1. berbicara dan tertawa sendiri
2. Ketidaktepatan orang, tempat, dan
waktu
3. Konsentrasi rendah
4. Pikiran cepat berubah – ubah
Halusinasi adalah tanggapan ( persepsi )
panca indera tanpa adanya rangsangan dari
luar diri.

5. Pembicaraan kacau kadang – kadang
tidak masuk akal
6. Ketakutan / ekspresi wajah tegang
7. Sikap curiga dan bermusuhan
8. Menarik diri dan menghindar dari
orang lain

Jangan biarkan pasien termenung sendiri
Ajak berkomunikasi jika pasien sedang
melamun
Sapalah pasien jika pasien bebicara atau
tertawa sendiri
Buatkan jadwak kegiatan sehari – hari
yang tidak membebani pasien agar
halusinasi tidak muncul
•

Mempercepat penyembuhan pasien
•

Menekan jumlah munculnya

Hubungan dengan pasien dan orang

•
halusinasi
•

lain harmonis

Mencegah resiko kambuh ulang jika
•
diminum secara rutin

Menambah rasa penerimaan
keluarga terhadap pasien

•

Mempercepat penyembuhan pasien

Disusun oleh :
Nani JUhaeni
Poltekkes bdg
Tingkat 3 A
11102022

2005

Leaflet halusinasi AKPER PEMKAB MUNA

  • 1.
    1. berbicara dantertawa sendiri 2. Ketidaktepatan orang, tempat, dan waktu 3. Konsentrasi rendah 4. Pikiran cepat berubah – ubah Halusinasi adalah tanggapan ( persepsi ) panca indera tanpa adanya rangsangan dari luar diri. 5. Pembicaraan kacau kadang – kadang tidak masuk akal 6. Ketakutan / ekspresi wajah tegang 7. Sikap curiga dan bermusuhan 8. Menarik diri dan menghindar dari orang lain Jangan biarkan pasien termenung sendiri Ajak berkomunikasi jika pasien sedang melamun Sapalah pasien jika pasien bebicara atau tertawa sendiri Buatkan jadwak kegiatan sehari – hari yang tidak membebani pasien agar halusinasi tidak muncul
  • 2.
    • Mempercepat penyembuhan pasien • Menekanjumlah munculnya Hubungan dengan pasien dan orang • halusinasi • lain harmonis Mencegah resiko kambuh ulang jika • diminum secara rutin Menambah rasa penerimaan keluarga terhadap pasien • Mempercepat penyembuhan pasien Disusun oleh : Nani JUhaeni Poltekkes bdg Tingkat 3 A 11102022 2005