Asam Karboksilat
Konsep Dasar
 Asam karboksilat disebut juga golongan asam alkanoat,
  sedangkan ester disebut juga golongan alkil alkanoat.
 Asam karboksilat dan ester berisomer fungsi karena keduanya
  mempunyai rumus umum yang sama, yaitu CnH2nO2, tetapi
  berbeda gugus fungsinya. Asam karboksilat (-COOH), ester (-
  COOR’)
 Keduanya mempunyai sifat fisika dan sifat kimia yang
 Tata Nama Asam Karboksilat
  berbeda.

 Penamaan sistem IUPAC menggunakan nama alkana di mana akhiran –a
 diganti –oat dan dengan menambahkan kata asam di depannya.

                                            Asam 3-etil-4-metilpentanoat

   Asam metanoat
Homolog       Gugus      Struktur   Rumus     Contoh senyawa
              Fungsi      umum      umum
As.Alkan        O          O                            O
oat / alkil   -C -OH    R-C – OH CnH2nO2       CH3CH2C-OH
alkanoat                                       As.Propanoat
  Alkil         O           O                            O
alkanoat      -C-OR      R-C-OR     CnH2nO2   CH3CH2-C-O-CH3
 (Ester)                                       Metil Propanoat

                       Keduanya Isomer
Isomer rantai asam karboksilat dimulai dari suku keempat, yaitu yang memiliki empat
atom karbon (C4H8O2).


 CH3-CH2-CH2-CH2-COOH             : Asam pentanoat

                                 : Asam 3-metilbutanoat


                                 : Asam 2-metilbutanoat



                               Asam 2,2-dimetilpropanoat
Beberapa Asam Karboksilat Bervalensi Dua

  No.   Rumus Struktur        Nama IUPAC        Nama Trivial
  1     HOOC-COOH             Asam etanadioat   Asam oksalat
  2     HOOC-CH2-COOH         Asam              Asam malonat
                              propanadioat
  3     HOOC-(CH2)2-COOH      Asam butanadioat Asam suksinat
  4     HOOC-(CH2)3-COOH      Asam              Asam gluarat
                              pentanadioat
  5     HOOC-(CH2)4-COOH      Asam              Asam adipat
                              heksanadioat
  6     HOOC-(CH2)5-COOH      Asam              Asam pimalat
                              heptanadioat
Asam alkanoat / As. Karboksilat
                O
             R–C–O–H
Alkanoat                     Asam
             O
       H – C – OH    Asam metanoat /Asam formiat
             O
       CH3 –C -OH    Asam etanoat /Asam asetat
                     Asam cuka
              O
     CH3 –CH-C –OH      Asam 2-metil propanoat

           CH3
Sifat-Sifat Asam Karboksilat
Sifat-Sifat Fisika

1. Wujud                                        3. Kelarutan
Pada temperatur kamar, asam karboksilat         Asam karboksilat suku rendah dapat
yang bersuku rendah adalah zat cair yang        larut dalam air, tetapi asam karboksilat
encer, suku tengah berupa zat cair yang         suku yang lebih tinggi sukar larut air.
kental, dan suku tinggi berupa zat padat yang
tidak larut dalam air.                          4. Daya hantar listrik
                                                Asam karboksilat dapat terionisasi
2. Titik didih dan titik leleh                  sebagian dalam air, sehingga termasuk
Td dan Tl asam karboksilat relatif tinggi       senyawa elektrolit lemah.
karena kuatnya tarik menarik antarmolekul.
Bahkan, lebih tinggi dari alkohol yang             R-COOH ⇋ R-COO- + H+
bersesuaian.
              Rumus Struktur          T d Rumus Struktur        Td
            H-COOH                   101 CH3-CH2-CH2-COOH              163
            CH3-COOH                 118 CH3-CH2-CH2-CH2-COOH          187
            CH3-CH2-COOH             141
Sifat-Sifat Asam Karboksilat
• Asam alkanoat yang mengandung C1 sampai C4
  berbentuk cairan encer dan larut sempurna dalam air
• Asam alkanoat dengan atom C5 sampai C9 berbentuk
  cairan kental dan sedikit larut dalam air
• Asam alkanoat suku tinggi dengan C10 atau lebih
  berbentuk padatan yang sukar larut dalam air.
• Titik didih asam alkanoat lebih tinggi dibandingkan titik
  didih alkohol yang memiliki jumlah atom C yang sama.
• Asam alkanoat pada umumnya merupakan asam
  lemah. Semakin panjang rantai karbonnya semakin
  lemah sifat asamnya.
Reaksi-Reaksi Asam
Sifat-Sifat Kimia                              Kaboksilat
1. Ikatan Kimia                                1. Reaksi dengan Basa (penyabunan)
Asam karboksilat mempunyai ikatan
hidrogen sesamanya dan dapat berikatan          R-COOH + NaOH → R-COONa + H2O
secara ikatan hidrogen dengan molekul air.                                 sabun
                                               2. Reaksi esterifikasi
2. Kepolaran                                                        H2SO4
Asam karboksilat mempunyai gugus                R-COOH + R’-OH → R-COOR’ + H2O
                                                 Asam        Alkohol        ester
hidroksil yang bersifat polar sehingga asam
                                                 karboksilat
karboksilat bersifat polar.
                                                3. Reaksi dengan PCl5
3. Kereaktifan
                                                R-COOH + PCl5 → R-CO-Cl + POCl3 + HCl
Kereaktifan asam karboksilat merupakan
                                                                  alkanoilklorida
asam lemah dan makin lemah untuk suku
yang lebih tinggi.                              4. Reaksi dengan NH3
                                                 R-COOH + NH3 → R-CONH2 + H2O
                                                                        amida
                                                 5. Reaksi dengan Cl2
                                              CH3-CH2-COOH + Cl2 → R-CHCl-COOH + HC
                                                                   Asam 2-monokloropropanoat
Kegunaan Asam Karboksilat
1. Asam asetat
 Dalam industri, sebagai bahan baku sintesis serat dan plastik.
 Dalam laboratorium, sebagai pelarut dan sebagai pereaksi.
 Larutan asam asetat dengan kadar 3-6 % disebut cuka makan.

2. Asam oksalat
 Terdapat dalam daun bayam dan buah-buahan, bentuk senyawanya
sebagai garam natrium atau kalsium.
 Menghilangkan karat dan bahan baku pembuatan zat warna
 Mengasamkan minuman, permen, dan makanan lain.
 Digunakan dalam fotografi, keramik, penyamakan, dan proses produksi
lainnya.
• Asam format (asam metanoat) yang juga dikenal asam semut
  merupakan cairan tak berwarna dengan bau yang
  merangsang. Biasanya digunakan untuk :
  a) menggumpalkan lateks (getah karet)
  b) obat pembasmi hama
• Asam sitrat biasanya digunakan untuk pengawet buah dalam
  kaleng
• Asam stearat, asam ini berbentuk padat, berwarna putih.
  Dalam kehidupan sehari-hari terutama digunakan untuk
  membuat lilin.
Asam karboksilat
Asam karboksilat

Asam karboksilat

  • 1.
  • 2.
    Konsep Dasar  Asamkarboksilat disebut juga golongan asam alkanoat, sedangkan ester disebut juga golongan alkil alkanoat.  Asam karboksilat dan ester berisomer fungsi karena keduanya mempunyai rumus umum yang sama, yaitu CnH2nO2, tetapi berbeda gugus fungsinya. Asam karboksilat (-COOH), ester (- COOR’)  Keduanya mempunyai sifat fisika dan sifat kimia yang Tata Nama Asam Karboksilat berbeda. Penamaan sistem IUPAC menggunakan nama alkana di mana akhiran –a diganti –oat dan dengan menambahkan kata asam di depannya. Asam 3-etil-4-metilpentanoat Asam metanoat
  • 3.
    Homolog Gugus Struktur Rumus Contoh senyawa Fungsi umum umum As.Alkan O O O oat / alkil -C -OH R-C – OH CnH2nO2 CH3CH2C-OH alkanoat As.Propanoat Alkil O O O alkanoat -C-OR R-C-OR CnH2nO2 CH3CH2-C-O-CH3 (Ester) Metil Propanoat Keduanya Isomer
  • 4.
    Isomer rantai asamkarboksilat dimulai dari suku keempat, yaitu yang memiliki empat atom karbon (C4H8O2). CH3-CH2-CH2-CH2-COOH : Asam pentanoat : Asam 3-metilbutanoat : Asam 2-metilbutanoat Asam 2,2-dimetilpropanoat
  • 5.
    Beberapa Asam KarboksilatBervalensi Dua No. Rumus Struktur Nama IUPAC Nama Trivial 1 HOOC-COOH Asam etanadioat Asam oksalat 2 HOOC-CH2-COOH Asam Asam malonat propanadioat 3 HOOC-(CH2)2-COOH Asam butanadioat Asam suksinat 4 HOOC-(CH2)3-COOH Asam Asam gluarat pentanadioat 5 HOOC-(CH2)4-COOH Asam Asam adipat heksanadioat 6 HOOC-(CH2)5-COOH Asam Asam pimalat heptanadioat
  • 6.
    Asam alkanoat /As. Karboksilat O R–C–O–H Alkanoat Asam O H – C – OH Asam metanoat /Asam formiat O CH3 –C -OH Asam etanoat /Asam asetat Asam cuka O CH3 –CH-C –OH Asam 2-metil propanoat CH3
  • 7.
    Sifat-Sifat Asam Karboksilat Sifat-SifatFisika 1. Wujud 3. Kelarutan Pada temperatur kamar, asam karboksilat Asam karboksilat suku rendah dapat yang bersuku rendah adalah zat cair yang larut dalam air, tetapi asam karboksilat encer, suku tengah berupa zat cair yang suku yang lebih tinggi sukar larut air. kental, dan suku tinggi berupa zat padat yang tidak larut dalam air. 4. Daya hantar listrik Asam karboksilat dapat terionisasi 2. Titik didih dan titik leleh sebagian dalam air, sehingga termasuk Td dan Tl asam karboksilat relatif tinggi senyawa elektrolit lemah. karena kuatnya tarik menarik antarmolekul. Bahkan, lebih tinggi dari alkohol yang R-COOH ⇋ R-COO- + H+ bersesuaian. Rumus Struktur T d Rumus Struktur Td H-COOH 101 CH3-CH2-CH2-COOH 163 CH3-COOH 118 CH3-CH2-CH2-CH2-COOH 187 CH3-CH2-COOH 141
  • 8.
    Sifat-Sifat Asam Karboksilat •Asam alkanoat yang mengandung C1 sampai C4 berbentuk cairan encer dan larut sempurna dalam air • Asam alkanoat dengan atom C5 sampai C9 berbentuk cairan kental dan sedikit larut dalam air • Asam alkanoat suku tinggi dengan C10 atau lebih berbentuk padatan yang sukar larut dalam air. • Titik didih asam alkanoat lebih tinggi dibandingkan titik didih alkohol yang memiliki jumlah atom C yang sama. • Asam alkanoat pada umumnya merupakan asam lemah. Semakin panjang rantai karbonnya semakin lemah sifat asamnya.
  • 9.
    Reaksi-Reaksi Asam Sifat-Sifat Kimia Kaboksilat 1. Ikatan Kimia 1. Reaksi dengan Basa (penyabunan) Asam karboksilat mempunyai ikatan hidrogen sesamanya dan dapat berikatan R-COOH + NaOH → R-COONa + H2O secara ikatan hidrogen dengan molekul air. sabun 2. Reaksi esterifikasi 2. Kepolaran H2SO4 Asam karboksilat mempunyai gugus R-COOH + R’-OH → R-COOR’ + H2O Asam Alkohol ester hidroksil yang bersifat polar sehingga asam karboksilat karboksilat bersifat polar. 3. Reaksi dengan PCl5 3. Kereaktifan R-COOH + PCl5 → R-CO-Cl + POCl3 + HCl Kereaktifan asam karboksilat merupakan alkanoilklorida asam lemah dan makin lemah untuk suku yang lebih tinggi. 4. Reaksi dengan NH3 R-COOH + NH3 → R-CONH2 + H2O amida 5. Reaksi dengan Cl2 CH3-CH2-COOH + Cl2 → R-CHCl-COOH + HC Asam 2-monokloropropanoat
  • 10.
    Kegunaan Asam Karboksilat 1.Asam asetat  Dalam industri, sebagai bahan baku sintesis serat dan plastik.  Dalam laboratorium, sebagai pelarut dan sebagai pereaksi.  Larutan asam asetat dengan kadar 3-6 % disebut cuka makan. 2. Asam oksalat  Terdapat dalam daun bayam dan buah-buahan, bentuk senyawanya sebagai garam natrium atau kalsium.  Menghilangkan karat dan bahan baku pembuatan zat warna  Mengasamkan minuman, permen, dan makanan lain.  Digunakan dalam fotografi, keramik, penyamakan, dan proses produksi lainnya.
  • 11.
    • Asam format(asam metanoat) yang juga dikenal asam semut merupakan cairan tak berwarna dengan bau yang merangsang. Biasanya digunakan untuk : a) menggumpalkan lateks (getah karet) b) obat pembasmi hama • Asam sitrat biasanya digunakan untuk pengawet buah dalam kaleng • Asam stearat, asam ini berbentuk padat, berwarna putih. Dalam kehidupan sehari-hari terutama digunakan untuk membuat lilin.