Dokumen ini menjelaskan tentang konsep materialitas dan risiko audit yang penting dalam proses audit laporan keuangan, dengan fokus pada bagaimana auditor harus mempertimbangkan materialitas saat merencanakan dan melaksanakan audit. Risiko audit dibagi menjadi risiko bawaan, risiko pengendalian, dan risiko deteksi, yang dapat mempengaruhi pendekatan auditor dalam mengumpulkan bukti audit yang memadai. Materialitas dalam laporan keuangan mencakup pertimbangan kuantitatif dan kualitatif untuk menentukan apakah kesalahan atau penghilangan dapat mempengaruhi keputusan pengguna laporan keuangan.