PEGADAIAN SYARIAH
Di Susun Oleh:
1.Dewi Pertiwi
2.Hana Rosmawati
3.Irma Ipatul Qodri
TK II.AKUNTANSI REG.B
Daftar isi
2
3
4
2
Sejarah pegadaian
syariah
1
Pegadaian menurut
syariat islam
2
Landasan Hukum Gadai3
Konsep Gadai Syariah4
5
6
Rukun Gadai Syariah
Syarat sah Gadai
Syariah
7
8
Akad transaksi Gadai
Berakhirnya akad rahn
9 Jasa dan produk
pegadaian syariah
Sejarahnya Pegadaian Syariah
Terbitnya PP/10 tanggal 1 April 1990 dapat dikatakan
menjadi tonggak awal kebangkitan Pegadaian, satu hal yang
perlu dicermati bahwa PP10 menegaskan misi yang harus
diemban oleh Pegadaian untuk mencegah praktik riba, misi ini
tidak berubah hingga terbitnya PP103/2000 yang dijadikan
sebagai landasan kegiatan usaha Perum Pegadaian sampai
sekarang.
Banyak pihak berpendapat bahwa operasionalisasi
Pegadaian pra Fatwa MUI tanggal 16 Desember 2003 tentang
Bunga Bank, telah sesuai dengan konsep syariah meskipun
harus diakui belakangan bahwa terdapat beberapa aspek
yang menepis anggapan itu. Berkat Rahmat Alloh SWT dan
setelah melalui kajian panjang, akhirnya disusunlah suatu
konsep pendirian unit Layanan Gadai Syariah sebagai
langkah awal pembentukan divisi khusus yang menangani
kegiatan usaha syariah..
3
Gadai Menurut Syari’at Islam
4
Gadai dalam perspektif islam disebut dengan
istilah rahn, yaitu suatu perjanjian untuk menahan
sesuatu barang sebagai jaminan atau tanggungan
utang. Kata rahn secara etimologi berarti “tetap”,
”berlangsung” dan “menahan”.
Maka dari segi bahasa rahn bisa
diartikan sebagai menahan sesuatu dengan tetap.
Ar-Rahn adalah menahan salah satu harta
milik si peminjam sebagai jaminan atas pinjaman yang
diterimanya.
Landasan Hukum Gadai
 Al-Quran Surat AL-Baqarah
ayat 283
 Dan hadist
5
Konsep Gadai Syariah
6
Konsep operasi Pegadaian syariah
mengacu pada sistem administrasi
modern
azas rasionalitas, efisiensi dan efektifitas yang
diselaraskan dengan nilai Islam.
Rukun Gadai
shighat
Rahin &
murtahin
marhun
PSAK
30
marhun
bih
8
Ada ijab & qabul
Terdapat Orang yang
Berakad
Ada jaminan
(barang/harta)
Utang
Syarat Sah Gadai
a. Shigat
b. Orang yang berakal
c. Barang yang dijadikan jaminan
d. Utang (marhun bih)
9
Akad Perjanjian Transaksi Gadai
a) Qard al- Hasan
b) Mudharabah
c) Ba’I Muqayyadah
d) Ijarah
9
Berakhirnya Akad Rahan
1. Barang telah diserahkan kembali
pada pemiliknya
2. Rahin membayar hutangnya
3. Rusaknya barang rahin bukan oleh
tindakan atau pengguna murtahin
4. memanfaatkan barang rahn dengan
barang penyewaan, hibah atau
shadaqah baik dari pihak rahin
maupun murtahin
10
Jasa dan Produk Pegadaian Syariah
11
Pemberian pinjaman
atau pembiayaan atas
dasar hukum gadai
Penaksiran
nilai barang
Penitipan
barang (ijarah)
Gold
counter
12

Pegadaian syariah ppt

  • 1.
    PEGADAIAN SYARIAH Di SusunOleh: 1.Dewi Pertiwi 2.Hana Rosmawati 3.Irma Ipatul Qodri TK II.AKUNTANSI REG.B
  • 2.
    Daftar isi 2 3 4 2 Sejarah pegadaian syariah 1 Pegadaianmenurut syariat islam 2 Landasan Hukum Gadai3 Konsep Gadai Syariah4 5 6 Rukun Gadai Syariah Syarat sah Gadai Syariah 7 8 Akad transaksi Gadai Berakhirnya akad rahn 9 Jasa dan produk pegadaian syariah
  • 3.
    Sejarahnya Pegadaian Syariah TerbitnyaPP/10 tanggal 1 April 1990 dapat dikatakan menjadi tonggak awal kebangkitan Pegadaian, satu hal yang perlu dicermati bahwa PP10 menegaskan misi yang harus diemban oleh Pegadaian untuk mencegah praktik riba, misi ini tidak berubah hingga terbitnya PP103/2000 yang dijadikan sebagai landasan kegiatan usaha Perum Pegadaian sampai sekarang. Banyak pihak berpendapat bahwa operasionalisasi Pegadaian pra Fatwa MUI tanggal 16 Desember 2003 tentang Bunga Bank, telah sesuai dengan konsep syariah meskipun harus diakui belakangan bahwa terdapat beberapa aspek yang menepis anggapan itu. Berkat Rahmat Alloh SWT dan setelah melalui kajian panjang, akhirnya disusunlah suatu konsep pendirian unit Layanan Gadai Syariah sebagai langkah awal pembentukan divisi khusus yang menangani kegiatan usaha syariah.. 3
  • 4.
    Gadai Menurut Syari’atIslam 4 Gadai dalam perspektif islam disebut dengan istilah rahn, yaitu suatu perjanjian untuk menahan sesuatu barang sebagai jaminan atau tanggungan utang. Kata rahn secara etimologi berarti “tetap”, ”berlangsung” dan “menahan”. Maka dari segi bahasa rahn bisa diartikan sebagai menahan sesuatu dengan tetap. Ar-Rahn adalah menahan salah satu harta milik si peminjam sebagai jaminan atas pinjaman yang diterimanya.
  • 5.
    Landasan Hukum Gadai Al-Quran Surat AL-Baqarah ayat 283  Dan hadist 5
  • 6.
    Konsep Gadai Syariah 6 Konsepoperasi Pegadaian syariah mengacu pada sistem administrasi modern azas rasionalitas, efisiensi dan efektifitas yang diselaraskan dengan nilai Islam.
  • 7.
    Rukun Gadai shighat Rahin & murtahin marhun PSAK 30 marhun bih 8 Adaijab & qabul Terdapat Orang yang Berakad Ada jaminan (barang/harta) Utang
  • 8.
    Syarat Sah Gadai a.Shigat b. Orang yang berakal c. Barang yang dijadikan jaminan d. Utang (marhun bih) 9
  • 9.
    Akad Perjanjian TransaksiGadai a) Qard al- Hasan b) Mudharabah c) Ba’I Muqayyadah d) Ijarah 9
  • 10.
    Berakhirnya Akad Rahan 1.Barang telah diserahkan kembali pada pemiliknya 2. Rahin membayar hutangnya 3. Rusaknya barang rahin bukan oleh tindakan atau pengguna murtahin 4. memanfaatkan barang rahn dengan barang penyewaan, hibah atau shadaqah baik dari pihak rahin maupun murtahin 10
  • 11.
    Jasa dan ProdukPegadaian Syariah 11 Pemberian pinjaman atau pembiayaan atas dasar hukum gadai Penaksiran nilai barang Penitipan barang (ijarah) Gold counter
  • 12.