ANISA NUR AIDA
CHIKUNGUNYA
CHIKUNGUNYA
 Penyakit yang disebabkan oleh virus yang
ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes
aegypti pada seorang penderita.
 Manifestasi klinik menyerupai infeksi virus
dengue.
 Symptom/gejala
 Panas mendadak
 Mengeluh nyeri sendi yang sangat
 Pada kulit tubuhnya dapat ditemukan (bercak merah)
makulo papuler, dan pemeriksaan darah tepi
menunjukkan leukosit menurun
PENYEBAB
 Virus Chikungunya yang merupakan
anggota genus Alphavirus dalam family
Togaviridae
 Vektor penular sama dengan DBD (Aedes
aegypti)
 Untuk daerah yang endemis/tinggi kasus
DBD  waspada juga Chikungunya
GEJALA KLINIK (1)
 Masa tunas 2-4 hari
 Pada bayi :
 Diawali panas mendadak diikuti kulit kemerahan.
 Kejang demam >> (⅓ kasus di RS)
 3-5 hr panas  bercak makulopapular dan pembesaran
KGB.
 Konjunctiva memerah disertai pembengkakan kelopak
mata, radang faring dan gejala ISPA.
 Demam bifasic (pelana kuda)
 Gejala nyeri persendian <<
GEJALA KLINIK (2)
 Pada anak yang lebih tua
 Panas mendadak diikuti nyeri kepala, nyeri otot &
nyeri sendi terutama di sendi besar
 Kulit merah, bercak makulo papular  hilang
setelah demam reda.
 Pembesaran KGB + dan kejang demam
 Tanda-tanda perdarahan
 uji torniquet positif
GEJALA KLINIK (3)
 Nyeri sendi/radang sendi  dewasa
 Dibandingkan dengan demam dengue
 Mendadak
 Perlu pengamatan petugas bbrp hari
 Lama infeksi lebih pendek dari dengue
 Hampir 50% anak  berakhir 72 jam
 Demam pd dengue 2 hr lebih lama
 SERING : makulopapular rash, nyeri sendi, selaput
konjunctiva memerah
 Manifestasi syok jarang
 Gangguan indra thd makanan, denyut jantung melemah pasca
sakit, tekanan jiwa pasca sakit, insomnia (jarang)
DIAGNOSIS (1)
 Diagnosis akurat : Serum sesudah sakit dengan
metode IgM Capture Ellisa
 Diagnosis Klinis
 Demam mendadak, disertai sakit sendi, sakit
kepala, nyeri pinggang/punggung, fotofobia,
Rush (ruam kulit)
 Minggu terakhir berada di daerah yang terjangkit
Chikungunya
DIAGNOSIS (2)
 Diagnosis Pasti (?????)
Bila terdapat 1 hal berikut :
 Penderita titer Antibodi naik 4 kali lipat
 Isolasi virus
 Deteksi virus dengan PCR
 Diagnosis Banding
 DD/DBD
Serangan demam lebih singkat, sakit sendi yang
lama, tidak terjadi kematian
PENGOBATAN
1. Simtomatis
2. Pada periode demam, dianjurkan :
 Tirah baring
 Obat penurun panas dan kompres air
 Nyeri  analgesik + sedatif ringan.
 Radang sendi  anti radang, anjurkan fisioterapi
3. Obat salisilat (KI)
4. Kejang demam (Luminal iv dilanjutkan oral)
5. Kekurangan cairan  rehidrasi
6. Perdarahan  cari penyebab & atasi
KLB CHIKUNGUNYA
Vektor penular sama DBD  penanggulangannya sama
dengan DBD
Kriteria KLB sama dengan DBD
Daerah lain yg ada kasus :
Kota Padang
Kab. Solok
Kab. Sijunjung
Kab. Pasaman
Kab. Pasaman Barat
ALUR PENANGGULANGAN KLB CHIKUNGUNYA
DI LAPANGAN
PENDERITA
CKIKUNGUNYA
PENYELIDIKAN
EPIDEMIOLOGI
DITEMUKAN PENDERITA LAIN DITEMUKAN
JENTIK (≥5%)
YA
PSN
LARVASIDASI SELEKTIF
PENYULUHAN
FOGGING RADIUS ± 200M
TIDAK
PSN
LARVASIDASI SELEKTIF
PENYULUHAN
•Pemeriksaan jentik
•Pencarian penderita
Dirumah
perderita :
20 rumah
sekitar,
TTU,
sekolah

Cikungunya

  • 1.
  • 2.
    CHIKUNGUNYA  Penyakit yangdisebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti pada seorang penderita.  Manifestasi klinik menyerupai infeksi virus dengue.  Symptom/gejala  Panas mendadak  Mengeluh nyeri sendi yang sangat  Pada kulit tubuhnya dapat ditemukan (bercak merah) makulo papuler, dan pemeriksaan darah tepi menunjukkan leukosit menurun
  • 3.
    PENYEBAB  Virus Chikungunyayang merupakan anggota genus Alphavirus dalam family Togaviridae  Vektor penular sama dengan DBD (Aedes aegypti)  Untuk daerah yang endemis/tinggi kasus DBD  waspada juga Chikungunya
  • 4.
    GEJALA KLINIK (1) Masa tunas 2-4 hari  Pada bayi :  Diawali panas mendadak diikuti kulit kemerahan.  Kejang demam >> (⅓ kasus di RS)  3-5 hr panas  bercak makulopapular dan pembesaran KGB.  Konjunctiva memerah disertai pembengkakan kelopak mata, radang faring dan gejala ISPA.  Demam bifasic (pelana kuda)  Gejala nyeri persendian <<
  • 5.
    GEJALA KLINIK (2) Pada anak yang lebih tua  Panas mendadak diikuti nyeri kepala, nyeri otot & nyeri sendi terutama di sendi besar  Kulit merah, bercak makulo papular  hilang setelah demam reda.  Pembesaran KGB + dan kejang demam  Tanda-tanda perdarahan  uji torniquet positif
  • 6.
    GEJALA KLINIK (3) Nyeri sendi/radang sendi  dewasa  Dibandingkan dengan demam dengue  Mendadak  Perlu pengamatan petugas bbrp hari  Lama infeksi lebih pendek dari dengue  Hampir 50% anak  berakhir 72 jam  Demam pd dengue 2 hr lebih lama  SERING : makulopapular rash, nyeri sendi, selaput konjunctiva memerah  Manifestasi syok jarang  Gangguan indra thd makanan, denyut jantung melemah pasca sakit, tekanan jiwa pasca sakit, insomnia (jarang)
  • 7.
    DIAGNOSIS (1)  Diagnosisakurat : Serum sesudah sakit dengan metode IgM Capture Ellisa  Diagnosis Klinis  Demam mendadak, disertai sakit sendi, sakit kepala, nyeri pinggang/punggung, fotofobia, Rush (ruam kulit)  Minggu terakhir berada di daerah yang terjangkit Chikungunya
  • 8.
    DIAGNOSIS (2)  DiagnosisPasti (?????) Bila terdapat 1 hal berikut :  Penderita titer Antibodi naik 4 kali lipat  Isolasi virus  Deteksi virus dengan PCR  Diagnosis Banding  DD/DBD Serangan demam lebih singkat, sakit sendi yang lama, tidak terjadi kematian
  • 9.
    PENGOBATAN 1. Simtomatis 2. Padaperiode demam, dianjurkan :  Tirah baring  Obat penurun panas dan kompres air  Nyeri  analgesik + sedatif ringan.  Radang sendi  anti radang, anjurkan fisioterapi 3. Obat salisilat (KI) 4. Kejang demam (Luminal iv dilanjutkan oral) 5. Kekurangan cairan  rehidrasi 6. Perdarahan  cari penyebab & atasi
  • 10.
    KLB CHIKUNGUNYA Vektor penularsama DBD  penanggulangannya sama dengan DBD Kriteria KLB sama dengan DBD Daerah lain yg ada kasus : Kota Padang Kab. Solok Kab. Sijunjung Kab. Pasaman Kab. Pasaman Barat
  • 11.
    ALUR PENANGGULANGAN KLBCHIKUNGUNYA DI LAPANGAN PENDERITA CKIKUNGUNYA PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI DITEMUKAN PENDERITA LAIN DITEMUKAN JENTIK (≥5%) YA PSN LARVASIDASI SELEKTIF PENYULUHAN FOGGING RADIUS ± 200M TIDAK PSN LARVASIDASI SELEKTIF PENYULUHAN •Pemeriksaan jentik •Pencarian penderita Dirumah perderita : 20 rumah sekitar, TTU, sekolah