Fenomena dalam Masyarakat,
Peran Negara, dan
Hubungannya dengan
Kebijakan Publik
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyrakat dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
Deskripsi
• Modul ini memfasilitasi pemahaman pengetahuan
dan keterampilan peserta pelatihan tentang konsep
kebijakan publik, proses dan analisisnya.
Diharapkan peserta memiliki kemampuan untuk
menjelaskan hubungan antara masalah publik dan
peran negara, serta mampu mengidentikasi jenis-
jenis studi kebijakan.
Tujuan:
1. Mampu memahami kebijakan publik dan
hubungannya dengan fenomena sosial (sosial,
politik, budaya dan lainnya).
2. Mampu menunjukkan hubungan antara berbagai
fenomena dalam masyarakat sebagai bahan
penyusunan kebijakan.
3. Mampu menyebutkan peran negara (kapan dan
bagaimana) dalam menyelesaikan permasalahan
publik.
Definisi dan Ruang lingkup Kebijakan
Publik
• Kebijakan publik secara sederhana merupakan bentuk
pernyataan formal dari pemerintah tentang pilihan terbaik
dari berbagai alternatif penyelesaian masalah publik.
• Semua yang diputuskan atau tidak diputuskan oleh
pemerintah termasuk dalam definisi sebagai kebijakan
(Whatever governments choose to do or not to do).
• Bertujuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
• Kebijakan publik menitikberatkan pada “publik dan
masalah-masalahnya”.
• Kebijakan Publik:
• Aksi Pemerintah
• Bukan satu aktor saja tunggal saja
• Merupakan proses yang cukup kompleks
Sistem Kebijakan
Hubungan Tiga Elemen Sistem Kesehatan
Sistem Kebijakan (2)
• Pelaku kebijakan: pemerintah dan non pemerintah.
• Kebijakan Publik: suatu sistem politik yang lahir dari
tuntutan-tuntutan lingkungan kebijakan.
• Lingkungan kebijakan: karakteristik sosial ekonomi,
sumber daya alam, iklim, topografi, demografi,
budaya dan sebagainya.
Proses Kebijakan Publik (Dunn, 2004)
Penetapan agenda
kebijakan (agenda
setting)
Formulasi
kebijakan
Adopsi kebijakan
Implementasi
kebijakan
Evaluasi kebijakan
Analisis Kebijakan
Dunn (2004), tujuan analisis kebijakan untuk mengetahui
substansi kebijakan yang mencakup informasi mengenai
permasalahan yang ingin diselesaikan dan dampak yang
mungkin timbul sebagai akibat dari kebijakan yang
diimplementasikan.
Analis Kebijakan
Analisis proses kebijakan
Analisis dalam dan untuk proses
kebijakan
Hubungan antara Peran Pembuat Kebijakan dengan Analis
Kebijakan dalam Menghasilkan Informasi Kebijakan
Daftar Pustaka
• Anderson, James E. 1979. Public Policy-making. New York: Holt, Rinehart, and Winston.
• Corduneanu-Huci, C., Hamilton A., Ferrer, I. M. 1976. Understanding Policy Change: How to Apply Political Ecomony Concepts in
Practice. Washington DC: The World Bank.
• Dewey, John. 1927. The Public and Its Problem. New York: Holt.
Dunn, William. 2004. Public Policy Analysis: An Introduction. New
• Jersey: Pearson-Prentice Hall.
• Dye, Thomas. 1972. Understanding Public Policy. New Jersey: Prentice- Hall, Eaglewood Cli s.
• Fischer, F., Miller, G.J., Sidney, M. S. (eds.). 2007. Handbook of Public Policy analysis: Theory, Politics and Methods, USA: CRC Press.
• Friedrich Carl. 2007. “Public Policy and The Nature of Administrative Responsibility” dalam Carl J. Friedrich dan E. S Mason (ed.),
Public Policy: 3-24. Cambridge, MA: Harvard University Press.
• Geurts, T. 2015. Public Policy Making: The 21st Century Perspective. Netherlands: Be Informed ( www.beinformed.com diunduh
tanggal 30 Februari 2015).
• Hallsworth, M., Parker, S., dan Rutter, J. 2001. Policy Making in the Real World: Evidence and Analysis, London: Institute for
Government.
• Hogwood, B.W dan L.A. Gunn. 1984. Policy Analysis for the Real World. London: Oxford University Press.
• Kay, A. 2006. The Dynamics Of Public Policy: Theory And Evidence. Cheltenham: Edward Elgar Publishing.
• LAN (Lembaga Administrasi Negara). 2012. Pedoman Perumusan Kebijakan (Edisi Revisi). Jakarta: Pusat Kajian Manajemen
Kebijakan.
• Lemay, M.C. 2002. Public Administration: Clashing Values in the Administration of Public Policy. Belmont, CA: Wardsworth/
Thompson Learning.
• Lester, J. P., dan J. Stewart. 1996. Public Policy: An Evolution Approach. Boston: Cengage Learning.
• Nelson & Quick. 2005. Introduction: Organizational Behavior in Changing Times (Chapter 9: Decision Making by Individuals and
Groups). South-Western (www.csus.edu/indiv/a/antonenl/ppt/ ch09.ppt diunduh 10 Mei 2015).
• the First Minister and Deputy First Minister: Economic Policy Unit. 2015. A Practical Guide to Policy Making in Northern Ireland
(www. ofmdfmni.gov.uk/policylink diunduh 1 April 2015).
• Parsons, Wayne. 2001. Public Policy: An Introduction to the Theory and Practice of Policy Analysis. New York: Edward Edgar
Publishing, Ltd.
• Shafritz, J.M. dan E.W. Russel . 1997. Introducing Public Administration. New York: Addison-Wesley Educational Publishers Inc.
• Somit, A., dan S. A. Peterson. 2003. Human Nature And Public Policy: An Evolutionary Approach. Basingstroke: Palgrave Macmillan.
• Subarsono, 2006. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Modul 1.1 Konsep dan Studi Kebijakan Publik

  • 1.
    Fenomena dalam Masyarakat, PeranNegara, dan Hubungannya dengan Kebijakan Publik Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyrakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
  • 2.
    Deskripsi • Modul inimemfasilitasi pemahaman pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan tentang konsep kebijakan publik, proses dan analisisnya. Diharapkan peserta memiliki kemampuan untuk menjelaskan hubungan antara masalah publik dan peran negara, serta mampu mengidentikasi jenis- jenis studi kebijakan.
  • 3.
    Tujuan: 1. Mampu memahamikebijakan publik dan hubungannya dengan fenomena sosial (sosial, politik, budaya dan lainnya). 2. Mampu menunjukkan hubungan antara berbagai fenomena dalam masyarakat sebagai bahan penyusunan kebijakan. 3. Mampu menyebutkan peran negara (kapan dan bagaimana) dalam menyelesaikan permasalahan publik.
  • 4.
    Definisi dan Ruanglingkup Kebijakan Publik • Kebijakan publik secara sederhana merupakan bentuk pernyataan formal dari pemerintah tentang pilihan terbaik dari berbagai alternatif penyelesaian masalah publik. • Semua yang diputuskan atau tidak diputuskan oleh pemerintah termasuk dalam definisi sebagai kebijakan (Whatever governments choose to do or not to do). • Bertujuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. • Kebijakan publik menitikberatkan pada “publik dan masalah-masalahnya”. • Kebijakan Publik: • Aksi Pemerintah • Bukan satu aktor saja tunggal saja • Merupakan proses yang cukup kompleks
  • 5.
    Sistem Kebijakan Hubungan TigaElemen Sistem Kesehatan
  • 6.
    Sistem Kebijakan (2) •Pelaku kebijakan: pemerintah dan non pemerintah. • Kebijakan Publik: suatu sistem politik yang lahir dari tuntutan-tuntutan lingkungan kebijakan. • Lingkungan kebijakan: karakteristik sosial ekonomi, sumber daya alam, iklim, topografi, demografi, budaya dan sebagainya.
  • 7.
    Proses Kebijakan Publik(Dunn, 2004) Penetapan agenda kebijakan (agenda setting) Formulasi kebijakan Adopsi kebijakan Implementasi kebijakan Evaluasi kebijakan
  • 8.
    Analisis Kebijakan Dunn (2004),tujuan analisis kebijakan untuk mengetahui substansi kebijakan yang mencakup informasi mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan dan dampak yang mungkin timbul sebagai akibat dari kebijakan yang diimplementasikan. Analis Kebijakan Analisis proses kebijakan Analisis dalam dan untuk proses kebijakan
  • 9.
    Hubungan antara PeranPembuat Kebijakan dengan Analis Kebijakan dalam Menghasilkan Informasi Kebijakan
  • 10.
    Daftar Pustaka • Anderson,James E. 1979. Public Policy-making. New York: Holt, Rinehart, and Winston. • Corduneanu-Huci, C., Hamilton A., Ferrer, I. M. 1976. Understanding Policy Change: How to Apply Political Ecomony Concepts in Practice. Washington DC: The World Bank. • Dewey, John. 1927. The Public and Its Problem. New York: Holt. Dunn, William. 2004. Public Policy Analysis: An Introduction. New • Jersey: Pearson-Prentice Hall. • Dye, Thomas. 1972. Understanding Public Policy. New Jersey: Prentice- Hall, Eaglewood Cli s. • Fischer, F., Miller, G.J., Sidney, M. S. (eds.). 2007. Handbook of Public Policy analysis: Theory, Politics and Methods, USA: CRC Press. • Friedrich Carl. 2007. “Public Policy and The Nature of Administrative Responsibility” dalam Carl J. Friedrich dan E. S Mason (ed.), Public Policy: 3-24. Cambridge, MA: Harvard University Press. • Geurts, T. 2015. Public Policy Making: The 21st Century Perspective. Netherlands: Be Informed ( www.beinformed.com diunduh tanggal 30 Februari 2015). • Hallsworth, M., Parker, S., dan Rutter, J. 2001. Policy Making in the Real World: Evidence and Analysis, London: Institute for Government. • Hogwood, B.W dan L.A. Gunn. 1984. Policy Analysis for the Real World. London: Oxford University Press. • Kay, A. 2006. The Dynamics Of Public Policy: Theory And Evidence. Cheltenham: Edward Elgar Publishing. • LAN (Lembaga Administrasi Negara). 2012. Pedoman Perumusan Kebijakan (Edisi Revisi). Jakarta: Pusat Kajian Manajemen Kebijakan. • Lemay, M.C. 2002. Public Administration: Clashing Values in the Administration of Public Policy. Belmont, CA: Wardsworth/ Thompson Learning. • Lester, J. P., dan J. Stewart. 1996. Public Policy: An Evolution Approach. Boston: Cengage Learning. • Nelson & Quick. 2005. Introduction: Organizational Behavior in Changing Times (Chapter 9: Decision Making by Individuals and Groups). South-Western (www.csus.edu/indiv/a/antonenl/ppt/ ch09.ppt diunduh 10 Mei 2015). • the First Minister and Deputy First Minister: Economic Policy Unit. 2015. A Practical Guide to Policy Making in Northern Ireland (www. ofmdfmni.gov.uk/policylink diunduh 1 April 2015). • Parsons, Wayne. 2001. Public Policy: An Introduction to the Theory and Practice of Policy Analysis. New York: Edward Edgar Publishing, Ltd. • Shafritz, J.M. dan E.W. Russel . 1997. Introducing Public Administration. New York: Addison-Wesley Educational Publishers Inc. • Somit, A., dan S. A. Peterson. 2003. Human Nature And Public Policy: An Evolutionary Approach. Basingstroke: Palgrave Macmillan. • Subarsono, 2006. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.