By: Dina Nurfadhilah
Rukun
Jual
Beli
Penjual
Pembeli
Barang/harta
yang
diperjualbelikan
Uang/alat
pembayaran
Ijab qabul
Suatu transaksi tukar menukar barang atau harta yang
mengakibatkan pemindahan hak milik sesuai dengan
syarat dan rukun tertentu.
(Q.S Al-Baqarah : 275)
J
U
A
L
B
E
L
I
Syarat Barang Yang
Diperjualbelikan
Syarat Penjual dan
Pembeli
1. Berakal sehat
2. Atas kemauan
sendiri
3. Sudah dewasa
(baligh)
4. Keadaan penjual
dan pembeli itu
bukan orang
pemboros
terhadap harta
1. Suci
2. Bermanfaat
3. Milik sendiri atau
milik orang lain
yang telah
mewakilkan untuk
menjualnya
4. Dapat
diserahterimakan
kepemilikannya
JUAL BELI YANG TERLARANG
A. Jual beli yang sah tapi dilarang
1. Jual beli yang harganya diatas/dibawah harga
pasar dengan cara menghadang penjual
sebelum tiba di pasar.
2. Membeli barang yang saudah dibeli atau dalam
proses tawaran orang lain
3. Jual beli barang untuk ditimbun supaya dapat
dijual dengan harga mahal di kemudian hari.
4. Jual beli alat maksiat
5. Jual beli dengan cara menipu
 Jual beli sperma binatang
 Menjual anak ternak yang masih kandungan anak ibunya
 Menjualbelikan barang yang baru dibelisebelum
diserahterimakan kepada pembelinya
 Menjual buah-buahan yang belum nyata buahnya
JUAL BELI TERLARANG DAN
TIDAK SAH
Khiyar
Majlis
Khiyar
Syarat
Khiyar
Aibi
KHIYAR
Memilih antara
melangsungkan
akad jual beli
atau
membatalkan
atas dasar
pertimbangan
yang
matangdari
pihak penjual
dan pembeli
Jenis-jenis
Khiyar
MUSAQAH, MUZARAAH, DAN
MUKHABARAH
MUSAQAH
Kerja sama antara pemilik kebun atau tanaman
dengan pengelola atau penggarap untuk
memelihara dan merawat kebun atau tanaman
dengann perjaanjian bagi hasil yang jumlahnya
menurut kesepakatan bersama dan perjanjian
itu disebutkan dalam akad.
MUBAH (Boleh)
RUKUN MUSAQAH
1. Pemilik dan penggarap kebun
2. Pekerjaan dengan ketentuan yang
jelas
3. Hasil yang diperoleh berupa buah,
daun, kayu,atau yang lainnya.
4. akad
MUKHABARAH
Kerja sama antara
pemilik kebun
dengan penggarap
sedangkan
bwnihnya dari
yang punya tanah.
MUZARAH
Kerja sama anatara
pemilik lahan
dengann
penggarap
sedangkan
benihnya dari
penggarap.
SYIRKAH
Suatu akad dalam bentuk kerjasama
antara dua orang atau lebih dalalm
bidang modal atau jasa untuk
mendapatkan keuntungan.
Macam-macam
Syirkah
Syirkah AMLAK
(syirkah
kepemilikan)
Syirkah UQUD
(syirkah kontrak
atau kesepakatan)
Syirkah ‘Inan
(harta)
Syirkah Wujuh
(Syirkah
keahlian)
Syirkah
Muwafadah
Syirkah A’mal
(serikat kerja)
RUKUN DAN SYARAT SYIRKAH
1. Anggota yang berserikat, dengan
syarat: baligh, berakal, sehat, atas
kehendak diri sendiri dan baligh,
dan mengetahui pokok-pokok
perjanjian
2. Pokok-pokok perjanjian syaratnya:
• Modal pokok yang dioperasikan
harus jelas
• Anggaran dasar dan anggaran
rumah tangga harus jelas
• Yang disyariatkakn (objeknya)
tidak bertentangann dengan
prinsip-prinsip syariat Islam
3. sighat
MUDHARABAH
RUKUN MUDHARABAH
Suatu bentuk kerjasama perniagaan dimana si pemilik
modal menyetorkan modalnya kepada pengelola dengan
keuntungan akan dibagi bersama sesuai dengan
kesepakatan dari kedua belaj pihak sedangkan jika
mengalami kerugian akan ditanggung oleh si pemili modal
1. Adanya pemilik modal dan mudhorib
2. Adanya modal, kerja sama dan keuntungan
3. Adanya sighat
Rukun
salam
pembeli
penjual
Modal /
uang
barang
SALAM
Jual beli model salam adalah pembelian
barang yang pembayarannya dilunasi di
muka , sedangkan penyerahan barang
dilakukan di kemudian hari
MACAM-MACAM
MUDHARABAH
1. MUDHARABAH MUTHLAQ
2. MUDHARABAH MUQAYADAH
MURABAHAH
Transaksi penjualan barang
dengan menyatakan harga
perolehan dan keuntungan
(margin)yang disepakati oleh
penjual dan pembeli .
SYARAT SALAM
1. Pembayaran dilakukan di muka
2. Dilakukan pada barang-barang yang memiliki
kriteria jelas
3. Penyebutan kriteria barang dilakukan saat
akad dilangsungkan
4. Penentuan tempo penyerahan barang
pesenan
5. Barang pesenan tersedia pada saat jatuh
tempo
6. Barang pesanan adalah barang yang
pengadaannya dijamin pengusaha

Perekonomian dalam Islam

  • 1.
  • 2.
    Rukun Jual Beli Penjual Pembeli Barang/harta yang diperjualbelikan Uang/alat pembayaran Ijab qabul Suatu transaksitukar menukar barang atau harta yang mengakibatkan pemindahan hak milik sesuai dengan syarat dan rukun tertentu. (Q.S Al-Baqarah : 275) J U A L B E L I
  • 3.
    Syarat Barang Yang Diperjualbelikan SyaratPenjual dan Pembeli 1. Berakal sehat 2. Atas kemauan sendiri 3. Sudah dewasa (baligh) 4. Keadaan penjual dan pembeli itu bukan orang pemboros terhadap harta 1. Suci 2. Bermanfaat 3. Milik sendiri atau milik orang lain yang telah mewakilkan untuk menjualnya 4. Dapat diserahterimakan kepemilikannya
  • 4.
    JUAL BELI YANGTERLARANG A. Jual beli yang sah tapi dilarang 1. Jual beli yang harganya diatas/dibawah harga pasar dengan cara menghadang penjual sebelum tiba di pasar. 2. Membeli barang yang saudah dibeli atau dalam proses tawaran orang lain 3. Jual beli barang untuk ditimbun supaya dapat dijual dengan harga mahal di kemudian hari. 4. Jual beli alat maksiat 5. Jual beli dengan cara menipu
  • 5.
     Jual belisperma binatang  Menjual anak ternak yang masih kandungan anak ibunya  Menjualbelikan barang yang baru dibelisebelum diserahterimakan kepada pembelinya  Menjual buah-buahan yang belum nyata buahnya JUAL BELI TERLARANG DAN TIDAK SAH
  • 6.
    Khiyar Majlis Khiyar Syarat Khiyar Aibi KHIYAR Memilih antara melangsungkan akad jualbeli atau membatalkan atas dasar pertimbangan yang matangdari pihak penjual dan pembeli Jenis-jenis Khiyar
  • 7.
    MUSAQAH, MUZARAAH, DAN MUKHABARAH MUSAQAH Kerjasama antara pemilik kebun atau tanaman dengan pengelola atau penggarap untuk memelihara dan merawat kebun atau tanaman dengann perjaanjian bagi hasil yang jumlahnya menurut kesepakatan bersama dan perjanjian itu disebutkan dalam akad. MUBAH (Boleh) RUKUN MUSAQAH 1. Pemilik dan penggarap kebun 2. Pekerjaan dengan ketentuan yang jelas 3. Hasil yang diperoleh berupa buah, daun, kayu,atau yang lainnya. 4. akad
  • 8.
    MUKHABARAH Kerja sama antara pemilikkebun dengan penggarap sedangkan bwnihnya dari yang punya tanah. MUZARAH Kerja sama anatara pemilik lahan dengann penggarap sedangkan benihnya dari penggarap.
  • 9.
    SYIRKAH Suatu akad dalambentuk kerjasama antara dua orang atau lebih dalalm bidang modal atau jasa untuk mendapatkan keuntungan. Macam-macam Syirkah Syirkah AMLAK (syirkah kepemilikan) Syirkah UQUD (syirkah kontrak atau kesepakatan) Syirkah ‘Inan (harta) Syirkah Wujuh (Syirkah keahlian) Syirkah Muwafadah Syirkah A’mal (serikat kerja)
  • 10.
    RUKUN DAN SYARATSYIRKAH 1. Anggota yang berserikat, dengan syarat: baligh, berakal, sehat, atas kehendak diri sendiri dan baligh, dan mengetahui pokok-pokok perjanjian 2. Pokok-pokok perjanjian syaratnya: • Modal pokok yang dioperasikan harus jelas • Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga harus jelas • Yang disyariatkakn (objeknya) tidak bertentangann dengan prinsip-prinsip syariat Islam 3. sighat
  • 11.
    MUDHARABAH RUKUN MUDHARABAH Suatu bentukkerjasama perniagaan dimana si pemilik modal menyetorkan modalnya kepada pengelola dengan keuntungan akan dibagi bersama sesuai dengan kesepakatan dari kedua belaj pihak sedangkan jika mengalami kerugian akan ditanggung oleh si pemili modal 1. Adanya pemilik modal dan mudhorib 2. Adanya modal, kerja sama dan keuntungan 3. Adanya sighat
  • 12.
    Rukun salam pembeli penjual Modal / uang barang SALAM Jual belimodel salam adalah pembelian barang yang pembayarannya dilunasi di muka , sedangkan penyerahan barang dilakukan di kemudian hari
  • 13.
    MACAM-MACAM MUDHARABAH 1. MUDHARABAH MUTHLAQ 2.MUDHARABAH MUQAYADAH MURABAHAH Transaksi penjualan barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin)yang disepakati oleh penjual dan pembeli .
  • 14.
    SYARAT SALAM 1. Pembayarandilakukan di muka 2. Dilakukan pada barang-barang yang memiliki kriteria jelas 3. Penyebutan kriteria barang dilakukan saat akad dilangsungkan 4. Penentuan tempo penyerahan barang pesenan 5. Barang pesenan tersedia pada saat jatuh tempo 6. Barang pesanan adalah barang yang pengadaannya dijamin pengusaha