KELAS AVES (BURUNG)
Makanan dari rongga 
mulut oesophagus 
crop (tembolok) 
proventriculus (lambung 
kelenjar) kemudian 
melewati gizzard (otot 
perut) small intestine 
(usus kecil) large 
intestine (usus besar) 
cloaca
Alat ekskresi pada burung terdiri dari ginjal 
yang berjumlah sepasang dan berwarna coklat 
berfungsi mengekskresikan zat berupa urine 
dalam bentuk asam urat dan garam. Jika 
kelebihan kelarutan garam akan mengalir ke 
rongga hidung dan keluar melalui nares 
(lubang hidung). 
Burung tidak memiliki kandung kemih sehingga 
urine dan fesesnya bersatu dan keluar melalui 
lubang kloaka.
Darah (CO2) dr seluruh tubuh 
ke ventrikel kanan,& dipompa ke 
paru-paru lalu CO2 dilepaskan 
dan O2 diikat lalu masuk ke 
atrium kiri dan menuju ke 
ventrikel kiri kemudian menuju 
sel-sel 
tubuh kemudian O2 dilepaskan 
CO2 diikat darah ygg 
mengandung CO2 dibawa ke 
jantung dst.
Udara  nares eksternal  
glotis  trachea  sirynx  
broncus  paru-paru (pulmo). 
Pada saat repirasi udara dari 
paru-paru masuk kedalam sacci 
pneumaticus, dan pada saat 
ekspirasi udara keluar dari sacci 
pneumaticus disebabkan 
kontraksi otot dada dan otot 
perut.
Mekanisme kerja pernafasan dengan bantuan 
kantung udara dengan dua cara, yaitu pada 
waktu istirahat dan pada waktu terbang: 
Inspirasi : Otot antar tulang rusuk 
berkontraksi, rongga dada membesar, 
paru paru mengembang, tekanan udara 
dada menjadi kecil, Lalu udara luar yang 
kaya oksigen akan masuk, sebagian kecil 
menuju ke paru-paru dan sebagian besar 
menuju ke kantong udara sebagai 
cadangan udara. 
Ekspirasi : Otot antar tulang rusuk 
berrelaksasi, rongga dada mengecil, paru 
paru menyusut, tekanan udara dada 
menjadi besar, sehingga udara dari 
kantung udara masuk ke paru-paru dan 
udara yang kaya karbondioksida akan 
keluar.
Inspirasi dan ekspirasi dilakukan 
oleh kantung-kantung udara, 
sayap diangkat ke atas, kantung 
udara di ketiak mengembang, 
sedang kantung udara 
interclavicularis, sehingga 
terjadi inspirasi, sayap 
diturunkan, kantung udara di 
ketiak terjepit, sedang kantung 
udara di tulang korakoid 
mengembang, sehingga terjadi 
ekspirasi.
- Cerebrum (Otak besar) 
o Permukaan otak besar tidak berlipat sehingga sel 
saraf (neuron) tidak banyak dan ukuran relatif 
besar 
- Mesencephalon (otak tengah) 
o Otak tengah berbentuk 2 gelembung, berkembang 
dengan cukup pesat dan merupakan pusat saraf 
pengelihatan 
- Cerebellum (Otak kecil) 
o Permukaanya berlipat-lipat sehingga mampu 
menampung sel saraf (neuron) dalam jumlah yang 
banyak, ukuran relatif besar, merupakan pusat 
pengatur keseimbangan burung pada waktu terbang. 
- Medulla 
Mengandung sel saraf (neuoron) yang membantu 
mengatur detak jantung, respirasi, dan tekanan 
darah
Indera perasa terdapat kuncup-kuncup perasa 
pada lidah dan atap rongga mulut. Indera ini 
memungkinkan aves memilih makanannya. 
Kemampuan memilih makanan ini dibantu oleh 
reseptor tekanan pada paruh dan lidah. 
Indrea penglihatan relatif besar dan tajam dalam 
kemampuan observasi. 
Indera Pendengaran burung baik, dari telinga ada 
saluran eustachius yang menuju ke faring dan 
bermuara pada langit-langit bagian belakang. 
Indera Penciuman, hidung sebagai organ pembau 
dimulai dengan dua lubang hidung yang berupa 
celah pada dorsal paruh. Indra pencium pada 
burung kurang baik.
Kelenjar endokrin terdiri atas: glandulae pituitaria 
atau hypophysa sebagai ‘the master of glands’, 
terletak pada dasa otak ujung infundibulum: Glandulae 
thyroidea yang terletak di bawah vena jugularis dekat 
asal cabang arteri subclavia dan arteri carotis. 
Glandulae pancreaticus mengandung pulau-pulau 
Langerhan menghasilkan hormon insulin. Glandulae sub 
renalis atau glandulae andrenalis terletak pada 
permukaan ventral dan ren, glandulae sexualis 
menghasilkan hormon sex yang mempengaruhi tanda 
kelamin sekunder terutama terletak pada warna bulu 
(Jasin, 1992).
Testis 
Berjumlah sepasang, berbentuk oval atau bulat, 
bagian permukaannya licin, terletak di sebelah 
ventral lobus renis bagian paling kranial. Alat 
penggantung testis adalah mesorchium yang 
merupakan lipatan dari peritoneum, Berfungsi 
sebagai tempat untuk membuat dan menyimpan 
spermatozoa. 
Saluran reproduksi 
Tubulus mesonefrus membentuk duktus aferen dan 
epididimis. Duktus wolf bergelung dan membentuk 
duktus deferen. Pada saat masih muda, duktus 
deferen bagian distal yang sangat panjang 
membentuk sebuah gelendong yang disebut glomere. 
Di Dekat glomere bagian posterior dari duktus 
aferen berdilatasi membentuk duktus ampula yang 
bermuara di kloaka sebagai duktus ejakulatori. 
duktus eferen berhubungan dengan epididimis yang 
kecil kemudian menuju duktud deferen. Duktus 
deferen tidak ada hubungannya dengan ureter 
ketika masuk kloaka.
Ovarium 
Ovarium yang berkembang hanya yang kiri, dan 
terletak di bagian dorsal rongga abdomen. 
Ovarium sangat kaya akan kuning telur atau yang 
disebut yolk..Yolk merupakan tempat disimpannya 
sel benih (discus germinalis) yang posisinya pada 
permukaan dipertahankan oleh latebra. 
Saluran reproduksi 
Oviduk yang berkembang hanya yang sebelah kiri, 
bentuknya panjang, bergulung, dilekatkan pada 
dinding tubuh oleh mesosilfing dan dibagi menjadi 
beberapa bagian: Bagian anterior adalah yang 
punya bagian terbuka yang mengarah ke rongga 
selom sebagai ostium yang dikelilingi oleh fimb 
infundibulum refimbre. Bagian posterior terdapat 
magnum yang berfungsi mensekresikan albumin, 
selanjutnya istmus yang mensekresikan membrane 
sel telur dalam dan luar. Uterus atau shell gland 
mempunyai fungsi untuk menghasilkan cangkang 
kapur. 
(1) Infundibulum (2) Magnum 
(3), Isthmus (4), Uterus/shell 
gland (5) Rongga Rahim yang 
ada telurnya.
Fertilisasi akan berlangsung 
di daerah ujung oviduk pada 
saat sperma masuk ke 
dalam oviduk. Ovum yang 
telah dibuahi akan bergerak 
mendekati kloaka. Saat 
perjalanan menuju kloaka di 
daerah oviduk, ovum yang 
telah dibuahi sperma akan 
dikelilingi oleh materi 
cangkang berupa zat kapur
Setelah terjadi pembuahan dan terbentuk zigot maka 
perkembangan embrional akan di mulai. Sekitar lima jam 
setelah ovulasi, saat telur yang sedang berkembang berada 
dalam ismus, pembelahan sel pertama berlangsung. Pembelahan 
selanjutnya terjadi sekitar 20 menit kemudian. Setelah itu , 
satu jam kemudian, pada saat telur meningalkan ismus, 
berlangsung perkembangan embrional dengan membentuk 16 
sel. Setelah sekitar empat jam berada di dalam uterus , telah 
terbentuk 256 sel sebagian blastoderm. Blastoderm menyebar 
keseluruh yolk berdiferensiasi menjadi dua lapisan sel melalui 
suatu proses yang disebut gastrulasi. Kedua lapisan tersebut 
akan tampak sebagai lingkaran berwarna keputihann pada 
permukaan yolk bila telur yang telah dibuahi dipecah. 
Sedangkan pada telur yang tidak dibuahi tidak akan tampak 
lingkaran tersebut. Lapisan ketiga, mesodermis, jika telur 
sudah dierami (Suprijatna, 2008).
Choiron : merupakan lapisan yang paling luar. 
Amnion : merupakan kantong yang berisi cairan transparan yang 
berguna untuk memelihara embrio agar dapat bergerak bebas 
selama pertumbuhan. 
Yolk sack (kantong kuning telur) : merupakan membrane yang 
membungkus kuning telur. 
Allantois : merupakan membrane yang menyeliputi embrio dan 
berperan sebagai suatu system sirkulasi.
Aves (Burung)
Aves (Burung)

Aves (Burung)

  • 1.
  • 2.
    Makanan dari rongga mulut oesophagus crop (tembolok) proventriculus (lambung kelenjar) kemudian melewati gizzard (otot perut) small intestine (usus kecil) large intestine (usus besar) cloaca
  • 3.
    Alat ekskresi padaburung terdiri dari ginjal yang berjumlah sepasang dan berwarna coklat berfungsi mengekskresikan zat berupa urine dalam bentuk asam urat dan garam. Jika kelebihan kelarutan garam akan mengalir ke rongga hidung dan keluar melalui nares (lubang hidung). Burung tidak memiliki kandung kemih sehingga urine dan fesesnya bersatu dan keluar melalui lubang kloaka.
  • 4.
    Darah (CO2) drseluruh tubuh ke ventrikel kanan,& dipompa ke paru-paru lalu CO2 dilepaskan dan O2 diikat lalu masuk ke atrium kiri dan menuju ke ventrikel kiri kemudian menuju sel-sel tubuh kemudian O2 dilepaskan CO2 diikat darah ygg mengandung CO2 dibawa ke jantung dst.
  • 5.
    Udara  nareseksternal  glotis  trachea  sirynx  broncus  paru-paru (pulmo). Pada saat repirasi udara dari paru-paru masuk kedalam sacci pneumaticus, dan pada saat ekspirasi udara keluar dari sacci pneumaticus disebabkan kontraksi otot dada dan otot perut.
  • 6.
    Mekanisme kerja pernafasandengan bantuan kantung udara dengan dua cara, yaitu pada waktu istirahat dan pada waktu terbang: Inspirasi : Otot antar tulang rusuk berkontraksi, rongga dada membesar, paru paru mengembang, tekanan udara dada menjadi kecil, Lalu udara luar yang kaya oksigen akan masuk, sebagian kecil menuju ke paru-paru dan sebagian besar menuju ke kantong udara sebagai cadangan udara. Ekspirasi : Otot antar tulang rusuk berrelaksasi, rongga dada mengecil, paru paru menyusut, tekanan udara dada menjadi besar, sehingga udara dari kantung udara masuk ke paru-paru dan udara yang kaya karbondioksida akan keluar.
  • 7.
    Inspirasi dan ekspirasidilakukan oleh kantung-kantung udara, sayap diangkat ke atas, kantung udara di ketiak mengembang, sedang kantung udara interclavicularis, sehingga terjadi inspirasi, sayap diturunkan, kantung udara di ketiak terjepit, sedang kantung udara di tulang korakoid mengembang, sehingga terjadi ekspirasi.
  • 8.
    - Cerebrum (Otakbesar) o Permukaan otak besar tidak berlipat sehingga sel saraf (neuron) tidak banyak dan ukuran relatif besar - Mesencephalon (otak tengah) o Otak tengah berbentuk 2 gelembung, berkembang dengan cukup pesat dan merupakan pusat saraf pengelihatan - Cerebellum (Otak kecil) o Permukaanya berlipat-lipat sehingga mampu menampung sel saraf (neuron) dalam jumlah yang banyak, ukuran relatif besar, merupakan pusat pengatur keseimbangan burung pada waktu terbang. - Medulla Mengandung sel saraf (neuoron) yang membantu mengatur detak jantung, respirasi, dan tekanan darah
  • 9.
    Indera perasa terdapatkuncup-kuncup perasa pada lidah dan atap rongga mulut. Indera ini memungkinkan aves memilih makanannya. Kemampuan memilih makanan ini dibantu oleh reseptor tekanan pada paruh dan lidah. Indrea penglihatan relatif besar dan tajam dalam kemampuan observasi. Indera Pendengaran burung baik, dari telinga ada saluran eustachius yang menuju ke faring dan bermuara pada langit-langit bagian belakang. Indera Penciuman, hidung sebagai organ pembau dimulai dengan dua lubang hidung yang berupa celah pada dorsal paruh. Indra pencium pada burung kurang baik.
  • 10.
    Kelenjar endokrin terdiriatas: glandulae pituitaria atau hypophysa sebagai ‘the master of glands’, terletak pada dasa otak ujung infundibulum: Glandulae thyroidea yang terletak di bawah vena jugularis dekat asal cabang arteri subclavia dan arteri carotis. Glandulae pancreaticus mengandung pulau-pulau Langerhan menghasilkan hormon insulin. Glandulae sub renalis atau glandulae andrenalis terletak pada permukaan ventral dan ren, glandulae sexualis menghasilkan hormon sex yang mempengaruhi tanda kelamin sekunder terutama terletak pada warna bulu (Jasin, 1992).
  • 11.
    Testis Berjumlah sepasang,berbentuk oval atau bulat, bagian permukaannya licin, terletak di sebelah ventral lobus renis bagian paling kranial. Alat penggantung testis adalah mesorchium yang merupakan lipatan dari peritoneum, Berfungsi sebagai tempat untuk membuat dan menyimpan spermatozoa. Saluran reproduksi Tubulus mesonefrus membentuk duktus aferen dan epididimis. Duktus wolf bergelung dan membentuk duktus deferen. Pada saat masih muda, duktus deferen bagian distal yang sangat panjang membentuk sebuah gelendong yang disebut glomere. Di Dekat glomere bagian posterior dari duktus aferen berdilatasi membentuk duktus ampula yang bermuara di kloaka sebagai duktus ejakulatori. duktus eferen berhubungan dengan epididimis yang kecil kemudian menuju duktud deferen. Duktus deferen tidak ada hubungannya dengan ureter ketika masuk kloaka.
  • 12.
    Ovarium Ovarium yangberkembang hanya yang kiri, dan terletak di bagian dorsal rongga abdomen. Ovarium sangat kaya akan kuning telur atau yang disebut yolk..Yolk merupakan tempat disimpannya sel benih (discus germinalis) yang posisinya pada permukaan dipertahankan oleh latebra. Saluran reproduksi Oviduk yang berkembang hanya yang sebelah kiri, bentuknya panjang, bergulung, dilekatkan pada dinding tubuh oleh mesosilfing dan dibagi menjadi beberapa bagian: Bagian anterior adalah yang punya bagian terbuka yang mengarah ke rongga selom sebagai ostium yang dikelilingi oleh fimb infundibulum refimbre. Bagian posterior terdapat magnum yang berfungsi mensekresikan albumin, selanjutnya istmus yang mensekresikan membrane sel telur dalam dan luar. Uterus atau shell gland mempunyai fungsi untuk menghasilkan cangkang kapur. (1) Infundibulum (2) Magnum (3), Isthmus (4), Uterus/shell gland (5) Rongga Rahim yang ada telurnya.
  • 13.
    Fertilisasi akan berlangsung di daerah ujung oviduk pada saat sperma masuk ke dalam oviduk. Ovum yang telah dibuahi akan bergerak mendekati kloaka. Saat perjalanan menuju kloaka di daerah oviduk, ovum yang telah dibuahi sperma akan dikelilingi oleh materi cangkang berupa zat kapur
  • 14.
    Setelah terjadi pembuahandan terbentuk zigot maka perkembangan embrional akan di mulai. Sekitar lima jam setelah ovulasi, saat telur yang sedang berkembang berada dalam ismus, pembelahan sel pertama berlangsung. Pembelahan selanjutnya terjadi sekitar 20 menit kemudian. Setelah itu , satu jam kemudian, pada saat telur meningalkan ismus, berlangsung perkembangan embrional dengan membentuk 16 sel. Setelah sekitar empat jam berada di dalam uterus , telah terbentuk 256 sel sebagian blastoderm. Blastoderm menyebar keseluruh yolk berdiferensiasi menjadi dua lapisan sel melalui suatu proses yang disebut gastrulasi. Kedua lapisan tersebut akan tampak sebagai lingkaran berwarna keputihann pada permukaan yolk bila telur yang telah dibuahi dipecah. Sedangkan pada telur yang tidak dibuahi tidak akan tampak lingkaran tersebut. Lapisan ketiga, mesodermis, jika telur sudah dierami (Suprijatna, 2008).
  • 15.
    Choiron : merupakanlapisan yang paling luar. Amnion : merupakan kantong yang berisi cairan transparan yang berguna untuk memelihara embrio agar dapat bergerak bebas selama pertumbuhan. Yolk sack (kantong kuning telur) : merupakan membrane yang membungkus kuning telur. Allantois : merupakan membrane yang menyeliputi embrio dan berperan sebagai suatu system sirkulasi.