STANDAR PROFESI
ASKEB KOMUNITAS
KEPUTUSANMENTERI KESEHATAN REPUBLIK
INDONESIA
NOMOR 369/MENKES/SK/III/2007
TENTANG STANDAR PROFESI BIDAN
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
Bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 21
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang
Tenaga Kesehatan, dipandang perlu menetapkan
Standar Profesi bagi Bidan dengan Keputusan
Menteri Kesehatan
Memutuskan dan menetapkan :
• Kesatu
Keputusan menteri kesehatan tentang standar profesi bidan
• Kedua
Standar profesi bidan dimaksud diktum kesatu sebagaimana
tercantum dalam lampiran keputusan ini
• Ketiga
Standar profesi bidan dalam diktum kedua agar digunakan sebagai
pedoman bagi bidan dalam menjalankan tugas profesinya
• Keempat
Kepala dinas kesehatan propinsi dan kepala dinas kesehatan
kabupaten/kota melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanan
• Kelima
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
Ruang Lingkup Pelayanan Kebidanan
Berdasarkan Kepmenkes nomor 369
Tahun 2007
Ruang Lingkup Pelayanan Kebidanan Pelayanan kebidanan yang
berfokus pada upaya :
• Pencegahan
• Promosi kesehatan
• Pertolongan persalinan normal
• Deteksi komplikasi pada ibu dan anak
• Melaksanakan tindakan asuhan sesuai dengan kewenangan
atau bantuan lain jika diperlukan
• Serta melaksanakan tindakan kegawat daruratan
Kes i mp u l an
Standar profesi bidan menurut kepmenkes nomor 369
tahun 2007 yaitu :
1. Standar Profesi Bidan digunakan sebagai pedoman
bagi Bidan dalam menjalankan tugas profesinya.
2. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dan Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota melakukan pembinaan
dan pengawasan pelaksanaan Keputusan dengan
mengikutsertakan organisasi profesi terkait, sesuai
tugas dan fungsi masing-masing.
KEPMENKES NO 369 TH 2007
KEBIDANAN KOMUNITAS
Kompetensi ke-8 : Bidan memberikan asuhan yang
bermutu tinggi dan komperhensif pada keluarga,
kelompok dan masyarakat sesuai dengan budaya
setempat.
PENGETAHUAN DASAR
1. Konsep dan sasaran kebidanan
komunitas.
2. Masalah kebidanan komunitas.
3. Pendekatan asuhan kebidanan pada
keluarga, kelompok dari masyarakat.
4. Strategi pelayanan kebidanan
komunitas.
5. Ruang lingkup pelayanan kebidanan
komunitas.
6. Upaya peningkatan dan
pemeliharaan kesehatan ibu dan
anak dalam keluarga dan
masyarakat.
7. Faktor-faktor yang mempengaruhi
kesehatan ibu dan anak.
8. Sistem pelayanan kesehatan ibu dan
anak
PENGETAHUAN TAMBAHAN
1. Kepemimpinan untuk semua
(kesuma).
2. Pemasaran sosial.
3. Peran serta masyarakat (PSM).
4. Audit maternal perinatal.
5. Perilaku kesehatan
masyarakat.
6. Program-program pemerintah
yang terkait dengan kesehatan
ibu dan anak
 Novita Anggriani
Siti Khodijah
Nurwati
Yulia Epi
Ima Novia Setiawati
Robiatul Adawiyah
Suri Alfianti
Purnama Purba
Rini Pial Yuliet
Sahida
EDITOR :
AISYAH

Standar Profesi Kebidanan

  • 1.
  • 2.
    KEPUTUSANMENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR369/MENKES/SK/III/2007 TENTANG STANDAR PROFESI BIDAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan, dipandang perlu menetapkan Standar Profesi bagi Bidan dengan Keputusan Menteri Kesehatan
  • 3.
    Memutuskan dan menetapkan: • Kesatu Keputusan menteri kesehatan tentang standar profesi bidan • Kedua Standar profesi bidan dimaksud diktum kesatu sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini • Ketiga Standar profesi bidan dalam diktum kedua agar digunakan sebagai pedoman bagi bidan dalam menjalankan tugas profesinya • Keempat Kepala dinas kesehatan propinsi dan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanan • Kelima Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
  • 4.
    Ruang Lingkup PelayananKebidanan Berdasarkan Kepmenkes nomor 369 Tahun 2007 Ruang Lingkup Pelayanan Kebidanan Pelayanan kebidanan yang berfokus pada upaya : • Pencegahan • Promosi kesehatan • Pertolongan persalinan normal • Deteksi komplikasi pada ibu dan anak • Melaksanakan tindakan asuhan sesuai dengan kewenangan atau bantuan lain jika diperlukan • Serta melaksanakan tindakan kegawat daruratan
  • 5.
    Kes i mpu l an Standar profesi bidan menurut kepmenkes nomor 369 tahun 2007 yaitu : 1. Standar Profesi Bidan digunakan sebagai pedoman bagi Bidan dalam menjalankan tugas profesinya. 2. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan Keputusan dengan mengikutsertakan organisasi profesi terkait, sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
  • 6.
    KEPMENKES NO 369TH 2007 KEBIDANAN KOMUNITAS Kompetensi ke-8 : Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komperhensif pada keluarga, kelompok dan masyarakat sesuai dengan budaya setempat.
  • 7.
    PENGETAHUAN DASAR 1. Konsepdan sasaran kebidanan komunitas. 2. Masalah kebidanan komunitas. 3. Pendekatan asuhan kebidanan pada keluarga, kelompok dari masyarakat. 4. Strategi pelayanan kebidanan komunitas. 5. Ruang lingkup pelayanan kebidanan komunitas. 6. Upaya peningkatan dan pemeliharaan kesehatan ibu dan anak dalam keluarga dan masyarakat. 7. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan ibu dan anak. 8. Sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak PENGETAHUAN TAMBAHAN 1. Kepemimpinan untuk semua (kesuma). 2. Pemasaran sosial. 3. Peran serta masyarakat (PSM). 4. Audit maternal perinatal. 5. Perilaku kesehatan masyarakat. 6. Program-program pemerintah yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak
  • 8.
     Novita Anggriani SitiKhodijah Nurwati Yulia Epi Ima Novia Setiawati Robiatul Adawiyah Suri Alfianti Purnama Purba Rini Pial Yuliet Sahida EDITOR : AISYAH