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal AcehLaporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal Aceh
Laporan Kerja Praktek PT. Meridan Sejati Surya Plantation Bangsal Aceh
 
jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...
jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...
jurnal_metris,+Journal+manager,+2.Yuswono+Hadi,+Roy+Irawan,+Oesman+Hendra+Kel...
 
Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...
Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...
Pengaruh produktivitas tenaga kerja terhadap strategi perencanaan tenaga kerj...
 
Materi Training P2K3 - calibri.pptx
Materi Training P2K3 - calibri.pptxMateri Training P2K3 - calibri.pptx
Materi Training P2K3 - calibri.pptx
 
4. Manajemen-Administrasi-K3.ppt
4. Manajemen-Administrasi-K3.ppt4. Manajemen-Administrasi-K3.ppt
4. Manajemen-Administrasi-K3.ppt
 
BAB 1 Pendahuluan.pdf
BAB 1 Pendahuluan.pdfBAB 1 Pendahuluan.pdf
BAB 1 Pendahuluan.pdf
 
Contractor safety management system
Contractor safety  management systemContractor safety  management system
Contractor safety management system
 
11. Pengendalian Biaya Produksi
11. Pengendalian Biaya Produksi11. Pengendalian Biaya Produksi
11. Pengendalian Biaya Produksi
 
KECELAKAAN_KERJA.ppt
KECELAKAAN_KERJA.pptKECELAKAAN_KERJA.ppt
KECELAKAAN_KERJA.ppt
 
KECELAKAAN_KERJA.ppt
KECELAKAAN_KERJA.pptKECELAKAAN_KERJA.ppt
KECELAKAAN_KERJA.ppt
 
USULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docx
USULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docxUSULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docx
USULAN PERBAIKAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN.docx
 
KECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).ppt
KECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).pptKECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).ppt
KECELAKAAN_KERJA (teori dan teknik identifikasi).ppt
 
Kesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptx
Kesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptxKesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptx
Kesehatan dan keselamatan kerja - kelompok 9 (1).pptx
 

More from Fitri Ifony

Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...
Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...
Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...Fitri Ifony
 
Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan  (offshore scope)-31 dec 2013Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan  (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan (offshore scope)-31 dec 2013Fitri Ifony
 
Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013Fitri Ifony
 
Env monthly report september 2014 for Petronas Bukit Tua
Env monthly report september 2014 for Petronas Bukit TuaEnv monthly report september 2014 for Petronas Bukit Tua
Env monthly report september 2014 for Petronas Bukit TuaFitri Ifony
 
Hse incentive scheme rev 05 approved by yard (3)
Hse incentive scheme rev 05  approved by yard (3)Hse incentive scheme rev 05  approved by yard (3)
Hse incentive scheme rev 05 approved by yard (3)Fitri Ifony
 
Qhse objective & target 2015
Qhse objective & target 2015Qhse objective & target 2015
Qhse objective & target 2015Fitri Ifony
 
Safety performance 2015 rev.00 pp epc project
Safety performance 2015 rev.00 pp epc projectSafety performance 2015 rev.00 pp epc project
Safety performance 2015 rev.00 pp epc projectFitri Ifony
 
Hiradc training rev.0
Hiradc training rev.0Hiradc training rev.0
Hiradc training rev.0Fitri Ifony
 
Melihat kebaikan-di-segala-hal by Harun Yahya
Melihat kebaikan-di-segala-hal by Harun YahyaMelihat kebaikan-di-segala-hal by Harun Yahya
Melihat kebaikan-di-segala-hal by Harun YahyaFitri Ifony
 
World day for health & safety rev.00
World day for health & safety rev.00World day for health & safety rev.00
World day for health & safety rev.00Fitri Ifony
 

More from Fitri Ifony (10)

Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...
Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...
Id spa-all-2020-105232 rev.d personnel on board (pob) control (offshore scope...
 
Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan  (offshore scope)-31 dec 2013Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan  (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105230 rev.d emergency respon plan (offshore scope)-31 dec 2013
 
Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013
Id spa-all-2020-105229 rev.e project hse plan (offshore scope)-31 dec 2013
 
Env monthly report september 2014 for Petronas Bukit Tua
Env monthly report september 2014 for Petronas Bukit TuaEnv monthly report september 2014 for Petronas Bukit Tua
Env monthly report september 2014 for Petronas Bukit Tua
 
Hse incentive scheme rev 05 approved by yard (3)
Hse incentive scheme rev 05  approved by yard (3)Hse incentive scheme rev 05  approved by yard (3)
Hse incentive scheme rev 05 approved by yard (3)
 
Qhse objective & target 2015
Qhse objective & target 2015Qhse objective & target 2015
Qhse objective & target 2015
 
Safety performance 2015 rev.00 pp epc project
Safety performance 2015 rev.00 pp epc projectSafety performance 2015 rev.00 pp epc project
Safety performance 2015 rev.00 pp epc project
 
Hiradc training rev.0
Hiradc training rev.0Hiradc training rev.0
Hiradc training rev.0
 
Melihat kebaikan-di-segala-hal by Harun Yahya
Melihat kebaikan-di-segala-hal by Harun YahyaMelihat kebaikan-di-segala-hal by Harun Yahya
Melihat kebaikan-di-segala-hal by Harun Yahya
 
World day for health & safety rev.00
World day for health & safety rev.00World day for health & safety rev.00
World day for health & safety rev.00
 

STATISTIK K3

  • 2. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS TUJUAN PERHITUNGAN & PENILAIAN STATISTIK K3 Digunakan untuk menilai ‘ Pelaksanaan Program K3 / OHS Performance Programs ’. Dengan menggunakan statistik dapat memberikan masukan ke manajemen mengenai tingkat kecelakaan kerja serta berbagai faktor yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mencegah menurunnya kinerja K3. 2
  • 3. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS MANFAAT PERHITUNGAN & PENILAIAN STATISTIK K3  Mengidentifikasi naik turunnya (trend) dari suatu timbulnya kecelakaan kerja  Mengetahui peningkatan atau berbagai hal yang memperburuk kinerja K3  Membandingkan kinerja suatu kelompok dengan kinerja sebelumnya. (T-Safe Score)  Memberikan informasi mengenai prioritas pengalokasian dana K3  Memonitor kinerja organisasi, khususnya mengenai persyaratan untuk penyediaan sistim/tempat kerja yang aman 3
  • 4. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS JENIS-JENIS TERAPAN STATISTIK K3 1. Ratio Total Cidera yang Terekam/Tercatat (TRIR) 2. Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIFR) 3. Ratio Keparahan Cidera (Severity rate) 4. Incidence Rate (IR) 5. Frequency Severity Indicator (FSI) 6. Safe-T Score 7. Safety Sampling (Survey K3) Bagian 1 Bagian 2 4
  • 5. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS 5
  • 6. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS RATIO TOTAL CIDERA YANG TEREKAM/TERCATAT (TRIR) Untuk menghitung TRIR, ada hal-hal harus kita ketahui sebelumnya. Beberapa lembaga menerbitkan cara menghitung TRIR dengan standar masing-masing, diantaranya adalah  OSHA (Occupational Safety and Health Administration)  OGP (International Association of Oil and Gas Producer) dan  IADC (International Association of Drilling Contractor) Selain itu, tempat (Negara) kita bekerja pasti juga mengeluarkan kebijakan tersendiri. Oleh karena itu, selain mengikuti standar-standar diatas (optional) kita juga harus memperhatikan Undang-Undang/ Peraturan tempat kita bekerja serta tergantung klien dari proyek yang kita kerjakan. 6
  • 7. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS RATIO TOTAL CIDERA YANG TEREKAM/TERCATAT (TRIR) Untuk mendefinisikan TRIR, OSHA menggunakan istilah Total Recordable Incident (injury and illnesses) Rate. OGP menggunakan Injury Frequency Rate, sedangkan IADC ada Frequency Rate dan Incident Rate. Apabila kita melihat rumusnya OSHA menggunakan konstanta perkalian pada denominator 200.000, OGP 1.000.0000, IADC lain lagi, untuk TRFR (Total Recordable Frequency Rate) menggunakan konstanta perkalian pada denominator 1.000.000, sedangkan untuk TRIR menggunakan konstanta 200.000. Angka 1.000.000 dipakai untuk menggambarkan jumlah tenaga kerja sebanyak 500 orang yang bekerja selama satu tahun (2000 jam kerja), sehingga didapatkan 2000 dikali 500 menjadi 1.000.000. Sehingga dapat dikatakan angka denominator 1.000.000 sama artinya angka kecelakaan per 500 (lima ratus) pekerja. Begitu juga untuk denominator 200.000, menggambarkan untuk 100 pekerja yang bekerja selama 2000 jam kerja. Jadi dengan kata lain adalah angka kecelakaan per 100 pekerja. 7
  • 8. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS TOTAL CIDERA YANG TEREKAM (TRIR) Total Recordable Injury Rate (TRIR) merupakan Nilai frekuensi cedera yang direkam/tercatat diantaranya jumlah kematian, cedera waktu yang hilang, luka perawatan medis dan cedera kerja tertentu. Hal ini dinyatakan sebagai jumlah total korban jiwa (kematian), kehilangan jam kerja akibat cidera (LTI) , medis luka pengobatan (MTC) dan kecelakaan kerja terbatas yang dapat menyebabkan tidak layak untuk berkerja dalam beberapa hari per total jam kerja dikalikan dengan konstanta satu juta . TRIR = Σtotal (Kematian + LTI + MTC + RWDC) x 1.000.000 Σtotal Jam Kerja RUMUS Konstanta Perkalian 8
  • 9. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS 9
  • 10. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIF) LTIF (Lost Time Injury Frequency rate) adalah banyaknya kecelakaan kerja per satu juta jam kerja orang akibat kecelakaan selama periode 1 tahun. Ada dua data penting yang harus ada untuk menghitung frekwensi rate, yaitu : a. Jumlah jam kerja hilang akibat kecelakaan kerja (Lost Time Injury /LTI) termasuk Kematian. b. Jumlah jam kerja orang yang telah dilakukan (man hours). LTIF = Σ Kecelakaan (LTI +Kematian) x 1.000.000 Σtotal Jam Kerja RUMUS 10
  • 11. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS Suatu Perusahaan dengan 500 tenaga kerja, kegiatan 50 minggu per tahun, 48 kerja perminggu. Jumlah lembur 20.000 jam dan absen 60.000 jam. Terjadi 60 kecelakaan dalam 1 tahun. Jam Kerja Orang = [(500 x 50 x 48) + 20.000 – 60.000] = 1.160.000 LTIF = 60 x 1.000.000 1.160.000 = 51,72 Jam Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIF) 11
  • 12. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS Nilai LTIF rate 51,72 berarti, bahwa pada periode orang kerja tersebut terjadi hilangnya waktu kerja sebesar 51,72 jam per-sejuta orang kerja.  Angka ini tidak mengindikasikan tingkat keparahan kecelakaan kerja.  Angka ini mengindikasikan bahwa pekerja tidak berada di tempat kerja setelah terjadinya kecelakaan kerja. Ratio Hari Kerja Hilang Akibat Cidera (LTIF) 12
  • 13. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS 13
  • 14. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS RATIO KEPARAHAN CIDERA (SR) Indikator hilangnya hari kerja akibat kecelakaan kerja untuk per sejuta jam kerja orang. SR = Σ Hari Kerja Hilang x 1.000.000 Σtotal Jam Kerja RUMUS 14
  • 15. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS Sebuah perusahaan telah bekerja 360,000 jam kerja orang, selama setahun telah terjadi 5 kasus kecelakaan kerja yang menyebabkan 175 hari kerja hilang. Tentukan frekuensi rate akibat kecelakaan kerja tersebut dan severity ratenya! LTIF rate = ( 5 x 1,000,000) / 360,000 = 13,8 Severity Rate = (175 x 1,000,000) / 360,000 = 486 Nilai severity rate 486 mengindikasikan bahwa selama kurun waktu tersebut berarti, pada tahun tersebut telah terjadi hilangnya waktu kerja sebesar 486 hari per sejuta jam kerja orang. RATIO KEPARAHAN CIDERA (SR) 15
  • 16. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS 16
  • 17. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS INCIDENCE RATE (IR) Incidence rate digunakan untuk menginformasikan mengenai prosentase jumlah kecelakaan yang terjadi ditempat kerja Incidence Rate = Σtotal Kasus x 100% Σtotal tenaga kerja yang terpapar RUMUS 17
  • 18. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS INCIDENCE RATE (IR) Jml kasus kecelakaan kerja 46 kali pada tahun 2009 Jumlah tenaga kerja = 500 pekerja Hitung Incidence rate! Incidence rate = (jml.kasus / jml.tenaga kerja terpapar) x 100% = ( 46/500) x 100% = 9,2% Jadi jumlah prosentase kecelakaan kerja tahun 2009 adalah 9,2 % 18
  • 19. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS 19
  • 20. By Fitri Ifony - HSE Engineer- PT GUNANUSA UTAMA FABRICATORS SINGKATAN – SINGKATAN SAFETY LTI : Lost Time Injury LTIR : Lost Time Injury Rate TRIR : Total Recordable Injury Rate MTC : Medical Treatment Case RWDC : Restricted Work Day Case LWDC : Lost Work Day Case FAT : Fatality FAC : First Aid Case ED : Environmental Damage NMI : Near Miss VAR : Vehicle Accident Rate SR : Severity Rate TRI : Total Recordable Injuries STS : Safe-T-Score FR : Frequency Rate 20