Kebidanan/001/2/2013
MODUL 2a
ETIKA DAN KODE ETIK KEBIDANAN
PENULIS:
Siti Patimah,SST,M.Keb
PENDIDIKAN JARAK JAUH PENDIDIKAN TINGGI KESEHATAN
PUSDIKLATNAKES BADAN PPSDM KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
2013
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
1
Etika Profesi Bidan
Kegiatan Belajar I
1. Menjelaskan pengertian etika profesi
2. Mendiskusikan konsep profesional
3. Menjelaskan dan mendiskusikan etika pro-
fesi
4. Mempraktekkan etika pelayanan kebidan-
an
5. Mendiskusikan pelaksanaan etika dalam
pelayanan kebidanan
TUJUAN
Pembelajaran Khusus
1. Pengertian
2. Konsep Profesional
3. Etika Profesi
4. Etika Pelayanan Kebidanan
5. Pelaksanaan Etika dalam Pelayanan Ke-
bidanan
POKOK
Materi
Setelah mempelajari kegiatan belajar
1 ini mahasiswa mampu menjelaskan,
mendiskusikan, dan mempraktekkan etika
profesi bidan dalam pelayanan kebidanan.
TUJUAN
Pembelajaran Umum
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 2
Uraian Materi
Untuk lebih memudahkan kita mem-
pelajari pokok bahasan ini, maka kita
mulai dengan mempelajari pengertian
– pengertian lebih dahulu.
A.	PENGERTIAN
Sebelum kita mulai mengulas
tentang materi etika profesi maka
mari kita ingat kembali materi di
modul 1 tentang pengertian etika.
Apa yang anda ketahui tentang
etika ?
.........................................................................
.........................................................................
.........................................................................
Untuk menyegarkan lagi inga-
tan anda disini akan diulas bebera-
pa pendapat tentang etika.
Menurut Bertens, etika ada-
lah nilai- nilai atau norma – norma
yang menjadi pegangan seseorang
atau suatu kelompok dalam men-
gatur tingkah lakunya.  Di dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia Etika
dirumuskan dalam 3 arti yaitu ten-
tang apa yang baik dan apa yang
buruk, nilai yang berkenaan dengan
akhlak, dan nilai mengenai benar
dan salah yang dianut suatu golon-
gan atau masyarakat. Sementara
menurut Sumaryono (1995) Etika
berkembang menjadi studi tentang
manusia berdasarkan kesepakatan
menurut ruang dan waktu yang
berbeda, yang menggambarkan
perangai manusia dalam kehidupan
manusia pada umumnya. Selain itu
etika juga berkembang menjadi
studi tentang kebenaran dan keti-
dakbenaran berdasarkan kodrat
manusia yang diwujudkan melalui
kehendak manusia.
Dalam konteks lain secara luas
dinyatakan bahwa ETIKA adalah
aplikasi dari proses dan teori filsa-
fat moral terhadap kenyataan yang
sebenarnya. Hal ini berhubungan
dengan prinsip-prinsip dasar dan
konsep yang membimbing makhluk
hidup dalam berpikir dan bertindak
serta menekankan nilai-nilai mere-
ka. (Shirley R Jones- Ethics in Mid-
wifery)
Sekarang kita masuk kebahasan Pro-
fesi. Coba amati gambar dibawah ini!
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 3
Tuliskan komentar anda.
........................................................................
........................................................................
........................................................................
.........................................................................
Sebenarnya pengertian pro-
fesi belum disepakati secara umum
karena tidak ada standar pekerjaan/
tugas yang bagaimanakah yang bisa
dikatakan sebagai profesi. Namum
ada beberapa pendapat yang men-
coba merumuskan pengertian dari
profesi. Ada yang mengatakan bah-
waprofesiadalah“jabatanseseorang
walau profesi tersebut tidak bersifat
komersial”. Profesi adalah kata sera-
pan dari sebuah kata dalam bahasa
Inggris “Profess”, yang dalam baha-
sa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang
bermakna: “Janji untuk memenuhi
kewajiban melakukan suatu tugas
khusus secara tetap/permanen”.
Profesi adalah pekerjaan yang
membutuhkan pelatihan dan pen-
guasaan terhadap suatu pengeta-
huan khusus. Suatu profesi biasanya
memiliki asosiasi profesi, kode etik,
serta proses sertifikasi dan lisensi
yang khusus untuk bidang profe-
si tersebut. Pekerjaan tidak sama
dengan profesi. Istilah yang mudah
dimengerti oleh masyarakat awam
adalah: sebuah profesi sudah pasti
menjadi sebuah pekerjaan, namun
sebuah pekerjaan belum tentu men-
jadi sebuah profesi. Profesi memiliki
mekanisme serta aturan yang harus 
dipenuhi sebagai suatu ketentuan,
sedangkan kebalikannya, pekerjaan
tidak memiliki aturan yang rumit
seperti itu. Hal inilah yang harus
diluruskan di masyarakat, karena
hampir semua orang menganggap
bahwa pekerjaan dan profesi adalah
sama.
Profesi adalah suatu pekerjaan
yang melaksanakan tugasnya me-
merlukan atau menuntut keahlian
(expertise), menggunakan teknik-
teknik ilmiah, serta dedikasi yang
tinggi. Keahlian yang diperoleh dari
lembaga pendidikan khusus dipe-
runtukkan untuk itu dengan kuri-
kulum yang dapat dipertanggung
jawabkan.Seseorangyangmenekuni
suatu profesi tertentu disebut pro-
fessional, sedangkan profession-
al sendiri mempunyai makna yang
mengacu kepada sebutan orang
yang menyandang suatu profesi dan
sebutan tentang penampilan seseo-
rang dalam mewujudkan unjuk kerja
sesuai dengn profesinya.
B.	 KONSEP PROFESIONAL
Masyarakat tentunya meng-
harapkan pelayanan yang profesion-
al dari seorang pelayan kesehatan.
Perilaku profesional yang diharap-
kan masyarakat diantaranya :
1.	 Bertindak sesuai dengan keahlian
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 4
dan didukung oleh pengetahuan
serta pengalaman dan keter-
ampilan yang tinggi
2.	 Bermoral tinggi
3.	 Berlaku jujur, baik pada orang lain
maupun diri sendiri
4.	 Tidak melakukan tindakan yang
coba-coba yang tidak didukung
ilmu pengetahuan profesinya
5.	 Tidak memberikan janji yang ber-
lebihan
6.	 Tidak melakukan tindakan yang
semata-mata didorong oleh per-
timbangan komersial
7.	 Memegang teguh etika profesi
8.	 Mengenal batas-batas pengeta-
huan
9.	 Menyadari dan mengenal keten-
tuan hukum yang membatasi
gerak-gerik dan kewenangannya
Profesional adalah orang yang
mempunyai profesi atau pekerjaan
purna waktu dan hidup dari peker-
jaan itu dengan mengandalkan
suatu keahlian yang tinggi.  Atau
seorang profesional adalah seseo-
rang yang hidup dengan memprak-
tekkan suatu keahlian tertentu atau
dengan terlibat dalam suatu kegia-
tan tertentu yang menurut keahlian,
sementara orang lain melakukan hal
yang sama sebagai sekedar hobi,
untuk senang – senang atau untuk
mengisi waktu luang.
Kaum profesional adalah
orang-orang yang memiliki tolok
ukur perilaku yang berada di atas
rata - rata. Di satu pihak ada tun-
tutan dan tantangan yang sangat
berat, tetapi di lain pihak ada suatu
kejelasan mengenai pola perilaku
yang baik dalam rangka kepentin-
gan masyarakat. Seandainya semua
bidang kehidupan dan bidang ke-
giatan menerapkan suatu. Standar
profesional yang tinggi, bisa dihara-
pkan akan tercipta suatu kualitas
masyarakat yang semakin baik.
Tabel dibawah ini memperlihatkan perbedaan profesi dan profesional :
PROFESI PROFESIONAL
Mengandalkan suatu keter-
ampilan atau keahlian khu-
sus
Orang yang tahu akan keahl-
ian dan keterampilannya
Dilaksanakan sebagai suatu
pekerjaan atau kegiatan
utama (purna waktu).
Meluangkan seluruh waktun-
ya untuk pekerjaan atau ke-
giatannya itu
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 5
Dilaksanakan sebagai sum-
ber utama nafkah hidup
Hidup dari situ
Dilaksanakan dengan keter-
libatan pribadi yang men-
dalam
Bangga akan pekerjaannya
Bidan diakui sebagai tena-
ga profesional yang bertanggung
jawab dan akuntable yang beker-
ja sebagai mitra perempuan untuk
memberikan dukungan, asuhan
dan nasihat pada perempuan. Hal
ini dapat dilihat dari persyaratan
jabatan profesional yang dimiliki
bidan yaitu :
1.	 Memberikan pelayanan yang
bersifat khusus pada masyarakat
2.	 Melalui jenjang pendidikan yang
menyiapkan bidan sebagai tena-
ga profesional
3.	 Keberadaannya diakui dan diper-
lukan oleh masyarakat
4.	 Mempunyai kewenangan yang
disyahkan dan diberikan oleh
pemerintah
5.	 Mempunyai peran dan fungsi
yang jelas dan terukur
6.	 Memiliki organisasi profesi se-
bagai wadah yang sah
Sekarang bagaimana dengan Pro-
fesionalisme?
1.	 Status profesional tidak merupa-
kan hak yang melekat hanya den-
gan kualifikasi tapi juga diberikan
kepercayaan oleh masyarakat
2.	 Publik harus percaya dan melihat
para profesional sebagai dapat
dipercaya
3.	 Untuk dapat dipercaya para pro-
fesional harus memenuhi kewa-
jiban yang diharapkan oleh ma-
nusia
4.	 Kegagalan untuk memenuhi ke-
percayaan dan tingkah laku dan
standar profesional akan menga-
kibatkan kehilangan status profe-
si tersebut
The American Colledge of nurs-
ing mengungkapkan Nilai essensial
dalam Profesi meliputi :
1.	Aesthetics (keindahan): kreat-
ifitas, imajinasi, sensitifitas dan
kepedulian.
2.	Altruism (mengutamakan orang
lain)
3.	Equality (kesetaraan): peneri-
maan dengan sikap asertif, keju-
juran, hargaa diri dan toleransi
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 6
4.	Freedom (kebebasan): memiliki
kapasitas untuk memiliki kegia-
tan, pengarahan diri
5.	Human dignity (martabat ma-
nusia): kemanusiaan, kebaikan,
penghargaan, penuh keper-
cayaan
6.	Justice (keadilan): menjunjung
tinggi moral dan prinsip legalitas
7.	 Truth (kebenaran): menerima
kenyataan dan realita, akunt-
abilitas, kejujuran, keunikan
Bidan sebagai tenaga profesion-
al haruslah memiliki komitmen yang
tinggi untuk :
1.	 Memberikan asuhan berkualitas
sesuai dengan standar etis (etika
profesi)
2.	 Pengetahuan tentang perilaku
ethis dimulai dari pendidikan,
berlanjut diskusi formal dan in-
formal dengan sejawat
3.	 Pada puncaknya mampu men-
gambil keputusan yang ethis un-
tuk memecahkan masalah etika
4.	 Menggunakan 2 pendekatan da-
lam pengambilan keputusan ethis
yaitu berdasarkan prinsip dan
berdasarkan asuhan kebidanan
(Beauchamp Childress, 1994)
Dalam membantu mememcah-
kan masalah bidan dapat meng-
gunakan 2 pendekatan yaitu :1)
Pendekatan berdasarkan prinsip
;dan 2)Pendekatan berdasarkanasu-
han atau pelayanan .
Sekarang coba anda uraikan
pendekatan berdasarkan prinsip? ....
.........................................................................
........................................................................
........................................................................
........................................................................
.........................................................................
.........................................................................
Kemudian anda cocokan dengan
uraian materi dibawah ini. :
Menurut Beauchamp Chil-
dress,menyatakan ada empat
pendekatan prinsip dalam etika
kesehatan ;
1.	 Tindakan diarahkan sebagai
penghargaan terhadap kapasitas
otonom setiap orang
2.	 Menghindarkan berbuat suatu
kesalahan
3.	 Murah hati memberikan sesuatu
yang bermanfaat dengan segala
konsekuensinya
4.	 Keadilan dan keberanian men-
jelassskan manfaat dan risiko
yang dihadapi
Ketidakpuasan dalam pendekatan
berdasar prinsip memunculkan konflik
serta dilema ethis yang mengarahkan
bidan pada pendekatan berdasar asu-
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 7
han yaitu sebagai berikut:
1.	Berpusat pada hubungan inter-
personal dalam asuhan
2.	Meningkatkan penghormatan
martabat klien
3.	Mendengarkan dan menganalisa
saran sejawat sebagai tanggung
jawab profesional
4.	Mengingat kembali arti tang-
gung jawab moral, kebaikan,
kepedulian, empati, perasaan
kasih sayang serta menerima
kenyataan (Taylor,1993)
Bidan dalam memberikan asuhan
kebidanan haruslah memiliki komit-
men yang tinggi terutama dalam
pelaksanaan pemberian konseling
untuk membimbing klien/pasien
dalam pengambilan keputusan
atas tidakan yang akan diberikan,
hal tersebut merupakan tanggung
jawab moral dari seorang bidan.
bidan bertanggung jawab dalam
melaksanakan asuhan kebidanan
secara etis profesional . Adapun un-
sur pelayanan profesional meliputi :
1.	Pelayanan berdasarkan sikap
dan kemampuan profesional
2.	Ditujukan untuk kepentingan
yang menerima
3.	Pelayanan yang diberikan serasi
dengan pandangan dan keyak-
inan profesi
4.	memberikan perlindungan bagi
anggota profesi.
Bidan dalam memberikan pe-
layanan kebidanan haruslah pro-
fesional,dikatakan profesional bila
memiliki ciri-ciri berikut ini ;
1.	Punya keterampilan yang tinggi
dalam suatu bidang serta kema-
hiran dalam menggunakan per-
alatan tertentu yang diperlukan
dalam pelaksanaan tugas yang
bersangkutan dengan bidang
tadi
2.	Punya ilmu dan pengalaman serta
kecerdasan dalam menganalisis
suatu masalah dan peka di dalam
membaca situasi cepat dan tepat
serta cermat dalam mengambil
keputusan terbaik atas dasar ke-
pekaan
3.	Punya sikap berorientasi ke de-
pan sehingga punya kemampuan
mengantisipasi perkembangan
lingkungan yang terbentang di
hadapannya
4.	Punya sikap mandiri berdasar-
kan keyakinan akan kemampuan
pribadi serta terbuka menyimak
dan menghargai pendapat orang
lain, namun cermat dalam memi-
lih yang terbaik bagi diri dan
perkembangan pribadinya
Menurut Artikel dalam Inter-
national Encyclopedia of Education,
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 8
ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
1.	 Suatu bidang pekerjaan yang
terorganisir dari jenis intelektu-
al yang terus berkembang dan
diperluas
2.	 Suatu teknik intelektual
3.	 Penerapan praktis dari teknik in-
telektual pada urusan praktis
4.	 Suatu periode panjang untuk
pelatihan dan sertifikasi
5.	 Beberapa standar dan pernyata-
an tentang etika yang dapat
diselenggarakan
6.	 Kemampuan untuk kepemi-
mpinan pada profesi sendiri
7.	 Asosiasi dari anggota profesi
yang menjadi suatu kelompok
yang erat dengan kualitas ko-
munikasi yang tinggi antar an-
ggotanya
8.	 Pengakuan sebagai profesi
9.	 Perhatian yang profesional ter-
hadap penggunaan yang ber-
tanggung jawab dari pekerjaan
profesi
10.	 Hubungan yang erat dengan
profesi lain
C.	 STANDAR PROFESI
Saat ini dunia kesehatan mu-
lai atau sedang memasuki era, di-
mana semua proses, atau hasil tin-
dakan harus dapat terukur dan di
prediksi terlebih dahulu (Predicted
and Computed). Sehingga diperlu-
kan penilaian atau standarisasi ada-
pun bentuk standarisasi yang ban-
yak dipergunakan adalah Standar
Profesi, Standar Pelayanan, Standar
Prosedur dan yang tertinggi adalah
Standar Kinerja (Standar of Perfor-
mance / outcome).
Beberapa pendapat para pa-
kar tentang standar profesi antara
lain :
Komalawati memberikan
batasan yang dimaksud dengan
standar profesi adalah pedoman
yang harus digunakan sebagai pe-
tunjuk dalam menjalankan profesi
secara baik. Berkenaan dengan pe-
layanan medik, pedoman yang di-
gunakan adalah standar pelayanan
medik yang terutama dititik be-
ratkan pad proses tindakan medik
(Komalawati, 2002: 177).
Standar profesi dalam bentuk
standar pelayanan medik ini juga
harus dipakai acuan oleh Rumah
Sakit, karena prosedur tetap di da-
lam standar profesi dibuat sesuai
dengan setiap bidang spesialisasi,
fasilitas dan sumber daya yang ter-
sedia.
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 9
Standar Profesi / keahlian ada-
lah batasan kemampuan (knowl-
edge, skill and professional attitude)
minimal yang harus dikuasai oleh
seorang individu (dalam hal ini Spe-
sialis Mata) untuk dapat melakukan
kegiatan profesional-nya pada mas-
yarakat secara mandiri. Standar Pro-
fesi ditetapkan oleh perhimpunan
profesi bersama dengan institusi
pendidikan, dengan memperhati-
kan kebutuhan dan kemampuan
masyarakat di dalam negeri serta
perkembangan profesi secara glob-
al.
Pada awalnya, adalah kewa-
jiban lembaga profesi secara mor-
al untuk melindungi masyarakat
terhadap tindakan-tindakan yang
dilaksanakan oleh para anggotan-
ya dalam lingkup profesi spesifi-
knya. Perkembangan selanjutnya,
mengarah kepada kewajiban dan
kewenangan secara hukum untuk
menentukan standar kemampuan
profesional minimal dan standar
pelayanan yang diberikan kepada
masyarakat. Hal ini dinyatakan da-
lam bentuk pemberian Sertifikasi.
Standar Profesi adalah krite-
ria kemampuan (knowledge, skill
and professional attitude) keahlian
spesialistik minimal yang harus di-
kuasai. Standar profesi mempunyai
tujuan meningkatkan kualitas pe-
layanan profesi oftalmologi secara
berkesinambungan sehingga dapat
melayani dan melindungi mas-
yarakat secara optimal.
Prinsip‐prinsip umum yang di-
rumuskan dalam suatu profesi akan
berbeda satu dengan yang lainn-
ya. Hal ini disebabkan perbedaan
adat, kebiasaan, kebudayaan, dan
peranan tenaga ahli profesi yang
didefinisikan dalam suatu negara ti-
dak sama. Adapun yang menjadi tu-
juan pokok dari rumusan etika yang
dituangkan dalam kode etik (Code
of Conduct) profesi adalah:
1.	Standar‐standar etika menjelas-
kan dan menetapkan tanggung
jawab terhadap klien, institusi,
dan masyarakat pada umumnya
2.	Standar‐standar etika membantu
tenaga ahli profesi dalam me-
nentukan apa yang harus mereka
perbuat kalau mereka mengha-
dapi dilema‐dilema etika dalam
pekerjaan
3.	Standar‐standar etika membiar-
kan profesi menjaga reputasi atau
nama dan fungsi‐fungsi profesi
dalam masyarakat melawan ke-
lakuan‐kelakuan yang jahat dari
anggota‐anggota tertentu
4.	Standar‐standar etika mencer-
minkan / membayangkan peng-
harapan moral‐moral dari ko-
munitas, dengan demikian
standar‐standar etika menjamin
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 10
bahwa para anggota profesi akan
menaati kitab UU etika (kode etik)
profesi dalam pelayanannya
5.	Standar‐standar etika merupakan
dasar untuk menjaga kelakuan
dan integritas atau kejujuran dari
tenaga ahli profesi
6.	Perlu diketahui bahwa kode etik
profesi adalah tidak sama den-
gan hukum (atau undang‐un-
dang). Seorang ahli profesi yang
melanggar kode etik profesi akan
menerima sangsi atau denda dari
induk organisasi profesinya
Pekerjaan profesi yang dilaku-
kan oleh tenaga medis hendaknya
dilandasi oleh dua prinsip perilaku
yang mendasar, yaitu kesungguhan
untuk berbuat demi kebaikan pasien,
dan sedapat mungkin tidak menya-
kiti, mencederai maupun merugikan
pasiennya. Dalam mengemban pro-
fesinya inilah tenaga medis harus
selalu berpedoman kepada Standar
Profesi yang berlaku berupa standar
pelayanan medis (Nasution 2005:
42). Pendapat Nasution tersebut
juga dikemukakan oleh Komalawati
(2002: 177) dengan versi yang ham-
pir sama, yaitu standar profesi yang
berkaitan dengan pelayanan medik
yang lebih dititik beratkan kepa-
da tindakan medik, yang dapat di-
gunakan sebagai pedoman adalah
stadar pelayanan medik yang telah
disusun.
Standar pelayanan medis san-
gat diperlukan, karena dalam ken-
yataan praktik sehari-hari sering
dijumpai adanya perbedaan pen-
anganan dan pemeriksaan pasien,
maupun perbedaan sarana atau
peralatan yang digunakan. Tanpa
adanya standar pelayanan medis,
maka penyimpangan yang terja-
di akan sulit untuk diketahui. Tolak
ukur dan perilaku yang memenuhi
standar pelayanan medik saat ini
hanya bisa dinilai dan kesungguhan
upaya pengobatan yang dilakukan-
nya dengan segenap kemampuan,
pengalaman dan keahlian yang di-
milikinya setelah memeriksa dan
menilai keadaan pasiennya. (Nasu-
tion 2005: 42). Komalawati (2002:
178) juga mengemukakan bahwa
standar pelayanan medis mencak-
up standar pelayanan penyakit dan
standar pelayanan penunjang.
Keduanya ini akan sela-
lu berkembang seiring dengan
perkembangan teknologi. Oleh
karena itu, agar standar profesi ini
selalu mengikuti perkembangan te-
knologi di bidang kesehatan, maka
perlu dilakukan evaluasi secara ber-
kala untuk kemudian diubah ses-
uai dengan perkembangan situasi
kondisi setempat berdasarkan eval-
uasi tersebut.
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 11
Komalawati (2002: 177)
menyebutkan beberapa tujuan
ditetapkannya standar pelayanan
medis atau standar profesi medis,
antara lain adalah:
1.	Untuk melindungi masyarakat
(pasien) dan praktek yang tidak
sesuai dengan standar profesi
medis.
2.	Untuk melindungi profesi dan
tuntutan masvarakat yang tidak
wajar.
3.	Sebagai pedoman dalam penga-
wasan, pembinaan dan pening-
katan mutu pelayanan kesehatan.
4.	Sebagai pedoman untuk men-
jalankan pelayanan kesehatan
yang efektif dan efisien.
Wiradharma (1996:80)
menyebutkan beberapa landasan
pola pikir dalam pelaksanaan Stan-
dar Profesi Medis sebagai berikut:
1.	Adanya indikasi medis atau pe-
tunjuk menurut ilmu kesehatan,
ke arah tujuan pengobatan atau
perawatan yang konkrit, artinya
upaya yang dilakukan harus pro-
fesional dengan hasil yang ingin
dicapai.
2.	Dilakukan sesuai dengan stan-
dar medis menurut ilmu penge-
tahuan dan teknologi kesehatan
saat ini.
3.	Tindakan tersebut harus dilaku-
kan secara teliti dan hati-hati, tan-
pa kelalaian, yang tolak ukurnya
adalah dengan membandingkan
apa yang dilakukan oleh tenaga
medis tersebut dengan tenaga
medis lain dan bidang keahlian
yang sama yang kemampuannya
rata-rata bila berhadapan dengan
kasus seperti itu dengan situasi
kondisi yang sama.
D.	ETIKA PROFESI
Etika profesi menurut keiser
dalam ( Suhrawardi Lubis, 1994:6-7 )
adalah sikap hidup berupa keadilan
untuk memberikan pelayanan pro-
fessional terhadap masyarakat den-
gan penuh ketertiban dan keahlian
sebagai pelayanan dalam rangka
melaksanakan tugas berupa kewa-
jiban terhadap masyarakat.
Coba tulis apa yang anda ketahui
tentang Prinsip Etika Profesi? ............
........................................................................
........................................................................
........................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.........................................................................
Sekarang cocokan jawaban anda
dengan uraian materi di bawah ini.
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 12
Berikut merupakan prinsip etika
Profesi :
1.	 Tanggung Jawab
a.	 Terhadap pelaksanaan peker-
jaan itu dan terhadap hasilnya.
b.	 Terhadap dampak dari profesi
itu untuk kehidupan orang lain
atau masyarakat pada umum-
nya.
2.	 Keadilan
Prinsip ini menuntut kita untuk
memberikan kepada siapa saja
apa yang menjadi haknya.
3.	 Otonomi
Prinsip ini menuntut agar setiap
kaum profesional memiliki dan
diberi kebebasan dalam men-
jalankan profesinya
E.	 ETIKA PELAYANAN KEBIDANAN
Bagaimana persepsi anda setelah
mengamati gambar di bawah ini ,
dilihat dari sudut etika pelayanan
kebidanan.
Dalam pemberian layanan ke-
bidanan,Bidan haruslah berlandas-
kan pada fungsi dan moralitas pe-
layanan kebidanan yang meliputi :
1.	 Menjaga otonomi dari setiap
individu khususnya Bidan dan
Klien
2.	 Menjaga kita untuk melakukan
tindakan kebaikan dan mence-
gah tindakan yang merugikan/
membahayakan orang lain
3.	 Menjaga privacy setiap individu
4.	 Mengatur manusia untuk ber-
buat adil dan bijaksana sesuai
dengan porsinya
5.	 Dengan etik kita mengatahui
apakah suatu tindakan itu dapat
diterima dan apa alasannya
6.	 Mengarahkan pola pikir seseo-
rang dalam bertindak atau da-
lam menganalisis suatu masalah
7.	 Menghasilkan tindakan yang
benar
8.	 Mendapatkan informasi tentang
hal yang sebenarnya
9.	 Memberikan petunjuk terhadap
tingkah laku/perilaku manusia
antara baik, buruk, benar atau
salah sesuai dengan moral yg
berlaku pada umumnya
10.	 Berhubungan dengan penga-
turan hal-hal yang bersifat ab-
strak
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 13
11.	 Memfasilitasi proses pemecah-
an masalah etik
12.	 Mengatur hal-hal yang bersifat
praktik
13.	 Mengatur tata cara pergaulan
baik di dalam tata tertib mas-
yarakat maupun tata cara di da-
lam organisasi profesi
14.	 Mengatur sikap, tindak tanduk
orang dalam menjalankan tugas
profesinya yang biasa disebut
kode etik profesi.
F.	 PELAKSANAAN ETIKA DALAM
PELAYANAN KEBIDANAN
Ketika Bidan melaksanakan pe-
layanan/praktik kebidanan apa
yang menjadi prinsip kerja bidan
Coba tuliskan jawaban anda sauda-
ra pada garis titik – titik berikut ! ....
........................................................................
........................................................................
.........................................................................
Cocokan jawaban anda dengan
uraian materi dibawah ini !
Prinsip kerja bidan
1.	 Kompeten dalam pelayanan ke-
bidanan
2.	 Praktek berdasarkan fakta/ evid-
ance based
3.	 Pengambilan keputusan yang
bertanggung jawab
4.	 Pemakaian teknologi secara etis
5.	 Memahami perbedaan budaya &
etnik
6.	 Memberdayakan/mengajarkan
untuk promosi, inform choice
dan ikut serta dalam pengambi-
lan keputusan
7.	 Sabar tapi rational, advokasi
8.	 Bersahabat dengan perempuan,
keluarga dan masyarakat
Selanjutnya kita lihat bagaimana
pelaksanaan etika pelayanan apabi-
la bidan berada di masyarakat, yaitu
sebagai berikut :
1.	 Peningkatan citra bidan se-
bagai pemberi pelayanaan yang
berkualitas, non diskriminatif,
mandiri, mampu menunjukkan
kepemimpin di masyarakat untuk
tujuan kemanusian
2.	 Meningkatkan pemberdayaan
perempuan dalam menumbuh-
kan kesadaran terhadap pentin-
gnya kesehatan reproduksi dan
persalinan yang aman dan tum-
buhnya dukungan terhadap pen-
ingkatan status perempuan
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 14
Dari pokok bahasan ini maka dapat
kita simpulkan :
a.	 Etika profesi merupakan nilai- nilai
atau norma – norma yang menja-
di pegangan suatu profesi dalam
mengatur tingkah lakunya. Bidan
merupakan suatu profesi karenanya
dalam menjalankan profesinya ha-
rus bersikap profesional.
b.	 Standar profesi adalah pedoman
yang harus digunakan sebagai pe-
tunjuk dalam menjalankan profesi
secara baik . Standar Profesi / keah-
lian adalah batasan kemampuan
(knowledge, skill and professional at-
titude) minimal yang harus dikuasai
oleh seorang individu untuk dapat
melakukan kegiatan profesional-nya
pada masyarakat secara mandiri.
c.	 Prinsip etika profesi terdiri dari tang-
gung jawab, keadilan dan otonomi
Rangkuman
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 15
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memberikann lingkaran pada salah
satu pilihan jawabban yang Anda anggap paling benar!
1.	 Pernyataan dibawah ini merupakan prasyarat jabatan profesional dibawah ini:
a.	 Mempunyai kewenangan yang disyahkan dan diberikan oleh institusi tem-
pat bekerja
b.	 Memberikan pelayanan yang bersifat umum pada masyarakat
c.	 Keberadaannya diakui dan diperlukan oleh masyarakat
d.	 Mempunyai peran dan fungsi yang yang berlaku disemua tatanan
e.	 Melalui pelatihan
2.	 Merupakan perilaku profesional dari seorang bidan :
a.	 Bertindak sesuai perintah atasan
b.	Melakukan tindakan coba – coba untuk perbaikan
c.	 Menerima imbalan jasa sebelum tindakan
d.	Mengenali batas – batas kemampuan diri
e.	 Bertindak sesuai keinginan klien
3.	 Termasuk pada perilaku etis profesional :
a.	 Memberikan asuhan sesuai dengan kepentingan klien
b.	 Memberikan asuhan berkualitas sesuai dengan standar etik
c.	 Mampu mengambil keputusan yang ethis untuk memecahkan masalah etika
Test Formatif
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 16
d.	 Pengetahuan dimulai dari pendidikan,diskusi formal dan informal dengan
sejawat
e.	 Menggunakan pendekatan prinsip dan pendekatan berdasarkan asuhan da-
lam pengambilan keputusan ethis
4.	 Pendekatan pengambilan keputusan berdasarkan prinsip yaitu :
a.	 Meningkatkan martabat klien
b.	 Menghindari berbuat suatu kesalahan
c.	 Tidak sembarangan memberikan informasi pada klien
d.	 Keadilan dan keberanian menjelaskan prosedur dan biaya yang harus diba-
yar klien
e.	 Tindakan diarahkan sebagai bentuk pelayanan terhadap kapasitas otonomi
setiap orang
5.	 Pendekatan pengambilan berdasarkan asuhan yaitu :
a.	 Meningkatkan penghormatan martabat bidan
b.	 Berpusat pada hubungan interpersonal dalam asuhan
c.	 Tidak sembarangan memberikan informasi pada klien
d.	 Mendengarkan dan menganalisa saran sejawat dalam pemenuhan kebutu-
han klien.
e.	 Menerima limpahan tanggung jawab dokter dalam melakukan curretage.
Cocokkanlah jawaban Saudari dengan kunci jawaban tes formatif yang terdapat
di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban Saudari yang benar, kemudian gu-
nakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap
materi kegiatan belajar.
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 17
Rumus:
Jumlah jawaban Anda yang benar
Tingkat Penguasaan =
 ----------------------------------------------- X 100
5
Arti tingkat penguasaan yang Anda capai:
90 – 100 % 	 = Baik sekali
80 – 89 % 	 = Baik
70 – 79 %
	 = Cukup
< 70 % 	 = Kurang
Jika tingkat penguasaan Saudari kurang dari 70% silahkan pelajari kembali ke-
giatan belajar 1 ini sampai Anda betul betul menguasai isi dari materi kegiatan
belajar 1. Jika tingkat penguasaan Saudari telah 70% atau lebih, selamat. Berarti
Saudari telah menguasai seluruh kegiatan belajar ini. Silahkan Saudari lanjutkan
ke kegiatan belajar 2.
Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan
Kembali ke :	 Pendahuluan	 Uraian Materi	 Rangkuman	 Tes Formatif Tugas 18
Buatlah suatu kajian tentang penyimpangan etika profesi yang dilakukan oleh
bidan, ketika bidan melakukan pelayanan kepada ibu hamil, ibu bersalin dan ibu
nifas. 	
Laporan dibuat dalam bentuk makalah. Sistematika penulisan laporan sesuai den-
gan petunjuk pada modul 2b. Selamat bekerja!		
Tugas

ETIKA DAN KODE ETIK KEBIDANAN

  • 2.
    Kebidanan/001/2/2013 MODUL 2a ETIKA DANKODE ETIK KEBIDANAN PENULIS: Siti Patimah,SST,M.Keb PENDIDIKAN JARAK JAUH PENDIDIKAN TINGGI KESEHATAN PUSDIKLATNAKES BADAN PPSDM KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA 2013
  • 3.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 1 Etika Profesi Bidan Kegiatan Belajar I 1. Menjelaskan pengertian etika profesi 2. Mendiskusikan konsep profesional 3. Menjelaskan dan mendiskusikan etika pro- fesi 4. Mempraktekkan etika pelayanan kebidan- an 5. Mendiskusikan pelaksanaan etika dalam pelayanan kebidanan TUJUAN Pembelajaran Khusus 1. Pengertian 2. Konsep Profesional 3. Etika Profesi 4. Etika Pelayanan Kebidanan 5. Pelaksanaan Etika dalam Pelayanan Ke- bidanan POKOK Materi Setelah mempelajari kegiatan belajar 1 ini mahasiswa mampu menjelaskan, mendiskusikan, dan mempraktekkan etika profesi bidan dalam pelayanan kebidanan. TUJUAN Pembelajaran Umum
  • 4.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 2 Uraian Materi Untuk lebih memudahkan kita mem- pelajari pokok bahasan ini, maka kita mulai dengan mempelajari pengertian – pengertian lebih dahulu. A. PENGERTIAN Sebelum kita mulai mengulas tentang materi etika profesi maka mari kita ingat kembali materi di modul 1 tentang pengertian etika. Apa yang anda ketahui tentang etika ? ......................................................................... ......................................................................... ......................................................................... Untuk menyegarkan lagi inga- tan anda disini akan diulas bebera- pa pendapat tentang etika. Menurut Bertens, etika ada- lah nilai- nilai atau norma – norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam men- gatur tingkah lakunya.  Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Etika dirumuskan dalam 3 arti yaitu ten- tang apa yang baik dan apa yang buruk, nilai yang berkenaan dengan akhlak, dan nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golon- gan atau masyarakat. Sementara menurut Sumaryono (1995) Etika berkembang menjadi studi tentang manusia berdasarkan kesepakatan menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan manusia pada umumnya. Selain itu etika juga berkembang menjadi studi tentang kebenaran dan keti- dakbenaran berdasarkan kodrat manusia yang diwujudkan melalui kehendak manusia. Dalam konteks lain secara luas dinyatakan bahwa ETIKA adalah aplikasi dari proses dan teori filsa- fat moral terhadap kenyataan yang sebenarnya. Hal ini berhubungan dengan prinsip-prinsip dasar dan konsep yang membimbing makhluk hidup dalam berpikir dan bertindak serta menekankan nilai-nilai mere- ka. (Shirley R Jones- Ethics in Mid- wifery) Sekarang kita masuk kebahasan Pro- fesi. Coba amati gambar dibawah ini!
  • 5.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 3 Tuliskan komentar anda. ........................................................................ ........................................................................ ........................................................................ ......................................................................... Sebenarnya pengertian pro- fesi belum disepakati secara umum karena tidak ada standar pekerjaan/ tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Namum ada beberapa pendapat yang men- coba merumuskan pengertian dari profesi. Ada yang mengatakan bah- waprofesiadalah“jabatanseseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. Profesi adalah kata sera- pan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam baha- sa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna: “Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen”. Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan pen- guasaan terhadap suatu pengeta- huan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profe- si tersebut. Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu men- jadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus  dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama. Profesi adalah suatu pekerjaan yang melaksanakan tugasnya me- merlukan atau menuntut keahlian (expertise), menggunakan teknik- teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi. Keahlian yang diperoleh dari lembaga pendidikan khusus dipe- runtukkan untuk itu dengan kuri- kulum yang dapat dipertanggung jawabkan.Seseorangyangmenekuni suatu profesi tertentu disebut pro- fessional, sedangkan profession- al sendiri mempunyai makna yang mengacu kepada sebutan orang yang menyandang suatu profesi dan sebutan tentang penampilan seseo- rang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai dengn profesinya. B. KONSEP PROFESIONAL Masyarakat tentunya meng- harapkan pelayanan yang profesion- al dari seorang pelayan kesehatan. Perilaku profesional yang diharap- kan masyarakat diantaranya : 1. Bertindak sesuai dengan keahlian
  • 6.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 4 dan didukung oleh pengetahuan serta pengalaman dan keter- ampilan yang tinggi 2. Bermoral tinggi 3. Berlaku jujur, baik pada orang lain maupun diri sendiri 4. Tidak melakukan tindakan yang coba-coba yang tidak didukung ilmu pengetahuan profesinya 5. Tidak memberikan janji yang ber- lebihan 6. Tidak melakukan tindakan yang semata-mata didorong oleh per- timbangan komersial 7. Memegang teguh etika profesi 8. Mengenal batas-batas pengeta- huan 9. Menyadari dan mengenal keten- tuan hukum yang membatasi gerak-gerik dan kewenangannya Profesional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari peker- jaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.  Atau seorang profesional adalah seseo- rang yang hidup dengan memprak- tekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegia- tan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang – senang atau untuk mengisi waktu luang. Kaum profesional adalah orang-orang yang memiliki tolok ukur perilaku yang berada di atas rata - rata. Di satu pihak ada tun- tutan dan tantangan yang sangat berat, tetapi di lain pihak ada suatu kejelasan mengenai pola perilaku yang baik dalam rangka kepentin- gan masyarakat. Seandainya semua bidang kehidupan dan bidang ke- giatan menerapkan suatu. Standar profesional yang tinggi, bisa dihara- pkan akan tercipta suatu kualitas masyarakat yang semakin baik. Tabel dibawah ini memperlihatkan perbedaan profesi dan profesional : PROFESI PROFESIONAL Mengandalkan suatu keter- ampilan atau keahlian khu- sus Orang yang tahu akan keahl- ian dan keterampilannya Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu). Meluangkan seluruh waktun- ya untuk pekerjaan atau ke- giatannya itu
  • 7.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 5 Dilaksanakan sebagai sum- ber utama nafkah hidup Hidup dari situ Dilaksanakan dengan keter- libatan pribadi yang men- dalam Bangga akan pekerjaannya Bidan diakui sebagai tena- ga profesional yang bertanggung jawab dan akuntable yang beker- ja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasihat pada perempuan. Hal ini dapat dilihat dari persyaratan jabatan profesional yang dimiliki bidan yaitu : 1. Memberikan pelayanan yang bersifat khusus pada masyarakat 2. Melalui jenjang pendidikan yang menyiapkan bidan sebagai tena- ga profesional 3. Keberadaannya diakui dan diper- lukan oleh masyarakat 4. Mempunyai kewenangan yang disyahkan dan diberikan oleh pemerintah 5. Mempunyai peran dan fungsi yang jelas dan terukur 6. Memiliki organisasi profesi se- bagai wadah yang sah Sekarang bagaimana dengan Pro- fesionalisme? 1. Status profesional tidak merupa- kan hak yang melekat hanya den- gan kualifikasi tapi juga diberikan kepercayaan oleh masyarakat 2. Publik harus percaya dan melihat para profesional sebagai dapat dipercaya 3. Untuk dapat dipercaya para pro- fesional harus memenuhi kewa- jiban yang diharapkan oleh ma- nusia 4. Kegagalan untuk memenuhi ke- percayaan dan tingkah laku dan standar profesional akan menga- kibatkan kehilangan status profe- si tersebut The American Colledge of nurs- ing mengungkapkan Nilai essensial dalam Profesi meliputi : 1. Aesthetics (keindahan): kreat- ifitas, imajinasi, sensitifitas dan kepedulian. 2. Altruism (mengutamakan orang lain) 3. Equality (kesetaraan): peneri- maan dengan sikap asertif, keju- juran, hargaa diri dan toleransi
  • 8.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 6 4. Freedom (kebebasan): memiliki kapasitas untuk memiliki kegia- tan, pengarahan diri 5. Human dignity (martabat ma- nusia): kemanusiaan, kebaikan, penghargaan, penuh keper- cayaan 6. Justice (keadilan): menjunjung tinggi moral dan prinsip legalitas 7. Truth (kebenaran): menerima kenyataan dan realita, akunt- abilitas, kejujuran, keunikan Bidan sebagai tenaga profesion- al haruslah memiliki komitmen yang tinggi untuk : 1. Memberikan asuhan berkualitas sesuai dengan standar etis (etika profesi) 2. Pengetahuan tentang perilaku ethis dimulai dari pendidikan, berlanjut diskusi formal dan in- formal dengan sejawat 3. Pada puncaknya mampu men- gambil keputusan yang ethis un- tuk memecahkan masalah etika 4. Menggunakan 2 pendekatan da- lam pengambilan keputusan ethis yaitu berdasarkan prinsip dan berdasarkan asuhan kebidanan (Beauchamp Childress, 1994) Dalam membantu mememcah- kan masalah bidan dapat meng- gunakan 2 pendekatan yaitu :1) Pendekatan berdasarkan prinsip ;dan 2)Pendekatan berdasarkanasu- han atau pelayanan . Sekarang coba anda uraikan pendekatan berdasarkan prinsip? .... ......................................................................... ........................................................................ ........................................................................ ........................................................................ ......................................................................... ......................................................................... Kemudian anda cocokan dengan uraian materi dibawah ini. : Menurut Beauchamp Chil- dress,menyatakan ada empat pendekatan prinsip dalam etika kesehatan ; 1. Tindakan diarahkan sebagai penghargaan terhadap kapasitas otonom setiap orang 2. Menghindarkan berbuat suatu kesalahan 3. Murah hati memberikan sesuatu yang bermanfaat dengan segala konsekuensinya 4. Keadilan dan keberanian men- jelassskan manfaat dan risiko yang dihadapi Ketidakpuasan dalam pendekatan berdasar prinsip memunculkan konflik serta dilema ethis yang mengarahkan bidan pada pendekatan berdasar asu-
  • 9.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 7 han yaitu sebagai berikut: 1. Berpusat pada hubungan inter- personal dalam asuhan 2. Meningkatkan penghormatan martabat klien 3. Mendengarkan dan menganalisa saran sejawat sebagai tanggung jawab profesional 4. Mengingat kembali arti tang- gung jawab moral, kebaikan, kepedulian, empati, perasaan kasih sayang serta menerima kenyataan (Taylor,1993) Bidan dalam memberikan asuhan kebidanan haruslah memiliki komit- men yang tinggi terutama dalam pelaksanaan pemberian konseling untuk membimbing klien/pasien dalam pengambilan keputusan atas tidakan yang akan diberikan, hal tersebut merupakan tanggung jawab moral dari seorang bidan. bidan bertanggung jawab dalam melaksanakan asuhan kebidanan secara etis profesional . Adapun un- sur pelayanan profesional meliputi : 1. Pelayanan berdasarkan sikap dan kemampuan profesional 2. Ditujukan untuk kepentingan yang menerima 3. Pelayanan yang diberikan serasi dengan pandangan dan keyak- inan profesi 4. memberikan perlindungan bagi anggota profesi. Bidan dalam memberikan pe- layanan kebidanan haruslah pro- fesional,dikatakan profesional bila memiliki ciri-ciri berikut ini ; 1. Punya keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kema- hiran dalam menggunakan per- alatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi 2. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar ke- pekaan 3. Punya sikap berorientasi ke de- pan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya 4. Punya sikap mandiri berdasar- kan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memi- lih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya Menurut Artikel dalam Inter- national Encyclopedia of Education,
  • 10.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 8 ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu: 1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektu- al yang terus berkembang dan diperluas 2. Suatu teknik intelektual 3. Penerapan praktis dari teknik in- telektual pada urusan praktis 4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi 5. Beberapa standar dan pernyata- an tentang etika yang dapat diselenggarakan 6. Kemampuan untuk kepemi- mpinan pada profesi sendiri 7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas ko- munikasi yang tinggi antar an- ggotanya 8. Pengakuan sebagai profesi 9. Perhatian yang profesional ter- hadap penggunaan yang ber- tanggung jawab dari pekerjaan profesi 10. Hubungan yang erat dengan profesi lain C. STANDAR PROFESI Saat ini dunia kesehatan mu- lai atau sedang memasuki era, di- mana semua proses, atau hasil tin- dakan harus dapat terukur dan di prediksi terlebih dahulu (Predicted and Computed). Sehingga diperlu- kan penilaian atau standarisasi ada- pun bentuk standarisasi yang ban- yak dipergunakan adalah Standar Profesi, Standar Pelayanan, Standar Prosedur dan yang tertinggi adalah Standar Kinerja (Standar of Perfor- mance / outcome). Beberapa pendapat para pa- kar tentang standar profesi antara lain : Komalawati memberikan batasan yang dimaksud dengan standar profesi adalah pedoman yang harus digunakan sebagai pe- tunjuk dalam menjalankan profesi secara baik. Berkenaan dengan pe- layanan medik, pedoman yang di- gunakan adalah standar pelayanan medik yang terutama dititik be- ratkan pad proses tindakan medik (Komalawati, 2002: 177). Standar profesi dalam bentuk standar pelayanan medik ini juga harus dipakai acuan oleh Rumah Sakit, karena prosedur tetap di da- lam standar profesi dibuat sesuai dengan setiap bidang spesialisasi, fasilitas dan sumber daya yang ter- sedia.
  • 11.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 9 Standar Profesi / keahlian ada- lah batasan kemampuan (knowl- edge, skill and professional attitude) minimal yang harus dikuasai oleh seorang individu (dalam hal ini Spe- sialis Mata) untuk dapat melakukan kegiatan profesional-nya pada mas- yarakat secara mandiri. Standar Pro- fesi ditetapkan oleh perhimpunan profesi bersama dengan institusi pendidikan, dengan memperhati- kan kebutuhan dan kemampuan masyarakat di dalam negeri serta perkembangan profesi secara glob- al. Pada awalnya, adalah kewa- jiban lembaga profesi secara mor- al untuk melindungi masyarakat terhadap tindakan-tindakan yang dilaksanakan oleh para anggotan- ya dalam lingkup profesi spesifi- knya. Perkembangan selanjutnya, mengarah kepada kewajiban dan kewenangan secara hukum untuk menentukan standar kemampuan profesional minimal dan standar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Hal ini dinyatakan da- lam bentuk pemberian Sertifikasi. Standar Profesi adalah krite- ria kemampuan (knowledge, skill and professional attitude) keahlian spesialistik minimal yang harus di- kuasai. Standar profesi mempunyai tujuan meningkatkan kualitas pe- layanan profesi oftalmologi secara berkesinambungan sehingga dapat melayani dan melindungi mas- yarakat secara optimal. Prinsip‐prinsip umum yang di- rumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainn- ya. Hal ini disebabkan perbedaan adat, kebiasaan, kebudayaan, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negara ti- dak sama. Adapun yang menjadi tu- juan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of Conduct) profesi adalah: 1. Standar‐standar etika menjelas- kan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya 2. Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam me- nentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka mengha- dapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan 3. Standar‐standar etika membiar- kan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan ke- lakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu 4. Standar‐standar etika mencer- minkan / membayangkan peng- harapan moral‐moral dari ko- munitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin
  • 12.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 10 bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya 5. Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi 6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama den- gan hukum (atau undang‐un- dang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya Pekerjaan profesi yang dilaku- kan oleh tenaga medis hendaknya dilandasi oleh dua prinsip perilaku yang mendasar, yaitu kesungguhan untuk berbuat demi kebaikan pasien, dan sedapat mungkin tidak menya- kiti, mencederai maupun merugikan pasiennya. Dalam mengemban pro- fesinya inilah tenaga medis harus selalu berpedoman kepada Standar Profesi yang berlaku berupa standar pelayanan medis (Nasution 2005: 42). Pendapat Nasution tersebut juga dikemukakan oleh Komalawati (2002: 177) dengan versi yang ham- pir sama, yaitu standar profesi yang berkaitan dengan pelayanan medik yang lebih dititik beratkan kepa- da tindakan medik, yang dapat di- gunakan sebagai pedoman adalah stadar pelayanan medik yang telah disusun. Standar pelayanan medis san- gat diperlukan, karena dalam ken- yataan praktik sehari-hari sering dijumpai adanya perbedaan pen- anganan dan pemeriksaan pasien, maupun perbedaan sarana atau peralatan yang digunakan. Tanpa adanya standar pelayanan medis, maka penyimpangan yang terja- di akan sulit untuk diketahui. Tolak ukur dan perilaku yang memenuhi standar pelayanan medik saat ini hanya bisa dinilai dan kesungguhan upaya pengobatan yang dilakukan- nya dengan segenap kemampuan, pengalaman dan keahlian yang di- milikinya setelah memeriksa dan menilai keadaan pasiennya. (Nasu- tion 2005: 42). Komalawati (2002: 178) juga mengemukakan bahwa standar pelayanan medis mencak- up standar pelayanan penyakit dan standar pelayanan penunjang. Keduanya ini akan sela- lu berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, agar standar profesi ini selalu mengikuti perkembangan te- knologi di bidang kesehatan, maka perlu dilakukan evaluasi secara ber- kala untuk kemudian diubah ses- uai dengan perkembangan situasi kondisi setempat berdasarkan eval- uasi tersebut.
  • 13.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 11 Komalawati (2002: 177) menyebutkan beberapa tujuan ditetapkannya standar pelayanan medis atau standar profesi medis, antara lain adalah: 1. Untuk melindungi masyarakat (pasien) dan praktek yang tidak sesuai dengan standar profesi medis. 2. Untuk melindungi profesi dan tuntutan masvarakat yang tidak wajar. 3. Sebagai pedoman dalam penga- wasan, pembinaan dan pening- katan mutu pelayanan kesehatan. 4. Sebagai pedoman untuk men- jalankan pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Wiradharma (1996:80) menyebutkan beberapa landasan pola pikir dalam pelaksanaan Stan- dar Profesi Medis sebagai berikut: 1. Adanya indikasi medis atau pe- tunjuk menurut ilmu kesehatan, ke arah tujuan pengobatan atau perawatan yang konkrit, artinya upaya yang dilakukan harus pro- fesional dengan hasil yang ingin dicapai. 2. Dilakukan sesuai dengan stan- dar medis menurut ilmu penge- tahuan dan teknologi kesehatan saat ini. 3. Tindakan tersebut harus dilaku- kan secara teliti dan hati-hati, tan- pa kelalaian, yang tolak ukurnya adalah dengan membandingkan apa yang dilakukan oleh tenaga medis tersebut dengan tenaga medis lain dan bidang keahlian yang sama yang kemampuannya rata-rata bila berhadapan dengan kasus seperti itu dengan situasi kondisi yang sama. D. ETIKA PROFESI Etika profesi menurut keiser dalam ( Suhrawardi Lubis, 1994:6-7 ) adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan pro- fessional terhadap masyarakat den- gan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewa- jiban terhadap masyarakat. Coba tulis apa yang anda ketahui tentang Prinsip Etika Profesi? ............ ........................................................................ ........................................................................ ........................................................................ ....................................................................... ....................................................................... ......................................................................... Sekarang cocokan jawaban anda dengan uraian materi di bawah ini.
  • 14.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 12 Berikut merupakan prinsip etika Profesi : 1. Tanggung Jawab a. Terhadap pelaksanaan peker- jaan itu dan terhadap hasilnya. b. Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umum- nya. 2. Keadilan Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya. 3. Otonomi Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan diberi kebebasan dalam men- jalankan profesinya E. ETIKA PELAYANAN KEBIDANAN Bagaimana persepsi anda setelah mengamati gambar di bawah ini , dilihat dari sudut etika pelayanan kebidanan. Dalam pemberian layanan ke- bidanan,Bidan haruslah berlandas- kan pada fungsi dan moralitas pe- layanan kebidanan yang meliputi : 1. Menjaga otonomi dari setiap individu khususnya Bidan dan Klien 2. Menjaga kita untuk melakukan tindakan kebaikan dan mence- gah tindakan yang merugikan/ membahayakan orang lain 3. Menjaga privacy setiap individu 4. Mengatur manusia untuk ber- buat adil dan bijaksana sesuai dengan porsinya 5. Dengan etik kita mengatahui apakah suatu tindakan itu dapat diterima dan apa alasannya 6. Mengarahkan pola pikir seseo- rang dalam bertindak atau da- lam menganalisis suatu masalah 7. Menghasilkan tindakan yang benar 8. Mendapatkan informasi tentang hal yang sebenarnya 9. Memberikan petunjuk terhadap tingkah laku/perilaku manusia antara baik, buruk, benar atau salah sesuai dengan moral yg berlaku pada umumnya 10. Berhubungan dengan penga- turan hal-hal yang bersifat ab- strak
  • 15.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 13 11. Memfasilitasi proses pemecah- an masalah etik 12. Mengatur hal-hal yang bersifat praktik 13. Mengatur tata cara pergaulan baik di dalam tata tertib mas- yarakat maupun tata cara di da- lam organisasi profesi 14. Mengatur sikap, tindak tanduk orang dalam menjalankan tugas profesinya yang biasa disebut kode etik profesi. F. PELAKSANAAN ETIKA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN Ketika Bidan melaksanakan pe- layanan/praktik kebidanan apa yang menjadi prinsip kerja bidan Coba tuliskan jawaban anda sauda- ra pada garis titik – titik berikut ! .... ........................................................................ ........................................................................ ......................................................................... Cocokan jawaban anda dengan uraian materi dibawah ini ! Prinsip kerja bidan 1. Kompeten dalam pelayanan ke- bidanan 2. Praktek berdasarkan fakta/ evid- ance based 3. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab 4. Pemakaian teknologi secara etis 5. Memahami perbedaan budaya & etnik 6. Memberdayakan/mengajarkan untuk promosi, inform choice dan ikut serta dalam pengambi- lan keputusan 7. Sabar tapi rational, advokasi 8. Bersahabat dengan perempuan, keluarga dan masyarakat Selanjutnya kita lihat bagaimana pelaksanaan etika pelayanan apabi- la bidan berada di masyarakat, yaitu sebagai berikut : 1. Peningkatan citra bidan se- bagai pemberi pelayanaan yang berkualitas, non diskriminatif, mandiri, mampu menunjukkan kepemimpin di masyarakat untuk tujuan kemanusian 2. Meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam menumbuh- kan kesadaran terhadap pentin- gnya kesehatan reproduksi dan persalinan yang aman dan tum- buhnya dukungan terhadap pen- ingkatan status perempuan
  • 16.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 14 Dari pokok bahasan ini maka dapat kita simpulkan : a. Etika profesi merupakan nilai- nilai atau norma – norma yang menja- di pegangan suatu profesi dalam mengatur tingkah lakunya. Bidan merupakan suatu profesi karenanya dalam menjalankan profesinya ha- rus bersikap profesional. b. Standar profesi adalah pedoman yang harus digunakan sebagai pe- tunjuk dalam menjalankan profesi secara baik . Standar Profesi / keah- lian adalah batasan kemampuan (knowledge, skill and professional at- titude) minimal yang harus dikuasai oleh seorang individu untuk dapat melakukan kegiatan profesional-nya pada masyarakat secara mandiri. c. Prinsip etika profesi terdiri dari tang- gung jawab, keadilan dan otonomi Rangkuman
  • 17.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 15 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memberikann lingkaran pada salah satu pilihan jawabban yang Anda anggap paling benar! 1. Pernyataan dibawah ini merupakan prasyarat jabatan profesional dibawah ini: a. Mempunyai kewenangan yang disyahkan dan diberikan oleh institusi tem- pat bekerja b. Memberikan pelayanan yang bersifat umum pada masyarakat c. Keberadaannya diakui dan diperlukan oleh masyarakat d. Mempunyai peran dan fungsi yang yang berlaku disemua tatanan e. Melalui pelatihan 2. Merupakan perilaku profesional dari seorang bidan : a. Bertindak sesuai perintah atasan b. Melakukan tindakan coba – coba untuk perbaikan c. Menerima imbalan jasa sebelum tindakan d. Mengenali batas – batas kemampuan diri e. Bertindak sesuai keinginan klien 3. Termasuk pada perilaku etis profesional : a. Memberikan asuhan sesuai dengan kepentingan klien b. Memberikan asuhan berkualitas sesuai dengan standar etik c. Mampu mengambil keputusan yang ethis untuk memecahkan masalah etika Test Formatif
  • 18.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 16 d. Pengetahuan dimulai dari pendidikan,diskusi formal dan informal dengan sejawat e. Menggunakan pendekatan prinsip dan pendekatan berdasarkan asuhan da- lam pengambilan keputusan ethis 4. Pendekatan pengambilan keputusan berdasarkan prinsip yaitu : a. Meningkatkan martabat klien b. Menghindari berbuat suatu kesalahan c. Tidak sembarangan memberikan informasi pada klien d. Keadilan dan keberanian menjelaskan prosedur dan biaya yang harus diba- yar klien e. Tindakan diarahkan sebagai bentuk pelayanan terhadap kapasitas otonomi setiap orang 5. Pendekatan pengambilan berdasarkan asuhan yaitu : a. Meningkatkan penghormatan martabat bidan b. Berpusat pada hubungan interpersonal dalam asuhan c. Tidak sembarangan memberikan informasi pada klien d. Mendengarkan dan menganalisa saran sejawat dalam pemenuhan kebutu- han klien. e. Menerima limpahan tanggung jawab dokter dalam melakukan curretage. Cocokkanlah jawaban Saudari dengan kunci jawaban tes formatif yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban Saudari yang benar, kemudian gu- nakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi kegiatan belajar.
  • 19.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 17 Rumus: Jumlah jawaban Anda yang benar Tingkat Penguasaan =
 ----------------------------------------------- X 100 5 Arti tingkat penguasaan yang Anda capai: 90 – 100 % = Baik sekali 80 – 89 % = Baik 70 – 79 %
 = Cukup < 70 % = Kurang Jika tingkat penguasaan Saudari kurang dari 70% silahkan pelajari kembali ke- giatan belajar 1 ini sampai Anda betul betul menguasai isi dari materi kegiatan belajar 1. Jika tingkat penguasaan Saudari telah 70% atau lebih, selamat. Berarti Saudari telah menguasai seluruh kegiatan belajar ini. Silahkan Saudari lanjutkan ke kegiatan belajar 2.
  • 20.
    Modul Pendidikan JarakJauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan Kembali ke : Pendahuluan Uraian Materi Rangkuman Tes Formatif Tugas 18 Buatlah suatu kajian tentang penyimpangan etika profesi yang dilakukan oleh bidan, ketika bidan melakukan pelayanan kepada ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas. Laporan dibuat dalam bentuk makalah. Sistematika penulisan laporan sesuai den- gan petunjuk pada modul 2b. Selamat bekerja! Tugas