A. Pengertian UsahaGadai
Secara umum usaha gadai adalah kegiatan menjaminkan barang- barang berharga
kepada kepada pihak tertentu, guna memperoleh sejumlah uang dan barang yang
dijaminkan akan ditebus kembali sesuai perjanjian antara nasabah dengan lembaga
gadai. Pegadaian terdiri dari dua macam, yaitu pegadaian konvensional dan
pegadaian syariah. Pegadaian adalah lembaga yang melakukan pembiayaan dengan
bentuk penyaluran kredit atas dasar hukum kredit. Dengan demikian, dari
pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa usaha gadai memiliki ciri- ciri
diantaranya:
3.
Ciri-ciri
• 1. Terdapatbarang- barang berharga yang digadaikan;
• 2. Nilai jumlah pinjaman tergantung nilai barang yang digadaikan;
• 3. Barang yang digadaikan dapat ditebus kembali
4.
B. Tujuan UsahaPegadaian
1. Membantu orang- orang yang membutuhkan pinjaman dengan syarat mudah
2. Untuk masyarakat yang ingin mengetahui barang yang dimilikinya, pegadaian memberikan jasa taksiran untuk
mengetahui nilai barang
3. Menyediakan jasa pada masyarakat yang ingin menyimpan barangnya
4. Memberikan kredit kepada masyarakat yang mempunyai penghasilan tetap seperti karyawan
5. Menunjang pelaksana kebijakan dan program pemerintah dibinang ekonomi dan pembangunan nasional pada
umumnya melalui penyaluran uang pinjaman atas dasar hokum gadai
6. Mencega praktik ijon, pegadaian gelap, riba dan pinjaman tidak wajar lainya
7. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama golongan menengah kebawa melalui penyediaan dana atas dasar
hokum gadai, dan jasa dibidang keuangan lainya berdasarkan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku
8. Membina perekonomian rakyat kecil dengan menyalurkan kredit atas dasar hukum gadai kepada masyarakat
9. Di samping penyaluran kredit, maupun usaha- usaha lainya yang bermanfaat terutama bagi pemerintah dan
masyarakat
5.
C. Manfaat Pegadaian
1.Bagi Nasabah
a. Penaksiran nilai suatu barang bergerak dari dari pihak atau institusi yang
telah berpengalaman dan dapat dipercaya.
b. Penitipan suatu barang bergerak pada tempat yang aman dan dapat
dipercaya Nasabah yang akan berpergian, merasa kurang aman menempatkan
barang bergeraknya ditempat sendiri, atau tidak mempunyai sarana
penyimpanan suatu barang bergerak dapat menitipkan suatu barang bergerak
dapat menitipkn barangnya di Perum Pegadaian.
6.
2. Bagi PerusahaanPegadaian
a. Penghasilan yang bersumber dari sewa modal yang dibayarkan oleh peminjam dana;
b. Penghasilan yang bersumber dari ongkos yang dibayarkan oleh nasabah memperoleh jasa tertentu dari Perum
Pegadaian;
c. Pelaksanaan misi Perum Pegadaian sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang
pembiayaan berupa pemberian bantuan kepada masyarakat yang memerlukan dana dengan prosedur dan cara yang relatif
sederhana;
d. Berdasarkan Beraturan Pemerintah No. 10 Tahun 1990, laba yang diperoleh oleh Perum Pegadaian digunakan untuk:
1) Dana pembangunan semesta (55%);
2) Cadangan umum (5%);
3) Cadangan tujuan (5%);
4) Dana sosial (20%).
7.
D. Keuntungan UsahaGadai
Diperusahaan pegadaian begitu mudah dilakukan, masyarakat cukup datang ke kantor pegadaian terdekat dengan
membawa jaminan barang tertentu, maka uang pinjaman pun dalam waktu singkat dapat terpenuhi. Jaminannya pun
cukup sederhana sebagai contoh adalah jaminan dengan jam tangan saja sudah cukup untuk memperoleh sejumlah uang
dan hal ini hampir mustahil dapat diperoleh di lembaga keuangan lainnya
Keuntungan lain di pegadaian adalah pihak pegadaian tidak mempermasalahkan untuk apa uang tersebut digunakan dan
hal ini tentu bertolak belakang dengan pihak perbankan yang harus dibuat serinci mungkin tentang penggunaan
uangnya. Begitu pula dengan sangsi yang diberikan relatif ringan, apabila tidak dapat melunasi dalam waktu tertentu.
Sangsi yang paling berat adalah jaminan yang disimpan akan dilelang untuk menutupi kekurangan pinjaman yang telah
diberikan.
8.
Jadi keuntungan perusahaanpegadaian jika dibandingkan dengan
lembaga keuangan bank atau lembaga keuangan lainnya adalah:
1. Waktu yang relatif singkat untuk memperoleh uang,
yaitu paada hari itu juga, hal ini disebabkan
prosedurnyayang tidak berbelit-belit;
2. Persyaratan yang sangat sederhana sehingga
memudahkan konsumen untuk memenuhinya;
3. Pihak pegadaian tidak mempermasalahkan uang
tersebut digunakan untuk apa, jadi sesuai dengan
kehendak nasabahnya
9.
a. Barang danperhiasan :
yaitu semua perhiasan yang
dibuat dari emas, perhiasan
perak, platina, baik yang
berhiaskan intan, mutiara.
b. Barang-barang elektronik:
laptop, TV, kulkas, radio, tape
recorder,vcd/dvd, radio kaset.
c. Kendaran : sepeda, sepeda
motor, mobil.
d. Barang-barang
rumah tangga
e. Mesin,mesin jahit, mesin
motor kapal.
f. Tekstil
g. Barang-barang lain yang
dianggap bernilai seperti surat-surat
berharga baik dalam bentuk saham,
obligasi, maupun surat-surat berharga
lainnya.
E. Barang
Jaminan
10.
F. Sumber Pendanaan
1.Modal sendiri
2. Penyertaan modal pemerintah
3. Pinjaman jangka pendek dari perbankan
4. Pinjaman jangka panjang yang berasal dari kredit
lunak bank indonesia
5. Dari masyarakat melalui penerbitan obligasi
11.
G. Produk danJasa Sistem Konvensional
1.Jasa
Taksiran
2. Jasa
Titipan
4.Unit Toko
Emas “Galeri
24” 6.Kreasi
5.Krasida
3. Penjualan
Koin Emas
ONH
12.
H. Pegadaian SistemSyariah
Pengertian
Gadai dilihat dari sisi fiqih disebut “Ar- Rahn” yaitu suatu akad (perjanjian) pinjam- meminjam
dengan menyerahkan barang milik sebagai tanggungan utang. Perjanjian Gadai pada prinsipnya
diterimah dan diakui dalam Islam, berdasarkan firman Allah Swt.
a. Rahn artinya tetap, kekal, dan jaminan .
b. Rahn adalah produk jasa berupa pemberian pinjaman menggunakan system gadai dengan
berlandaskan prinsip- prinsip syariat islam,
c. Rahn dalam hukum islam dilakukan secara sukarela atas dasar tolong menolong dan
tidak untuk semata- mata mencari keuntungan.
13.
Mekanisme Operasional PegadaianIslam
Dari landasan islam tersebut ,maka mekanisme operasional pegadaian islam dapat digambarkan sebagai
berikut;Melalui akad rahn,nasabah menyerahkan barang bergerak dan kemudian dan kemudian
penggadaian menyimpan dan merawatnya di tempat yang telah disediahkan oleh penggadaian.Akibat
yang timbul dari proses penyimpanan adalah timbulnya biaya-biaya yang meliputi nilai investasi tempat
penyimpanan,biaya perawatan,dan keseluruhan proses kegiatannya. Atas dasar ini di benarkan bagi
pegadaian mengenakan biaya sewa kepada nasabah sesuai jumlah yang di sepakati oleh kedua belah
pihak.
Penggadaian islam akan memperoleh keuntungan hanya dari beasewa tempat yang di pungut bukan
tambahan berupa bunga atau sewa modal yang di perhitungkan dari uang pinjaman. Sehingga di sini
dapat dikatakan proses pinjam meminjam uang hanya sebagai “lipstick” yang akan menarik minat
konsumen untuk menyimpan barangnya di pegadaian
14.
Adapun ketentuan atas
persyaratanyang menyertai
akad tersebut meliputi :
A. Akad
B.Marhun Bih
( pinjaman )
C.Marhun ( barang
yang di rahn kan )
D. Jumlah maksimum dana rahn
dan nilai likuidasi barang yang di
rahn kan serta jangka waktu
rahn di tetapkan dalam
prosedur.
E. Rahin
15.
I. Mekanisme ProdukSyariah
Produk gadai ( Ar-Rahn )
Untuk mengajukan permohonan permintaan gadai, calon nasabah harus terlebih dahulu memenuhi
kebutuhan berikut:
1. Membawa fotokopi KTP atau identitas lainnya ( SIM, paspor, dan lain-lain )
2. Mengisi permulir permintaan rahn
3. Menyerahkan barang jaminan ( marhun ) bergerak, seperti:
a. Perhiasan emas, berlian
b. Kendaraan bermotor
c. Barang-barang elektronik
16.
Selanjutnya, presedur pemberianpinjaman ( Marhun Bih)dilakukan melalui tahapan berikut:
1. Nasabah mengisi fermulir permintaan rahn
2. Nasabah menyerahkan formulir permintaan rahn yang dilampiri dengan fotokopi;
idenditas serta barang jaminan ke loket.
3. Petugas pegadaian menaksir ( marhun ) agunan yang diserahkan
4. Besarnya pinjaman / marhun bih adalah sebesar 90% dari taksiran marhun.
5. Apabila disepakati besarnya pinjaman, nasabah menandatangani akad dan menerima
uang pinjaman.
17.
Pegadaian Konvensional PegadaianSyariah
Didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2000 Didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2000 dan Hukum
Agama Islam
Biaya administrasi berdasarkan prosentase berdasarkan golongan
barang
Biaya administrasi menurut ketetapan berdasarkan golongan barang
Bila lama pengembalian pinjaman lebih dari perjanjian barang gadai
dilelang kepada masyarakat
Bilamana lama pengembalian pinjaman lebih dari akad, barang gadai nasabah
dijual kepada masyarakat
Sewa modal dihitung dengan: Prosentase x uang pinjaman (UP) Jasa simpanan dihitung dengan: konstanta x taksiran
Maksimal jangka waktu 4 bulan Maksimal jangka waktu 3 bulan
Uang Kelebihan (UK)= hasil lelang- (uang pinjaman + sewa modal +
biaya lelang)
Uang kelebihan (UK) = hasil penjualan - (uang pinjaman + jasa penitipan +
biaya penjualan)
Bila dalam satu tahun uang kelebihan tidak diambil, uang kelebihan
tersebut menjadi milik pegadaian
Bila dalam satu tahun uang kelebihan tidak diambil, diserahkan kepada
Lembaga ZIS
1 hari dihitung 15 hari 1hari dihitung 5 hari
Mengenakan bunga (sewa modal) terhadap nasabah uang
memperoleh pinjaman
Tidak mengenakan bunga pada nasabah yang mendapatkan pinjaman
Istilah- istilah yang digunakan:
· Gadai
· Pegadaian
· Nasabah
· Barang Pinjaman
· Pinjaman
Istilah- istilah yang digunakan:
· Rahn
· Murtahin
· Rahin
· Marhun
· Marhun Bih
. Perbedaan Pegadaian Konvensional dengan Pegadaian Syariah serta dengan bank
18.
Pegadaian Bank
Prosedur pemberiandana mudah dan cepat dan tidak berbelit-belit Prosedur sulit dan lama
Untuk masyarakat yang meminjam dana kecil karena pegadaian
merambah ke kalangan masyarakat atas
Hanya peminjam besar dan terpercaya
Dengan jaminan barang sehari- hari seperti emas dan barang
elektronik lainya
Barang jaminan bernilai tinggi karena pinjaman dalam jumlah besar
Bunga rendah dan sesuai dengan kesepakatan Bunga pasar dan berfluktuasi
Bila tidak bisa dibayar, barang yang digadaikan akan disita untuk
dilelang
Bila tidak membayar didatangi debt collector, sebelum diusut ke
pengadilan
K. Perbedaan Pegadaian dengan Bank
19.
KESIMPULAN
• 1. PerumPegadaian adalah suatu lembaga keuangan non bank yang memusatkan kegiatan
usahanya di bidang penyaluran kredit dengan menggunakan system gadai, dalam upaya untuk
membantu menunjang kestabilan perekonomian pemerintah dan mensejahterakan kehidupan
masyarakat terutama masyarakat dengan golongan ekonomi menengah kebawah.
• 2. Sejarah Pegadaian dimulai pada saat Pemerintah Penjajahan Belanda (VOC) mendirikan
BANK VAN LEENING yaitu lembaga keuangan yang memberikan kredit dengan sistem gadai,
lembaga ini pertama kali didirikan di Batavia pada tanggal 20 Agustus 1746.
• 3. Pegadaian tentunya memiliki kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan keuangan
• 4. Pegadaian sebagai lembaga pengkreditan milik pemerintah tentunya mempunyai kelebihan
maupun kekurangan dibandingkan dengan bank
• 5. Banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya pegadaian baik bagi nasabah maupun bagi
pegadaian itu sendiri