Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Analisa kecelakaan kerja

6,673 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Analisa kecelakaan kerja

  1. 1. METODE ANALISA KECELAKAAN KERJA dr. Halinda Sari Lubis, MKKK Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat - USU
  2. 2. Analisa akar penyebab (Root Cause Analysis = RCA)
  3. 3. Root Cause Analysis • Apakah analisa akar penyebab? - Menemukan penyebab nyata masalah dan hubungan dengan gejala-gejala yang ada • Capaian - Identifikasi kegagalan - Analisa kegagalan - Resolusi kegagalan
  4. 4. Tahapan analisa akar penyebab • Mengumpulkan – tahap I - Suatu fakta –melakukan investigasi, dan bukan mencari kesalahan • Pelaksanaan investigasi – tahap II - Evaluasi objektif terhadap data-data yang terkumpul untuk identifikasi faktor penyebab apapun yang dapat menjadi pencetus kegagalan • Resolusi kejadian- tahap III - Penilaian realistis kelangsungan tindakan perbaikan yang telah diungkapkan sebelumnya. - Harus dimonitor secara periodik untuk memeriksa pembuktian resolusi.
  5. 5. Kenapa membutuhkannya • Keuntungan RCA - Masalah nyata sebagai penyebab dapat ditemukan - Masalah berulang akan diminimalisir
  6. 6. Tipe RCA • RCA berdasarkan keselamatan • RCA berdasarkan produksi • RCA berdasarkan proses • RCA berdasarkan sistem
  7. 7. Tipe RCA • RCA berdasarkan keselamatan - Investigasi kecelakaan dan keselamatan dan kesehatan kerja. - Akar penyebab-penyebab :- tak teridentifikasi risiko, atau keselamatan mesin tak adekuat, rambu-rambu keselamatan yang tidak ada. • RCA berdasarkan produksi RCA - Quality control pada proses industri. - Akar penyebab-penyebab:- ketidak serasian, ketidaksesuaian tahapan dan alur produksi.
  8. 8. Tipe RCA • RCA berdasarkan proses - Perluasan produksi berdasarkan RCA. - Termasuk juga urusan perusahaan. - Akar penyebab-penyebab:- kegagalan kegiatan individual • RCA berdasarkan sistem - Penambahan dari tipe-tipe sebelumnya - Konsep-konsep baru termasuk :- perubahan manajemen, sistem pemikiran, dan manajemen risiko . - Akar penyebab-penyebab:- kultur organisasi dan strategi manajemen.
  9. 9. Metode analisa akar penyebab • Analisa perubahan • Analisa rintangan • MORT: Management Oversight and Risk Tree: manajemen kekeliruan dan pohon risiko • Human Performance Evaluation (HPE); evaluasi tindakan manusia
  10. 10. Sarana dalam Analisa akar penyebab
  11. 11. Fishbone Analysis • Definisi - Teknik identifikasi secara grafik dan organisasi banyak penyebab suatu masalah • Keuntungannya - Menolong menemukan masalah utama sebagai akar penyebab - Mendidik tim untuk menemukan memahami masalah .
  12. 12. Fishbone Analysis • Komponen : - Kepala ikan : masalah atau efek - Cabang horizontal : penyebab-penyebab - Bagian cabang : alasan - Non –service categories : machine, Manpower, Method etc. - Service categories : People, Process, Policies, Procedures etc. Problem Machine Method Material Man Power Measurement Management cause cause causecause reason reason
  13. 13. Project Delay Benchmarking Control Resources Separate Systems Inventory Update Every 12 hours No Clear deadlines No Clear Understanding Scope Definition Separate Systems for Sales & Supplier Real time inventory Wrong Estimates No backup for Critical Resources Communication No Communication plan Managed Systems Different Suppliers Case Study – Fishbone Analysis Time and Format of Systems different Lack of Standards Inadequate Resources Inventory
  14. 14. Kepner-Tregoe Method • Dikembangkan tahun 1958 • Berdasarkan kenyataan pendekatan terhadap aturan sistematis yang mungkin sebagai penyebab dan identifikasi penyebab yang sesungguhnya. • Terbagi atas lima tahap: - Menemukan masalah - Deskripsikan masalah - Menetapkan penyebab yang mungkin - Uji penyebab utama yang mungkin - Buktikan penyebab yang sesungguhnya • Kepner-Tregoe merupakan proses yang matang dengan kemampuan dimiliki. • Analisa masalah Kepner-Tregoe digunakan oleh NASA dalam hal masalah pelepasan Apollo XIII.

×